Jurnal Teknik dan teknologi tepat guna
J-T3G merupakan publikasi berkala yang diperuntukkan untuk Jurnal Penelitian semua bidang Ilmu Teknik dan Terapan serta dalam Bentuk Teknologi Tepat Guna, yang dikelola oleh Riset Sinergi Indonesia Focus and Scope Fokus Jurnal ini adalah Ilmu Teknik Murni, Teknik Industri, dan Teknologi Tepat Guna . Tetapi juga meliputi aspek, Sistem Manufaktur, Proses Produksi, Sistem Industri dan Teknik Ekonomi, Desain alat dan Pengukuran Kerja, Penelitian Operasional, Fasilitas dan Manajemen Energi, Rekayasa Kualitas dan Realibilitas, Faktor Ergonomi dan Manusia, Teknik dan Manajemen Operasi, Manajemen Rantai Pasokan, Teknik Manajemen Keselamatan Kerja dan Lingkungan, Desain dan Pengembangan Produk, teknologi pendidikan, pembelajaran dan pengajaranserta dalam bentuk Teknologi Tepat Guna pada umumnya.
Articles
51 Documents
Pengolahan Sampah Sayur Pasar Bukit Surungan Kota Padang Panjang dengan Takakura Susun
Lestari Riyandini, Vina
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i1.77
Belum maksimalnya pengolahan sampah sayur di pasar Bukit Surungan Kota Padang Panjang. Menyebabkan banyaknya sampah sayur yang terbengkalai, sehingga dibutuhkan pengolahan yang tepat dalam mengatasi sampah sayur. Teknologi composting menjadi solusi tepat dalam mengatasi sampah sayur di Pasar Sayur Bukit Surungan Kota Padang Panjang. Metode pengomposan yang digunakan adalah pengomposan dengan Takakura Susun dan penambahan EM4 (Effektive Microorganism) dengan variasi penambahan sampah organik per 1 hari, 3 hari, 5 hari, dan 7 hari. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa dalam waktu 12 hari kompos sudah dapat digunakan, dengan perlakukan penambahan sampah organik setiap hari selama 7 hari berturut- turut. Adapun kandungan kompos yang dihasilkan menunjukan kadar rasio C/N sebesar 10.96, karbon 12.50 dengan sifat fisik kompos berwarna kehitaman, berbau tanah, dan bertekstur seperti tanah dengan kadar air 19 %, suhu 270C dan pH 6.8.
Identifikasi Sampah Yang Tertahan Pada Sedimen Hutan Mangrove Di Muara Angke Jakarta
Fitrada, Wathri
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i1.79
Kawasan mangrove di Muara Angke, Jakarta rentan mendapatkan gangguan dari sungai dan laut. Keduanya secara alami membawa sampah ke mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sampah yang tertahan pada sedimen hutan mangrove dan melihat hubungannya dengan ekologi mangrove. Pengambilan data dilakukan tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan untuk ekologi mangrove, yaitu Garis Berpetak & Mean tree Method, sedangkan sampah digunakan Analisis Berat dan Karakterisasi Sampah. Analisis data digunakan statistika deskriptif untuk data sampah dan mangrove, serta Indeks Nilai Penting untuk komunitas mangrove. Berdasarkan penelitian ini mangrove dengan tingkat kerapatan yang lebih tinggi menahan sampah pada sedimen lebih banyak. Rataan berat sampah per m2 yang tercatat pada lokasi penelitian berkisar antara 0,2 – 2,6 kg. Persentase plastik pada setiap petak pengamatan berkisar antara 56 - 97% dari keseluruhan sampah yang tertahan pada sedimen mangrove. Petak pengamatan yang berada paling dekat dengan laut ataupun sungai menahan sampah lebih banyak sampah dibandingkan petak pengamatan lainnya. Terdapat 2 petak pengamatan dengan kedalaman timbulan sampah pada sedimen mencapai 50 cm, dimana masing-masing memiliki rataan berat sampah per m2 tertinggi sebesar; 2,6 kg dan 2 kg.
Perancangan Alat Pencuci Tangan Sistem Pedal Praktis
Nofriadiman, Nofriadiman
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i1.81
Pandemi virus corona (Covid 19) saat ini telah melanda berbagai negara di belahan dunia. Badan Kesehatan Dunia atau WHO serta Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC pun mengeluarkan imbauan mengenai hal yang harus dilakukan dalam mencegah corona jenis baru ini. Upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan berbagai upaya pencegahan, salah satunya adalah mencuci tangan menggunakan sabun atau yang sering kita dengar dengan istilah CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun).Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabunyi bersih dan memutuskan mata rantai kuman. Mencuci tangan dengan sabun (CTPS) dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit.Desain alat pencuci tangan dengan pedal sistem injak ini sudah didesain sedemikian rupa sehingga menghasilkan alat yang sesuai dengan rancangan yang praktis dan ergonomis.Aspek teknis dari alat yang dirancang dengan dimensi teknik alat yang telah dibuat yaitu, dengan tinggi 70 x 60 cm, dengan kapasitas air 250 liter dan bisa digunakan oleh 363 orang
Desain Kemasan IKM Radja Terasi Gampong Simpang Lhee
Yulius, Henny
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i1.82
Terasi salah satu produk perikanan yang berbahan dasar utama ikan dan juga udang rebon melalui proses fermentasi (Karim, 2014). Menurut Peraturan Kepala Badan POM Nomor 21 tahun 2016 tentang kategori pangan, terasi udang adalah daging udang atau rebon segar atau campurannya yang dicampur dengan adonan dan bahan tambahan lainnya membentuk pasta kemudian dikeringkan dan difermentasi. Dengan melihat ketatnya persaingan bisnis Industri Kecil dan Menengah di Kota Langsa, para pelaku usaha perlu melakukan inovasi dan strategi bisnis khususnya kemasan untuk menciptakan daya tarik produk yang tinggi melalui kualitas produk dengan melakukan desain kemasan yang baik dan menarik yang dapat ditawarkan sehingga tercipta suatu daya tarik produk yang kuat dan kualitasnya yang secara bersama sama akan meningkatkan daya minat beli konsumen. Penelitian ini tidak hanya berfokus pada tujuan untuk melakukan desain kemasan terasi tersebut, tetapi juga meningkatkan kualitas terasi dan mempertahankan pelanggan agar tidak terciptanya kebosanan/ kejenuhan sehingga pelanggan baru maupun lama dapat terus memiliki/ mempunyai minat beli ulang yang tinggi.
Perancangan Sistem Informasi Distribusi Pada Usaha Kue Kering Ridho Dengan Konsep Customer Relationship Management (Crm)
le nissa, nindi
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i1.86
Usaha Kue Kering Ridho merupakan suatu bidang usaha yang bergerak di bidang penjualan kue kering seperti dakak-dakak simabuah, bungo durian, serundeng dan lainnya. Dalam pendistribusian produk masih menggunakan cara manual yang menyebabkan pengelolaan data distribusi barang tidak terkelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem pendistribusian yang dapat melakukan pengelolaan barang agar proses transaksi dapat dilakukan secara cepat, efisien, dan akurat. Dengan menggunakan pendekatan terstruktur menjelaskan CRM yang diterapkan merupakan perangkat lunak berbasis web yang ditujukan untuk membantu pihak toko dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan memudahkan pelanggan untuk memperoleh informasi produk dan layanan yang ditawarkan, melakukan pembelian produk, dan menyampaikan kritik dan saran beserta pertanyaan. Hasil dari tugas akhir ini adalah dibangunnya sebuah website menggunakan bahasa pemograman php dan database mysql pada Usaha Kue Kering Ridho yang dapat digunakan sebagai situs pendistribusian online dan membantu proses transaksi penjualan.
Perhitungan Beban Pendingin Dan Kinerja Kotak Refrigerasi Ikan Kapasitas 35 L
Generousdi
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i2.117
The coolant load test in the cooler with a capacity of 35 L uses 1 kg of lambak fish. The purpose of this research is to determine the load on the fish cooler to determine whether the heat load is sufficient for the refrigeration process. This fish cooling method uses vapor compression, therefore a fish cooler box is made that is effective and has innovations that can cool food ingredients so they last a long time. The results of the fish cooler box power test were 0.077 kW at compressor power, flow rate 0.00247 kg/s, evaporator heat 0.2758 kW, actual COP 3.581, COP carnot 4.478, and efficiency 79.97%. Fish that is put in the cooler for 2 hours will drop in temperature to -11℃. The performance of this compressor is very good and ideal with a maximum load of 15 kg.
Optimalisasi Pencucian Batubara Kalori Rendah Menggunakan Minyak Pelumas Dan Minyak Tanah Dengan Metode Flotasi
Marluga Banjarnahor, Ely;
C Eka Putra, Jevie;
Rahmi, Hisni
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i2.118
PT Golden Great Borneo is classified as having low grade coal with an average calorific value of 4287 kcal/kg. Coal with low calories generally still contains impurities (mineral matter). The purpose of this study was to analyze the effect of the volume of lubricating oil and kerosene, solution pH, and Total Dissolved Solid (TDS) on coal recovery from coal washing using the flotation method. Coal washing uses the flotation method with a mixture of water, lubricating oil, and kerosene to further see the effect of pH, TDS on recovery. In testing lubricating oil and kerosene on recovery, coal from washing using the flotation method resulted in optimum recovery at a variation of 40:40 ml with a feed of 50 grams, the value of recovery was 92.4% and the correlation value between these two variables was sufficient, namely 0.35. While the results of the effect of pH and TDS on recovery by the flotation method, the optimum value in the variation of 40:40 ml with a pH value of 7 at the correlation value between these two variables is sufficient, namely 0.35 and TDS is known to be the optimum recovery result in a variation of 40: 40 ml with TDS value of 0.32 mg/l on the correlation value between these two variables is sufficient, namely 0.35.
Aplikasi Melati Air Dalam Menurunkan BOD dan COD Limbah Cair Kelapa Sawit
Gusmita, Mike;
Fitrada, Wathri;
Ervil, Riko
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i2.119
Wastewater produced oil industry mustard t containing organic content of high BOD and COD. BOD and COD stating the amount of dissolved oxygen needed by microorganisms to decompose the material organic of a waste. Therefore, high levels of BOD and COD must be lowered in organic levels before being discharged into the water. One way that can be done using phytoremediation technology that is environmentally friendly. The purpose of this research to see the effectiveness of the water jasmine plant's ability to reduce levels of BOD and COD in palm oil industrial wastewater. This study used a batch system with variations in the number of plants used were 4, 12 and 16 individual plants and variations in contact time of 5 and 9 days. The initial testing of the waste obtained a BOD value of 4,236 mg / L, and a COD value of 5760 mg / l. After the phytoremediation test was carried out, the best decrease in BOD values was up to 96 mg / L and the greatest efficiency was obtained 97.73%. The decrease also occurred very well in COD, namely up to 342 mg / L with the greatest efficiency obtained by 93.88%. The decrease in the optimum levels of BOD and COD was found in variations in the number of plants 16 and on the 9th day. This proves that these plants are effective in eliminating liquid waste levels in the palm oil industry, especially BOD and COD
Efektivitas Rekayasa Komposter Semi Anaerob Skala Rumah Tangga
Sawir, Hendri;
Mariza Syahyuda, Nelsy
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i2.120
Composter Engineering. The research method uses the treatment of the number of semi-anaerobic composter oxygen channels with 3 different oxygen holes. The results showed that the lowest temperature was obtained on repetition 1 for composter 6 holes with a temperature of 31.64°C and the highest for repetition 2 on composter 8 holes were 32.85°C. The lowest pH was obtained on repetition 1 for composter 10 holes with a pH of 5.66 and the highest for repetition 3 on composter 6 holes was 6.55. The results of the characteristics of compost fertilizer were obtained from the analysis of time, water content, phosphorus (P2O5), potassium, carbon, nitrogen, and C/N ratio. The conclusion was obtained, a semi-anaerobic composter was produced with 3 types of holes, namely 6 holes, 8 holes, and 10 holes with a composter tube capacity of 60 liters, having dimensions of 40 cm in diameter with a height of 60 cm and for the time the composter obtained the ideal compost was a composter with several holes the most is 10 holes with the results obtained which are 15-16 days compared to 6 holes 28 days and 8 holes 23 days. It is recommended to use materials that are not too wet which will inhibit the rate of decomposition and the presence of a pungent odor.
Evaluasi Pengolahan Sampah Organik Lembaga Pengolahan Sampah (LPS) Kelurahan Air Tawar Timur
Mariza Syahyuda, Nelsy;
Irawan, Andi
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62357/j-t3g.v1i2.121
Garbage that is disposed of at the Air Cold Disposal Site (TPA) does get treatment upon arrival there. With the sanitary landfill method, inorganic waste is piled up in each different zone. Meanwhile, the collected organic waste is processed into compost. However, as the population of Padang City increases, the amount of waste also increases. In this case, the cold water TPA itself will gradually run out of capacity. From the results of the analysis of the amount of waste generation carried out, it was found that the average amount of waste generated at the Waste Management Institute (LPS) in Air Tawa Timur Village was 1,815.3 kg/day. While the volume accommodated by the Temporary Disposal Site (TPS) is 6,831 m3