Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development)
Jurnal pembangunan agribisnis dalam ilmu pertanian diterbitkan oleh Universitas Tadulako Fakultas Pertanian yang ternit tiga kali dalam setahun (Maret, Juli, dan November), dimana dalam jurnal pembangunan agribisnis penulis dapat mempresentasikan hasil penelitian atau kajian yang telah penulis lakukan pada aspek pertanian secara luas yang meliputi tanaman pangan dan hortikultura, peternakan dan perikanan, perkebunan dan kehutanan secara profesional. Jurnal pembangunan agribisnis meliputi bidang ekonomi pertanian, agribisnis, penyuluhan, perencanaan wilayah dan pedesaan, kelembagaan pertanian, pemasaran pertanian, dan kebijakan pertanian. Hanya manuskrip yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup agribisnis yang akan dipilih untuk ditinjau lebih lanjut. Semua manuskrip yang dipilih kemudian diverifikasi oleh editor jurnal untuk format penulisan berdasarkan pedoman jurnal. Jurnal ini menyediakan akses terbuka bagi siapa saja dengan memberikan akses langsung ke isinya dengan prinsip bahwa pertukaran pengetahuan mengenai penelitian tersedia secara bebas untuk umum.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 2 (2024): Juli"
:
15 Documents
clear
TITIK IMPAS DAN HARGA POKOK PRODUKSI ABON IKAN PADA IKM RAJA BAWANG DI KOTA PALU
Zaenal, Ali;
Sisfahyuni, Sisfahyuni;
Erny, Erny
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2253
IKM Raja Bawang merupakan salah satu industri yang memproduksi abon ikan di Kota Palu dengan produksi berfluktuasi dengan rata-rata produksi abon ikan tuna sebesar 87 Kg/pertahun. Permasalahan yang dihadapi industri tersebut yakni terbatasnya bahan baku yang secara tidak langsung berdampak produksi, penjualan dan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pendapatan, berapa besar titik impas yang dicapai IKM Raja Bawang, dan berapa besar harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan variabel costing pada IKM Raja Bawang di Kota Palu. Analisis data yang digunakan adalah analisis break event point (BEP), metode full costing dan variable costing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan rata-rata usaha pengolahan abon ikan yang diperoleh IKM Raja Bawang untuk kemasan 100 gram adalah sebesar Rp.3.252.635 per bulan, untuk kemasan 200 gram sebsesar Rp. 3.192.885/bulan. Titik impas terjadi pada bulan April untuk kemasan 100 gram yaitu pada saat penerimaan sebesar Rp. 1.566.091, sedangkan untuk kemasan 200 gram yaitu pada saat penerimaan sebesar Rp. 1.741.426. Harga Pokok Produksi yang dilakukan IKM Raja Bawang relatif rendah dibandingkan metode full costing dan variable costing, yakni sebesar Rp.102.312/Kg, sedangkan harga pokok produksi dengan metode full costing sebesar Rp.210.039/Kg dan berdasarkan metode variabel costing sebesar Rp.172.843/Kg.
ANALISIS NILAI TAMBAH KERIPIK TALAS PADA RUMAH PRODUKSI LECKER JAYA WALUYO DI KOTA PALU
Ernawati, Ernawati;
Kalaba, Yulianti;
Khatima, Husnul
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2256
Talas merupakan jenis umbi-umbian yang banyak memiliki manfaat bagi tubuh manusia. Selain itu talas sudah banyak dikenal masyarakat, namun tidak sepopuler dengan jenis umbi-umbian yang lain. Salah satu rumah produksi yang mengolah talas menjadi keripik ialah Lecker Jaya Waluyo yang berada di Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai tambah talas setelah diolah menjadi keripik talas. Analisis yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah analisis nilai tambah dengan metode hayami serta responden yang diambil secara sengaja (purposive), responden yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang pimpinan dan 2 orang karyawan produksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa produksi keripik talas selama bulan April menggunakan 300 Kg talas dan menghasilkan sebanyak 140 kg keripik talas mendapatkan nilai tambah Rp30.941/Kg, dengan keuntungan sebesar Rp29.888,25/Kg atau sebesar 96,59% yang berarti tingkat keuntungan yang didapatkan pada rumah produksi Lecker Jaya Waluyo dari produk keripik talas meningkatkan pertumbuhan ekonomi rumah produksi sehingga dapat disimpulkan pada produksi talas menjadi keripik talas terdapat adanya nilai tambah.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN NELAYAN PANCING ULUR DAN PANCING TONDA DI DESA SONI KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLI-TOLI
Firmansyah, Firmansyah;
Laapo, Alimudin;
Erny, Erny
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2257
Masyarakat nelayan di Desa Soni menggunakan dua alat pancing dengan sasaran jenis ikan yang berbeda. Perbedaan jenis ikan dan pengoprasian dua alat pancing menyebabkan perbedaan suatu pendapatan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan nelayan Pancing Ulur dan Pancing Tonda di Desa Soni. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Sampel random sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analiasis paired sampel t-test. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa pendapatan nelayan Pancing Ulur rata-rata sebesar Rp. 310.239, sedangkan rata-rata pendapatan nelayan Pancing Tonda sebesar Rp.382.784, berdasarkan nilai tersebut, maka Pendapatan pancing Tonda lebih besar dari pada Pancing Ulur. Hasil uji paired sampel t-test, menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan nelayan Pancing Ulur dan nelayan Pancing Tonda.
ANALISIS NILAI TAMBAH KELAPA MENJADI KOPRA DI DESA ALINDAU KECAMATAN SINDUE TOBATA KABUPATEN DONGGALA
Febrianti, Debi;
Rauf, Rustam Abd;
A. Laihi, Moh Alfit
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2258
Buah kelapa merupakan bagian yang paling bernilai ekonomis, karena buah kelapa dapat menambah produk kelapa pada berbagai macam produk olahan seperti minyak kelapa, gula kelapa, dan daging buah kelapa yang berwarna putih dan keras dapat diambil dan dikeringkan hingga menjadi produk yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi dan menjadi komoditi dagang yang bernama kopra, namun permasalahan yang sering dihadapi para petani kelapa adalah kelebihan stok kopra dipasaran yang menjadi penyebab turunnya harga kopra karena produksi kopra di kalangan petani meningkat, dimana produksi yang melimpah berdampak pada kopra. terhadap penurunan harga kopra sehingga menyebabkan fluktuasi harga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai tambah yang diperoleh petani dari pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Analisis data yang digunakan adalah analisis nilai tambah metode hayami yang merupakan metode yang baik dan dapat digunakan untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh pelaku rantai pasok untuk menentukan nilai output dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan keuntungan yang diterima petani kelapa Desa Alindau dalam satu kali panen/triwulan sebesar Rp469,16/kg, koefisien tenaga kerja sebesar 0,002 dan rasio nilai tambah sebesar 0,39%. Pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Alindau memberikan nilai tambah sebesar Rp 657,16 dan tingkat keuntungan yang diberikan sebesar 0,71%.
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU RONO KRIUK PADA IKM RAJA BAWANG DI KOTA PALU
Saputra, Anton Nugroho;
Hadayani, Hadayani;
Hatmi, Wira
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2259
IKM Raja Bawang merupakan salah satu produsen rono kriuk, industri ini terletak di jalan Abd Rahman Saleh Kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak pembelian bahan baku ekonomis (EOQ) untuk persediaan bahan baku rono kriuk, mengetahui berapa biaya besar persediaan pengamanan (Safety Stock) bahan baku rono kriuk, mengetahui kapan waktu yang tepat bagi industri, untuk melakukan pemesanan kembali (ROP) terhadap persediaan bahan baku rono kriuk, dan mengetahui berapa total biaya persediaan bahan baku rono kriuk pada industri “Raja Bawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemesanan ekonomis (EOQ) bahan baku rono pada periode bulan Januari-Desember 2022 dengan rata-rata sebesar 31,89 kg/produksi. persediaan pengaman (Safety Stock) yang harus selalu tersedia pada IKM Raja Bawang sebesar 7 kg/produksi, pemesanan kembali/ROP IKM Raja Bawang harus melakukan pemesanan kembali pada periode bulan Januari-Desember 2022 saat jumlah persediaan bahan baku tersisa sebesar 38,89 kg, dan total biaya persediaan bahan baku ikan rono yang dilakukan IKM Raja Bawang rata-rata sebesar Rp.94.749,52.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI SELADA HIDROPONIK SISTEM DFT KE SISTEM NFT DI PT. NINA AGRO JAYA DESA POMBEWE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI
Andre Ahmad Fahrurazi;
Sulaeman Sulaeman;
uput Puspitasari Syamdi BS
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2260
Hidroponik adalah budidaya menanam tanpa menggunakan media tanah melainkan dengan cara memanfaatkan air, dan pada prinsip dasar hidroponik dibagi menjadi dua yaitu DFT (Deep Flow Technique) dan NFT (Nutrient Film Technique). Peningkatan produksi dengan sistem dan peluang yang kurang menguntungkan berpengaruh pada ketidakmasimalan keuntungan pendapatan usahatani hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan sistem hidroponik DFT ke sistem NFT berdasarkan kondisi faktor internal dan eksternal pada usahatani PT. Nina Agro Jaya. Penentuan responden ditentukan secara purposive sampling, jumlah responden sebanyak 13 orang, yaitu pimpinan dan staff PT. Nina Agro Jaya, serta mitra PT. Nina Agro Jaya dan konsumen tetap PT. Nina Agro Jaya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan di PT. Nina Agro Jaya berada pada strategi SO yaitu kuadran I, artinya pada posisi ini perusahaan dapat memanfaatkan peluang dengan cara menggunakan kekuatan yang dimiliki. Alternatif strategi yaitu: (a) Memanfaatkan penggunaan alat dan bahan hidroponik yang sudah memenuhi kualifikasi standar nasional, penggunaan varietas benih unggul, dan pengendalian secara. Tempat usaha yang cukup luas agar dapat memaksimalkan potensi pengembangan usahatani hidroponik. (b) Memanfaatkan media sosial dan website dalam penjualan dalam lajunya perkembangan penggunaan teknologi dan informasi dalam pemasaran, sehingga memudahkan perusahaan dalam melakukan promosi kepada konsumen. (c) Banyaknya penyelenggaraan event atau pameran tanaman pangan yang diadakan dapat dimanfaatkan sehingga berpotensi nilai tambah selada.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN PETANI PALA DI DESA SINTUWU RAYA KECAMATAN SIDOAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Mboka, Gita Geby;
Kalaba, Yulianti;
Sultan, Hardiyanti
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2261
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan petani pala di Desa Sintuwu Raya Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sintuwu Raya Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong pada bulan Mei 2022 sampai Januari 2023. Metode penentuan responden yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode sampel acak sederhana (Simple random sampling) sebanyak 40 petani pala. Alat analisis yang digunakan ialah analisis regresi linear berganda denga program IBM SPSS 25.Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel jumlah produksi (X1), harga jual biji pala (X2), harga pestisida (X3), dan upah tenaga kerja (X4) secara simultan berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani pala. Secara parsial jumlah produksi (X1), harga jual biji pala (X2), harga pestisida (X3), berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani pala sedangkan upah tenaga kerja (X4) berpengaruh tidak nyata terhadap petani pala di Desa Sintuwu Raya Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong.
ANALISIS NILAI TAMBAH NILAM MENJADI MINYAK ATSIRI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PENYULINGAN NILAM DI DESA SIOYONG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA
Harma, Harma;
Rauf, Rustam Abd;
Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2262
Nilam adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang umumnya dimanfaatkan bagian daunnya untuk diekstraksi minyaknya. Harga yang terbilang bagus dan mudah dalam pembudidayaan membuat petani gencar menanam nilam. Industri rumah tangga penyulingan nilam Desa Sioyong merupakan salah satu industri yang memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai tambah yang dihasilkan dalam memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini dilaksanakan di desa Sioyong Kecamatan Dampelas pada Bulan Mei sampai Bulan Juli 2023. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan responden yaitu pimpinan industri penyulingan nilam dengan menggunakan daftar pertanyaan (quisioner) sedangkan data sekunder diperoleh dari instansiinstansi terkait dan literatur-literatur yang diperlukan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp.4.950, besarnya rasio nilai tambah sebesar 0,426%. Industri penyulingan nilam yang memproduksi minyak nilam memiliki nilai tambah, hal ini disebabkan oleh harga minyak nilam yang cukup tinggi.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA DALAM DI DESA PARANGGI KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Irfan, Irfan;
Akrab, Ali;
Safitri, Dian
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2263
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pendapatan usahatani kelapa dalam di Desa Paranggi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2023. Penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana dimana unsur dalam semua populasi mempunyai kemungkinan yang sama untuk dijadikan sampel penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan (π=TR-TC). Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa total rata-rata penerimaan petani dalam satu kali panen adalah Rp.5.529.000/Ha/MP, Sedangkan total biaya yang dikeluarkan para petani dalam satu kali panen adalah sebesar Rp.2.912.802/Ha/MP. Dengan demikian total pendapatan petani kelapa dalam di Desa Paranggi Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong dalam satu kali musim panen adalah sebesar Rp.2.616.198/Ha/MP.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SIDONDO II KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI
Kusrianingsih, Mila;
Surentu, effendy;
Sulmi, Sulmi
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2265
Padi (Oryza sativa L.) merupakan bahan makanan yang menghasilkan beras. Padi merupakan sumber pangan utama penduduk Indonesia, yang sebagian besar dibudidayakan sebagai padi sawah. Padi sawah adalah padi yang ditanam di lahan sawah. Termasuk padi sawah adalah padi rendengan, padi gadu, padi gogo rancah, padi pasang surut, padi lebak, padi rembesan, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan usahatani padi sawah di Desa Sidondo II Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode Simple Random Sampling sebanyak 37 petani responden padi sawah. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Produktivitas atau kemampuan lahan petani responden Desa Sidondo II menghasilkan produksi dikatakan sangat produktif karena melebihi rata-rata produktivitas beberapa desa di Kecamatan Sigi Biromaru. Hasil penelitian menunjukan rata-rata pendapatan (π) yang diperoleh petani adalah sebesar Rp. 11.086.235,00/Ha/MT, dimana hal tersebut dipengaruhi oleh besarnya produksi yang diperoleh petani. Besarnya produksi dipengaruhi oleh kemampuan petani mengelola sarana produksinya, sehingga produksi yang diperoleh cukup tinggi dengan biaya yang cukup rendah.