cover
Contact Name
Adnan Faris Naufal
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6289698282401
Journal Mail Official
afn778@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah Surakarta Telpon: +62 271 717417 ext. 0000 Email: fisioterapi@ums.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
FISIO MU: Physiotherapy Evidences
ISSN : 27229629     EISSN : 27229610     DOI : https://doi.org/10.23917/fisiomu.v4i3.5044
Core Subject : Health,
Aim: This journal aims to publish articles with special interest in the development of physiotherapy and health sciences. Not only limited to discussing musculoskeletal, but this journal covers broader health sciences seen from the development of motion and activity. Scope: - Physiotherapy Musculoskeletal - Physiotherapy Neurology - Physiotherapy Cardio Pulmonal - Physiotherapy Pediatric - Physiotherapy Integumen - Physiotherapy Reproduction Health - Physiotherapy Geriatric - Physiotherapy Sport - Physiotherapy Wellness
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No.2 Juli 2023" : 15 Documents clear
Spatiotemporal Gait Changes During Pregnancy: A Literature Review Fatmarizka, Tiara; Carissa, Vivian Jennie Diva; Susilo, Taufik Eko
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 4, No.2 Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v4i2.5037

Abstract

Background: Pregnant women experience several changes that can be seen from a spatiotemporal perspective and the parameters are stride length, stride width, walking speed, walking cadence, cycle time, step time. The importance of knowing changes in gait patterns in pregnant women in order to reduce the risk of falling and improve the quality of life of pregnant women. Purpose: The purposes of the study were to know the measurement or instrument used as a spatiotemporal parameter, the results of the changes and the factors that influence changes in gait patterns in pregnant women from a spatiotemporal point of view. Method: The study using the literature review method by assessing articles with critical appraisal on six articles using JBI's Critical Appraisal. The databases were Google Scholar, National Center for Biotechnology Information (NCBI), PubMed, Science Direct, Garuda Portal, InaBJ with keywords, “pregnancy” OR “pregnant women” OR “pregnant” AND “gait” OR “biomechanics” OR “spatiotemporal”. All articles would be organized, remove duplicate articles using EndNote, appraisal, and quality assessment for the risk of bias. Results: based on the finding the result from databases, there were 6 articles used for assessment and appraisal. Conclusion: increased lumbar lordosis, decreased stride length, decreased walking rhythm, decreased duration of single support, increased duration of double support, increased COP/COG angle were the determinant factors of the spatiotemporal gait changes during pregnancy.
Efektifitas Kombinasi Breathing Exercise dan Oxygen Water Tehadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa Nafi’ah, Nafi’ah; Isnani, Nazhipah; Wulandari, Dewi
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 4, No.2 Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v4i2.5038

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 telah mengubah aktivitas belajar mengajar mahasiswa yang kini dilakukan secara online maupun offline. Semua kegiatan belajar mengajar mahasiswa tetap berjalan dengan berbagai penyesuaian. Keberlangsungan kegiatan belajar mengajar ini tetap menuai pro dan kontra hingga terdapat beragam dampak positif dan negatif seperti tingginya rasa jenuh yang mengakibatkan stress hingga kehilangan konsentrasi belajar mahasiswa. Penurunan konsentrasi ini harus ditangani dengan benar agar tidak menimbulkan efek negatif berkepanjangan. Studi yang telah dilakukan terdahulu menunjukkan bahwa breathing exercise dan oxygen water efektif digunakan untuk memperbaiki gangguan konsentrasi belajar. Namun tidak ditemukan penelitian yang mengkombinasikan kedua intervensi tersebut. Tujuan: Peneliti ingin mengidentifikasi tingkat konsentrasi belajar mahasiswa setelah diberikan kombinasi breathing exercise dan oxygen water. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre and post with control group design. Jumlah sampel adalah 20 Responden yang dipilih berdasarkan nilai Concentration Grid Test > 15, kemudian sampel dibagi secara acak menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Uji Normalitas menggunakan shapiro wilk test dan uji signifikansi menggunakan paired sample T-Test. Hasil Penelitian: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil nilai signifikansi P=0,000 (P>0,05) Kesimpulan: Adanya pengaruh Breathing Exerise dan Oxygen water untuk memperbaiki gangguan konsentrasi belajar mahasiswa.
Hubungan Tingkat Kecemasan dan Tekanan Darah Pada Karyawan Universitas Panca Bhakti Khasanah, Dini Afriani; Junaedi, Myranti Puspitaningtsya; ‘Amaliyah, Miftahul Nur; Triandari, Listya; Nelissa, Deni; Wagner, Ivan
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 4, No.2 Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v4i2.5039

Abstract

Pasca pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Permasalahan kesehatan menjadi hal utama yang diperhatikan oleh seluruh masyarakat. Berbagai jenis gangguan muncul bukan hanya gangguan fungsi tubuh manusia saja, tetapi juga gangguan mental. Salah satu gangguan mental yang paling dijumpai adalah gangguan kecemasan seperti cemas akan kesehatan diri sendiri, kesehatan keluarga, bahkan kesehatan di lingkungan kerja. Gangguan kecemasan ini bisa mempengaruhi perubahan tekanan darah. Tingkat kecemasan dan perubahan tekanan darah seseorang sangat dipengaruhi oleh beban kerja yang tinggi dan kurangnya aktifitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan tekanan darah pada karyawan di Universitas Panca Bhakti. Metode penelitian menggunakan korelasi analitik dengan desain penelitian cross sectional design. Responden penelitian berjumlah 30 orang. Hasil dari penelitian mendapatkan nilai p dari tekanan darah sistolik sebesar 0,000 dan nilai r = 0,672 yang bermakna hubungan positif dan kekuatan korelasi yang tinggi. Nilai p dari tekanan darah diastolik sebesar 0,001 dan nilai r = 0,571 yang bermakna hubungan positif dan kekuatan korelasi yang tinggi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan tekanan darah pada karyawan Universitas Panca Bhakti. Karena saat cemas, sistem kerja kardiovaskuler mengalami peningkatan yang berdampak pada perubahan tekanan darah
Efektivitas Penambahan Mobilization with Movement dalam Menurunkan Nyeri dan Meningkatkan Kemampuan Fungsional Lutut pada Patellofemoral Pain Syndrome Winaya, I Made Niko; Nugraha, Made Hendra Satria; Adhitya, I Putu Gde Surya; Kinandana, Gede Parta
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 4, No.2 Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v4i2.5040

Abstract

Latar Belakang: Patellofemoral pain syndrome (PFPS) merupakan sumber umum nyeri lutut bagian depan yang menyumbang 25-40 persen dari semua masalah lutut yang dilaporkan di pusat kedokteran olahraga. Tujuan: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas kombinasi MWM, UST, dan ET dibandingkan kombinasi UST dan ET dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional lutut pada PFPS. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental. Sebanyak (n=24) peserta dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol (n=12) diberikan intervensi UST dan ET, sedangkan kelompok perlakuan diberikan intervensi UST, ET, dan MWM. Intervensi diberikan sebanyak 12 sesi (3 kali seminggu selama 4 minggu). Alat ukur evaluasi yang dilakukan yaitu nyeri dengan Visual Analogue Scale dan kemampuan fungsional lutut dengan The Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS) versi Indonesia. Hasil: Pemberian kombinasi UST, ET, dan MWM lebih signifikan menurunkan nyeri (p=0,000) dan meningkatkan kemampuan fungsional lutut (p=0,000) dibandingkan kombinasi UST dan ET saja. Kesimpulan: Pemberian kombinasi UST, ET, dan MWM lebih signifikan menurunkan nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional lutut pada individu dengan patellofemoral pain syndrome. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diterapkan di ranah klinis dengan menambahkan pemberian MWM pada intervensi yang selama ini diberikan seperti kombinasi UST dan ET.
Perbedaan Diabetic Peripheral Neurophaty dan Kekuatan Otot terhadap Kualitas Hidup Penderita Diabetes Tipe 2 Berdasarkan Durasi Diabetes Mellitus Komalasari, Dwi Rosella; Pratiwi, Rossy Eka; Rahman, Farid; Ningrum, Tyas Sari Ratna Ningrum
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 4, No.2 Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v4i2.5041

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus (DM) tipe 2 adalah jenis DM dengan angka kejadian paling tinggi dari pada jenis lainnya. DPN merupakan komplikasi yang banyak terjadi pada DM tipe2 yang berkontribusi terhadap penurunan kekuatan otot ekstremitas bawah. Kondisi hiperglikemi dan durasi yanng lama diduga menjadi faktor pemicu terjadinya DPN yang akan mengganggu kualitas hidup pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kejadian DPN, kekuatan otot ekstremitas bawah dan kualitas hidup serta untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi kualitas hidup pasien antara penderita DM tipe 2 durasi 5-10 tahun dan >10 tahun. Metode: Terdapat 2 kelompok dengan masing-masing terdiri dari 121 responden yang dilakukan di Grha Diabetika Surakarta. DPN diperiksa dengan menggunakan tes MNSI, kekuatan otot ekstremitas bawah dengan tes FTSTS dan kuisioner WHOQoL digunakan untuk mengevaluasi kualitas hidup. Hasil: Pada kelompok DM tipe 2 durasi >10 tahun menunjukkan kejadian DPN lebih banyak dan penurunan kekuatan otot ekstremitas bawah dan kualitas hidup disbanding kelompok DM tipe 2 durasi 5-10 tahun (p<0.05). Faktor kekuatan otot ekstremitas bawah menjadi faktor utama yang mempengaruhi kualitas hidup pasien DMT2 durasi >10 tahun. Kesimpulan: DM tipe 2 dengan durasi lebih dari 10 tahun akan memberikan komplikasi signifikan terhadap kejadian DPN, penurunan kekuatan otot dan kualitas hidup. Kekuatan otot ekstremitas bawah menjadi faktor dominan yang mempengaruhi kualitas hidup pasien DM tipe 2 dengan durasi >10 tahun.

Page 2 of 2 | Total Record : 15