cover
Contact Name
Niko Zulni Pratama
Contact Email
nikozulni@gmail.com
Phone
+6282121653011
Journal Mail Official
jurnal.edukasifkip@gmail.com
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Islam Indragiri (UNISI) Jl. Soebrantas No. 10. Tembilahan Hilir. Kec. Tembilahan. Kab. Inhil - Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Edukasi
ISSN : 20870310     EISSN : 27217728     DOI : 1061672
Core Subject : Education,
JURNAL EDUKASI adalah jurnal yang mengkaji tentang pendidikan dan pembelajaran. Mencakup multidisplin ilmu pendidikan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan November. Dipublikasikan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2020): EDUKASI" : 6 Documents clear
PERANAN TUAN GURU SYEKH ABDURRAHMAN SHIDDIQ DALAM MEMBANGUN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDRAGIRI HILIR A. Muthalib
Jurnal Edukasi Vol 8 No 1 (2020): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i1.1105

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh peran Tuan Guru dalam hal pendidikan Islam Indragiri Hilir, mengetahui bagaimana kehidupan sehari-sehari Tuan Guru Sapat. Dengan mengkaji secara mendalam peran yang dimainkan oleh Tuan Guru semoga bisa digambarkan secara jelas peran sejarah yang dimainkan Tuan Guru dalam membangun sistem dan pengajaran serta perluasan Islam di daerah tersebut. Penulis berharap penelitian ini bermanfaat untuk perkembangan ilmu pengetahuan, terutama dalam memperkaya khasanah historiografi Indonesia tentang pendidikan Islam di Indragri dan Sumatera khususnya. Islam telah berkembang di Indragiri sebelum Tuan Guru datang, namun realitas menunjukkan, bahwa Islam berkembang pesat setelah Tuan Guru hadir dan mengembangkan pendidikan Islam di daerah itu. Ia telah mengembangkan sistem pendidikan Islam dengan beberapa metode, sehingga pendidikan Islam jauh berbeda dibandingkan sebelum kehadiran Tuan Guru di Indragiri. Bagaimana sebenarnya Tuan Guru membangun pendidikan Islam di Indragiri, sehingga pendidikan berkembang pesat sejak kehadiran Tuan Guru. Bagaimana hubungan dan intensitas antara agama, pendidikan, dan Tuan Guru yang tampaknya berhasil membentuk sisitem pendidikan yang menjadi banyak rujukan bagi masyarakat Indragiri. Penelitian ini difokuskan kepada sejarah pendidikan Islam di Indragiri Hilir, Riau. Dipilihnya tema ini karena penulis berasumsi bahwa perkembangan pendidikan Islam di Indragiri Hilir pada awal abad ke-20 sebagian besar atas peran Tuan Guru.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ahmad
Jurnal Edukasi Vol 8 No 1 (2020): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i1.1106

Abstract

Metode pembelajaran berbasis masalah adalah pembelajaran dengan memperkenalkan permasalahan dunia nyata kepada siswa dan mendorongnya untuk mendalami permasalahan tersebut sehingga siswa dapat menyimpulkan sendiri atas situasi yang terjadi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:Untuk mengetahui apakahpenerapan metode pembelajaran berbasis masalah dapat memperbaiki hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat langkah, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.Berdasarkan hasil pembahasan dan analisa data dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa, sebesar 1350 atau rata-rata 75 pada siklus I, meningkat menjadi 1660 atau rata-rata 92,22. Artinya terjadi peningkatan sebesar 310 dengan rata-rata 17,22.Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I 12 orang siswa (66,67%), meningkat menjadi 17 orang siswa (94,44%), artinya terjadi peningkatan sebesar 5 orang siswa (27,27%).
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN IPS DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus di Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau). Edi Susrianto Indra Putra
Jurnal Edukasi Vol 8 No 1 (2020): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i1.1107

Abstract

Tujuan Pendidikan IPS adalah membina warga negara agar menjadi warga negara yang baik, yang memiliki kepekaan dan tanggung jawab sosial, berjiwa demokratis, mampu menghargai perbedaan etnis, budaya dan agama, berfikir kritis, kreatif dan inovatif. Mampu memecahkan masalah-masalah sosial serta berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat lokal, nasional dan global.Dari serangkaian penelitian ini dapat diperoleh beberapa kesimpulan bahwa Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar ditujukan untuk meningkatkan penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku serta nilai-nilai yang dibutuhkan siswa untuk berpartisipasi dalam kehidupan sebagai warga negara yang baik.Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang merupakan kumpulan dari berbagai disiplin ilmu, sangat erat kaitannya dengan isu-isu faktual yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Karena materi pembelajaran Pendidikan IPS sangat erat kaitannya dengan nilai-nilai sosial dan nilai-nilai budaya yang ada ditengah-tengah masyarakat.Pendidikan IPS harus mampu mengembangkan masyarakat menjadi warga negara yang baik,akrab dengan semua unsur lingkungan, budaya, serta bersifat arif dan bijaksana dalam membina hubungan, mengeksplorasi, dan mengembangkan berbagai bentuk unsur lingkungansosial. budaya dari berbagai etnis yang ada.Jenis Penelitian ini adalah d kualitatif. Model pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus. Melalui pendekatan studi kasus, diharapkan dapat mengungkapkan tentang berbagai kasus (fenomena) yang terjadi dilapangan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TADZKIRAH PADA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) NURUL JIHAD KECAMATAN TEMBILAHAN HULU Hasnawati Hasnawati
Jurnal Edukasi Vol 8 No 1 (2020): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i1.1110

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi model pembelajaran tadzkirah pada pelajaran aqidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (Mi) Nurul Jihad Kecamatan Tembilahan Hulu dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dalam penelitian pengumpulan data digunakan melalui teknik observasi dan dokumentasi. Data yang bersifat kualitatif dikumpulkan dengan bentuk angka dan dipersentasikan, sedangkan data yang bersifat kualitatif dinyatakan dalam bentuk kata-kata yang dapat disimpulkan. Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan dengan persentasi 67,70% dengan kategori Baik, hal ini dipengaruhi beberapa faktor diantaranya adalah sebagai berikut: Guru Mengidentifikasi prilaku yang menjadi sasaran, Guru merumusan secara khusus prilaku akhir, Guru Mengembangkan rencana mengulur, Guru mencatat prilaku, Guru Menemukan titik dimana terlihat adanya perusakan prilaku atas dasar yang diperoleh, Guru Memberikan konsekuensi yang diinginkan dari posisi yang dipilih, Guru Menjernihkan konflik prilaku dengan menggunakan proses prumpamaan, Guru Menetapkan prioritas dengan cara membendingkan prilaku yang satu dengan yang lain, Guru meminta kepada Para pelajar menyatakan prioritas tersebut dalam prilaku keseharian, Guru meminta kepada Para pelajar menyatakan prilaku yang telah dilaksanakan, Guru memberiakan rasional tentang prilaku yang telah dilaksanakan, Guru menjernihkan konflik-konflik nilai dari prilaku yang telah dilaksanakan pelajar, Guru memperhatikan Para pelajar meluruskan prilakunya dalam situasi yang berbeda, Guru menganalisis kemajuan dan proses yang dilakukan siswa, Guru terus menerus memberikan kesadaran, Guru menetapkan konsekueansi yang diperkirakan, Guru menguji kesahihan fakultas dari prilaku yang ditentukan diawal kegiatan. Hasil akhir dalam penelitian ini dafat disimpulkan dengan persentasi 64,70% dengan kategori Baik.
PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMPN 6 SAROLANGUN Hasirah Hasirah
Jurnal Edukasi Vol 8 No 1 (2020): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i1.1111

Abstract

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun yang menjadi obyek penelitian ini adalah kepala SMPN 6 Sarolangun dan para orang tua siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan teknik analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponensial. Berdasarkan hasil analisis data, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, pelaksanaan manajemen berbasis sekolah (MBS) dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 6 Sarolangun sudah berlangsung cukup baik yang ditandai dengan telah diterapkannya semua fungsi manajemen dengan baik. Kedua, faktor pendukung pelaksanaan manajemen berbasis sekolah (MBS) di SMPN 6 Sarolangun adalah : semangat dan kerjasama yang baik dari semua pihak dalam struktur madrasah serta dukungan dari orang tua siswa, masyarakat dan pemerintah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya pemahaman para guru dan masyarakat terhadap konsep manajemen berbasis sekolah (MBS). Adapun solusi yang ditempuh untuk mengatasi faktor penghambat adalah dengan mensosialisasikan konsep manajemen berbasis sekolah kepada para guru dan masyarakat.Ketiga, hasil yang telah dicapai oleh SMPN 6 Sarolangun dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah adalah semakin meningkatnya kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
MEMBANGUN PROFESIONALISME GURU DALAM ERA GLOBALISASI Khairuddin Khairuddin
Jurnal Edukasi Vol 8 No 1 (2020): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v8i1.1112

Abstract

Profesi guru pada dewasa ini sering dikategorikan sebagai profesi yang paling mendekati profesi penuh sebagaimana halnya dengan dokter, akuntan, pengacara, dan apoteker yang bersifat profesi, bernomor register, dan memiliki kode etik keprofesionalan sehingga guru benar-benar menjadi profesi yang membanggakan setara dengan profesi-profesi lainnya. Dari sini diharapkan dapat dijadikan tonggak kebangkitan guru untuk senantiasa terus meningkakan profesionalismenya dan sebagai upaya agar profesi guru menjadi daya tarik bagi siswa terbaik di negeri ini untuk menjadi guru. Dalam menjalankan tugasnya, guru lebih bersifat sebagai fasilitator sehingga siswa dapat berkembang menjadi dewasa yang utuh, maka dari itu model yang diutamakan adalah siswa yang aktif dan dominan. Tugas guru adalah memberi fasilitas agar siswa akhirnya belajar, mengolah bahan sehingga mengerti dan berkembang diri menjadi lebih dewasa. Guru harus lebih merangsang siswa untuk belajar, memberi dukungan, dan motivasi agar siswa mau terus belajar. Selain itu juga guru memberi tantangan kepada siswa, apa yang telah ditemukan oleh guru dipersoalkan sehingga siswa mengeluarkan segala pemikirannya untuk menjawab persoalan yang didiskusikan tersebut. Kemudian guru dan siswa mencari solusi bersama dan saling mengomunikasikan pemikiran masing-masing.

Page 1 of 1 | Total Record : 6