cover
Contact Name
Avi Meilawati
Contact Email
avimeilawati@uny.ac.id
Phone
+6285820103395
Journal Mail Official
avimeilawati@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo no 1 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
ISSN : 20897537     EISSN : 26858282     DOI : https://doi.org/10.21831/ikadbudi.v13i1
Ikadbudi journal is a journal belonging to the professional organization IKADBUDI (Indonesian cultural lecturer association) which accommodates thoughts and research on language, literature, regional culture and learning.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2023)" : 5 Documents clear
Depresi sosial tokoh perempuan dalam kumpulan cerpen Jurig Paséa Jeung Nyi Karsih karya Tini Kartini (kajian sosiologi sastra Ian Watt) Dewi, Gita Kurnia; Koswara, Dedi
Jurnal IKADBUDI Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v12i1.58401

Abstract

This study aims to analyze and describe: 1) the social background of Tini Kartini as a representative of the community group, 2) the social situation of depression that occurred in the community when the work was published, 3) the content of the text of the Jurig Paséa jeung Nyi Karsih short story collection which reflects the idea of depression, and 4) a social mirror from Jurig Paséa jeung Nyi Karsih's short story collection. The method used in this research is descriptive method. The results of this study, firstly, Tini Kartini's social background as a representative of community groups, meaning how the author's social background is related to the publication of the literary work. Second, the depressed social situation that occurred in society when the work was published, clearly existed during the Soekarno era. Third, there are four ideas of depression that occur in female characters in the short story "Nyi Karsih". Fourth, the social mirror associated with the state of society. In conclusion, Jurig Paséa jeung Nyi Karsih's short story collection has a social depression of female characters with depressive ideas that influence them.
Pendidikan karakter dalam perspektif keyogyakartaan Widyastuti, Sri Harti; Hartanto, Doni Dwi
Jurnal IKADBUDI Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v12i1.64369

Abstract

Yogyakarta adalah kota pendidikan dan budaya yang terkenal di dunia internasional. Disampimg itu Yogyakarta merupakan daerah istimewa dengan keraton kasultanan  yang sampai saat ini masih hidup dan berkembang.  Sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan maka sarana prasarana serta sistem kemasyarakatannya sangat lekat dengan budaya Jawa. Namun demikian ikon budaya yang tergambar dalam karakter budaya  belum tampak secara spesifik  nyata dalam kehidupan di Yogyakarta.  Tujuan penulisan makalah ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter Islam dengan perspektif  keyogyakartaan, strategi implementasi sebagai penguatan pendidikan karakter. Makalah ini ditulis berdasarkan hasil penelitian berjudul Pendidikan Karakter Keyogyakartaan. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori filologi modern dan pembacaan teks model heuristik serta hermeneutik. Metode yang digunakan adalah metode filologi modern dan penelitian deskriptif. Sumber data penelitian adalah manuskrip Babad Ngayogyakarta, Selanjutnya nilai-nilai khas karakter dengan perspektif  keyogyakartaan mencakup indikator nilai ketakwaan dan memahami tentang sangkan paraning dumadi.  Karakter wirasa  terdiri atas indikator nilai menghormati, tidak adigang adigung adiguna, ramah, asih, berfikir sebelum melakukan, dan ikhlas. Karakter wiraga terdiri dari indikator nilai tenang, sopan santun, dan berwibawa. Karakter wirama terdiri atas indikator nilai menghargai budaya dan menghargai proses. Selanjutnya adalah karakter mikul dhuwur mendhem jero; hamangku, hamengku, hamengkoni. Karakter sengguh terdiri atas indikator  nilai percaya diri dan mengutamakan kepentingan bersama. Karakter ora mingkuh terdiri atas indikator nilai  disiplin, tanggung jawab, berani melakukan demi menunjukkan kebenaran, berani mengalah, tegas dan setia. Karakter momot mengandung indikator nilai akomodatif, wani ngalah dhuwur wekasane dan peduli. Karakter  prasaja mengandung indikator nilai rendah hati dan apa adanya . Adapun strategi implementasi nilai-nilai pendidikan karakter Islam dalam bperspektif  keyogyakartaan di lingkungan sekolah adalah melalui jalur formal dan non formal. Jalur formal adalah melalui menitipkan dalam pembelajaran formal pada kurikulum muatan lokal wajib, sedangkan jalur non formal melalui pembiasaan. 
ID pemeran utama dalam cerita bersambung kembang Alas Jati majalah Djaka Lodang Ripski, Ripskiaji; Widayat, Afendy
Jurnal IKADBUDI Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v12i1.74659

Abstract

Manusia memiliki kecenderungan, dan manusia memiliki ciri yang mampu dilihat menggunakan mata, juga ada ciri manusia yang dapat dilihat dari perlilaku manusia itu sendiri. Perilaku manusia dapat mecerminkan siapa dirinya, dapat dilihat dengan aspek yang disebut dengan kejiwaan. Kejiwaan yang ada pada dalam diri seorang tokoh juga menarik untuk diteliti, penelitian mengenai kejiwaan tokoh dalam sebuah karya sastra disebuh dengan kajian psikologis sastra. Tujuan dari penelitian ini mengkaji mengenai id,yang ada dalam diri pemeran tokoh utama pada cerita bersambung Kembang Alas Jati dalam majalah Djaka Lodang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif untuk menelaah kajian pada teks, kemudian pada penelitian ini menggunakan penyampaian dengan mendeskriptifkan suatu temuan, sekaligus digunakan untuk menjelaskan suatu masalah. Konflik dalam diri pemeran utama menghasilkan id yang berupa respon secara spontan dalam menghadapi suatu masalah.  Penelitian id pemeran utama cerita bersambung Kembang Alas Jati majalah Djaka Lodang ini ditemukan beberapa hasil seperti takut, tidak perduli, bingung, bahagia, curiga, tabjuk, dan sendih.Kata Kunci: Cerita Bersambung, Kembang Alas Jati, Id, Psikologis sastra.
Ekokritik alam dan manusia dalam antologi geguritan lingkungan air Arum, Ayuninda Sekar; Endraswara, Suwardi
Jurnal IKADBUDI Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v12i2.72138

Abstract

Ekokritik merupakan suatu kritikan yang diutarakan mengenai lingkungan alam sekitar. Dalam penyampaian ekokritik, dapat disampaikan melalui sebuah karya sastra. Geguritan merupakan salah satu karya sastra yang berbentuk puisi Jawa yang sering digunakan untuk penyampaian ekokritik, seperti pada geguritan yang bertemakan lingkungan air yang meliputi geguritan Banjir oleh MS Diharjo, Kali Cilik Ngarep Omahku oleh Eko Nuryono, Kalibeningku oleh Asti Pradnya Ratri, dan Elegi Bengawan Sore oleh Sumono Sandy Asmoro. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana ekokritik yang ada pada antologi geguritan bertemakan lingkungan air yang dicurahkan oleh pengarangnya. Dalam penelitian ini, pengarang menggunakan perspektif ekokritik sastra dalam mengkaji data-data dari antologi geguritan lingkungan air. Selanjutnya data-data yang telah dianalisis dijelaskan secara deskriptif dan diambil kesimpulan. Hasil dari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa: 1) terdapat ekokritik pencemaran air sungai pada geguritan Kali Cilik Ngarep Omahku oleh Eko Nuryono dan Kalibeningku oleh Asti Pradnya Ratri yang disebabkan oleh ulah manusia. 2) ekokritik bencana alam banjir pada geguritan Banjir oleh MS Diharjo yang disebabkan oleh sifat manusia yang serakah, gegabah, dan tidak bisa merefleksi diri. 3) ekokritik binatang dalam geguritan Elegi Bengawan Sore oleh Sumono Sandy Asmoro yang juga mengkritik keserakahan manusia yang menyebabkan tidak seimbangnya ekosistem alam.
Optimalisasi pendidikan informal sebagai alternatif pemertahanan bahasa Jawa Alfiah, Alfiah
Jurnal IKADBUDI Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v12i1.76048

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan bentuk pengoptimalan upaya pendidikan informal sebagai upaya pemertahanan bahasa Jawa. Penulisan artikel ini dikembangkan dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan merujuk pada beberapa hasil penelitian yang menggambarkan berbagai fenomena bahasa Jawa di tengah masyarakat Jawa di era kini  sebagai sumber datanya. Data dalam penelitain ini adalah berbagai bentuk-bentuk perubahan yang terjadi di tengah masyarakat Jawa era kini tentang eksistensi bahasa Jawa. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan baca. Berdasarkan data yang terhimpun, dianalisis secara kritis berdasarkan fenomena atau peristiwa tertentu yang muncul terkait perkembangan bahasa Jawa dan menggunakan peneliti sebagai instumen utama. Hasil penelitian adalah keluarga merupakan lingkungan keluarga merupakan lingkungan pertama anak dalam hal memperoleh pendidikan dapat tumbuh dan berkembang dengan pemantauan dan pengawasan orang tua dan anggota keluarga lainnya yang hidup satu rumah dengannya. Pola asuh orang tua menentukan bagaimana perkembangan nilai karakter anak. Ibu sebagai salah satu orang yang dinilai paling dekat dengan anak memegang peran yang lebih dominan berperan sebagai pendidik dalam lembaga pendidikan informal. Anak memperoleh bahasa pertama dari bahasa yang digunakan di lingkungannya, terutama ibunya karena orang terdekat bagi anak. Ibu memainkan peran formatif dalam pemerolehan bahasa pertama pada anaknya

Page 1 of 1 | Total Record : 5