cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018)" : 12 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PETANI DALAM KEGIATAN PENYULUHAN PERTANIAN DI KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG Rahmini Rahmini; Suprijanto Suprijanto; Muzdalifah Muzdalifah
Frontier Agribisnis Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v2i2.633

Abstract

Penyuluhan pertanian adalah sistem pendidikan nonformal yg berupaya untuk memberdayakan petani dalam memperbaiki kehidupannya, sehingga dpt lebih berpartisipasi dalam pembangunan pertanian. Dalam kegiatan tersebut sangat diperlukan adanya partisipasi masyarakat khususnya petani yang sebagian besar berada di pedesaan untuk mendukung keberhasilan pembangunan pertanian. Partisipasi adalah keikutsertaan seseorang atau keterlibatan seorang individu atau masyarakat dalam kegiatan tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok tani dalam kegiatan penyuluhan pertanian, untuk mengetahui hubungan faktor umur, pendidikan, pelatihan-pelatihan pertanian, lama pengalaman bertani dan jumlah tanggungan dengan partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2017–Januari 2018 di Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei. Penentuan wilayah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Metode penarikan contoh menggunakan Proportional Random Sampling dengan jumlah sampel diambil sebanyak 30 responden petani di Desa Bangkiling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Bangkiling Kecamatan Banua Lawas secara keseluruhan digolongkan dalam kategori sedang, dengan TPP 88,34%. Faktor tingkat pendidikan dan pelatihan pertanian terdapat hubungan yg signifikan dgn tingkat partisipasi petani dlm kegiatan penyuluhan pertanian. Sedangkan faktor umur, lama pengalaman bertani, dan jumlah tanggungan tidak terdapat hubungan yang signifikan terhadap partisipasi kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Bangkiling.Kata kunci : tingkat partisipasi, kegiatan penyuluhan pertanian.
PROFIL WANITA PEDAGANG PENGECER SAYURAN DI PASAR BAUNTUNG KOTA BANJARBARU Intan Permata Sari; Eka Radiah; Yudi Ferrianta
Frontier Agribisnis Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v2i2.628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil wanita pedagang pengecer sayuran dan kendala yang di hadapi dalam berdagang sayuran di Pasar Beuntung Banjarbru. Hasil dari penelitian ini sebagian besar wanita yang bekerja sebagai pedagang pengecer sayuran 50% merupakan wanita yang lanjut usia dengan tingkat pendidikan yang rendah dan pengalaman kerja yang cukup lama dalam bidang informal yaitu pedagang sayuran serta alasan bekerja yaitu dikarenakan tingkat ekonomi yang rendah dalam keluarga. Jumlah tanggungan yang dimiliki dalam keluarga menjadi salah satu alasan bekerja sebagai pedagang sayuran, dengan pendapatan yang cukup untuk pemenuhan kebutuhan dalam rumah tangga. Pendapatan yang diperoleh oleh responden yang awalnya hanya dianggap sebagai pekerjaan sampingan tapi saat ini memegang peranan penting dalam usaha meningkatkan pendapatan usaha. Permasalahan yang di hadapi wanita pedagang pengecer sayuran yaitu masalah pelayanan (pelayanan dalam kegiatan pertagangan), masalah pengiriman, masalah pembayaran (modal dagang), masalah waktu dan cuaca, serta permasalahan modal, dan melonjaknya harga barang dagangan yang akan di jual.Kata kunci: profil wanita pedagang, pedagang pengecer, sayuran

Page 2 of 2 | Total Record : 12