cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2020)" : 14 Documents clear
PENGELUARAN KONSUMSI PANGAN RUMAHTANGGA PADA PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU Feronika Pangaribuan; Muhammad Husaini; Yusuf Azis
Frontier Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i3.2918

Abstract

Pemerintah telah membuat suatu program yang untuk mendukung pemanfaatan pekarangan rumah yaitu Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kecamatan Cempaka sebagai tempat dilaksanakannya penelitian, terdapat beberapa kelompok yang aktif melaksanakan program KRPL. Semua kelompok yang aktif telah mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam pelaksaannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proporsi pengeluaran pangan dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi pangan anggota KRPL. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu Simple Random Sampling, yaitu pengambilan sampel dari anggota populasi yang ada dan dilakukan secara acak. Analisis data dalam penelitian ini yaitu, menggunakan rumus proporsi pengeluaran pangan dan persamaan regresi dengan menggunakan aplikasi SPSS untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 82,22% rumahtangga dimana rata-rata proporsi pengeluaran konsumsi pangan sebesar 60,76% dan sisanya sebesar 17,78% rumahtangga proporsi pengeluaran konsumsi pangan rata – ratanya yaitu 39,24%. Hal ini menunjukkan, pengeluaran konsumsi pangan rumahtangga lebih besar dari pengeluaran konsumsi non pangan (> 50%), berarti tingkat kesejahteraan rumahtangga masih rendah. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumsi pangan yaitu, pendapatan rumahtangga dan jumlah anggota keluarga, sedangkan yang tidak berpengaruh signifikan yaitu faktor pendidikan ibu rumahtangga.
ANALISIS SALURAN DAN EFISIENSI PEMASARAN BERAS DI DESA BERANGAS KECAMATAN PULAU LAUT TIMUR KABUPATEN KOTABARU Rini Nurhayati; Muhammad Husaini; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i3.2923

Abstract

Beras adalah salah satu kebutuhan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat. Beras merupakan hasil produksi yang dihasilkan oleh petani, selaku produsen dan masyarakat sebagai konsumen serta padi tersebut perlu diolah menjadi beras, sehingga perlu dianalisis saluran dan efisiensi pemasaran beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran beras dan untuk mengetahui margin pemasaran, farmer share dan efisiensi pemasaran beras di Desa Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru dari bulan Maret 2019 sampai dengan Agustus 2019 Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru di Desa Berangas. Penelitian ini menggunakan data primer sebanyak 30 orang dengan cara wawancara langsung dengan bantuan kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi yang terkait dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa saluran pemasaran yang ada di Desa Berangas terdiri dari dua saluran pemasaran, yaitu saluran I (Petani-Penggilingan-Pedagang Besar-Konsumen) yang di ikuti petani sebesar 33,33% dan saluran II (Petani-Penggilingan-Pedagang pengecer-Konsumen) yang di ikuti petani sebesar 66,67%. Margin pemasaran saluran I sebesar Rp 4.200,00/Kg, farmer share sebesar 62,05% dan efisiensi pemasaran sebesar 14,00%, Sedangkan saluran II diperoleh margin pemasaran sebesar Rp3.200,00/Kg, farmer share sebesar 70,09% dan efisiensi pemasaran sebesar 11,05%. Berdasarkan kedua saluran pemasaran tersebut, saluran yang paling efisien, saluran II karena total biaya yang dikeluarkan relatif kecil, total margin yang lebih kecil dan efisiensi pemasaran yang lebih kecil.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI GOGO DI DESA BELANGIAN, KECAMATAN ARANIO, KABUPATEN BANJAR Marhan Marhan; Yudi Ferrianta; Umi Salawati
Frontier Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i3.2914

Abstract

Komoditas padi gogo menjadi salah satu usahatani pilihan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di Desa Belangian. Penelitian dilaksanakan di Desa Belangian Kecamatan Aranio, dimulai dari bulan September - Desember 2019. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan petani padi gogo sebesar Rp18.528.573,62/usahatani atau Rp11.233.977,54/hektar. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi padi gogo di Desa Belangian adalah jumlah pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja yang berpengruh signifikan pada saat taraf α = 1%. Sedangkan faktor produksi luas lahan dan jumlah benih berpangruh signifikan pada saat taraf α = 5%. Permasalahan -permasalahan yang dihadapi petani padi gogo yaitu gangguan hama dan penyakit serta pemasaran hasil produksi yang sulit. Gangguan hama yang sering menyerang tanaman padi gogo yaitu hama lalat bibit (Atherigona oryzae) dan tikus. Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman padi gogo yaitu bercak daun coklat yang disebabkan dari jamur Helmintosporium oryzae.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI LABU KUNING DI DESA UJUNG BARU KECAMATAN BATI BATI KABUPATEN TANAH LAUT Mahrita Mahrita; Abdurrahman Abdurrahman; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i3.2919

Abstract

Tanaman sayur-sayuran semusim berpeluang tinggi dalam meningkatkan keuntungan petani di Indonesia. Labu kuning adalah salah satu komoditas yang sangat cocok dan potensial sebagai bahan pangan. Desa Ujung Baru memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan usahatani labu kuning karena kondisi lahan dan alamnya yang sangat mendukung untuk berusahatani labu kuning. Namun, labu kuning belum mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat dikarenakan tingkat konsumsi dan harga jual oleh petani yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan dan kelayakan usahatani labu kuning di Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati Bati, Kabupaten Tanah Laut. Data yang digunakan untuk membantu penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode yang dipakai pada pengambilan sampel adalah dengan cara penarikan contoh acak sederhana (simple random sampling) dengan memilih 30 responden dari 4 kelompok tani yang memiliki total populasi berjumlah 88 orang. Hasil penelitian menunjukkan biaya total untuk berusahatani labu kuning sebesar Rp 11.028.544/usahatani atau sebesar Rp 8.050.032/Ha. Petani memperoleh peneriamaan dari usahatani sebesar Rp 20.500.000/usahatani atau Rp 15.000.000 /Ha. Pendapatan petani labu kuning sebesar Rp 10.846.502/usahatani atau Rp 7.953.651/Ha. Keuntungan yang diperoleh pada usahatani ini sebesar Rp 9.471.456/usahatani atau Rp 6.949.968/Ha. Nilai RCR yang diperoleh sebesar 1,86. Dengan demikian usahatani labu kuning di daerah penelitian ini dinyatakan layak karena nilainya 1,86 > 1.

Page 2 of 2 | Total Record : 14