cover
Contact Name
Rigel Sampelolo
Contact Email
rigelsampelolo@gmail.com
Phone
+6281355901918
Journal Mail Official
rigelsampelolo@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja Kampus II UKI Toraja, Kakondongan Jln. Poros Sa’dan Tallunglipu, Toraja Utara Sulawesi Selatan- Indonesia
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AgroSainT: Jurnal Ilmiah
ISSN : 20862237     EISSN : 27154521     DOI : https://doi.org/10.47178/nkqt4j63
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah AgroSainT diterbitkan sejak tahun 2010 dengan nomor ISSN 2086-2237 dan E-ISSN 2715-4521 adalah salah satu jurnal ilmiah yang diterbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Jurnal ini mulai diterbitkan secara online melalui Online Journal System (OJS) pada tahun 2019. Untuk memuat artikel pada Jurnal AgroSainT, penulis dapat menyampaikan naskah artikel secara langsung maupun mengirimkan artikel secara daring kepada alamat dewan redaksi. Fokus dan Scope Jurnal ini adalah Pertanian, Ilmu Petanian, Agroteknologi
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2012)" : 10 Documents clear
Kajian Sistem Tanam Jagung Dalam Konteks Integrasi Tanaman - Ternak Amir Amir
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.635

Abstract

Sulawesi Selatan merupakan salah satu sentra pengembangan jagung nasional di Indonesia bagian Timur. Daerah ini memiliki lahan sawah tadah hujan seluas 239.171 Ha sebagai potensi pengembangan jagung. Optimalisasi lahan sawah tadah hujan di daerah ini masih rendah, sebagian besar ditanami padi satu kali dan baru sebagian kecil ditanami padi dua kali kemudian bero. Pemanfaatan lahan sawah tadah hujan dengan komoditas jagung setelah padi menunjang pencapaian peningkatan produksi jagung pipilan kering dan ketersediaan jerami untuk pakan ternak. Guna memacu efisiensi waktu panen, dipadukan dengan sistem tanam TOT dan OTS. Pengaruh tunggal sistem tanam menujukkan, teknologi TOT memberikan tinggi tanaman (240,6 cm), biomas diatas tongkol (7,3 t/ha), bobot jerami (22,1 t/ha), panjang tongkol (16,6 cm) dan produksi jagung pipilan kering (10,1 t/ha) lebih tinggi dibanding teknologi OTS yaitu tinggi tanaman (239,2 cm), biomas diatas tongkol (6,7 t/ha), bobot jerami (19,1 t/ha), panjang tongkol (16,4 cm) dan produksi jagung pipilan kering (9,8 t/ha). Terhadap pengaruh tunggal varietas menunjukkan, varietas Bima-2 dan Bima-3 lebih tinggi baik terhadap komponen pertumbuhan maupun hasil jagung pipilan kering dibanding varietas lainnya. Sedang pengaruh interaksi menunjukkan varietas Bima-2 dengan sistem tanam TOT memberikan bobot jerami (27,6 t/ha) dan produksi jagung pipilan kering (13,5 t/ha) lebih tinggi dibanding varietas yang sama dengan sistem tanam OTS yaitu bobot jerami (26,6 t/ha) dan produksi jagung pipilan kering (13,2 t/ha). Varietas Gumarang baik sistem tanam TOT dengan bobot jerami (18,2 t/ha) dan produksi jagung pipilan kering (7,9 t/ha) maupun sistem tanam OTS dengan bobot jerami (15,1 t/ha) dan produksi jagung pipilan kering (7,9 t/ha) terendah diantara perlakuan interaksi lainnya.
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja pada Perusahaan Unit Usaha Otonom (UUO) Agribisnis Toraja di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja Ruben S Kannapadang
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.636

Abstract

Produktivitas tenaga kerja di perusahaan UUO Agribisnis Toraja adalah faktor penting yang perlu diteliti, di mana hal tersebut merupakan bagian utama pencapaian tinggi-rendahnya jumlah produksi yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan data historis berupa dokumen daftar hasil sortir tenaga kerja periode I s/d X tahun 2010, serta informasi actual lainnya yang dipandang mempunyai keterkaitan dengan penelitian ini. Data diolah dengan menggunakan peraltanan produktivitas parsial dan indeks produktivitas. Populasi penelitian ini adalah untuk Unit Usaha Otonom Agribisnis Toraja di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja lepas (buruh harian) pada perusahaan Unit Usaha Otonom Agribisnis Toraja, serta untuk memperoleh gambaran yang jelas dan komprehensif tentang kontribusi tenaga kerja terhadap hasil produksi yang dicapai. Fakta yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa : (1). Rata-rata produktivitas tenaga kerja per hari dari periode pertama sampai dengan periode kesepuluh adalah 34,70 kg, 33,68kg, 34,96kg, 35,12kg, 37,89kg, 32,85kg, 27,78kg, 29,51kg, 30,45 kg, dan 31,82 kg. (2). Indeks produktivitas mengalami penurunan, di mana dari periode pertama sebagai periode dasar sampai periode kesepuluh (100, 97, 100,68, 101,15, 109,12, 94,61, 80,01, 84,99, 87,70, dan 91,64.
Kajian Pola Distribusi Dan Analisis Dampak Penerapan Inovasi Teknologi Jagung Pada Lahan Kering Di Sulawesi Selatan Jermia Limbongan
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.637

Abstract

Jagung sabagai komoditas tanaman pangan dan bahan baku industri semakin penting perannya. Dalam beberapa tahun terakhir proporsi penggunaan jagung oleh industri pakan telah mencapai 50% dari total kebutuhan nasional. Penelitian dilakanakan di Kabupaten Jeneponto dan Bone Sulawesi Selatan, pada Bulan Maret-Desember 2011. Menggunakan metode survei dengan melakukan wawancara terhadap 40 petani responden tiap kabupaten. Wawancara dilakukan juga terhadap informan kunci baik pada instansi terkait maupun pada tokoh masyarakat. Penelitian mencakup tiga aspek yaitu (1) pola distribusi inovasi teknologi; (2) spill over teknologi; dan (3) kajian dampak inovasi terknologi. Sekunder diperoleh dari dinas pertanian provinsi dan distan masing-masing kabupaten, BPS, Ketahanan Pangan, dan kantor desa. Menggunakan Analisis deskriptif untuk mengkaji secara mendalam hal apa yang mempengaruhi pola distribusi teknologi di Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) komponen teknologi yang diadopsi petani yaitu penggunaan varietas, benih bermutu/berlabel, populasi tanaman, hama penyakit, pengolahan lahan, dan panen tepat waktu; (b) Penggunaan varietas merupakan komponen teknologi tertinggi yang ditiru oleh petani lain dengan skala peniruan tinggi 56,2% di Kabupaten Bone dan 62,1 di Kabupaten Jeneponto; (c) di kabupaten Bone dan Jeneponto terjadi spillover antar kecamatan yang disebabkan karena kesamaan biofisik dan kesamaan agroekosistem; (d) spillover teknologi terjadi dengan dominasi petani di luar kelompok dalam satu desa yang sama, dan petani desa tetangga dalam satu kecamatan yang sama; (e) Produktivitas jagung sebelum penerapan inovasi teknologi 3,5 t/ha, dan setelah penerapan inovasi teknologi mencapai 6,2 t/ha atau terjadi peningkatan produktivitas 2,7 t/ha dan tingkat pendapatan bersih mencapai Rp. 7,05 juta per hektar.
Penggunaan Tindak Tutur Ilokusi Dalam Percakapan Keluarga Pak Novli Anastasia Baan1 dan Darwin Allositandi2 Anastasia Baan
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan tindak tutur ilokusi dalam percakapan keluarga Pak Novli. Hasil penelitian ini diharapkan (1) memberikan pengetahuan kepada peneliti sendiri, bagaimana tindak tutur ilokusi itu sebenarnya, (2) memberikan pengetahuan kepada orang – orang yang berprofesi di bidang linguistik bahasa Indonesia tentang pragmatik, khususnya mengenai tindak ilokusi, (3) sebagai bahan informasi kepada siapa saja, utamanya mahasiswa program studi bahasa Indonesia yang ingin melaksanakan penelitian lebih lanjut mengenai tindak ilokusi, (4) dapat dijadikan bahan acuan dalam bidang penelitian bahasa Indonesia, khususnya di bidang pragmatik. Teknik yang penulis gunakan dalam memperoleh data, yaitu (1) teknik observasi, (2) teknik rekam, dan (3) teknik catat. Teknik observasi digunakan untuk mengamati dan mencermati penggunaan tindak tutur ilokusi dalam percakapan keluarga Pak Novli. Teknik rekam ini bertujuan untuk merekam apa yang diucapkan keluarga Pak Novli lewat percakapan. Teknik catat merupakan teknik untuk mencatat sejumlah data tentang pengunaan tindak tutur ilokusi yang ditemukan melalui rekaman percakapan keluarga Pak Novli. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 60 penggunaan tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam Percakapan Keluarga Pak Novli, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 penggunaan tindak tutur ilokusi dalam Percakapan Keluarga Pak Novli. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposif sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian tentang penggunaan tindak tutur ilokusi dalam percakapan Keluarga Pak Novli, peneliti hanya menemukan empat bentuk penggunaan tindak ilokusi yaitu (1) Tindak ilokusi asertif yang terdiri dari 11, (2) tindak ilokusi direktif yang terdiri dari 21, (3) tindak ilokusi ekspresif yang terdiri dari 4, dan (4) tindak ilokusi komisif yang terdiri dari 4. Tindak ilokusi yang kemunculannya paling banyak ditemukan adalah tindak ilokusi direktif. Tindak ilokusi yang ditemukan dalam percakapan keluarga Pak Novli ialah : memerintah berjumlah 18, memohon berjumlah 1, merekomendasi berjumlah 1, memesan berjumlah 1, menyatakan berjumlah 11 menyalahkan berjumlah 3, menawarkan sesuatu berjumlah 4.
Improving Vocabulary of The Eleventh Grade Students of SMA Negeri I Sa’dan Through Community Language Learning (Cll) Nehru P. Pongsapan
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.639

Abstract

The objective of the research is to find out the effective of Community Language Learning (CLL) in improving vocabulary for the eleventh grade students of SMA Negeri 1 Sa’dan. This research used quantitative research. It is to find out the mean score of pretest and posttest for the eleventh grade students of SMA Negeri 1 Sa’dan in improving vocabulary through Community Language Learning (CLL). The instrument of the research is written test. The population of this research is the eleventh grade students of SMA Negeri 1 Sa’dan academic year 2011/2012. The total of population is 54 students and taken 50 percents as sample in purposive sampling technique. The result of data analysis which is found out through written test that the mean score of pretest is 49.63 and the mean score of posttest is 63.51. It means that the mean score of posttest is higher 13. 88 points than pretest. It means that the implementation of Community Language Learning (CLL) is effective in teaching vocabulary for the eleventh grade students of SMA Negeri 1 Sa’dan. Based on the result of data analysis mentioned above, it can be concluded that The implementation of Community Language Learning (CLL) classroom approach for the eleventh grade student of SMA Negeri 1 Sa’dan is more effective .
Kontribusi Retribusi Pelayanan Pasar Bolu Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Toraja Utara Elisabet Pali'
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kontribusi Retribusi Pelayanan Pasar Bolu Terhadap Pendapatan Asli Daerah Toraja Utara. Adapun manfaat penelitian adalah (1) Mengetahui Kontribusi Retribusi Pelayanan Pasar Bolu Terhadap Pendapatan Asli Daerah Toraja Utara; (2) Menambah pengetahuan bagi peneliti dan masyarakat secara umum; (3) Menjadi acuan dan referensi bagi peneliti selanjutnya. Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu membahas tentang kontribusi retribusi pelayanan Pasar Bolu terhadap pendapatan asli daerah dengan menggunakan data Retribusi Pelayanan Pasar Bolu tahun 2009 sampai tahun 2011.Teknik analisis data yang digunakan oleh penulis yaitu teknik Distribusi Frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi Retribusi Pelayanan Pasar Bolu pada tahun 2009 adalah 126.367.000,- dengan persentase 125 %. Untuk realisasi retribusi pelayanan pasar bolu untuk tahun 2010 adalah 137.094.000,- dengan persentase 90,4 %. Persentase kontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Toraja Utara tahun 2009 adalah 2,17 % dan tahun 2010 adalah 1,65 %. Dengan demikian, potensi realisasi retribusi Pasar Bolu terhadap dana pembangunan Kabupaten Toraja Utara berdampak positif dan pemerintah dapat memanfaatkannya untuk pembangunan.
Uji Adaptasi Beberapa Varietas Padi Di Kabupaten Tana Toraja Neli Lade
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adaptasi beberapa varietas padi sawah di kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Pengkajian dilaksanakan selama delapan bulan. Varietas pada yang dievaluasi adalah Inpari 3, Inpari 4 dan ceherang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dan diulang sebanyak 5 (lima) kali. Ukuran petak berupa petak alami dengan jarak tanam menggunakan sistem tanam legowo 2 : 1 (50 cm x 25 cm x 25 cm). Pemupukan dengan dosis 200 kg urea/ha, 100 kg SP-36/ha, dan 50 kg KCL/ha dan pupuk organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas inpari 3, inpari 4, dan ciherang menghasilkan gabah kering panen (GKP) per hektar, masing-masing 6,132 ton/ha, 5,376 ton/ha dan 5,556 ton/ha.
Penggunaan Anafora (Kajian Pragmatik) Rita Tanduk
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan anafora dalam buku bahasa Indonesia untuk mahasiswa yang berupa data yakni bentuk kata atau frase anafora. Manfaat dari penelitian ini adalah(1) Memberikan sumbangan utama atau tambahan dalam bidang kajian pragmatik khususnya mengenai anafora, (2) Menambah wawasan berpikir bagi penulis tentang pentingnya kajian pragmatik dalam bidang kebahasaan, (3) Menjadi sumber tambahan bagi penikmat-penikmat bahasa yang ingin meneliti dalam objek atau kajian yang sama. Adapun jenis penelitian ini adalah, penelitian kualitatif khususnya pada penelitian kepustakaan yang bersifat deskriptif. Data yang dimaksudkan berupa penggunaan anafora yang diperoleh dari buku Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa, yang menjadi data sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 bentuk anafora yang merupakan wakil dari keseluruhan populasi atau data yang dianggap dapat mewakili jumlah keseluruhan. Adapun teknik penelitian ini menggunakan (1) teknik obeservasi yakni diusahakan mengamati hal-hal yang wajar dan yang sebenarnya tanpa usaha yang disengaja untuk mempengaruhi, mengatur, atau memanipulasinya, (2) teknik baca guna untuk membaca keseluruhan isi buku bahasa Indonesia untuk mahasiswa untuk memperoleh data yang diperlukan yakni kata/frase berupa anafora, (3) teknik baca menuliskan data-data yang diperoleh dari hasil bacaan yaitu kata/frase yang berupa bentuk anafora. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Pengunaan anafora yang merujuk pada kata ganti orang (pronomina persona) berupa kata ia, engkau, mereka dan enklitik – nya ; (2) Pengunaan anafora yang merujuk kepada sesuatu hal berupa enklitik –nya; (3) Penggunaan anafora sebagai kata ganti penunjuk yakni berupa kata itu.
Analisis Penerimaan Negara Bukan Pajak Pada Kantor Bandar Udara Pongtiku Kabupaten Tana Toraja Dina romba
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.644

Abstract

Salah satu sumber penerimaan Negara adalah penerimaan Negara bukan pajak yang bersumber dari perusahaan jasa penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan Negara bukan pajak yang dilaksanakan di Bandar Udara Pongtiku Kabupaten Tana Toraja yang berlangsung mulai Juni sampai September 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari target penerimaan yang dibebankan untuk tahun 2011 sebesar Rp.41.000.000 hanya dapat di realisasikan sebesar Rp.20.315.100 atau sebesar 49,55% saja. Realisasi penerimaan ini bersumber dari pelayana jasa penerbangan (PJP), pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U), pelayanan jasa pendaratan penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U), pelayanan jasa pemakai konter dan pelayanan jasa atas penggunaan Bandar Udara diluar jam operasi.
A Study On Factors Affecting Students’ Speaking Ability (The Case Of The Students Of SMP Katolik Pelita Bangsa Makale Tana Toraja, Academic Year 2011/2012) Selvi Panggua
AgroSainT Vol 3 No 3 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i3.645

Abstract

This research was a case study that aimed to know factors affecting the students’ ability to speak English. The case was refers to the students of SMP Katolik Pelita Makale Tana Toraja, Academic Year 2011/2012. This research hoped to provide supporting material to handle students in speaking English both in the classroom as well as in their daily communication. The population of this study was the students of SMP Katolik Pelita Makale Tana Toraja, Academic Year 2011/2012. The total number of population was 242 students, which scattered in seven classes. The data was collected using a snowball technique. Therefore in this research there was not sampling limitation. To obtain the factors that affecting students’ speaking ability, this study used observations and interview. Observation was intended to find a general overview of learning and teaching and the use of English in the school. While the interview was given to the students to find data of factors that affect their ability to speak English. In processing the findings data, the writer used description qualitative method. The result of the research showed that there were factors that affecting the students of SMP Katolik Pelita Bangsa Makale Tana Toraja in speaking English. The finding factors were consisted of interest, self-motivation, confidence and hesitation, the performance of the teacher in English language learning, support and enhancement programs related with English in the school, the opportunity to memorize and practice the English language, and the supports of family and the society. From the result of the research above, it can be concluded that the factors affecting students’ speaking ability classified into two factors. They are, internal factors: interest, self-motivation, confidence, and hesitation. External factors: the English teacher performance, support and enhancement programs of school related with English, and the family or community support.

Page 1 of 1 | Total Record : 10