Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 2 (2017)"
:
9 Documents
clear
PENGARUH BERBAGAI DOSIS BOKASHI JERAMI (DEKOMPOSER BIO-TRIBA-1) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum sp) VARIETAS LOKAL
Yusuf L. Limbongan
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.556
Penelitian dilaksanakan di green house Fakultas Pertanian Kampus II UKI Toraja, di Kakondongan Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara. Tempat penelitian berada pada ketinggian 750 m dpl dengan tipe iklim B (Scmidt Ferguson) dan dengan pH tanah 6.00. Penelitian dilaksanakan dari pertengahan bulan Januari sampai bulan Juli 2015 yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis bokashi jerami (Dekomposer Bio-Triba-1) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Besar (Capsicum sp) Varietas Lokal. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan dengan perlakuan tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAL), yaitu: Sebagai perlakuan digunakan bokashi jerami yang terdiri atas 5 (lima) taraf perlakuan dan 3 (tiga) ulangan, yaitu: tanpa perlakuan (B0), 0,5 kg bokahi/10 kg tanah (B1), 1 kg bokashi/10 kg tanah (B2), 1,5 kg bokashi/10 kg tanah (B3), dan 2 kg bokashi/10 kg tanah Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 0,5 kg bokashi/10 kg tanah memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman dan dengan 1 kg bokashi/10 kg memberikan hasil terbaik pada jumlah cabang terbentuk, jumlah cabang produktif, jumlah buah dan bobot buah.
Efektivitas Pemberian Biotriba BT2 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Brokoli (Brassica oleraceae L)
Ernytha Anita Galla
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.557
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pemberian Biotriba BT2 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman brokoli (Brassica oleraceae L.). Penelitian dilaksanakan di Lembang Buntu Batu, Rindingallo, Toraja Utara yang memiliki ketinggian 1360 mdpl. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan 4 perlakuan yang berbeda yaitu pemberian biotriba BT2 10 mL/Liter air, 20 mL/Liter air , 30 mL/Liter air , dan tanpa perlakuan. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter bunga, dan bobot bunga. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemberian biotriba BT2 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter bunga, dan bobot bunga. Berdasarkan hasil perhitungan data, maka perlakuan dengan memberikan biotriba BT2 30 Ml/L air yang paling efektif dalam memberikan pertumbuhan dan produksi bagi tanaman brokoli.
Efektivitas Berbagai Jenis ZPT Alami Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Markisa Ungu (Passiflora edulis)
Dwi Prasetyawati Thana
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.559
This study aims to (i) to determine the effect of each type of natural ZPT on germination and growth of passionfruit seedlings and (ii) to know the type of ZPT which has good effect on germination and growth of passionfruit seedlings. This study used Completely Randomized Design (RAL) with 6 different treatment levels repeated 3 times, so there are 18 units of treatment. Each treatment unit on germination there are 20 medium seeds in the nursery. There are 4 units of plants. The following is the treatment of natural ZPT that was tested that is (1) Z0 = control / without treatment, (2) Za = banana gong, (3) Zb = bamboo shoots, (4) Zc = Snails, (5) Zd = cow urine, and (6) Ze = young coconut water. The results showed that (i) giving natural ZPT had an effect on germination and growth of Purple Passion seeds and (ii) giving ZPT of young coconut water (Ze) has the best effect on observed growth component such as: seed viability, seed height, leaf number and volume the root of passion fruit seedlings.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK PLANT CATALYST 2006 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis)
Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.560
Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Kampus II UKI Toraja, di Kakondongan Kabupaten Toraja Utara. Tempat penelitian berada pada ketinggian 750 m dpl dengan tipe iklim B (Scmidt Ferguson) dengan pH tanah 6.00. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2016 hingga akhir bulan Oktober 2016 yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konsentrasi Pupuk Plant Catalyst 2006 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis). Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan dengan perlakuan tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK), yaitu: Sebagai perlakuan digunakan plant catalyst 2006 yang terdiri atas 4 (empat) taraf perlakuan dan 3 (tiga) ulangan, yaitu: tanpa perlakuan (P0), 10 g Plant Catalyst 2006/10 liter air (P1), 20 g Plant Catalyst 2006 /10 liter air (P2), dan 30 g Plant Catalyst 2006/10 liter air (P3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 30g Plant Catalyst 2006/10 liter air (P3) memberikan hasil terbaik pada semua variable pengamatan.
RESPON TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum sp) VARIETAS LOKAL TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS BOKASHI AZOLLA
Adewidar Patadungan
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.561
Cabai besar atau Katokkon merupakan salah satu komoditas unggulan di Tana Toraja perlu mendapat perhatian serius dalam upaya pengembangannya, antara lain melalui perbaikan teknologi budidaya untuk pertumbuhan yang optimal melalui peningkatan kesuburan lahan dengan menggunakan pupuk bokashi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon tanaman cabai besar varietas lokal terhadap pemberian berbagai dosis bokashi azolla. Penelitian dilaksanakan di green house Fakultas Pertanian Kampus II UKI Toraja, di Kakondongan Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara. Tempat penelitian berada pada ketinggian 750 m dpl dengan tipe iklim B (Scmidt Ferguson) dan dengan pH tanah 6.00. Penelitian dilaksanakan dari pertengahan bulan November 2017 sampai bulan April 2018. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan dengan perlakuan tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK), yaitu: Sebagai perlakuan digunakan bokashi azolla yang terdiri atas 5 (lima) taraf perlakuan dan 3 (tiga) ulangan, yaitu: B0 : 0, tanpa bokashi Azolla/kontrol, B1 : 10 g bokashi Azolla/kg media atau setara dengan 450 g/ polybag, B2 : 20 g bokashi Azolla/kg media atau setara dengan 900 g/ polybag, B3 : 30 g bokashi Azolla/kg media atau setara dengan 1.350 g/ polybag, B4 : 40 g bokashi Azolla/kg media atau setara dengan 1.800 g/ polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 20 g bokashi/900 g tanah memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman memberikan hasil terbaik pada jumlah cabang terbentuk, jumlah cabang produktif, jumlah buah dan bobot buah.
PENGARUH BIOTRIBA BT2 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KUBIS YANG MENGGUNAKAN PUPUK DASAR ECENG GONDOK
Aris Tanan
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.562
Aris Tanan. Pengaruh Biotriba BT2 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kubis (Brassica oleracea L) yang Menggunakan Pupuk Dasar Eceng Gondok (Eichhornia crassipes Solms) Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi Biotriba BT2 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kubis (Brassica oleracea L) yang menggunakan pupuk dasar eceng gondok (Eichhornia crassipes Solms). Hasil penelitian diharapkan akan memberikan informasi mengenai penggunaan konsentrasi pupuk cair Biotriba BT2 yang tepat bagi pertumbuhan dan produksi tanaman kubis. Hasil penelitian juga diharapkan akan dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan eceng gondok sebagai pupuk organik. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Lemo Kecamatan Makale Utara Kabupaten Tana Toraja, berlangsung dari Juni s/d Nopember 2015. Penelitian berbentuk percobaan dengan perlakuan tunggal yang disusun menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dicobakan masing-masing: B0 (tanpa Biotriba BT2), B1 (konsentrasi 10 ml Biotriba BT2/liter air ), B2 (konsentrasi 20 ml Biotriba BT2/liter air), dan B3 (konsentrasi 30 ml Biotriba BT2/liter air). Hal-hal yang diamati mencakup: waktu pembentukan krop (hst), jumlah daun (diluar krop), luas daun (cm2), diameter krop (cm), bobot pucuk tanaman (g), dan bobot krop (g). Penelitian menyimpulkan bahwa perlakuan Biotriba BT2 dengan konsentrasi 20 ml/liter air memberikan hasil terbaik bagi pertumbuhan dan produksi tanaman kubis yang dipupuk dengan menggunakan bahan organik enceng gondok. Konsentrasi 20 ml/liter air memberikan hasil terbaik pada waktu pembentukan krop yang lebih awal, luas daun, bobot pucuk tanaman, dan bobot krop.
PENGARUH JENIS SUMBER MIKROORGANISME PEROMBAK TERHADAP KUALITAS PUPUK ORGANIK
Eddy Yusworo
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.563
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis sumber mikroorganisme perombak antara rumen sapi, kotoran bebek dengan EM-4 terhadap kualitas pupuk organik yang diukur dari rasio karbon nitrogen. Pada penelitian ini digunakan rancangan acak lengkap, dengan 4 perlakuan yaitu tanpa perlakuan mikroorganisme, perlakuan sumber rumen sapi, kotoran bebek dan EM-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sumber mikroorganisme perombak bahan organik mampu meningkatkan kadar air, jumlah mikroorganisme dan menurunkan C/N secara nyata (P=0.05). Kadar air tertinggi 61,71 % diperoleh pada perlakuan kotoran bebek C/N terendah 19,03, jumlah mikroba tertinggi 3,1467x108 dan kebutuhan oksigen mikroba tertinggi 9,7778x10-4 mL/sec/g ketiganya diperoleh pada perlakuan rumen sapi. Berdasarkan keseluruhan parameter yang dipilih menunjukkan bahwa perlakuan jenis sumber mikroorganisme perombak rumen sapi memberikan hasil paling baik.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ENDOFIT TANAMAN TAMAN NASIONAL DI PULAU JAWA SEBAGAI AGEN PENGHASIL ANTIBIOTIK
Sri Yuwantiningsih
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.564
Bakteri endofit adalah potensial sumber antibiotik yang sekarang banyak dikaji. Penelitian ini mengisolasi bakteri endofit dari tanaman hutan di Pulau Nusakambangan dan tanaman di Taman NasionalUjung Kulon, Kebun Raya Bogor, Kaliurang, Meru Betiri dan Baluran. Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi-seleksi dan identifikasi bakteri endofit dengan kemampuan menghambat mikrobia indikator Bacillus subtillis, Candida albicans dan Fusarium oxysporum. Penelitian ini melakukan identifikasi isolat – isolat unggul penghasil antibiotik. Seleksi berdasar kemampuan tumbuh dari berbagai media dan menghasilkan daya hambat terhadap mikrobia indikator. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 4 isolat dengan daya hambat >5.5 yaitu BIN-1, KLP-1, STG-1 dan OOH-1. Isolat unggul terpilih adalah STG-1 dan OOH-1 dalam kaitan aplikasi di bidang pertanian dan kesehatan mnusia. Identifikasi pendahuluan senyawa antibiotik dilakukan dengan membandingkan polaritas senyawa antibiotik terhadap berbagai eluen. Isolat unggul terpilih adalah isolat STG-1 dan OOH-1 dengan spektrum patogenitas luas dan daya hambat tinggi. Identifikasi molekuler 16S-rRNA menggunakan primer 27F dan 1492R. Hasil ditunjukkan dengan analisis similaritas dengan data pada GeneBank menggunakan program Blast-N, dan konstruksi pohon pilogeni dengan haisolat STG-1 sebagai Pseudomonas brenneri SFML 97-391 dengan nilai similaritas 99% dan isolat OOH-1 adalah Enterobachter xiangfangensis dengan nilai similaritas 99%.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR YANG DIDEKOMPOSISI DENGAN Trichoderma sp TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABE BESAR (Capsicum sp) Var. LOKAL TORAJA
Driyunitha Driyunitha
AgroSainT Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47178/agro.v8i2.1202
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pupuk organik cair yang didekomposisi dengan Trichoderma sp terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabe dan konsentrasi terbaik pupuk organik cair yang didekomposisi dengan Trichoderma sp terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabe. Melalui penelitian ini diharapkan akan memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat dengan menggunakan pupuk organik cair yang dapat meningkatkan produksi tanaman cabe besar var. Lokal Toraja Penelitian ini merupakan percobaan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan yang diulang 3 kali.Perlakuan yang dicobakan adalah : K0 (Tanpa pupuk), K1 ( 20ml/ltr air), K2 (40 ml/l air), K3 (60 ml/l air) dan K4 (80 ml/l air). Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi parameter pertumbuhan yaitu tinggi tanaman (cm), umur berbungan (hari) dan parameter hasil yaitu jumlah buah per tanaman (buah), bobot per buah (g) dan bobot per tanaman (g). Seluruh variabel yang diamati dianalisis dengan Sidik Ragam dan bila hasil analisi Sidik Ragam menunjukkan beda nyata maka dilakukan analisis uji lanjutamn dengan menggunakan uji BNJ pada taraf taraf uji 0,05. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pupuk cair organik dengan konsentrasi 80 ml/liter air memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman jumlah cabang, umur berbunga, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah per plot.