cover
Contact Name
Rabiudin
Contact Email
rabiudin27@gmail.com
Phone
+6282296635626
Journal Mail Official
searchjpipa@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Tarbiyah, IAIN Sorong. Jl. Sorong-Klamono, KM.17, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sorong, Provinsi Papua Barat
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
SEARCH: Science Education Research
ISSN : -     EISSN : 30326435     DOI : https://doi.org/10.47945/search.v1i2.1247
Core Subject : Education,
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu dan tren terkini yang terjadi secara internasional dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Alam berkaitan dengan pengajaran, pembelajaran, kebijakan, dan persiapan guru IPA dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan IPA. Isu pendidikan dan pembelajaran IPA yang dimaksud meliputi pembelajaran Fisika, Kimia, Biologi, pendidikan teknik dan sains terapan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023" : 6 Documents clear
Manajemen Laboratorium Sebagai Langkah Peningkatan Mutu Pelaksanaan Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam Suslistya, Vini; Mahadewi, Grizele
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v1i2.1247

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini bermaksud menguraikan stratgey assesmen metode praktikum dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) pada sekolah dasar dan menengah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan sistematic literatur Review. Manajemen laboratorium memegang peranan krusial dalam meningkatkan mutu pelaksanaan praktikum ilmu pengetahuan alam. Sebuah laboratorium yang dikelola dengan baik memastikan ketersediaan fasilitas dan peralatan yang mendukung, serta pengelolaan sumber daya manusia yang terlatih dan terkoordinasi. Dengan manajemen yang efektif, setiap sesi praktikum dapat berlangsung lancar, aman, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Selain itu, manajemen yang baik juga memfasilitasi evaluasi berkelanjutan dan feedback yang konstruktif, memungkinkan penyesuaian dan peningkatan kontinu dalam pelaksanaan praktikum. Dengan demikian, manajemen laboratorium yang optimal tidak hanya meningkatkan efektivitas praktikum tetapi juga menjamin kualitas pembelajaran yang diterima siswa, membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan untuk masa depan.
Seberapa Efektif Penggunaan Model Pembelajaran Scientific dalam Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam Darmawan, Andry; Sangaji, Faisal
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v1i2.1248

Abstract

Artikel ini bermaksud menguraikan seberapa efektif penggunaan model pembelajaran scientific dalam praktikum ilmu pengetahuan alam pada sisiwa sekolah menengah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan sistematic literatur Review. Penggunaan Model Scientific dalam Praktikum Ilmu IPA menawarkan pendekatan struktural dan metodologis yang bertujuan meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui eksplorasi dan pemecahan masalah. Dalam model ini, siswa diberi kesempatan untuk melibatkan diri secara aktif dalam proses pembelajaran, memungkinkan mereka untuk mengalami konsep sains secara langsung melalui eksperimen, observasi, dan refleksi. Meskipun menjanjikan, penggunaan model ini juga menimbulkan beberapa tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kebutuhan akan pelatihan guru yang mendalam, dan relevansi model untuk berbagai latar belakang dan minat siswa. Secara keseluruhan, penggunaan Model Scientific dalam praktikum IPA menekankan pentingnya pendekatan berbasis penelitian dan refleksi kritis untuk mencapai pemahaman sains yang mendalam dan berkelanjutan
Kontribusi Guru dalam Efektifitas Pelaksanaan Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Menengah Keliata, Karmin; Choirunnisa, Dian
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v1i2.1249

Abstract

Artikel ini bermaksud menguraikan kontribusi guru dalam efektifitas pelaksanaan praktikum ilmu pengetahuan alam di sekolah menengah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan sistematic literatur Review. Penggunaan Model Scientific dalam Praktikum IPA menawarkan pendekatan struktural dan metodologis yang bertujuan meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui eksplorasi dan pemecahan masalah. Dalam model ini, siswa diberi kesempatan untuk melibatkan diri secara aktif dalam proses pembelajaran, memungkinkan mereka untuk mengalami konsep sains secara langsung melalui eksperimen, observasi, dan refleksi. Meskipun menjanjikan, penggunaan model ini juga menimbulkan beberapa tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kebutuhan akan pelatihan guru yang mendalam, dan relevansi model untuk berbagai latar belakang dan minat siswa. Secara keseluruhan, penggunaan kontribusi guru dalam efektifitas pelaksanaan praktikum ilmu pengetahuan alam di sekolah menengah yang menekankan pentingnya pendekatan berbasis penelitian dan refleksi kritis untuk mencapai pemahaman sains yang mendalam dan berkelanjutan.
Sintesis Permasalah Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas Dasar di Papua Barat Nirwati, Nirwati; Mardin, Laode
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v1i2.1250

Abstract

Penulisan artikel ini dimaksudkan memberikan gambaran dan informasi kepada masyarakat tentang tantangan dan masalah yang dihadapi guru sekolah dasar di Papua Barat dalam mengajar Ilmu Pengetahuan Alam. Untuk mendapatkan data penelitian ini, digunakan metode kualitatif eksploratif dengan menggunakan wawancara mendalam pada 23 guru sekolah dasar pada 6 sekolah dasar. Temuan riset ini mengungkapkan tantangan guru dalam mengajar di Sekolah Dasar di Papua Barat meliputi 1). akses sekolah yang sulit meliputi akses jalan maupun jarak antara sekolah dengan pusat perkotaan yang cukup jauh yang menurunkan minat guru untuk mengajar di pedalaman sekaligus menjadi masalah bagi guru untuk mendapatkan suplai sembako yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya. 2). Kegiatan pelatihan atau penguatan kompetensi guru berkaitan dengan kemampuan mengajar belum diperhatikan secara khusus oleh pemerintah daerah sehingga guru mengajar apa adanya sesuai dengan pengetahuan yang ia miliki. 3). tantangan berikutnya adalah pemenuhan sarana belajar yang masih terabaikan diantaranya fasilitas ruang kelas dan media pembelajaran yang belum terpenuhi. 4). Dukungan orang tua terhadap murid untuk melanjutkan pendidikan masih sangat kurang sebab anak masih diabaikan mengenai aktivitasnya di sekolah, juga label orang tua terhadap sekolah yang dianggap sebagai ruang perbaikan pengetahuan dan moral anak sehingga pusat pendidikan anak diletakkan di sekolah.
Strategi Assesmen Pelaksanaan Praktikum Ilmu Pengetahuan Alam di Laboratorium London Pare, Vidy; Wainsaf, Amina
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v1i2.1251

Abstract

Artikel ini bermaksud menguraikan stratgey assesmen metode praktikum dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) pada sekolah dasar dan menengah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan sistematic literatur Review. Strategi asesmen kegiatan praktikum ilmu pengetahuan alam di laboratorium merupakan pendekatan sistematis untuk mengukur pemahaman, keterampilan, dan kemampuan siswa dalam menerapkan konsep ilmiah dalam situasi praktis. Pertama-tama, penyusunan tujuan praktikum yang jelas dan spesifik menjadi kunci utama dalam menentukan asesmen yang tepat. Setiap tujuan harus mencakup kompetensi atau keterampilan yang ingin dicapai oleh siswa, baik itu pemahaman konsep, keterampilan prosedural, maupun sikap saintifik. Selanjutnya, dalam pelaksanaannya, asesmen formatif dapat dilakukan secara berkala selama praktikum berlangsung, di mana guru atau instruktur laboratorium dapat memberikan feedback langsung kepada siswa mengenai kinerja mereka. Setelah praktikum selesai, asesmen sumatif dapat dilakukan untuk mengevaluasi pencapaian keseluruhan siswa. Ini mungkin melibatkan ujian tertulis, presentasi, atau proyek berbasis kelompok yang memungkinkan siswa menunjukkan pemahaman mendalam mereka terhadap materi praktikum.
Daya Dukung Sarana Sekolah dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar di Papua Barat Daya Makruf, Ammar
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v1i2.1252

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi daya dukung sarana yang dimiliki oleh sekolah dalam mendukung pembelejaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar di Papua Barat Daya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif eksplaritif dengan mengambil beberapa sampel sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan responden secara insedential. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sarana sekolah di SMA Papua Barat Daya memegang peranan penting dalam mendukung pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Meskipun Papua Barat Daya memiliki tantangan infrastruktur dan sumber daya yang unik, upaya telah dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas fisik, seperti laboratorium IPA, perpustakaan, dan ruang kelas, memenuhi standar yang diperlukan. Selain itu, integrasi teknologi dalam proses pembelajaran juga ditingkatkan, memfasilitasi akses ke informasi dan sumber daya pendukung lainnya. Dukungan dari pihak sekolah dan komunitas setempat juga menjadi kunci, dengan pelatihan guru dan upaya kolaboratif antara stakeholder untuk meningkatkan kualitas pendidikan IPA. Meskipun mungkin masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan sumber daya atau aksesibilitas, upaya terus dilakukan untuk memaksimalkan daya dukung sarana sekolah demi meningkatkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang efektif dan inklusif bagi siswa di Papua Barat Daya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6