Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam
Sub themes and scope in the scientific publications of Bayan lin-Nass include: 1. Dakwah and Islamic propagation: a. Studies in the science of dakwah, such as history of dakwah, philosophy of dakwah, and methodology of dakwah, include in culturally, economically, and politically. b. Management of dakwah that related to make a plan and strategy for Islamic proselytizing, Islamic global tourism, and Islamic management and religious tourism. c. Dakwah, especially in the analysis of social and psychological, Islamic counseling, and the relationship between dakwah and socio-cultural studies. 2. Communication science: a. Studies in communication science in general, communication theory, and approaches in communication, interpersonal communication, group communication, and organizational communication. b. Political communication, including the strategies of political communication, political campaigns, political marketing, governance, public policy, and political parties. c. Development of communication, such as the communication planning, communication and contemporary issues, and communication management. d. Communication science in the study of psychology and social culture, include in the field of sociology of communication, psychology of communication, communication and local wisdom, and intercultural communication. e. Media studies, including the scope of journalism, mass communication, mass media management, media content analysis, and new media studies. f. Public Relations (PR), consisting of human relations, corporate social resposibility (CSR), media relations, public affair, marketing communications, and advertising.
Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2023)"
:
7 Documents
clear
TRADISI HAFLATUL IMTIHAN DI PESANTREN SEBAGAI SUMBER SPIRITUAL DAN SOSIO KULTURAL DI PONDOK PESANTREN AL- HAYYAN SUMENEP
Agus Kharir
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1077
Abstract The tradition of haflatul imtihan in Islamic boarding schools can be used as a spiritual and socio-cultural source. Evidently the number of people who attended the event. There are performances that describe regional art sessions. Like a tambourine group performing songs or Islamic nasyid-nasyid of the Zipin dance which heeds the tambourine when it is played... this event can grow and develop their knowledge, faith, and piety. In this study there are two points that are focused on the history of the emergence of Haflatul Imtihan. And the function and existence of this Haflatul Imtihan. The research location in PP. Al-Hayyan Bandungan Karduluk Pragaan Sumnep, East Java. With this type of phenomenal descriptive qualitative research it produces the following: 1). The emergence of Haflatul Imtihan in PP. Al-Hayyan in 3 years after the establishment of the Al-Hayyan hut, namely in 1963. 2). In carrying out the Haflatul Imtihan event, careful preparation is needed both in terms of accommodation and funding. 3). The functions and benefits of the Haflatul Imtihan program are so that students are enthusiastic about learning, proving the distribution of knowledge achieved by distributing report cards. Tighten, increase the harmony of unity between communities, students, alumni sympathizers. 4). The Haflatul Imtihan Tradition as a spiritual source. It was proven that they came to the Haflatul Imtihan event in droves to witness the event being held at the Islamic Boarding School by preparing and wearing new clothes. There is a belief in the majority of the community that Haflatul Imtihan can increase the attractiveness of the community to attend school in Islamic boarding schools. Haflatul Imtihan at the top of the event was filled by lecturers who added knowledge, insight, faith, and improved morals. Keywords: Haflatul Imtihan, Spiritual, Socio-Cultural
POLA KOMUNIKASI ANTARA GURU DAN ORANG TUA ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19
Ali, Ahmad Zulfikar;
Qomariyah, Lailatul
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1764
Abstrak (Align Text Left atau rata kiri, Arial Narrow 11 spasi 1)Pola komunikasi adalah bentuk atau model interaksi dari dua orang atau lebih dalam pengiriman dan penerimaan pesan sehingga pesan yang disampaikan oleh penerima dapat diterima dengan baik bagi penerima atau komunikan. Komunikasi yang efektif antara orang tua dengan guru dibutuhkan dalam rangka untuk menyamakan persepsi kedua belah pihak tentang hal yang dibutuhkan dalam pendidikan anak. Keduanya harus saling membantu dan mengetahui bagaimana upaya penanganan pembinaan anak di sekolah dan keterlibatan dalam proses belajar mengajar. Adapun Palongan Kapedi yang merupakan sebuah desa yang terletak di Dusun Aeng Batoh Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Yang mana desa tersebut mempunyai karakteristik orang tua yang mendidik anaknya dengan berbagai bentuk komunikasi yang tidak sama karena tingkat pendidikan orang tua yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi antara guru dan orang tua murid dalam meningkatkan prestasi belajar anak di masa pandemi covid-19 di sekolah madrasah ibtidaiyah Raudlatul Ihsan Palongan Kapedi. yang dijabarkan menjadi satu fokus permasalahan yaitu: ?Bagaimana pola komunikasi antara Guru dan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar anak pada masa pandemi disekolah MI Raudlatul Ihsan Palongan Kapedi Sumenep?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan tiga metode yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis data peneliti menggunakan tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pola komunikasi antara guru dan orang tua murid selama masa pandemi dilakukan secara tidak langsung yaitu berkomunikasi dengan menggunakan teknologi handphone. Ada yang melalui aplikasi via chat whatshapp, vidio call, dan telepon seluler biasa
STIGMA RADIKALISME PADA PESANTREN DI INDONESIA
Muhtar Hidayat;
isa ansory
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1455
Pesantren merupakan Lembaga pendidikan yang memberikan kontribusi besar dalam pendidikan di Indonesia, baik sebelum Indonesia merdeka maupun pasca merdeka. Belakangan ini munculnya isu radikalisme yang berimbas kepada pesantren, karena diisukan bahwa pesantren telah melahirkan paham radikalisme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif atau studi Pustaka  disebut juga library research merupakan jenis penelitian yang membatasi kegiatan hanya pada bahan-bahan koleksi perpustakaan dan studi dokumen saja tanpa memerlukan data lapangan (field research). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pesantren sebagai salah satu Lembaga pendidikan islam perlu ditempatkan pada posisi independent dengan tidak mereduksi basis kultural masyarakat sebagai modal sosial untuk terus membangun kerekatan sosial antara pesantren dengan masyarakat. Ini merupakan satu kekuatan kultural yang mampu dijadikan instrument dalam menghadapi percaturan global. Seperti isu radikalisme dan terorisme yang dibenturkan dengan eksistensi pesantren di seluruh Indonesia hanyalah strategi barat untuk menguasai dunia islam. Oleh karena itu kita harus melakukan counter hegemonic dengan strategi kebudayaan yang kita miliki. Jika ditelaah secara mendalam, isu radikalisme dan terorisme internasional akan menegangkan kerekatan kultural antara pesantren dengan masyarkat yang sudah lama dibangun dan tentunya akan mengarah pada disintegrasi umat islam, sehingga integritas umat islam sebagai kekuatan sosial akan terfragmentasi oleh konflik internal akibat isu yang tidak jelas tersebut.
Technology-Based Da'wah Method in Rural Communities: Study of the Delivery of Islamic Teachings at the Jamiatul Muslimin Mosque Lamongan
Bobby Rachman Santoso;
Ana Zulfatul Jannah
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1627
This study aims to find out strategies for utilizing multimedia as a means of technology-based da'wah and what are the implications of da'wah method in spreading Islamic religious teachings to rural communities with multimedia. Current technological developments must be able to be put to good use by all groups one of which is the rural community, where they are still many who do not understand the importance of multimedia today. This research method uses qualitative interviews, observations and documents as data collection. The result of his research is the da'wah strategy implemented at the Jamiatul Muslimin mosque for mad'u, namely by using multimedia, both audio or video media and DVD projectors. In addition, the spread of religious teachings through activities is also widely disseminated through social media by administrators and other members of the public. Meanwhile, the implications of da'wah method with technology-based at the Jamiatul Muslimin mosque are being able to create a new breakthrough in spreading Islamic religious teachings and creating cooperation between people so that they are able to adapt to the times. Even the existence of multimedia has a positive impact on youth to participate in da'wah activities at the mosque.
STRATEGI ANAK MUDA IRMASRA DALAM DAKWAH DI MASJID RAHMAT KOTA PEKANBARU
Muhammad Ronaydi
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1396
Penelitian ini dilatar belakangi dengan aktifnya remaja Masjid dalam melakukan dakwah kepada para remaja. sebelum kehadiran atau terbentuknya Remaja Masjid IRMASRA ini pemuda yang berada di lingkungan Masjid Rahmat terlalu sulit untuk mengisi masjid dan lebih sering bermaian-main, oleh karena itu setelah terbentuknya IRMASRA inilah para pemuda di lingkungan masjid Rahmat dapat merubah gaya hidupnya dan mendekati masjid dan tentunya IRMASRA berusaha untuk selalu mendakwahi para remaja dengan hal-hal yang tidak menggurui, guna menjadikan para pemuda di lingkungan Masjid Rahmat menjadi pribadi muslim yang senantiasa berbakti dan bermanfaat bagi bangsa, Negara, dan Umat. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana strategi IRMASRA (Ikatan Remaja Masjid Rahmat) Kota Pekanbaru dalam mendakwahi para remaja di lingkungan masjid Rahmat Kota Pekanbaru. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang diantaranya Ketua Masjid, Pembina, Ketua Remaja, Wakil Remaja, Sekretaris Remaja, Bagian Dakwah dan Syiar, Bagian PHBI. Tujuan Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh IRMASRA dalam dakwahnya pada Remaja di Masjid Rahmat. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa IRMASRA menggunakan tiga strategi pertama, Strategi Tilawah dengan strategi ini IRMASRA melakukan kegiatan tabligh akbar ataupun kajian-kajian rutin serta pembacaan al-quran secara bersama-sama. Kedua, Strategi Tazkiyah, dengan strategi ini IRMASRA berdakwah melalui aspek sosial kejiwaan, mengajak para pemuda untuk menjenguk orang sakit, olahraga bersama, dan saling menjaga ukhuwah. Ketiga, Strategi Ta’lim, IRMASRA melakukan pengembangan MDTA, Pengadaan Tahsin untuk masyarakat serta pemuda dan Pengajaran tentang hadis lalu mengahafalkannya.
PREMARITAL TRAINING AND COUNSELING (Studi Deskriptif Bimbingan Pranikah Di KUA Pragaan Dalam Membentuk Keluarga SAMARA)
Heri Fadli Wahyudi;
Maulidah Maulidah;
Izzat Amini;
Ghozi Mubarok
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1392
ABSTRACT: Being a sakinah, mawadah, warahmah family, is the desire or even the ideal of all marriages, therefore to realize this, the government provides a solution by holding a premarital course so that this desire is achieved, the method used in this study is a qualitative descriptive method that focuses on the role of premarital guidance at the Office of Religious Affairs (KUA) of Pragaan district, Sumenep in building a sakinah family, Mawaddah, Warahmah. There are three objectives in this study, first to find out the strategy of this premarital course for prospective married couples in KUA Pragaan, second to find out how far the role of premarital courses in Pragaan sub-district so that they can maintain family integrity, and the third is how KUA's efforts in providing premarital courses to prospective brides in Pragaan. The results of this study revealed that the premarital course carried out by KUA Pragaan was carried out in accordance with the contents of the guidebook compiled by the Ministry of Religious Affairs, this catin course was carried out independently by KUA. To facilitate the application of carrying out the role of husband and wife for catins, the resource person delivered this premarital guidance using easy-to-understand and pleasant language, so that catin could form a family that sakinah mawaddah wa rahmah. But there are two obstacles that cause this catin course to be less effective, namely, first internal factors (facilities and finances) that exist in the KUA and the second is, external factors are members of the bride and groom who are not present and view that this premarital course is not so important.
DINAMIKA INTERAKSI, KOMUNIKASI SOSIAL GURU DAN SISWA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI DI MTS. MIFTAHUL ULUM DESA JARIN KABUPATEN PAMEKASAN
Yakin, Nurul
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v7i2.1878
Penelitian ini membahas suatu fenomena mengenai interaksi dan komunikasi sosial antara guru dan siswa di MTs. Miftahul Ulum Desa Jarin Kabupaten Pamekasan, dengan menekankan urgensinya dalam pembentukan karakter Islami. Interaksi dan komunikasi sosial yang positif di lingkungan pendidikan berperan penting dalam internalisasi nilai-nilai agama, sehingga menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika interaksi sosial antara guru dan siswa serta bagaimana interaksi tersebut berkontribusi terhadap pembentukan karakter Islami pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi dan komunikasi sosial yang inklusif dan kolaboratif antara guru dan siswa secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dan memperkuat nilai-nilai keislaman yang diinternalisasi. Bentuk komunikasi yang dilakukan antara siswa dan guru dilakukan tidak hanya mengandalkan komunikasi verbal tetapi juga melibatkan simbol-simbol dan bahasa tubuh yang digunakan dalam interaksi sehari-hari. Guru sebagai agen perubahan sering kali menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sopan serta memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari siswa di sekolah. Selain itu, temuan ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam interaksi sosial dan menekankan pentingnya peran guru serta keterlibatan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan karakter Islami siswa.