cover
Contact Name
Ronal Kurniawan
Contact Email
kurniawanronal09@gmail.com
Phone
+6282282814120
Journal Mail Official
kurniawanronal09@gmail.com
Editorial Address
Jl. Garuda II No.2, Kel. Labuh Baru Timur, Kec. Payung Sekaki Kota Pekanbaru, 28292 Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Biology, Chemistry, Mathematics and Physics Education
ISSN : -     EISSN : 30480086     DOI : https://doi.org/10.61761/biochamp
Core Subject : Science, Education,
Ruang lingkup tulisan yang akan diterbitkan pada jurnal ini antara lain: 1. Strategi, metode, model pembelajaran mencakup biologi, kimia, matematika dan fisika. Pembelajaran berbasis kearifan lokal dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. 2. Media Pembelajaran meliputi pengembangan dan efektivitas penggunaan media pembelajaran, modifikasi alat praktik, dan media pembelajarann berbasis Information and Communication od Technology (ICT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa. 3. Assessment meliputi pengembangan dan pemanfaatan asesmen keterampilan berfikir tingkat tinggi. 4. Bahan Ajar meliputi analisis dan pengembangan lembar kerja siswa dan bahan ajar baik offline maupun online. 5. Kurikulum meliputi analisis dan pengembangan kurikulum. 6. Pengembangan Profesi Guru meliputi pelatihandan pengembangan pengetahuan teknologi, pedagogik, dan konten (TPACK) bagi guru prajabatan dan guru dalam jabatan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2025): Agustus" : 5 Documents clear
Museum Adityawarman Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Sebagai Media Edukasi dan Pelestarian Budaya Lokal Susantri, Sumy; Rizvi, Fharisa Nabila
Jurnal Biochamp Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Science, Technology and Education Care (STEDCA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/biochamp.2.2.46-51

Abstract

Museum Adityawarman merupakan museum yang ada di Sumatera Barat yang tergolong sebagai destinasi pariwisata budaya dan edukasi, yang terletak di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan fungsi Museum Adityawarman dalam pelestarian budaya serta potensinya sebagai media pembelajaran sejarah yang menarik dan edukatif bagi mahasiswa. Penelitian dilakukan pada bulan Februari - Maret 2025 dengan metode survei dan observasi langsung selama kegiatan magang di museum, serta wawancara dengan pengelola museum untuk memperoleh data primer. Data sekunder diperoleh dari dokumen, literatur ilmiah, dan referensi terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Adityawarman memiliki koleksi yang sangat beragam, mencakup koleksi etnografika, historika, arkeologika, hingga seni budaya. Museum ini juga aktif melakukan kegiatan edukasi dan pameran, serta memiliki bangunan bergaya rumah gadang sebagai representasi budaya lokal. Mahasiswa yang melakukan pembelajaran langsung di museum dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan kontekstual terhadap sejarah dan budaya Minangkabau. Oleh karena itu, museum ini memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran, pelestarian, dan pengembangan budaya lokal
Analysis of Class VIII Students' Critical Thinking Ability in Solving Numeration-Based Questions at SMPN 2 Kunto Darussalam Muzayanah, Fitri Isnani; Afri, Lusi Eka; Nurrwahmawati, Nurrahmawati
Jurnal Biochamp Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Science, Technology and Education Care (STEDCA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/biochamp.2.2.52-58

Abstract

This study aimed to describe the critical thinking skills of grade VIII students in solving numeracy-based problems at SMP Negeri 2 Kunto Darussalam. This research used a qualitative approach with a descriptive type. The subjects in this study were class VIII students of SMP Negeri 2 Kunto Darussalam, comprising 25 students. Then, six students, consisting of two students with high scores, two students with medium scores, and two students with low scores, were selected as interview subjects. Data validity was measured using triangulation techniques. The data analysis technique used the Miles and Hubberman (1984) model, which consisted of data reduction, data presentation, and concluding. The results showed that the critical thinking ability of grade VIII students in solving numeracy-based problems at SMP Negeri 2 Kunto Darussalam was moderate, with an average score of 57.8. When viewed from the FRISCO stages, focus was classified as a high category with a value of 2.76, reason was classified as a high category with a value of 2.72, inference was classified as a medium category with a value of 1.2, situation was classified as a medium category with a value of 1.16, clarity was classified as a medium category with a value of 1.52, and overview was classified as a medium category with a value of 1.6.
Observasi tentang Penerapan Mata Pelajaran IPAS di SDN 12 Sungai Sapih Padang, Sumatera Barat Viola, Aprilia Windi; Rizvi, Fharisa Nabila
Jurnal Biochamp Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Science, Technology and Education Care (STEDCA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/biochamp.2.2.40-45

Abstract

Pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter dan pengetahuan siswa, salah satunya melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran IPAS di SDN 12 Sungai Sapih, Padang, dengan fokus pada modul ajar, materi, media, model, dan penilaian pembelajaran. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi selama kegiatan magang pada Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menggunakan modul ajar IPAS sesuai dengan Kurikulum Merdeka, meskipun penerapan aspek berpikir tingkat tinggi (C4) masih terbatas karena kemampuan siswa yang beragam. Materi pembelajaran disampaikan secara kontekstual dan relevan dengan lingkungan sekitar. Media pembelajaran yang digunakan masih terbatas, umumnya menggunakan infokus, namun kurang variatif dalam penggunaan media audio-visual. Model pembelajaran yang diterapkan adalah Problem Based Learning (PBL) yang menyesuaikan dengan latar belakang sosial dan budaya siswa, meskipun masih menghadapi kendala dalam diferensiasi strategi pembelajaran. Penilaian yang dilakukan meliputi asesmen formatif dan sumatif, namun penerapan penilaian berbasis HOTS belum maksimal karena keterbatasan usia dan kemampuan kognitif siswa kelas III. Secara keseluruhan, pembelajaran IPAS sudah berjalan cukup baik namun masih memerlukan penguatan dalam hal inovasi media, pendekatan pembelajaran individual, dan pelatihan guru terhadap Kurikulum Merdeka
Penerapan Pembelajaran IPA di SD Negeri 12 Sungai Sapih: Studi Observasi dalam Konteks Kurikulum Merdeka Viola, Aprilia Windi; Kurniati, Fitri
Jurnal Biochamp Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Science, Technology and Education Care (STEDCA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/biochamp.2.2.32-39

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran esensial dalam pendidikan dasar karena dapat membentuk kemampuan berpikir kritis, logis, dan ilmiah pada siswa. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis sejak dini Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SD Negeri 12 Sungai Sapih dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan fokus pada lima komponen utama pembelajaran IPA, yaitu modul ajar, bahan ajar, media, model pembelajaran, serta asesmen. Hasil observasi menunjukkan bahwa modul ajar masih bersifat konvensional dan belum memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal. Guru telah berupaya menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa dan lingkungan, namun media dan strategi yang digunakan masih terbatas. Asesmen telah dilaksanakan dalam bentuk diagnostik, formatif, dan sumatif, namun belum sepenuhnya mampu mengukur capaian pembelajaran siswa secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan modul ajar berbasis TIK, pelatihan guru, serta inovasi dalam penggunaan media dan asesmen agar pembelajaran IPA di sekolah dasar menjadi lebih efektif dan menarik
The Effect of The Student Facilitator and Explaining Cooperative Learning Model on The Mathematical Problem-Solving Ability of Grade IX Students at Junior High School Tiga Hati Kepenuhan Hulu Purba, Rika Wulandari Br; Arcat, Arcat; Afri, Lusi Eka
Jurnal Biochamp Vol 2 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Science, Technology and Education Care (STEDCA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/biochamp.2.2.59-64

Abstract

This study aims to determine the effect of the cooperative learning model, Student Facilitator and Explaining, on students' mathematical problem-solving abilities in Grade IX of SMP Tiga Hati Kepenuhan Hulu. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The study subjects were Grade IX students divided into two groups: the experimental group, which was taught using the Student Facilitator and Explaining model, and the control group, which was trained using a conventional learning model. Data were collected through a mathematical problem-solving ability test. The hypothesis testing results showed that the t-value (2.37) was greater than the t-table value (2.12) at a significance level of α = 0.05. Therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted. This indicates a significant effect of the Student Facilitator and Explaining cooperative learning model on students’ mathematical problem-solving abilities

Page 1 of 1 | Total Record : 5