JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Jurnal Sains dan Sains Terapan is a prestigious scientific publication dedicated to advancing knowledge and disseminating cutting-edge research in the fields of chemistry, physics, and their practical applications. With a commitment to excellence, the journal publishes two issues per year, providing a platform for scholars, scientists, and researchers to share their latest findings, innovative methodologies, and critical insights. Scope: Chemistry: The journal covers a wide range of topics in chemistry, including organic chemistry, inorganic chemistry, physical chemistry, analytical chemistry, biochemistry, medicinal chemistry, materials chemistry, and environmental chemistry. It welcomes articles that explore fundamental concepts, novel chemical reactions, synthesis and characterization of compounds, computational chemistry, and chemical biology. Physics: The journal encompasses all areas of physics, such as classical physics, quantum mechanics, particle physics, condensed matter physics, astrophysics, nuclear physics, optical physics, and biophysics. It invites submissions on theoretical and experimental studies, theoretical modeling, quantum field theory, electromagnetism, thermodynamics, and the latest discoveries in the realm of physics. Applications: The journal emphasizes the application of chemistry and physics in various fields, including but not limited to materials science, nanotechnology, energy, environmental science, pharmaceuticals, biotechnology, electronics, and telecommunications. It encourages research that showcases practical applications, technological advancements, interdisciplinary approaches, and industrial collaborations.
Articles
31 Documents
Analisis Kadar Timbal (Pb) Terlarut Pada Air Sungai Batanghari Kota Jambi Menggunakan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA)
gusfi marni, lidia;
Saputri, Laila
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 2 No 2 (2024): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v2i2.71
Air merupakan satu zat yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan setelah udara. Air banyak dimanfaatkan sebagai kebutuhan industri serta sarana dan prasarana lainnya. Banyaknya aktivitas manusia di lingkungan perairan tentu akan memberikan dampak negatif yaitu peningkatan kadar logam didalam air karena masukanya limbah yang berasal dari industri, pertanian, pertambangan serta domestik yang memiliki kandungan logam berat. Limbah yang mengandung logam berat seperti timbal yang tinggi dan melampauin baku mutu tentu akan mengakibatkan kerusakan dan mengganggu keseimbangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi tingkat pecemaran yang terjadi pada sungai Batanghari yaitu berdasarkan berapa banyak kadar Timbal terlarut (Pb) dalam sungai Batanghari. Proses pengambilan sampel hanya dilakukan pada satu titik di daerah sepanjang sungai Batanghari yaitu tepat nya di desa Sekernan. Penelitian ini menggunakan parameter dalam pengujiannya yaitu dengan metode Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) secara tungku karbon. Hasil uji didapatkan bahwa air sungai Batanghari memenuhi baku mutu pada kelas I, II, dan III sesuai pada peraturan yang pemerintah tetapkan peraturan pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang pengelolaan kualitas air serta pengendalian pencemaran. Kadar logam timbal terlarut pada sungai Batangahari dengan pengujian duplo yang diperoleh yaitu 0,0195411 mg/L dan 0,20421 mg/L dengan indeks nilai rata- rata sebesar 0,01998115 mg/L. Kata kunci: Air sungai, spektrofotometer serapan atom (SSA), Timbal(Pb)
a Isolasi dari Ekstrak Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) Sebagai Anti Bakteri: Systematic Literatur Review: SLR: Isolasi ekstrak daun pandan sebagai anti bakteri
Utami, Wiji;
Harnita, Nuliyana
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 1 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v1i1.77
Pandan leaves are known as an herbal medicinal plant and are widely used for various diseases. The bioactive compound of pandan leaves has been exhibited to have pharmacological activity as an anti-bacterial. This SLR research aimed to determine the method and type of solvent used to isolate secondary metabolite from pandan leaves. The method used in this research is the PRISMA 2020 using the Publish or Perish application. Articles were obtained from Google Scholar. The evaluation results in this study found that 28 manuscripts fulfil the criteria for isolating natural compounds. Based on the SLR results, it was discovered that the disc diffusion method was frequently employed in this research in ten articles due to its high sensitivity, ease of extraction, and low cost. Meanwhile, ethanol is the most commonly employed solvent in this research because it is inexpensive, low in toxicity, and soluble in water and fat. This study's findings can be utilized to help researchers conduct isolation on natural materials.
A analisis kebakaran lahan di provinsi Jambi kabupaten muaro jambi : A
scendynawa24;
Gusmira, Eva
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 1 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v1i1.80
Kebakaran hutan merupakan salah satu masalah lingkungan yang sering terjadi di Muaro Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur cuaca yang berpengaruh pada kejadian kebakaran hutan di Muara Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data cuaca harian selama periode kebakaran hutan pada tahun 2019 Data cuaca yang dianalisis meliputi suhu, kelembaban relatif, hospot kebakaran dan curah hujan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung rata-rata, nilai minimum, dan nilai maksimum dari masing-masing unsur cuaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat terjadi kebakaran hutan, suhu udara relatif tinggi dengan rata-rata 34,5°C, kelembaban relatif rendah dengan rata-rata 65%, total hospot dengan rata- rata 77,88%, dan curah hujan sangat rendah dengan rata-rata 10 mm per hari. Kesimpulannya, kondisi cuaca yang kering dan berangin menjadi faktor pendorong terjadinya kebakaran hutan di Muaro Jambi. Kata kunci: kebakaran hutan, unsur cuaca, Provinsi Jambi
Pemanfaatan Limbah Stirofoam dan Karet Ban Sebagai Bahan Isolator Panas
Bulan Zurahma, Sania;
Utami, Wiji
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 1 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v1i1.89
Rapid industrial development has caused an increase in the volume of waste such as styrofoam and rubber tires that are difficult to degrade naturally in nature. Utilization of waste as a thermal insulator is one of the best solutions and can overcome environmental problems. This material component has low thermal conductivity properties because of its ability to inhibit heat. The study aims to determine the effectiveness of Styrofoam and rubber tires at each additional thickness of the thermal insulator in retaining heat. This study uses an experimental method by observing the comparison of different material thickness variations, namely 0, 1, 3, 5 cm and measuring the temperature every 5 minute interval, for half an hour. The results of each measurement of the addition of styrofoam and rubber tires at a thickness of 5 cm produced the smallest heat transfer. The results of the average temperature comparison at a thickness of 5 cm of styrofoam were 69.28 ℃ while rubber tires were 67 ℃. This also shows the ability of styrofoam to retain heat better than rubber tires. The data from this study can be used as a reference in the management of styrofoam and rubber tire waste. This research innovation can contribute to the problem of waste that is difficult to degrade naturally.
Pemanfaatan Limbah Kertas dan Kantong Plastik Sebagai Insulator Termal
aisyah;
Wiji Utami;
Yahya Dinata, Rezki
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 1 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v1i1.86
Limbah selalu menjadi isu global terkait permasalahan lingkungan yang masih terus berlanjut dan belum terselesaikan. Kertas dan plastik menjadi limbah yang dominan dihasilkan oleh aktivitas manusia baik itu rumah tangga, pertokoan maupun perkantoran. Setiap orang diperkirakan berkontribusi menyumbang limbah sekitar 13,43 kg per tahun. Salah satu solusi pengolahan limbah kertas dan plastik yaitu dengan mendaur ulang menjadi alternatif material insulator termal. Efektivitas suatu material sebagai isolasi termal dipengaruhi oleh polimer yang menyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji stabilitas termal kertas dan kantong plastik sebagai bahan baku insulator termal berdasarkan ketebalan material terhadap perubahan suhu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang diujikan pada botol dengan penambahan variasi ketebalan material 0, 1, 3, dan 5 cm. Pengamatan suhu dilakukan setiap 5 menit sekali untuk melihat efisiensi material dalam menghambat panas. Berdasarkan hasil penelitian limbah kertas dan plastik berpotensi sebagai insulator. Akan tetapi, plastik masih lebih unggul dalam menghambat panas. Data hasil pengamatan membuktikan bahwa limbah plastik lebih optimal dibandingkan limbah kertas pada ketebalan insulator 1 dan 3 cm. Telah terbukti bahwa suhu awal botol 70oC tidak turun drastis setelah ketebalannya ditambah. Sementara itu, kertas lebih stabil dalam menghambat panas setelah ketebalannya ditambah 5 cm. Ketebalan material akan sangat berpengaruh terhadap isolasi panas. Hal ini juga dapat disebabkan oleh partikel kertas yang berpori dan tidak stabil terhadap kelembapan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan material insulator termal berbasis kertas dan plastik. Kata kunci: Kertas, Plastik, Insulator termal, Limbah
ANALISIS KONTAMINASI DAN KARAKTERISASI MIKROPLASTIK PADA AIR DANAU SIPIN, KOTA JAMBI
Siti, Siti Nurbaya
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 1 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v1i1.88
Mikroplastik merupakan partikel plastik yang memiliki diameter berukuran kurang dari 5 mm. Keberadaan mikroplastik di Perairan Danau Sipin Kota Jambi memerlukan perhatian lebih akibat dari adanya aktivitas masyarakat sekitar yang dapat mencemari perairan danau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik berdasarkan jumlah, warna, dan jenis serta gugus kimia yang ada di Danau Sipin Kota jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengambilan sampel di enam (6) titik menggunakan alat plankton net 200 micron dengan pengamatan Mikroskop Binokuler dan FTIR (Fourier Transform Infrared). Hasil pengamatan menggunakan mikroskop binokuler menunjukkan bahwa keberadaan mikroplastik pada sampel berupa mikroplastik bentuk fiber, fragmen dan film. Hasil uji Spektrofotometri FT-IR menunjukkan bahwa berdasarkan analisis panjang gelombang dengan lengkukan dan wavenumber yang memiliki nilai 1636 cm-1 yang mendekati 1718 cm-1, maka jenis polimer yang sering ditemukan adalah Polyethylene (PET atau PETE). Sementara itu pada nilai wavenumber 1015 cm-1, 1635 cm-1, 3297 cm-1 dari hasil nilai tersebut diketahui adanya gugus CH merupakan jenis polimer High Density Polyethylene (HDPE). Selanjutnya pada ditemukan nilai wavenumber adalah 1015 cm-1, 1636 cm-1, 3295 cm-1 dari hasil nilai tersebut diketahui adanya gugus yang diduga jenis polimer Polyethylene Terephthalate (PET).
Pengaruh Katalis CaO Terhadap Degradasi Limbah Cair Batik Jambi dengan Penyinaran Matahari, Lampu UV-Ozon, dan Lampu LED
Aisyah;
Ardiansyah;
Wiji Utami
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 2 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v1i2.92
Industri tekstil, termasuk produksi batik di Jambi, menghasilkan limbah cair signifikan yang mengandung pewarna anionik sintetik berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas degradasi fotokatalitik menggunakan katalis CaO dari cangkang kerang bambu yang dikalsinasi pada suhu 800°C untuk mengolah limbah batik Jambi. Metode ini dibandingkan dengan pendekatan konvensional seperti koagulasi, oksidasi kimia, dan filtrasi membran yang memiliki keterbatasan dalam aspek biaya dan keberlanjutan. Eksperimen dilakukan dengan variasi sumber cahaya (matahari, UV-Ozon, dan LED) serta waktu kontak 60, 90, dan 120 menit menggunakan katalis CaO optimum 0,03 g. Hasil menunjukkan bahwa penyinaran cahaya matahari dengan katalis mencapai efisiensi degradasi tertinggi sebesar 75,39%, diikuti oleh lampu LED (60,38%) dan UV-Ozon (54,15%). Spektrum cahaya matahari yang luas dan intensitas tinggi dinilai lebih efektif dalam memfasilitasi reaksi fotodegradasi. Hal ini menunjukkan bahwa metode penyinaran yang tepat, dikombinasikan dengan katalis yang efektif, dapat meningkatkan efisiensi pengolahan limbah cair batik secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa katalis CaO dari cangkang kerang bambu merupakan solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi degradasi limbah cair batik, dengan cahaya matahari sebagai sumber energi paling optimal. Temuan ini menawarkan alternatif terkait pengelolaan limbah tekstil yang lebih efektif dan ekonomis.
Identifikasi Logam Berat pada Limbah Cair Batik Menggunakan Inductively Coupled Plasma-Mass Spectrometry: Kandungan Logam Berat Dalam Limbah Batik
mu71-ara_in10da, mu71-ara_in10da;
Utami, Wiji
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 2 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v1i2.130
Limbah cair batik mengandung polutan logam berat yang berbahaya bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan konsentrasi logam berat dalam limbah cair batik dari delapan lokasi industri di Jambi (Sampel I-VIII). Sampel limbah cair dianalisis menggunakan instrumen Inductively Coupled Plasma-Mass Spectrometry (ICP-MS). Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi konsentrasi 13 jenis logam berat Ag, As, Cd, Cr, Co, Cu, Fe, Hg, Mn, Ni, Pb, Sn dan Zn dengan beberapa logam Ag, Cd, Hg melebihi baku mutu Permen LHK No. 5 Tahun 2014. Penggunaan ICPMS pada limbah cair batik Jambi adalah cara inovatif untuk mengetahui pencemaran logam berat secara lebih tepat. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang dampak limbah batik terhadap lingkungan dan kesehatan di Jambi, serta membantu pengembangan strategi pengelolaan limbah yang lebih baik.
Analisis Kadar Chemical Oxigen Demand (COD) pada Sampel Air Limbah Domestik dengan Spektrofotometer UV-Vis
Aryana, Hera
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 2 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v3i2.123
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada air limbah domestik dengan metode spektrofotometeri Uv-Vis. Limbah domestik diketahui memiliki kandungan zat organik yang cukup tinggi dan berisiko mencemari lingkungan jika tidak melalui proses pengolahan yang tepat. Prosedur analisis mengacu pada SNI 6989.2:2019 dengan penggunaan digestion solution dan asam sulfat sebagai reagen oksidasi, serta pengukuran absorbansi pada panjang gelombang tertentu. Hasil pengujian sampel menunjukkan kadar COD berada dalam rentang 82,2 hingga 87,7 mg/L, yang masih tergolong di bawah batas maksimum sesuai dengan baku mutu yang dijelaskan dalam Peraturan Menteri LHK No.P.68/MENLHK/SETJEN/KUM/18/2016 yaitu sebesar 100 mg/L. Hasil ini menjelaskan jika air limbah tersebut masih dalam kategori aman untuk dibuang ke lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin terhadap air limbah domestik guna menjaga kualitas perairan dan mencegah pencemaran lingkungan yang lebih luas. Selain itu, metode spektrofotometri UV-Vis terbukti efektif dalam mengukur kadar COD pada sampel air limbah.
Desain Pengering Makanan dan Analisis Neraca Massa Pada Pembuatan Tepung Sawi
Erwan Adi Saputro;
Mutasim Billah;
Ardika Nurmawati;
AR Yelvia Sunarti;
Elene Afrisia Efendi
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 2 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/jssit.v3i2.137
The majority of the residents of Giripurno Village rely on activities in the agricultural and plantation sectors. One of the plantation commodities with high prospects in the area is mustard greens. Until now, the harvested mustard greens from local plantations have generally been marketed in fresh form without undergoing any processing. However, this commodity has the potential to generate various processed products with higher economic value if handled appropriately. One form of processing that can be carried out is converting mustard greens into flour. Therefore, this study focuses on the design of a simple drying device (food dehydrator) and the mass balance analysis in the mustard flour production process. This research was conducted using literature review, the design of a box-type insulated dryer equipped with incandescent lamp heating elements and a temperature control system, and the mass balance analysis of mustard flour production. Based on the analysis of the first experiment, 12 grams of mustard flour were obtained from 150 grams of fresh mustard greens. In the second experiment, 15 grams of mustard flour were obtained from 175 grams of fresh mustard greens.