cover
Contact Name
Nur Komariah
Contact Email
dr.nurkomariah@gmail.com
Phone
+6285362575950
Journal Mail Official
jampijampiislam678@gmail.com
Editorial Address
Jl. Suhada Kel. Tembilahan Barat, Kec. Tembilahan Hulu, Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam
Published by Cv. Pustaka An Nur
ISSN : 30483484     EISSN : 30464595     DOI : 10.62058
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam mefokuskan pada penerbitan artikel tentang: 1. Manajemen Kepala Sekolah 2. Manajemen Pendidik dan Peserta didik 3. Manajemen Tenaga Kependidikan 4. Manajemen Sekolah dan Madrasah 5. Manajemen Kurikulum 6. Manajemen Kelas 7. Manajemen Pendidikan Luar Sekolah 8. Manajemen Keuangan Pendidikan 9. Manajemen Teknologi Pendidikan 10. Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Pendidikan 11. Manajemen Pembelajaran 12. Manajemen Evaluasi Pendidikan 13. Manajemen Perencanaan Penddidikan 14. Manajemen konflik dalam Pendidikan
Articles 34 Documents
KONSEP MUTU PENDIDKAN QUALITY MANAJEMEN, QUALITY CONTROL DAN QUALITY ASSURANCE Mhd Nur Husna
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Article
Publisher : CV. Pustaka An Nur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62058/jampi.v3i1.161

Abstract

Manajemen peningkatan mutu pendidikan memiliki peran sangat penting untuk di implementasikan secara terus menerus dan berkesinambungan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan Lembaga Pendidikan dalam memenuhi tuntuan kebutuhan peserta didik dan masyarakat agar mampu bersaing di tengah-tengah era informasi dan globalisasi. Dalam jurnal artikel ini penulis tergugah untuk mengetahui bagaimana, Konsep mutu Pendidikan Quality Manajemen, Quality Assuran dan Quality Control pada suatu Lembaga Pendidikan, agar kita benar-benar dalam mengimplementasikannya dapat mencapai tujuan ideal sebagai sebuah lembaga pendidikan lebih optimal dan memuaskan bagi penerima jasa Pendidikan itu sendiri. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan Literature Review atau tinjauan pustaka. Metode ini berfungsi untuk mengumpulkan serta menganalisis data atau informasi yang berkaitan dengan topik tertentu dari berbagai referensi, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, internet, tesis, maupun laporan penelitian lainnya. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa setiap lembaga pendidikan yang ingin maju dan berkembang harus memperhatikan manajemen mutu Pendidikan, mengelolanya dengan baik serta mewujudkannya dengan professional sehingga dapat menghasilkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas di Lembaga tersebut.
MENINGKATKAN PENJAMINAN MUTU DALAM PENDIDIKAN TINGGI INDONESIA: PERSPEKTIF KERANGKA GANDA Rajeiyani Rajeiyani
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Article
Publisher : CV. Pustaka An Nur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62058/jampi.v2i2.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan kerangka ganda dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, yaitu melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi kontribusi kedua kerangka tersebut dalam mendorong pengembangan institusi serta peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis tematik terhadap dokumen kebijakan, literatur, dan temuan empiris. Hasil kajian menunjukkan bahwa SPMI memberikan landasan bagi proses peningkatan mutu yang sistematis melalui siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Keberhasilan implementasi SPMI sangat dipengaruhi oleh tingkat otonomi institusi, kualitas kepemimpinan, dan kapasitas manajerial. Perguruan tinggi yang menerapkan kepemimpinan efektif cenderung menunjukkan keterlibatan pemangku kepentingan yang lebih tinggi, pengembangan kapasitas dosen yang lebih optimal, serta kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman. Analisis SWOT terbukti menjadi alat penting dalam penilaian diri institusi guna mengidentifikasi kekuatan dan tantangan secara strategis. Data kuantitatif menunjukkan bahwa institusi dengan budaya mutu yang kuat melaporkan tingkat kepuasan mahasiswa dan keterjangkauan kerja hingga 30% lebih tinggi dibanding institusi lain. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi secara optimal hanya dapat dicapai melalui penerapan holistik dan adaptif dari kedua kerangka penjaminan mutu (SPMI dan SPME), yang diperkuat oleh kepemimpinan etis serta reformasi yang disesuaikan dengan konteks institusional. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perumusan kebijakan dan strategi pengelolaan mutu di perguruan tinggi, khususnya di Indonesia dan negara berkembang lainnya.
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN MUADALAH Siti Kamariah
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Article
Publisher : CV. Pustaka An Nur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62058/jampi.v3i1.162

Abstract

Pendidikan muadalah merupakan bentuk inovasi dalam sistem pendidikan pesantren yang telah memperoleh pengakuan formal dari negara melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Sistem ini memadukan kurikulum khas pesantren dengan standar nasional pendidikan tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional Islam. Namun, legalitas formal ini membawa konsekuensi pada tuntutan kualitas dan relevansi pendidikan muadalah di tengah dinamika masyarakat dan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, sistem penjaminan mutu menjadi aspek fundamental dalam menjamin keberlangsungan dan daya saing pendidikan muadalah. Penjaminan mutu dalam konteks ini mencakup manajemen lembaga, kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum integratif, serta pelibatan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dan evaluasi. Artikel ini membahas konsep dasar pendidikan muadalah, landasan yuridisnya, karakteristik kelembagaannya, serta strategi implementasi penjaminan mutu yang relevan dan kontekstual. Selain itu, dibahas pula tantangan yang dihadapi lembaga muadalah seperti keterbatasan SDM, infrastruktur, pemahaman tentang mutu, serta belum terbentuknya budaya mutu yang menyeluruh. Peran pemerintah juga diulas secara mendalam, mulai dari aspek regulasi, fasilitasi pelatihan, dukungan sarana, hingga penguatan sistem akreditasi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, tulisan ini bertujuan memberikan kontribusi akademik dan praktis dalam pengembangan sistem mutu pendidikan Islam berbasis pesantren. Diharapkan, strategi-strategi yang ditawarkan mampu menjadikan pendidikan muadalah sebagai model pendidikan Islam yang unggul secara spiritual, akademik, dan manajerial di era globalisasi.
INTEGRASI ISLAM DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Anas Nazarsyah; Kadar M. Yusuf
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Article
Publisher : CV. Pustaka An Nur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62058/jampi.v3i1.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi antara Islam dan sains, khususnya fisika, dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, serta mengidentifikasi implementasi integrasi tersebut untuk menciptakan pembelajaran yang holistik, bermakna, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder yang meliputi kitab tafsir, kitab hadis, literatur fikih klasik dan kontemporer, jurnal ilmiah nasional terakreditasi, buku-buku pendidikan Islam, serta literatur sains fisika. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) secara sistematis dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Islam dan sains dalam pembelajaran fisika dapat dilakukan melalui pendekatan integrasi-interkoneksi yang menempatkan Al-Qur'an sebagai landasan utama dan sumber inspirasi, sementara sains berperan sebagai alat untuk menjelaskan ayat-ayat kauniyah. Beberapa contoh konkret integrasi meliputi: (1) materi energi dan perubahannya dikaitkan dengan QS. An-Nahl ayat 12; (2) Materi Tata Surya dikaitkan dengan QS. Al-Anbiya' ayat 33, QS. Yasin ayat 38, dan QS. Az-Zariyat ayat 7; (3) materi gelombang bunyi dan cahaya dikaitkan dengan QS. Al-A'raf ayat 78, QS. Az-Zumar ayat 68, QS. An-Nur ayat 35; (4) Materi gaya dan gerak dikaitkan dengan QS. Ar-Ra'd ayat 11, QS. Maryam ayat 25, dan QS. Al-Waqiah ayat 4-6. Integrasi Islam dan sains dalam pembelajaran fisika tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik, tetapi juga memperkuat keimanan, membentuk akhlak mulia, serta menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab moral. Pendekatan ini menjadi solusi atas dikotomi ilmu agama dan ilmu umum sekaligus mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional.

Page 4 of 4 | Total Record : 34