cover
Contact Name
Nury Firdausia
Contact Email
babaazzamizzah@gmail.com
Phone
+6281216332359
Journal Mail Official
rabbayanistaima@gmail.com
Editorial Address
JL. Cengger Ayam DLM No. 24, Kel. Tulusrejo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, Kode Pos 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rabbayani: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami
ISSN : -     EISSN : 28093143     DOI : -
RABBAYANI intends to publish a high standard of theoretical or empirical research articles within the scope of Islamic education, which include but are not limited to Tafsir Tarbawi, Hadith Tarbawi, Studies of Islamic Education, Studies of Sufism, Science of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Management of Islamic Education, Evaluation of Islamic Education, Curriculum Development of Islamic Education, Learning and Teaching Strategies and Modern Education Problems.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2021)" : 5 Documents clear
Implementasi Model Discovery Learning dalam Pembelajaran Ilmu Hadis Berbasis Kurikulum 2013 Rosidin, Rosidin; Putri, Choirur Rizky Trisna
RABBAYANI: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dalam Kurikulum 2013 diorientasikan pada penguasaan keterampilan Abad 21, terutama keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration). Implikasinya, guru dituntut menerapkan model pembelajaran kekinian yang relevan dengan karakteristik pembelajaran Abad 21. Discovery Learning adalah salah satu model pembelajaran kekinian yang memenuhi standar Kurikulum 2013 dan keterampilan Abad 21, sehingga relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam). Artikel ini mengetengahkan kilasan teori model Discovery Learning, disertai dengan alternatif implementasinya dalam pembelajaran Ilmu Hadis di Kelas X Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MA-PK) melalui 7 sintaks, yaitu: Sintaks 1: Stimulasi; Sintaks 2: Pernyataan atau Identifikasi Masalah (dan rumusan Hipotesis). Sintaks 3: Pengumpulan Data. Sintaks 4: Pengolahan Data. Sintaks 5: Pembuktian. Sintaks 6: Simpulan dan Generalisasi. Sintaks 7: Review dan Evaluasi. Sintaks 1 dan 7 dilaksanakan oleh pendidik, sedangkan sintaks 2-6 dilaksanakan oleh peserta didik. Temuan artikel ini dapat diduplikasi maupun diadaptasi oleh pendidik (guru, dosen, ustadz) dalam pembelajaran PAI, dengan memenuhi standar 7 (tujuh) sintaks model Discovery Learning.
Efektivitas Metode Sosiodrama Berbasis Project Film dalam Internalisasi Akhlak pada Siswa SMP Negeri 16 Malang Rafidha, Lilik; Mutholingah, Siti; Sulistyo, Budi
RABBAYANI: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan zaman yang hadir di era melineal adalah dekadensi moral. Mirisnya hal tersebut juga menjangkiti kaum pelajar. Meningkatnya angka kriminalitas yang dilakukan pelajar adalah indikasi hal ini. Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan perangkat pendidikan akhlak yang melingkupi di dalamnya, harus muncul sebagai garda paling depan dalam ikut serta menanggulangi hal tersebut. Mengingat betapa pentingnya materi akhlak, maka harus diupayakan tingkat keberhasilan yang signifikan. Sayangnya, PAI masih kurang diterima oleh peserta didik, dikarenakan penyampaian guru PAI yang terkesan monoton dan membosankan dengan pendekatan teacher centered. Artikel ini mengulas implementasi metode sosiodrama berbasis project film, dalam mata pelajaran PAI dan efektivitasnya terhadap internalisasi akhlak peserta didik di SMP Negeri 16 Malang. Data diperoleh melalui penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Ada dua temuan utama artikel ini. Pertama, implementasi metode sosiodrama dapat dilakukan secara kreatif, tanpa harus terpaku pada teori-teori terkait metode sosiodrama. Misalnya, project film yang dikreasi oleh peserta didik dan ditayangkan melalui ruang virtual seperti google meet, sebagai alternatif pembelajaran daring saat pandemi. Kedua, efektivitas metode sosiodrama berbasis project film dalam internalisasi akhlak peserta didik pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik, sebagaimana yang terbukti pada peserta didik di SMP Negeri 16 Malang. 
Kontribusi IPTEK pada Golden Age Dinasti Abbasiyah dan Implikasinya bagi Revitalisasi Umat Muslim di Indonesia mahrus, mahrus; Zuroida, Chofifatin Nur
RABBAYANI: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat muslim pernah menorehkan prestasi gemilang yang mengubah wajah dunia zaman dulu hingga sekarang, tepatnya pada periode golden age (era keemasan) di masa Dinasti Abbasiyah, terutama saat dipimpin Khalifah Harun al-Rasyid dan al-Ma’mun. Artikel ini mengetengahkan contoh kontribusi global yang dihasilkan oleh ilmuwan muslim dalam bidang matematika, kedokteran, astronomi dan fisika; yang jejaknya masih dapat dilacak pada iptek zaman kekinian, seperti pemanfaatan angka nol dan algoritma bagi dunia digital. Selanjutnya, artikel ini memberikan pemaknaan terhadap era keemasan tersebut dalam konteks revitalisasi umat muslim di Indonesia. Bentuk revitalisasi yang direkomendasikan adalah diseminasi integrasi agama dan sains, optimalisasi produk iptek yang kreatif-inovatif, serta politik dan kebijakan pendidikan yang mendukung perkembangan iptek di Indonesia.
Urgensi Penggunaan Modul Pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) bagi Siswa dalam Belajar Dari Rumah (BDR) Mas’udah, Laili; Abu Bakar, M. Yunus
RABBAYANI: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan juga nilai-nilai keIslaman dengan cara yang menarik dan menantang, agar segala potensi peserta didik dapat tersalurkan secara positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka dan dilengkapi data sekunder berupa hasil angket. Mulai pertengahan Maret 2020, terdapat kebijakan baru terkait Belajar Dari Rumah (BDR) yang berprinsip memberikan pengalaman belajar bermakna, aktivitas yang bervariasi dan mempertimbangkan akses fasilitas BDR. Modul adalah salah satu metode penyampaian pesan dan aktivitas belajar yang perlu dan penting di masa pandemi. Pendidik dituntut dapat mengembangkan modul interaktif yang tepat dan menarik, agar pembelajaran PAI dalam BDR dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Hasil angket menunjukkan 82,5% responden menjawab perlunya modul interaktif (yang memuat audio visual); 92% responden menyatakan modul interaktif mampu membantu peserta didik untuk memahami materi pembelajaran; dan 82% responden menyatakan bahwa modul pembelajaran memudahkan siswa dalam belajar saat BDR.
Pembelajaran Luring di Pesantren Masa Pandemi Covid-19 dari Perspektif Pemeliharaan Jiwa-Raga (Hifzh Al-Nafs) Roy Syidin, M. R
RABBAYANI: Jurnal Pendidikan dan Peradaban Islami Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam non-formal yang menyelenggarakan pembelajaran secara luring pada era new normal, kendati lembaga-lembaga pendidikan Islam formal seperti sekolah, madrasah dan perguruan tinggi, mayoritas menerapkan pembelajaran daring. Dalam artikel ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian pustaka dan teknik analisis isi yang disajikan secara deskriptif-analitik. Temuan artikel ini adalah kebijakan pembelajaran luring di pesantren dilandasi oleh pandangan teologis terkait relasi wabah dan ajal, seperti pemahaman terhadap Surat al-Baqarah [2]: 243. Sedangkan dalam praktiknya, pesantren mengedepankan prinsip Hifzh al-Nafs (memelihara jiwa-raga) pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran luring, sehingga pengelola pesantren melakukan langkah-langkah strategis sesuai dengan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Masa Pandemi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Hasilnya, pembelajaran luring di pesantren terlaksana dengan rutin, namun tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan nyawa civitas akademika pesantren.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5