cover
Contact Name
Eli Amaliyah
Contact Email
eli.amaliyah@untirta.ac.id
Phone
+6287839458825
Journal Mail Official
syafrina@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. No.71 Letnan jidun, Kepandean
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27751511     DOI : 10.62870/jik.v5i1.25858
Core Subject : Health,
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan contains publications in the field of nursing. Since 2020 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan also covers the issues of nursing. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan is published by Department of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, with the e-ISSN 2775-1511. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan has become a CrossRef Member since year 2023 with prefix 10.62870. Therefore, all articles published by Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatanwill have unique DOI number since Vol. 4, No. 1, April 2023. Since Vol. 4, No. 1, April 2023 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan uses Anti-Plagiarism Software "Turnitin" to check the authenticity article.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 6 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT DAN BIDAN TENTANGPENATALAKSANAAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN LALU LINTAS DI UGD PUSKESMAS GUNUNG SARI KECAMATAN GUNUNG SARI KABUPATEN SERANG amaliyah, eli
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v1i1.14336

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengambil judul Gambaran Pengetahuan Perawat dan Bidan Tentang Pertama Pada Kecelakaan Lalu Lintas Di IGD Puskesmamas Kecamatan Gunung Sari Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Serang Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 31 orang perawat dan bidan di Puskesmas Gunung Sari Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Serang. , yaitu seluruh populasi dalam penelitian ini. Dengan demikian teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Sedangkan data penelitian meliputi aspek pemahaman, penerapan, dan evaluasi terhadap penanganan pertolongan pertama pada lalu lintas. kecelakaan (P3K), diperoleh dengan menggunakan instrumen kuisioner dengan skala Likert.Hasil penelitian, pemahaman manajemen terkait P3K membuktikan bahwa Perawat dan Bidan sangat sadar dalam melakukan pertolongan bagi korban harus diperiksa teliti memeriksa korban kecelakaan.Perawat dan Bidan memahami tindakan pertama yang harus dilakukan untuk membantu para korban, dan memelihara serta sebelumnya ent kerusakan yang lebih besar. Terkait aspek manajemen aplikasi P3K, Perawat dan Bidan mampu melaksanakan manajemen P3K dengan baik, dan seringkali diwujudkan dengan selalu menerapkan prinsip-prinsip manajemen P3K dalam membantu korban kecelakaan. Terkait aspek evaluasi manajemen P3K, Perawat dan Bidan Menunjukkan integritas dan tanggung jawab Perawat dan Bidan yang tinggi, selalu dan sering memastikan korban dapat diatasi atau korban dianggap berasal dari rumah sakit, menilai keberhasilan tindakan yang diberikan kepada korban. Kata kunci: P3K
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUANG HEMODIALISIS RS. DRADJAT PRAWIRANEGARA rustiawati, epi
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v1i1.14332

Abstract

Keberhasilan hemodialisis salah komponennya adalah kepatuhan pasien terdiri dari kepatuhan dalam pembatasan cairan. Ketidakpatuhan terhadap cairan akan menyebabkan sesak nafas, kram otot, pusing, cemas, panik, edema paru dan hipertensi. Efikasi diri adalah keyakinan seseorang akan keberhasilan dalam melakukan perawatan diri sehingga akan meningkatkan kepatuhan terhadap regimen terapeutik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui  hubungan efikasi diri dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien hemodialisis di ruang Hemodialisis RSU dr. Dradjat Prawiranegara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian metode cross-sectional dengan jumlah sampel 76 dengan tehnik purposive sampling. Hasil penelitian menemukan ada hubungan bermakna antara efikasi diri dengan kepatuhan pembatasan cairan Perlu adanya langkah peningkatan pelayanan keperawatan pada pasien hemodialisis dengan meyusun dan menerapkan  standar prosedur operasional training efikasi diri pasien untuk meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan.
Foot Massage Reduce Post Operation Pain Sectio Caesarea At Post Partum Sari, Dewi Nurlaela
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v1i1.7457

Abstract

ABSTRACTSectio Caesarea is an alternative action in the delivery process to save the mother and fetus. Mothers with section Caesarea surgery are performed surgically on the abdominal wall and uterine wall. The most frequent impact felt by the postpartum with postoperative cesarean section is pain. The pain will affect disturbed bounding attachments, limited mobilization, Activity Daily Living (ADL) will be disrupted and will affect the Early Breastfeeding Initiation (IMD). The care provided is limited to pharmacological therapy compared to non-pharmacology. Foot massage is one of the non-pharmacological therapies that can help close the gates in the posterior horns of the spinal cord and block parts of pain from the central nervous system. The purpose of this study was to determine the effect of foot massage on pain scales on postoperative Caesarea client in AMC Hospital. This research is pre-experimental research with one group pre-test and post-test design approach. The number of samples used amounted to 27 people using purposive sampling techniques. The instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS) and foot massage work procedures. Respondents performed foot massage for 20 minutes for 2 days. Data were analyzed using a Wilcoxon test. The results showed that more than half of the clients post section Caesarea was on the pain scale 6 before foot massage and almost half had a pain scale 3 after foot massage and the p-value = 0.000 was obtained, so it was concluded there was an influence of foot massage on the pain scale on the client postoperative cesarean section. It is hoped that the hospital can  make foot massage an alternative non-pharmacological management for pain management Keywords: Foot Massage; Post Partum; Pain; Caesarean Sectio
GAMBARAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEGAWAT-DARURATAN DI UGD PUSKESMAS GUNUNG SARI KABUPATEN SERANG Lestari, Erna
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v1i1.14333

Abstract

Di Indonesia, Puskesmas merupakan tulang punggung pelayanan kesehatan tingkat pertama. Konsep puskesmas dilahirkan tahun 1968. Dalam konteks otonomi daerah seperti saat ini, Puskesmas mempunyai peran yang sangat vital sebagai institusi pelaksana teknis. Dalam pasal 32 Undang – Undang No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan menjelaskan bahwa dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu. Sehingga dalam hal ini puskesmas membuka pelayanan kegawat-daruratan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kegawatdaruratan di UGD Puskesmas Gunung Sari Kabupaten Serang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik yaitu untuk melihat gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kegawat daruratan di UGD Puskesmas Gunung Sari. Analisa data dilakukan untuk melihat gambaran kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan pada dimensi keandalan responden merasa cukup puas (76,7%), dimensi daya tanggap responden menyatakan cukup puas (73,3%), pada dimensi keamanan responden merasa cukup puas (60%), pada dimensi empati responden merasa cukup puas (86,7%), pada dimensi bukti fisik responden merasa cukup puas (73,3%). Dari hasil uji statistik, sebagian besar responden menyatakan cukup puas (66,7%) dengan pelayanan di UGD Puskesmas Gunungsari. Kata Kunci : Kepuasan, Puskesmas, UGD
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA PERAWAT DAN BIDAN DI PUSKESMAS GUNUNG SARI KABUPATEN SERANG Dewi, Nelly Hermala
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v1i1.14334

Abstract

Perawat dan  bidan yang bertugas di puskesmas diharapkan mempunyai pengethuan tentang bantuan hidup dasar. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan bantuan Hidup dasar pada perawat dan bidan di Puskesmas Gunung Sari Kabupaten Serang. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental, desain posttest dengan kelompok control yang dilakukan di Puskesmas Gunung Sari Kabupaten Serang dari bulan Maret sampai Desember 2018. Jumlah sampel 10 orang. Alat pengumpulan data adalah lembar cheklist. Analisis menggunakan univariat dengan  rata-rata pengetahuan bantuan hidup dasar dan analisis bivariat dengan uji T dependen. Hasil penelitian didapatkan  pengetahuan rata-rata bantuan hidup dasar  pendidikan  kesehatan  adalah  4,20, sedangkan untuk pengethuan bantuan hidup dasar setelah pendidikan kesehatan  rata-rata pengetahuannya adalah 11,30.  Terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata pengetahuan bantuan hidup dasar perawat dan bidan  antara sebelum pendidikan kesatahatan dengan setelah pendidikan kesehatan ditandai nilai p= 0,00.  Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada teman sejawat khususnya perawat dan bidan dapat menguasai dan melaksanakan pemberian bantuan hidup dasar pada pasien yang mengalami henti napas dan henti paru. Kata kunci:Bantuanhidupdasar, perawat, bidan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEBERHASILAN BANTUAN HIDUP DASAR RESUSITASI JANTUNG PARU DI UNIT GAWAT DARURAT RSD DR. DRAJAT PRAWIRANEGARA KABUPATEN SERANG sulastri, tuti
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v1i1.14335

Abstract

Resusitasi Jantung Paru yang dilakukan  pada pasien  yang  mengalami  kegawatdaruratan  pada jantung  dan paru  merupakan suatu tindakan kritis yang  harus segera dilakukan baik perawat maupun dokter dengan responsive time 0 detik dan memiliki kompetnsi dalam melakukan Resusitasi jantung paru (RJP). Strategi RJP bertujuan untuk menolong pasien yang mengalam henti napas atau henti jantung agar tetap hidup. RJP modern telah banyak perubahan dan perkembangan besar dalam melakukan resustasi, ( journal ANA  2008). Dari studi pendahuluan di Unit gawat darurat RSU dr.Drajat Prawiranegara yang dilakukan  dengan melihat laporan pasien yang telah mendapat RJP, terhitung  dari bulan Juli sampai Agustus 2018 didapatkan data bahwa 136 pasien dengan berbagai kasus yang meninggal di UGD yang telah dilakukan RJP, prosentase keberhasilannya belum terukur, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif korelasi, Hasil penelitian kemampuan perawat yang meliputi masa kerja nilai R 0.418 artinya mempengaruhi tapi skala  sedang, berdasarkan pelatihan nilai R   0.341 artinya memiliki pengaruh yang Rendah, Kedalam kompresi memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap keberhasilan RJP serta kondisi pasien nilai R 0.482  memiliki pengaruh yang sedang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa yang menjadi factor yang sangat kuat dalam keberhasilan RJP secara statistika adalah kedalam kompresi > 5 cm dan <6cm, dan hasil ini sesuai secara teori maupun standarisasi AHA  (Asosiasi Heart America ) 2015, yang menjadi Guidelines for CPR and ECC  secara internasional. Kata  Kunci : Resusitasi Jantung Paru , UGD.

Page 1 of 1 | Total Record : 6