cover
Contact Name
Ida Marina
Contact Email
pebriantimarina@gmail.com
Phone
+6281312789159
Journal Mail Official
pebriantimarina@gmail.com
Editorial Address
perum alam jaya residence blok J8 sukahaji, majalengka jawa barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Innovation and Research in Agriculture
Published by Papanda Publisher
ISSN : -     EISSN : 29647312     DOI : DOI : https://doi.org/10.56916/jira
Journal of Innovation and Research in Agriculture (JIRA), with ISSN 2964-7312, is a peer-reviewed bi-annual journal published by Papanda Publisher. This journal covers all aspects of agricultural research including Animal Science and Fisheries, Agribusiness, Agricultural Technology, and Agriculture and Bioscience. Manuscripts with either basic, applied, or advanced studies are accepted. Each of the manuscripts needs to be completed with well design method and a systematic review of previous works. This journal aims to provide academic insights for policymakers, as well as valuable references for further studies. All manuscripts are double-blind refereed before acceptance.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022)" : 5 Documents clear
RESPON PEMBERIAN PUPUK DASAR ORGANIK DAN KEDALAMAN LUBANG TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG HIBRIDA Angga Adriana Imansyah; Krisna Rizki Firdaus; Ramli
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.242

Abstract

Kebutuhan jagung meningkat dari tahun ke tahun dalam jumlah yang cukup tinggi karena permintaan dari industri pakan ternak yang semakin meningkat sehingga mempengaruhi petani dalam pembaruan teknik budidaya yang dilakukan. Teknik budidaya yang baik dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil produktifitas tanaman jagung. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan adalah kedalaman penanaman dan pemberian dosis. Penelitian ini dilakukan kebun percobaan yang berlokasi di Kp. Genteng, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, RT 02 RW 09 yang dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2022 menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan 2 interaksi terdapat 2 faktor, faktor pertama 3 level perlakuan tanah dan faktor kedua 3 level perlakuan kedalaman lubang tanam pada masing-masing unit percobaan. Faktor pertama Tiga level perlakuan tanah adalah perlakuan pemberian dosis T0 (0 g/tanaman) T1 (32 g/tanaman) dan T2 (252 g/tanaman). Faktor kedua Tiga level perlakuan kedalaman lubang tanam adalah K1 (3cm) K2 (5cm) dan K3 (7cm). Hasil penelitian menujukan Pemberian beberapa dosis pupuk organik berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman dengan perlakuan paling baik. Kedalaman lubang tanam berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan panjang akar. Interaksi beberapa dosis pupuk dengan kedalaman lubang tanam berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman yaitu T1K3, pada jumlah daun yaitu T0K3 dan panjang akar yaitu T0K2.
ANALISIS PEMASARAN MANGGA GEDONG GINCU (MANGIFERA INDICA) Hikmah Riana Sah Roni; Dinar Dinar; ida Marina
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.243

Abstract

Mangga adalah jenis buah tropis yang digemari masyarakat di dunia dan menjadi komoditas perdagangan antar negara komoditas hortikultura, khususnya buah-buahan salah satunya buah mangga mempunyai prospek baik bila di kembangkan secara intensif dan dalam skala argbisnis dari tahun ke tahun permintaan buah tropis di dalam dan di luar negeri semakin meningkat. Adanya prospek yang baik bagi pengembangan agribisnis mangga, maka mangga sebagai komoditi hortikultura unggulan sudah seharusnyadi kembangkan secara intensif dalam skala agribisnis, terutama mangga sebagai kegiatan usaha tani kerakyatan yang mendukung peningkatan pendapatan masyarakat. Komoditas mangga sebagai salah satu sumber pertumbuhan pembangunan hortikultura, sasaran pengembangan budidaya dalam skala agribisnis dan agroindustri, selain untuk meningkatkan produksi, juga diharapkan dapat mendorong perluasan kesempatan berusaha dan lapang kerja, menunjang pengembangan industri pengolahan dan meningkatan pendapatan petani, menekan impor dan memacu pertumbuhan ekspor. Usaha agribisnis mangga dengan berorientasi pasar ditujukan untukmembangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif wilayah. Komoditas mangga mempunyai potensi dan peluang yang cukup besar untuk bersaing dalam perdagangan global. Peluang pasar ekspor mangga gedong gincucukup besar dikarenakan buahnya mempunyai kelebihan dibandingkan jenis mangga lainnya yaitu dapat di panen dua bentuk, pertama bentuk gedong (tingkat kematangan 60%) dan gedong gincu (tingkatan kematangan 70%), dengan perbedaan waktu panen antara 10 sampai 15 hari. Gedong gincu akhir-akhir ini mempunyai peluang pasar cukup besar baik pasar domestic maupun pasar ekspor karena buahnya mempunyai aroma sangat tajam, warna buah merah menyala dan mengandung banyak serat. Karakteristik ini sangat sesuai dengan permintaan negara importer (Yuliawati,2020).
PERBANDINGAN KEHILANGAN HASIL PASCAPANEN KOPI ARABIKA PROSES FULL WASH DAN NATURAL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI Sifa Fatda Jaljala; Sri Umyati; Sukesi Edah Wiranti
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.244

Abstract

Petani kopi Majalengka membudidayakan dua jenis kopi yakni kopi arabika dan robusta. Kecamatan Lemahsugih merupakan salah satu sentra kopi di Kab. Majalengka, dengan luas areal 209.2 Ha, mengalami kendala pada penanganan pascapanen sehingga menyebabkan penyusutan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah: analisis eksperimen dan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukan: Dari 1000 kg cherry kopi setelah melalui proses full wash menjadi 200 kg green bean, dan melalui proses natural menjadi 200 kg green bean, sehingga dapat di simpulkan bahwa setiap proses pasca panen kopi arabika baik dengan proses full wash atau proses natural memiliki keunggulan nya masing – masing.
PENDAPATAN USAHATANI PADI DENGAN VARIETAS INPARI 32 DI KELOMPOK TANI GANGSA 1 Dety Sukmawati; Jaka Sulaksana; Ida Marina; Faliq Aghna Harkhan
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalh guna mengetahui pendapatan petani di kelompok tani Gangsa 1 yang terletak di Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Penelitian ini dilaksanakan di bulan Desember 2016 sampai dengan Agustus 2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian wawancara terhadap responden petani. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Rata-rata biaya produksi pada usahatani padi per luas Rp. 8.478.400/ha. Rata-rata hasil produksi adalah sebanyak 4.900/kg, dan rata-rata pendapatan petani responden adalah sebesar Rp. 13.571.600/ha.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN SAPI TERHADAP PETUMBUHAN TINGGI DAN JUMLAH DAUN TANAMAN PAKCOY (BRASSICA RAPA L) KULTIVAR NAULI-F1 Adi Oksifa Rahma; Ida Marina; Istiqomatur Ramdhaniah
Journal of Innovation and Research in Agriculture Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jira.v1i2.250

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun melalui pemberian pupuk organik cair kotoran sapi. Kajian dilakukan di BPP Teris Land, Kecamatan Teris, Kabupaten Indramayu pada ketinggian 22,50 meter di atas permukaan laut. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2018 dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial. Dosis pupuk organik pupuk kandang sapi pada penelitian adalah 0 liter/ha, 100 liter/ha, 200 liter/ha, 300 liter/ha, 400 liter/ha dan 500 liter/ha dengan empat ulangan untuk Pakcoy varietas Nauli F1. Pengamatan ini dilakukan terhadap tanaman berumur 10, 17 dan 24 jam. Data yang diperoleh dari uji Duncan pada 5% menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang berasal dari kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman pada dosis 500 liter/ha. Kata Kunci: pupuk organik cair, kotoran sapi, dosis, pakcoy.

Page 1 of 1 | Total Record : 5