cover
Contact Name
ida marina
Contact Email
idamarina@unma.ac.id
Phone
+6283816287144
Journal Mail Official
idamarina@unma.ac.id
Editorial Address
Jl.K.H.Abdul Halim No.103 Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Sustainable Agribusiness
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : 28306422     DOI : https://doi.org/10.31949/jsa.
Journal of Sustainable Agribusiness (JoSA) is a journal that contains articles from the results of research studies covering the field of agricultural science which includes the agribusiness sector which has passed the review process and it is confirmed that the review process is a double blind review. Published by the Faculty of Agriculture, Majalengka University and managed by the Faculty of Agriculture, Majalengka University. JoSA represents the results of research work produced by students and lecturers of the Faculty of Agriculture, UNMA. The research focuses on regional superior products including gedong gincu mango, shallots and processed agricultural products. JoSA is published twice a year, where each volume consists of two numbers, published in June and December.
Articles 32 Documents
EFISIENSI ALOKATIF PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI DALAM USAHATANI BAWANG MERAH (allium ascalonicum L.) DI KECAMATAN ARGAPURA Nadjwa Aulia Fajrin; Akhmad Gimnastiar; Sri Ayu andayani; Sri Umyati
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i1.9235

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah salah satu tanaman hortikultura yang paling umum di Indonesia. Kunci utama dalam persaingan adalah peningkatan produktivitas, yang diharapkan akan menghasilkan proses produksi yang lebih efisien dan harga yang lebih kompetitif. Untuk mencapai hasil maksimal, petani perlu memilih dan menggabungkan faktor produksi dengan tepat dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor produksi benih, tenaga kerja, pestisida dan pupuk yang berpengaruh pada produksi usahatani bawang merah di Desa Sukasari Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka , juga untuk menganalisis efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi benih, tenaga kerja, pestisida dan pupuk pada usahatani bawang merah di Desa Sukasari Kidul Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data pada tiga puluh petani bawang merah melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji F menunjukkan bahwa benih, pestisida, tenaga kerja, dan pupuk berpengaruh pada jumlah produksi bawang merah secara keseluruhan. Hasil uji T menunjukkan bahwa tenaga kerja, pestisida, dan benih secara signifikan memengaruhi produksi bawang merah, sedangkan faktor pupuk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sedangkan, Penggunaan input benih dan pestisida masih belum efisien berdasarkan produk marginal petani; input tenaga kerja juga dimasukkan ke dalam kategori tidak efisien.
PANEN DAN PASCAPANEN PADI (Oryzasativa L.) DI BPP KECAMATAN TUKDANA Idin Idin
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i1.9349

Abstract

Pengaruh Panen dan Pasca panen Padi berpengaruh dalam pendapatan Petani. Penentuan saat panen merupakan tahap awal dari kegiatan penanganan pascapanen padi. Ketidaktepatan dalam penentuan saat panen dapat mengakibatkan kehilangan hasil yang tinggi dan mutu gabah/beras yang rendah. Kurangngnya akses petani terhadap informasi inovasi dan pengetahuan terbaru dalam bidang pertanian terutama dalam menentukan panen padi yang tepat, Rendahnya pemahaman petani tentang faktor penyuluhan pertanian sehingga  pengetahuan pasca panen padi  relatif rendah. Peran Penyuluh Pertanian berdasarkan pada 10 indikator pelaksanaan penyuluhan pertanian yaitu :pertemuan, merancang rencana defenitif kebutuhan kelompok, diskusi,informasi, bermitra, bimbingan penerapan teknologi, partisipasi penyuluh dalam mengikuti gotong royong, alat dan mesin pertanian, sarana produksi dan hasil produksi  setelah adanya penyuluhan. Penerapan teknologi pascapanen merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian. Selain itu, aplikasi teknologi pascapanen juga dapat menekan kehilangan hasil panen.Penerapan teknologi diawali dengan diseminasi teknologi, selanjutnya terjadi adopsi teknologi.  
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM KEGIATAN KELOMPOK TANI DAN HUBUNGANNYA DENGAN PRODUKTIFITAS PADI SAWAH Nina Apriyani; Dinar Dinar; Ida Marina
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i1.9365

Abstract

Penyuluhan pertanian merupakan proses pendidikan nonformal yang bertujuan mengubah perilaku orang dewasa untuk memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang lebih baik. Tujuannya adalah agar mereka dapat memilih dan mengambil keputusan dari berbagai pengetahuan yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraannya. Untuk meningkatkan efektivitas kegiatan penyuluhan dan melibatkan petani dalam pembangunan pertanian, perlu dilakukan pembinaan terhadap kelompok tani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu menopang kesejahteraan anggotanya. Tingkat ketergantungan penyuluh pertanian di daerah penelitian masih tergolong sedang, sehingga perlu ditingkatkan untuk memberdayakan petani. Selain itu, perkembangan kelompok tani dapat berdampak positif pada produktivitas padi sawah. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dan mengembangkan peran penyuluh pertanian, perkembangan kelompok tani, serta peningkatan produktivitas padi sawah. Kontribusi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembangunan pertanian dan kesejahteraan petani secara keseluruhan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU TANI DALAM DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI Emay Suhamah; Kosasih Sumantri
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i1.9379

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi program Kartu Tani dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Kecamatan Tinggimoncong, Desa Bugel. Metode penelitian kualitatif memungkinkan penulis untuk mengumpulkan data secara deskriptif dengan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas program Kartu Tani, khususnya dalam hal jumlah pupuk yang diterima petani, tingkat kepuasan mereka, dan aspek-aspek kreatif dari implementasi program.Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang tergabung dalam kelompok tani dapat mengajukan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sesuai dengan kebutuhan mereka, namun distribusi pupuk bersubsidi masih terbatas dan tidak selalu sesuai dengan pengajuan RDKK. Meskipun demikian, penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani terbukti efektif dalam beberapa aspek, meskipun masih ada kendala dalam pemahaman petani tentang penggunaan Kartu Tani. Tingkat kepuasan petani terhadap program Kartu Tani cukup tinggi, meskipun masih diperlukan perbaikan dalam sosialisasi dan bimbingan teknis.Dalam implementasi program, kerjasama antara Dinas Pertanian, Bank BNI, petani, kios pengecer, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sangat penting. Meskipun program Kartu Tani telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan aksesibilitas pupuk bersubsidi, masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki seperti peningkatan sosialisasi, perbaikan teknis mesin EDC, dan pengelolaan kebiasaan pembelian pupuk.Kesimpulannya, program Kartu Tani telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pemerintah untuk menciptakan ketahanan pangan. Meskipun telah menunjukkan kemajuan, masih diperlukan upaya lanjutan untuk meningkatkan efektivitas dan kemanfaatan program ini bagi petani serta mendukung ketahanan pangan nasional.
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN, PENGALAMAN, DAN PERSEPSI PETANI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMANFAATAN PROGRAM KARTU TANI Adah Oliyah
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i1.9498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, pengalaman, dan persepsi petani dengan pengambilan keputusan dalam pemanfaatan program kartu tani. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik survei deskriptif, melibatkan 45 petani sebagai responden. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan daftar pertanyaan yang telah disusun, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara pengetahuan petani, pengalaman petani, dan persepsi petani dengan pengambilan keputusan dalam memanfaatkan program kartu tani. Nilai korelasi Kendall Tau antara pengetahuan dan pengambilan keputusan sebesar 0,623, antara pengalaman dan pengambilan keputusan sebesar 0,673, dan antara persepsi dan pengambilan keputusan sebesar 0,626. Selain itu, semua uji signifikansi menunjukkan nilai yang lebih kecil dari 0,05, menegaskan adanya hubungan positif yang signifikan. Dengan demikian, pengetahuan, pengalaman, dan persepsi petani berkontribusi secara signifikan terhadap pengambilan keputusan dalam memanfaatkan program kartu tani, yang merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas implementasi program tersebut serta mendorong petani untuk mengelola usaha pertanian mereka secara lebih baik.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Terhadap Pembelian Daging Ayam Yang Bersertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) di Kota Bandung Merry Elviyenny; Euis Dasipah; Dety Sukmawati; Ida Marina
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i1.9581

Abstract

Dibentuknya UU Nomor 08 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, menjadikan tuntutan masyarakat konsumen akan peran pemerintah dalam penyediaan produk pangan hewani yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Salah satu bentuk pengawasan dari pemerintah adalah mewajibkan setiap pelaku usaha produk hewan untuk memiliki sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) demi terwujudnya kesehatan dan ketentraman batin masyarakat dalam mengkonsumsi pangan asal hewan. Dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perilaku konsumen terhadap atribut daging ayam yang bersertifikat NKV dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen terhadap atribut daging ayam yang bersertifikat NKV di Kota Bandung. Daerah penelitian ditentukan secara purposive sampling yaitu di Supermarket Lotte Grosir, Lotte Festival Citylink dan Superindo Dago Kota Bandung yang sudah mempunyai sertifikat NKV. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu dengan teknik accidental sampling (sampel tanpa sengaja dan tanpa direncanakan terlebih dahulu). Jumlah responden yang diambil yaitu sebanyak 100 orang, dengan kriteria yaitu responden bersedia diwawancarai berdasarkan panduan kuesioner, konsumen yang membeli daging ayam yang bersertifikat NKV dan berusia 15 tahun atau lebih. Untuk mengetahui perilaku konsumen terhadap atribut produk menggunakan analisis multiatribut fishbein dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian ayam yang bersertifikat NKV menggunakan analisis regresi linear berganda. Atribut yang dikaji meliputi; warna, bau, kesegaran, kemasan, keterangan produk dan kebersihan outlet. Hasil penelitian menunjukkan perilaku konsumen terhadap atribut daging ayam bersertifikat NKV pada kategori baik, dan atribut yang mempunyai pengaruh tinggi adalah kebersihan outlet, kesegaran dan warna. Faktor umur, pendapatan dan tingkat pendidikaan mempunyai pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap perilaku konsumen dalam pembelian daging ayam yang bersertifikat NKV.
THE INFLUENCE OF SOCIO-ECONOMIC A ND MANAGERIAL FACTORS OF FARMERS ON THE SUCCESS OF AGROFORESTRY MODEL FARMING AGRISILVICULTURE PATTERN Wibawa, Ismail Supriyatna; Dasipah, Euis; Mulyana, Tatang
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i2.11665

Abstract

This study aims to Influence Farmers' Socio-Economic and Managerial Factors on the Success of Farming with Agroforestry Models with Agrisilvicultural Patterns. (A Case of Farmers around the Kiarapayung Regional Forest. The respondent determination technique was carried out by census as many as 65 respondents. The analysis technique used was path analysis. The results obtained were the performance of the socio-economic factors of farmers who were active in the agroforestry model of agrisilvicultural patterns in the forests of the Kiarapayung area which included: age; education; experience; family dependents; land area; and capital obtained 48.78% achievement criteria Enough. This illustrates the socio-economic factors of farmers seen from age are old age (54 years); low education mostly elementary school graduates; family dependents of 2 people, narrow land 0.26 ha, and low capital Managerial performance of agroforestry farmers in agricultural patterns around the Kiarapayung forest area obtained an achievement level of 73.07% good criteria Consisting of technical managerial achievements obtained 83.37% very good criteria and business managerial 65.49% good criteria. Successful performance of an agroforestry model farming agrisilvicultural pattern of farmers around the forest area of Kiarapayung which consists of Social Aspects 66.54% Good criteria; Economic Aspect 63.46% Good Criteria and Ecological Aspect 64.42% Good Criteria. The overall level of achievement obtained 64.91% criteria Good. There is a real and strong positive correlation between socio-economic factors and managerial agroforestry farmers with agrisilvicultural patterns, which is indicated by the correlation coefficient r = 0.365, it can be interpreted that the better the socio-economic factors, the better the managerial farmers. The hypothesis is proven that the socio-economic and managerial factors of farmers have a positive effect on the success of the agroforestry model of the agrisilvicultural pattern, either simultaneously or partially. The total influence of the two variables is 67.00% which is contributed by the total influence of socio-economic factors 9.32% and the total managerial influence of farmers is 57.69%, the remaining 37.00% is influenced by other factors. Efforts need to be made to increase the productivity of the types of seasonal crops cultivated by increasing the amount of use of organic fertilizers, and coaching for follow-up and control so that farmers remain interested and continue to apply the agroforestry farming model.
THE INFLUENCE OF MIX MARKETING STRATEGIES AND CONSUMER PREFERENCES ON CONSUMER LOYALTY FOR ALGHIFARI RED GINGER DRINK PRODUCTS Ramli, Irna Marliana; Dasipah, Euis; Permana, Nendah Siti
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i2.11666

Abstract

Performance of the Marketing Mix Strategy (Mix Marketing Strategic) which includes the dimensions: product; prices; place; promotion on the Alghifari red ginger beverage business in Cianjur City obtained an achievement of 78.26% with good criteria. Performance of consumer preferences which includes dimensions / attributes: taste, aroma, colour, properties and packaging for consumers of Alghifari red ginger drink in Cianjur City achieved 79.27% good criteria. Demonstration of Consumer Loyalty which includes dimensions: taste, aroma, colour, properties and packaging of the Alghifari red ginger drink in Cianjur City achieved 79.08% of the Good criterion. There is a positive correlation between the Marketing Mix Strategy and the Consumer Preferences of Alghifari Red Ginger Drink as indicated by the correlation coefficient number r = 0.889 meaning that the better the Marketing Mix strategy is implemented, the better the consumer preference level will be. Marketing Mix Strategy and Consumer Preference have a significant effect on Consumer Loyalty of Alghifari Red Ginger Drink. The contribution of the influence of Consumer Preference is 70.74% greater than the contribution of the Marketing Mix Strategy of 19.50%. The remaining 9.76% is influenced by other factors.
Effect of Product Quality and Service Quality Customer Satisfaction of Yoghurt Milk Products Safitri, Dewi; Sukmawati, Dety; Nataliningsih, Nataliningsih
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i2.11667

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of product quality and service quality on customer satisfaction of yogurt milk products. The unit of analysis is the students of Pacet 1 State Vocational School, Pacet District, Cianjur Regency. Respondent identification technique was carried out by simple random sampling and 115 respondents were identified. The analysis technique used is path analysis. With the results obtained Product Quality Performance which includes dimensions: product aesthetics; Product benefits (yogurt milk); Durability and price suitability reach good criteria in Cianjur City at 81.40%. Diversity of service quality, including dimensions / attributes of direct evidence and reliability; responsive; and Yoghurt Milk Guarantee in Cianjur City reached 79.33% good criterion. Customer satisfaction, which includes the following dimensions: product quality; price factor; The cost factor and the availability of yogurt milk in Cianjur City reached a good criterion of 77.44%. There is a positive relationship between product quality and service quality of yogurt milk as indicated by the correlation coefficient r = 0.937. That is, the better the quality of market products applied, the better the quality level. Product quality and service quality clearly have a positive effect on yogurt milk customer satisfaction. The proportion of the influence of product quality is 48.72%, which is greater than the effect of service quality, which is 31.24%. The remaining 20.04% is influenced by other factors.
Business and Marketing Analysis of Coconut Sugar Agro-Industry Crafters in Ciracap District, Sukabumi Regency Srimarliani, Yosi; Dasipah, Euis; Gantini, Tuti
Journal of Sustainable Agribusiness Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jsa.v3i2.11668

Abstract

This study aims to analyze the income of coconut sugar agroindustry craftsmen and determine the marketing efficiency of coconut sugar in Ciracap District, Sukabumi Regency, West Java Province. The use of business analysis and marketing analysis is the method chosen to find out how much income is earned by craftsmen and how much marketing efficiency has been carried out on the coconut sugar marketing chain in this area. Business analysis can be seen through the calculation of cost analysis, the results of the calculation of revenue, and the amount of income. Marketing analysis is obtained by looking at the efficiency of marketing channels, calculating marketing margins, and looking for the farmer's share value so that it is obtained how efficient the marketing flow has been by coconut sugar marketing actors. From the results of research that has been done, it can be seen that the average production cost of coconut sugar craftsmen is Rp. 4. 692,194 per month, the average income of the craftsmen Rp. 6,754,762 per month and the average monthly income of crafters is Rp.2,062,567 so that the R/C ratio obtained is 1.43. There are three patterns of coconut sugar marketing channels, namely marketing channel pattern 1, marketing channel pattern 2, and marketing channel pattern 3. Marketing channel pattern 3 is the most efficient marketing channel pattern in the coconut sugar marketing system in the research area. The total marketing margin generated in the pattern of marketing channels 1 and 2 is Rp. 6,054, and in channel 3 is Rp. 8,054, with farmer's share of 76.92%, 84.61%, and 66.67% for marketing channel patterns 1,2, and 3.

Page 3 of 4 | Total Record : 32