cover
Contact Name
Nur Anita
Contact Email
anita.nurssit90@gmail.com
Phone
082195920292
Journal Mail Official
lppm.stikmar@gmail.com
Editorial Address
Alamat Publisher: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKes Marendeng Majene Jl. R.A Kartini ( Belakang RSUD Majene) Email: lppm.stikmar@gmail.com
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Marendeng
ISSN : 28500329     EISSN : 28092813     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Marendeng (JKM) adalah jurnal ilmiah open akses yang melalui proses peer-review yang menerbitkan manuskrip kesehatan hasil penelitian inovatif yang mencakup semua aspek keperawatan, Kebidanan, farmasi dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIKes Marendeng Majene.
Articles 67 Documents
PEMBERDAYAAN KADER DAN EDUKASI TERPADU DALAM PENCEGAHAN RESIKO TINGGI KEHAMILAN : STUDI FENOMENOLOGI NIAR, NIAR; ADAM, ARLIN; ANITA, NUR
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman subjektif ibu hamil dengan anemia serta kader kesehatan dalam pelaksanaan program pemberdayaan kader dan edukasi terpadu untuk pencegahan kehamilan risiko tinggi di wilayah pedesaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi interpretatif (Interpretative Phenomenological Analysis/IPA). Informan terdiri dari 12 partisipan, yaitu 7 ibu hamil yang terdiagnosis anemia ringan–sedang dan 5 kader kesehatan desa yang aktif dalam kegiatan pemantauan kehamilan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi makna pengalaman para partisipan.Hasil penelitian menghasilkan empat tema utama: (1) transformasi peran sosial kader yang meningkatkan rasa tanggung jawab, kompetensi, dan kepercayaan diri; (2) pemaknaan edukasi terpadu oleh ibu hamil sebagai bentuk dukungan emosional dan kepedulian dari komunitas sekitar; (3) tantangan dalam edukasi terkait keterbatasan pengetahuan medis, sarana, dan akses layanan kesehatan; serta (4) penguatan efektivitas interaksi melalui nilai gotong royong dan kedekatan budaya lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model intervensi kesehatan masyarakat berbasis komunitas, dengan menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kader, integrasi edukasi yang sensitif budaya, dan pendekatan berbasis relasi sosial untuk meningkatkan efektivitas pencegahan kehamilan risiko tinggi di daerah pedesaan. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi penguatan program kesehatan ibu di tingkat desa melalui strategi kolaboratif dan kontekstual.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET DALAM PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE: The Effect of Rubber Ball Hand Therapy on Increasing Muscle Strength in Stroke Patients ALHIDAYAT, NURUN SALAMAN; LISMAYANTI, LISMAYANTI; RAMDANI, REZKY
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.153

Abstract

Latar Belakang, Stroke adalah gangguan persyarafan yang bisa terjadi secara mendadak, progresif, dengan cepat berupa defisit neurologis fokal atau global yang berlangsung 24 jam atau bisa tiba-tiba langsung menimbulkan kematian dan sematamata disebabkan oleh gangguan darah otak non traumatik. Stroke diidentifikasi sebagai disfungsi neurologis yang disebabkan oleh lesi fokal mendadak di otak, retina, atau sumsum tulang belakang, yang berasal dari masalah vaskular (Campbell & Khatri, 2020). Tujuan penelitian, untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi genggam bola karet dalam peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke. Metode, pra eksperimental yang menggunakan teknik pendekatan “ one group pre test-post test design”. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 39 responden, pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan sampel berdasarkan dari kriteria dan tujuan peneliti yang di anggap relevan dengan penelitian dan pertimbangan dari peneliti. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa sebanyak 39 responden. Kekuatan otot ekstremitas atas sebelum dilakukan intervensi 10,9, dan setelah diberikan intervensi menjadi 14,3. Sebanyak 28 responden mengalami peningkatan, sementara 11 respoden memiliki nilai yang sama sebelum dan sesudah intervensi.
PENGARUH YOGA PRENATAL TERHADAP NYERI PUNGGUNG IBU HAMIL MAPPIATI, MISRAWATI; MARLIAH, MARLIAH; DAWA, OKLIN
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.157

Abstract

Nyeri punggung ibu hamil disebabkan oleh perubahan pusat gravitasi dan postur tubuh. Jika tidak diatasi bisa menjadi kronis dan sulit diobat. Prenatal yoga merupakan modifikasi dari yoga klasik yang bertujuan untuk mengurangi ketidaknyamanan selama kehamilan menjadi alternative terapi non-farmakologis.Tujuan untuk mengetahui pengaruh yoga prenatal terhadap nyeri punggung pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian kuasi-eksperimental, khususnya desain pretest-posttest kelompok tunggal.Instrumen penelitian berupa lembar observasi, dan analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Wilcoxon dan Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji Wilcoxon memperoleh nilai signifikan pada kelompok Jahe pretest-posttest dengan p-value 0,000 < 0,05, yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, menunjukkan adanya pengaruh yoga prenatal terhadap nyeri punggung ibu hamil.Analisis dengan uji Paired T Test menunjukkan nilai rata-rata sebelum (2,00) dan sesudah penerapan yoga prenatal (1,17), dengan selisih rata-rata frekuensi sebelum dan sesudah sebesar (0,83). Nilai standar deviasi pada kelompok sebelum adalah (0,000) dan setelah adalah (0,379).Kesimpulan penerapan yoga prenatal sangat efektif dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil
HUBUNGAN ASUPAN GARAM, ANEMIA, DAN KADAR IODIUM URINE PADA IBU HAMIL ADRIANA, VIVI; SUMIATI, SUMIATI; SUPRAPTI, EKA; NURPADILA, NURPADILA
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.158

Abstract

Background: Iodine deficiency and anemia remain major nutritional problems among pregnant women in Indonesia, with potentially serious consequences for maternal health and fetal development. Both conditions increase the risk of complications during pregnancy and delivery, while also threatening the optimal growth of the fetus. Iodized salt is recognized as one of the main dietary sources of iodine, therefore monitoring iodized salt consumption together with urinary iodine levels is essential to ensure adequacy and prevent deficiency-related disorders. Objective: This study aimed to analyze the relationship between iodized salt consumption and anemia status with urinary iodine levels among pregnant women in the working area of Samata Health Center. Methods: This analytic observational study applied a cross-sectional design conducted from May to August 2025 and involved 48 pregnant women selected using purposive sampling. Respondent characteristics included age, education, husband’s occupation, mother’s occupation, parity, knowledge of iodine, and knowledge of micronutrients, which were collected through structured questionnaires. Laboratory examinations consisted of measuring iodine concentration in household salt by titrimetric method, hemoglobin concentration with Hemocue Hb 301, and urinary iodine concentration using spectrophotometry at Parahita Laboratory Makassar. Data were analyzed univariately to describe distributions, bivariately using the Chi-Square test, and multivariately with logistic regression at a significance level of p<0.05. Results: The study revealed that most respondents consumed iodized salt, although a proportion still used salt with insufficient iodine content. A considerable number of pregnant women experienced anemia with hemoglobin levels below 11 g/dl. Bivariate analysis showed significant associations between salt iodine concentration (p=0.030) and hemoglobin levels (p=0.029) with urinary iodine levels, while multivariate analysis confirmed iodized salt consumption as the most influential factor
PENGARUH EDUKASI TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN BOOKLET TERHADAP BERAT BADAN BALITA (24-59 BULAN) Mahardany, Beauty Octavia; Supriadi, Rizky Febriyanti; Ahmady; Nanda Norisa; Aida Fitriani
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.177

Abstract

Abstract. Stunting and undernutrition remain major public health challenges in Indonesia. Educational interventions are crucial, yet direct, periodic evaluations of print media's impact on children's weight gain are limited. This study aimed to analyze the effect of providing child growth and development education using a booklet medium on the weight gain of toddlers aged 24–59 months. A Quasi-Experimental One Group Pretest-Posttest Design with Repeated Measures was conducted, involving 30 toddlers selected via purposive sampling across Mamuju and West Aceh Regencies. The booklet-based educational intervention was administered and measured over four time points (pre-intervention, month 1, month 2, and month 3). Weight data were analyzed using Repeated Measures ANOVA and followed by a Post Hoc Bonferroni test (after Greenhouse-Geisser correction). Significance was set at ? = 0.05. The main analysis showed a highly significant effect of the education on toddler weight gain (F=40.875, p=0.000). The resulting effect size was large (?p2 = 0.585). The Post Hoc Bonferroni test confirmed that significant weight gain occurred between every time comparison (p ? 0.025). The repeated provision of child growth and development education using booklet media is proven to be highly effective as a strategy to increase and maintain toddler weight gain. This intervention is recommended for consistent integration and implementation within nutrition programs at the Posyandu or Primary Healthcare Center level. Abstrak. Gangguan pertumbuhan balita di Indonesia, khususnya stunting dan gizi kurang, masih menjadi tantangan utama. Intervensi edukasi merupakan strategi kunci, namun evaluasi langsung dan berkala terhadap dampak media edukasi cetak terhadap kenaikan berat badan balita masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi tumbuh kembang anak menggunakan media booklet terhadap kenaikan berat badan balita usia 24–59 bulan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-Experimental One Group Pretest-Posttest Design with Repeated Measures, melibatkan 30 balita yang dipilih secara purposive sampling di Mamuju dan Aceh Barat. Intervensi berupa edukasi booklet diberikan dan diulang pada empat titik pengukuran (sebelum intervensi, bulan pertama, kedua, dan ketiga). Data berat badan dianalisis menggunakan Repeated Measures ANOVA, dilanjutkan Post Hoc Bonferroni (setelah koreksi Greenhouse-Geisser). Tingkat signifikansi ditetapkan ? = 0.05. Analisis utama menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan dari edukasi terhadap kenaikan berat badan balita (F=40.875, p=0.000). Effect size yang dihasilkan tergolong besar (?p2 = 0.585). Uji Post Hoc Bonferroni mengkonfirmasi bahwa kenaikan berat badan terjadi secara signifikan pada setiap perbandingan antar waktu (p ? 0.025). Pemberian edukasi tumbuh kembang anak menggunakan media booklet secara berulang terbukti sangat efektif sebagai strategi untuk meningkatkan dan mempertahankan kenaikan berat badan balita. Intervensi ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dan diterapkan konsisten dalam program gizi di tingkat Posyandu atau Puskesmas.
INTERVENSI EDUKASI BERBASIS MEDIA BOOKLET ANEMIA DILENGKAPI “STIKER ISI PIRINGKU” TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL HANINGGAR, RIZKY DIAH; ANWAR, YULIANTI
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.178

Abstract

Abstract. Anemia in pregnancy remains a crucial public health issue in Indonesia, given its high incidence and serious implications for maternal and neonatal health. Low knowledge of nutritious diets and iron intake are major risk factors for anemia during pregnancy. This quasi-experimental study aimed to evaluate the effectiveness of an educational intervention based on an anemia booklet accompanied by “Isi Piringku” stickers in improving the knowledge of pregnant women. Conducted in Mamuju Regency, this study involved 64 respondents who were divided into an intervention group (n=32) and a control group (n=32) using purposive sampling. The intervention group received four weeks of education using booklets and stickers, while the control group received conventional education through the Maternal and Child Health Handbook. Knowledge about anemia was measured before and after the intervention using questionnaires analyzed using the Mann–Whitney U and Wilcoxon Signed Ranks. The results showed a significant increase in knowledge in the intervention group compared to the control group (p<0.05), with a predominance of the “good” category after intervention, while the control group showed a more moderate increase. These findings confirm that educational media that integrate visual and informative elements simultaneously can facilitate understanding and retention of information by pregnant women. Abstrak. Anemia pada kehamilan tetap menjadi isu kesehatan masyarakat yang krusial di Indonesia, mengingat tingkat kejadiannya yang cukup tinggi dan implikasi serius terhadap kesehatan maternal dan neonatal. Rendahnya pengetahuan terkait pola makan bergizi dan pemenuhan zat besi menjadi faktor risiko utama terjadinya anemia selama kehamilan. Penelitian quasi-eksperimental ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi berbasis media booklet anemia yang dilengkapi stiker “Isi Piringku” dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Dilaksanakan di Kabupaten Mamuju, penelitian ini melibatkan 64 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=32) dan kontrol (n=32) melalui teknik purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi selama empat minggu menggunakan booklet dan stiker, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi konvensional melalui Buku KIA. Pengetahuan tentang anemia diukur sebelum dan sesudah intervensi dengan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U dan Wilcoxon Signed Ranks. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan pada kelompok intervensi dibanding kontrol (p<0,05), dengan dominasi kategori “baik” pasca-intervensi, sedangkan kelompok kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih moderat. Temuan ini menegaskan bahwa media edukasi yang mengintegrasikan elemen visual dan informatif secara simultan mampu memfasilitasi pemahaman dan retensi informasi ibu hamil.
BUDAYA ‘LONGKO’ DAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI REMAJA : STUDI FENOMENOLOGIS YANTI, DEFYANTI; ADAM, ARLIN
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.179

Abstract

Budaya longko’ atau rasa malu yang mengakar kuat dalam masyarakat Toraja berperan besar dalam membentuk persepsi dan perilaku remaja terkait kesehatan reproduksi, terutama dalam hal akses informasi dan penggunaan kontrasepsi. Nilai budaya ini tidak hanya mengatur batasan moral, tetapi juga menimbulkan hambatan komunikasi antara remaja, keluarga, dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif remaja Toraja dalam mengakses dan menggunakan kontrasepsi, serta menelaah bagaimana longko’ mempengaruhi proses pengambilan keputusan tersebut. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretatif, dilaksanakan pada April–Agustus 2024 di Kabupaten Toraja Utara. Sebanyak 25 informan berpartisipasi, terdiri dari 15 remaja berusia 15–24 tahun, 5 tokoh adat, dan 5 tenaga kesehatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi sosial-budaya, serta pencatatan reflektif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun & Clarke (2023) melalui proses pengodean, identifikasi tema, dan verifikasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama. Pertama, tabu dan stigma yang muncul dari nilai longko’ menyebabkan remaja menghindari diskusi terbuka tentang kontrasepsi karena takut mempermalukan keluarga atau melanggar norma adat. Kedua, peran keluarga dan tokoh adat sangat dominan sebagai penjaga moral dan filter informasi reproduksi, sehingga pesan yang diterima remaja lebih bersifat larangan dibandingkan edukasi. Ketiga, remaja mengembangkan strategi adaptasi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi, seperti menggunakan metafora budaya ketika bertanya, mencari layanan di luar wilayah tempat tinggal, dan mengandalkan teman sebaya sebagai sumber informasi. Kesimpulannya, budaya longko’ menciptakan dilema antara kebutuhan kesehatan reproduksi dan tuntutan norma sosial, sehingga akses dan penggunaan kontrasepsi oleh remaja berjalan secara terselubung dan tidak optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi yang sensitif budaya. Implikasi praktik dan kebijakan mencakup perlunya pelibatan to mina’ dan tokoh adat dalam edukasi reproduksi, pengembangan modul berbasis budaya Toraja, penguatan layanan ramah remaja di Puskesmas, kolaborasi lintas sektor dalam program KIA dan GenRe, serta pemberdayaan pendidik sebaya untuk mengurangi hambatan rasa malu dalam memperoleh informasi kontrasepsi.