cover
Contact Name
Nur Anita
Contact Email
anita.nurssit90@gmail.com
Phone
082195920292
Journal Mail Official
lppm.stikmar@gmail.com
Editorial Address
Alamat Publisher: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKes Marendeng Majene Jl. R.A Kartini ( Belakang RSUD Majene) Email: lppm.stikmar@gmail.com
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Marendeng
ISSN : 28500329     EISSN : 28092813     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Marendeng (JKM) adalah jurnal ilmiah open akses yang melalui proses peer-review yang menerbitkan manuskrip kesehatan hasil penelitian inovatif yang mencakup semua aspek keperawatan, Kebidanan, farmasi dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIKes Marendeng Majene.
Articles 77 Documents
HUBUNGAN PERNIKAHAN USIA DINI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 0-59 BULAN DI DESA BONDE UTARA nurul ainun safitri
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol 7 No 3 (2023): November 2023
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v7i3.70

Abstract

Stunting is a condition where a toddler’s body does not reach the appropriate length or height based on age standards. This research aims to determine the relationship between early marriage and the incidence of stunting in north bonde village. The research method used is analytical observational research with a cross sectional approach. The population in this study was 107 toddlers aged 0-59 months in February 2023. The sampling with technique used purposive sampling with certain criteria so that 60 repondents were obtained. Data collection uses a checklist sheet. The research location is in north bonde village. The time of the research was from august to September 2023. The results of the research were mostly early marriages of 51,7%, stunting of 50,0% and chi-square test analysis data (p=0,605). The conclusion was there was no relationship between early marriages and the incidence. Conclusion there is no significant relationship between early marriage and the incidence of stunting in toddlers aged 0-59 months in north bonde village
Hubungan Paritas Dan Persepsi Ibu Hamil Dengan Hiperemis Gravidarum Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene Tahun 2023 Arfiani Busman; Resky Devi Akib; Wahida Munir
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol 7 No 3 (2023): November 2023
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v7i3.73

Abstract

Objective: In general, the aim of this study was to determine the relationship between parity and maternal perceptions of hyperemia gravidarum at the Majene District General Hospital. Methods: This type of research is a quantitative study using a cross-sectional design. The population in this study were all pregnant women. The sampling technique uses the Total Sampling technique. The sample of this research is 47 people. The analysis was carried out with the help of the SPSS 22.0 application. The test was carried out by observing the significance value of the Chi Square test. Results: The results of the chi-square test on the pregnant parity variable were obtained with a value of p = 0.016 <0.05. The results of the chi-square test on the perception of pregnant women were obtained with a value of p = 0.211> 0.05. Conclusion: In the parity variable of pregnant women there is a relationship between parity of pregnant women and the incidence of hyperemesis gravidarum and in the perception variable of pregnant women there is no relationship between the perception of pregnant women and the incidence of hyperemesis gravidarum
HUBUNGAN TINGKAT STRES, SIKLUS MENSTRUASI DAN LAMA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SPMN 4 MAJENE Pattola Pattola; Muhrawi Yunding; Rahmat Rahmat
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i1.111

Abstract

Dismenore merupakan permasalahan yang dialami oleh remaja putri yang sudah menstruasi dan memiliki banyak dampak. Dismenore dapat menyebabkan permasalahan kesehatan, sosial, dan ekonomi. Beberapa dampak yang dapat ditimbulkan oleh dismenore pada remaja antara lain kehilangan waktu pembelajaran, mengganggu kualitas hidup, mengganggu konsentrasi, tidak fokus pada pembelajaran, tidak mampu menjawab pertanyaan dari guru. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan dismenore pada remaja di Indonesia adalah siklus menstruasi yang tidak teratur, stres dan depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stress, siklus menstruasi, dan lama menstruasi dengan kejadian Dismenore pada Remaja Putri di SMPN 4 Majane. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 86 orang yang merupakan siswi kelas VIII dan IX yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan sebagian besar remaja putri mengalami dismenore, tingkat stres normal, siklus menstruasi tidak teratur dan lama menstruasi >7 hari. Simpulan: Ada hubungan antara tingkat stress dengan kejadian dismenore dengan hasil p-value 0,009 <0,05 dan tidak ada hubungan antara siklus menstruasi dan lama menstruasi dengan kejadian dismenore dengan hasil masing-masing p-value 0,761 dan 0,439 >0,05.
HUBUNGAN IMT DENGAN CITRA TUBUH PADA REMAJA PUTERI DI SMP NEGERI 7 SATAP MAJENE Muhrawi Yunding; Pattola Pattola; Immawanti Immawanti
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i1.112

Abstract

Remaja yang mengalami obesitas dan gizi kurang (kurus) cenderung merasa kurang percaya diri bahkan terkadang menjadi objek bullying teman-temannya. Untuk mengetahui seseorang mengalami Overweight dan gizi kurang dapat diukur dengan menggunakan metode perhitungan IMT, yaitu dengan mengukur berat badan dan tinggi badan. IMT diukur dengan membagi berat badan (dalam kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan IMT dengan citra tubuh remaja putri SMP Negeri 7 Satap Majene. Metode Penelitian ini merupakan penelitian survey analityk dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Satap Kabupaten Majene dengan sampel penelitian sebanyak 44 orang siswi. Hasil penelitian menemukan bahwa mayoritas siswi SMP Negeri 7 Satap Majene memiliki IMT normal dengan citra tubuh negatif. Distribusi IMT kurang dengan citra tubuh negatif sebesar 36,3% dan IMT kurang dengan citra tubuh positif sebesar 2,3%. IMT normal dengan citra tubuh negatif sebesar 15,9% dan IMT normal dengan citra tubuh positif sebesar 40,9%. IMT overweight dengan citra tubuh negative maupun positif masing-masing sebesar 2,3%. Hasil uji Fisher exact Test didapatkan nilai signifikan sebesar 0.009 < (0.05) yang berarti ada hubungan IMT dengan citra tubuh siswi SMP Negeri 7 Satap Majene. Terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan citra tubuh siswi SMP Negeri 7 Satap Majene
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BALITA DENGAN GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKKABATA Immawanti Immawanti; Imran Yaman; Pattola Pattola
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i1.113

Abstract

Anak balita berisiko tinggi mengalami kekurangan gizi, yang dapat menyebabkan masalah pertumbuhan seperti wasting, stunting, dan gangguan perkembangan mental jika terjadi dalam jangka panjang. Berdasarkan pemantauan status gizi, di Kabupaten Polewali Mandar pada 2024, persentase balita gizi kurang sebesar 6,96%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu yang memiliki balita dengan gizi kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Study dengan desain One Group Pre-Test Post Test. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan leaflet sebagai media pendidikan kesehatan. Penelitian dilakukan di Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling, dengan jumlah sampel 31 ibu balita yang mengalami gizi kurang. Analisis data dengan uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai gizi kurang setelah diberikan pendidikan kesehatan, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan memiliki pengaruh positif terhadap pengetahuan ibu, dan dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesehatan keluarga. Diharapkan setiap ibu agar aktif dalam memperoleh informasi tentang kebutuhan gizi khususnya pada anak balita
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA ANAK USIA 0-2 TAHUN DI RSUD HAJJAH ANDI DEPU KABUPATEN POLEWALI MANDAR NIAR NIAR; Syukrana Najamuddin; Nur Anita; Sukmawati Sukmawati
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i1.118

Abstract

Pneumonia di Indonesia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi sebesar 1,8% dan 4,5%. Dari profil kesehatan sulawesi barat menunjukkan di kabupaten polewali mandar cukup tinggi dibandingkan kabupaten lain sebanyak 4.013 kasus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada anak usia 0-2 tahun di RSUD Hajjah Andi depu Polewali mandar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah study korelasi (Correlational study), dan rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 289 anak usia 0-2 tahun dan sampel sebanyak 74 responden anak usia 0-2 tahun yang sedang dirawat beserta orang tua yang menunggui selama perawatan di rumah sakit. Hasil Uji Lambda tingkat pengetahuan ibu nilai p value yaitu 0,589 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kejadian pneumonia pada anak usia 0-2 tahun RSUD Hajjah Andi Depu. Hasil Uji Chi Square kebiasaan merokok anggota keluarga nilai p value yaitu 0,002 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kejadian pneumonia pada anak usia 0-2 tahun RSUD Hajjah Andi Depu dan berat badan lahir rendah (BBLR) nilai p value yaitu 0,032 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kejadian pneumonia pada anak usia 0-2 tahun.
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY R USIA KEHAMILAN 34 MINGGU 1 HARI DENGAN FAKTOR RESIKO USIA IBU TERLALU TUA DI PUSKESMAS BANGGAE ranita puteri; Nur Anita; Raehan Raehan
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i1.119

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah ibu hamil dengan berbagai faktor resiko yang dapat menganggu proses kehamilan sampai bersalin atau mengancam jiwa ibu dan janin. Kontribusi kematian ibu dapat dikelompokkan menjadi penyebab tidak langsung, dimana penyebab langsung dari kematian ibu adalah faktor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan. Metode pengumpulan data menggunakan pendekatan asuhan kebidanan continuity of care (pengkajian, diagnose kebidanan, rencana tindakan, implementasi, evaluasi) secara holistic dan menekankan pada tindakan dan masalah yang sesuai topic penelitian. Dalam pembahasan asuhan kebidanan continuity of care pada Ny “R” dengan usia kehamilan 34 minggu 1 hari dengan resiko kehamilan usia ibu terlalu tua di puskesmas banggae II Kabupaten Majene diperoleh bahwa asuhan kebidanan pada Ny “R” dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB di Puskesmas bangga II. Asuhan kebidanan proses persalinana berjalan dengan normal. Keadan bayi baru lahir baik, tidak ada masalah berhari. Proses post partum atau nifas pada Ny “R” berlangsung normal. Asuhan nifas cukup maksimal sesuai dengan teori dan apa yang penulis lihat di lapangan Ny “R” sebagai calon apsektor KB IUD serta dalam proses asuhan yang diberikan dan kondisi yang dialamu oleh pasien tidak terdapat kesenjangan atau ketidaksesuaian antara teori dan lahan praktek lapangan.
DETEKSI NEUROPATI PERIFER MENGGUNAKAN VIBRASI PADA PASIEN DIABETES MELITUS: TINJAUAN LITERATUR Jasmin, Muh; Romantika, I Wayan; Sakinah, Sri
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i02.121

Abstract

The American Diabetes Association's "Standards of Medical Care in Diabetes" that for Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN) screening can use 10 gram Semmes Weinstein Monofilament (SWM) tests, temperature, puncture sensations. This study aims to evaluate vibration sensations in detecting peripheral neuropathy in patients DM. The design of this study was a literature review and was prepared based on the 2009 PRISMA guidelines checklist. Literature search was carried out with the keyword "diabetes mellitus AND vibration AND peripheral neuropathy". The databases used are PubMed, ScienceDirect, ProQuest, Google Scholar, and DOAJ which have been reported in English for the past eight years. There were 9 articles included in this study using cross sectional design, quasi experiment, and cohort study. 3 studies evaluated VibraTip, each 1 article evaluating Mobile Vibration, Neuropad, NerveChek, VSA-3000, and 1 article comparing ESC with VPT. From the results of the assessment in the inclusion article it was found that vibration can be significantly used to detect peripheral neuropathy in patients DM. The findings from this review indicate that vibration is very useful for detecting peripheral neuropathy.
OPTIMALISASI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA DALAM MENGENDALIKAN RISIKO KEHAMILAN Immawanti, Immawanti; Weny Anggraeni Adhysti; Evawati, Evawati; Muzdalia, Ika; Yuliani, Eva; Nurhidayah, Nurhidayah
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i02.128

Abstract

Adolescent pregnancy is defined as pregnancy occurring in females aged 14–19 years, whether married or unmarried. This study aims to determine the effect of reproductive health education on adolescents' knowledge of pregnancy risk control using the Focus Group Discussion (FGD) method. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design and a one-group pretest-posttest research design. A total of 49 students from SMA DHI Mapilli were selected using stratified random sampling. Educational intervention was provided through FGD sessions, followed by measurements of knowledge before and after the intervention. Analysis using the Marginal Homogeneity test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference in knowledge levels before and after the education. Therefore, it can be concluded that reproductive health education through the FGD method is effective in increasing adolescents' knowledge about controlling the risks of pregnancy. This study emphasizes the importance of group discussion-based educational interventions as a strategy for promoting reproductive health among adolescents.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Nurfadhila, Nurfadhila; Sumiyati
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i02.129

Abstract

Abstrak. Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah pada pembuluh darah meningkat secara kronis dengan prevalensi yang tinggi sebesar 25,8%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Pekkabata. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pekkabata kurang lebih 1 bulan yakni pada September-Oktober 2024.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia usia (55-64 tahun) yang menderita hipertensi yang berada di Puskesmas Pekkabata yang berjumlah 80 lansia. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 60 lansia yang dihitung dengan rumus slovin. Teknik sampling yang digunakan yaitu Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat oleh Morisky (MMAS). Teknik analisis data menggunakan uji korelasi gamma. Hasil penelitian Menunjukan bahwa dari 60 responden sebagian besar pada kategori dukungan keluarga pada tingkat tinggi dengan kepatuhan pengobatan 18 responden (26%) menggunakan uji korelasi gamma menunjukan p value 0,000 ? 0,05 yang artinya ada hubungan antara dukungan kelurga dan kepatuhan minum obat.