cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 91 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2023)" : 91 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS II SD NEGERI PETUNJUNGAN 03 Suciyani, Dwi
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN Petunjungan 03. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan kelas ini meliputi dua siklus. Tiap-tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik tes dan non tes. metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match pada siswa kelas 2 dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I nilai rata rata 70 dengan persentase ketuntasan belajar 60% dan nilai rata Peserta Didik pada siklus II 80 dengan persentase ketuntasan belajar 90%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match pada siswa kelas 2 SD dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi penelitian ini diharapkan model pembelajaran Make A Match dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata kunci: PTK, Make A Match, kooperatif, hasil belajar. APPLICATION OF MAKE A MATCH TYPE COOPERATIVE LEARNING MODEL TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING ACHIEVEMENT IN GRADE II STUDENTS OF SD NEGERI PETUNJUNGAN 03 ABSTRACT The research aims to improve learning activities and outcomes through the Make A Match type cooperative learning model. The subjects in this research were grade 1 students at SDN Petanjungan 03. This research used Classroom Action Research (PTK). This classroom action research includes two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. The data collection technique used is test and non-test techniques. data analysis method with quantitative descriptive analysis. The results of this research show that the learning outcomes for mathematics subjects through the application of the Make A Match type cooperative learning model for class I students are stated to have increased, this is proven by an increase in learning outcomes between cycle I, the average score is 70 with a learning completion percentage of 60% and the average score of the students. in cycle II 80 with a learning completion percentage of 90%. The conclusion is that applying the Make A Match type cooperative learning model to fourth grade elementary school students can improve mathematics learning outcomes. The implication of this research is that it is hoped that the Make A Match learning model can be used as an alternative to improve student mathematics learning outcomes.Keywords: PTK, Make A Match, cooperative, learning outcomes.
UPAYA MENINGKATKAN BELAJAR SISWA PELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI PERKALIAN SISWA KELAS 2 SD NEGERI PURWODADI 02 DENGAN MEDIA PAPAN PINTAR PERKALIAN Apriyanto, Eko Hidayat
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan dasar matematika siswa kelas Salah satu faktor yang menyebabkan kemampuan dasar matematika siswa rendah adalah proses pembelajaran masih menggunakan media konvensional yaitu dengan menggunakan papan tulis dan pembelajaran hanya berpusat kepada guru serta membuat siswa pasif. Tujuan penelitian yang akan dicapai adalah untuk mengetahui apakah media papan pintar perkalian dapat meningkatkan kemapuan dasar matematika permulaan di kelas II. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan kemampuan kemampuan dasar permulaan siswa kelas II . Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dua siklus dengan jumlah siswa 23 orang, setiap siklus terdiri dari perencanaan pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dari hasil tindakan siklus I diperoleh hasil belajar kemampuan dasar matematika materi perkalian siswa dengan nilai rata-ratanya 69 dengan presentase siswa 36 %. Hasil tindakan siklus II diperoleh hasil belajar kemampuan dasar matematika pada materi perkalian siswa dengan nilai rata-ratanya 78,67 dengan presentase siswa 90%. Dengan demikian dapat disimpulkan pembelajaran Matematika materi perkalian dengan menggunakan papan pintar perkalian dapat meingkatkan kemampuan dasar matematika materi perkalian di kelas II SD Negeri Purwodadi 02. Kata kunci: papan pintar, matematika, perkalian EFFORTS TO IMPROVE STUDENT LEARNING IN MATHEMATICS LESSONS ON MULTIPLICATION MATERIAL FOR GRADE 2 STUDENTS OF SD NEGERI PURWODADI 02 WITH MULTIPLICATION SMART BOARD MEDIA ABSTRACT The main problem in this study is the low basic mathematical ability of grade students. One of the factors that causes low students' basic math skills is that the learning process still uses conventional media, namely by using a whiteboard and learning is only teacher-centered and makes students passive. The purpose of the research to be achieved is to find out whether multiplication smart board media can improve the basic proficiency of beginning mathematics in grade II. The variable that is subjected to change in this classroom action research is to improve the basic ability of the beginning of grade II students . This Classroom Action Research was carried out in two cycles with a total of 23 students, each cycle consisting of action implementation planning, observation and reflection. From the results of the first cycle of actions, the results of learning basic mathematical abilities of student multiplication material were obtained with an average score of 69 with a student percentage of 36%. The results of the second cycle of actions obtained the results of learning basic mathematical abilities on student multiplication material with an average score of 78.67 with a student percentage of 90%. Thus, it can be concluded that learning Mathematics multiplication material using a multiplication smart board can improve the basic mathematical ability of multiplication material in grade II SD Negeri Purwodadi 02. Keywords: smart board, math, multiplication
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA TENTANG MENDESKRIPSIKAN KENAMPAKAN LINGKUNGAN ALAM KABUPATEN BREBES SERTA HUBUNGAN DENGAN KERAGAMAN SOSIAL BUDAYA MELALUI METODE DISKUSI MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD TANGGERAN 02 KECAMATAN TONJONG KABUPATEN BREBES Suryani, Sri
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masalah yang utama pada perbaikan dan pembelajaran ini adalah rendahnya prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Tanggeran 02 pada mata pelajaran IPS materi pokok kenampakan alam lingkungan kabupaten brebes serta hubunganya dengan sosial budaya. Untuk memecahkan masalah ini digunakan metode diskusi. Hasil dari perbaikan menunjukan pada studi awal siswa yang tuntas belajar dengan nilai 7,50 keatas baru 8 siswa, siklus 1 mencapai 15 siswa, siklus II mencapai 20 siswa dari 23 siswa. Dengan demikian penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode ini sangat baikditerapkan pada kelas keci dengan jumlah kelompok sekitar 3 sampai 4 orang, akan tetapi jika kelas besar akan sangat sulit mengontrolnya atau kurang efektif. Kata kunci: : prestasi belajar, metode diskusi. INCREASING STUDENT ACHIEVEMENT ABOUT DESCRIBING THE APPEARANCE OF THE NATURAL ENVIRONMENT OF BREBES REGENCY AND THE RELATIONSHIP WITH SOCIO-CULTURAL DIVERSITY THROUGH THE DISCUSSION METHOD OF SOCIAL STUDIES SUBJECTS GRADE IV SD TANGGERAN 02 TONJONG SUB-DISTRICT, BREBES REGENCY ABSTRACT The main problem in this improvement and learning is the low learning achievement of 4th grade students of SD Negeri Tanggeran 02 in social studies subject matter of the natural appearance of the Brebes district environment and its relationship with social culture. To solve this problem the discussion method was used. The results of the improvement showed in the initial study of students who completed learning with a score of 7.50 and above only 8 students, cycle 1 reached 15 students, cycle II reached 20 students out of 23 students. Thus the use of the discussion method can improve student learning achievement. Keywords: learning achievement, discussion method.
UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI VOLUME BANGUN RUANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BAGI SISWA KELAS VI NEGERI LINGGAPURA 04 KECAMATAN TONJONG KABUPATEN BREBES SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Utami, Sri
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hasil belajar peserta didik kelas VI SD Negeri Linggapura 04 dalam pembelajaran Matematika materi Volume Bangun Ruang masih rendah atau belum memenuhi KKM, hal ini disebabkan peserta didik kurang termotivasi untuk mengikuti pembelajaran Pembelajaran berpusat pada guru, serta pendukung proses pembelajaran seperti media dan alat peraga kurang mencukupi, ini menyebabkan proses pembelajaran tidak menarik perhatian peserta didik, membosankan, tidak bergairah yang pada akhirnya pembelajaran tidak berhasil atau banyak peserta didik yang belum mencapai nilai KKM. Berdasarkan uraian di atas peneliti berusaha meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran tipe Jigsaw Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Matematika materi Volume Bangun Ruang di kelas VI SD Negeri Linggapura 04. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus yang dilaksanakan pada peserta didik kelas VI SD Negeri Linggapura 04 Tiap-tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi Pengambilan data dilakukan dengan observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. data dilakukan dengan analisis kuantitatif dan kulitatif. Hasil perbaikan pembelajaran menunjukkan peningkatan aktivitas belajar peserta didik pada siklus I maupun siklus II. Demikian halnya dengan hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yaitu pada kondisi awal hanya 4 siswa (26,67%) yang tuntas belajar, menjadi 7 siswa (46,67%) yang tuntas belajar pada siklus I dan ketuntasan menjadi 14 siswa (93,33%) pada siklus II. Kata kunci: Model pembelajaran Jigsaw, aktivitas dan hasil belajar Matematika. EFFORTS TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES OF VOLUME MATERIAL BUILD SPACE THROUGH THE APPLICATION OF A JIGSAW TYPE COOPERATIVE LEARNING MODEL FOR GRADE VI STUDENTS OF LINGGAPURA 04 STATE, TONJONG DISTRICT, BREBES REGENCY IN THE FIRST SEMESTER OF THE 2019/2020 ACADEMIC YEAR ABSTRACT The learning outcomes of students in class VI SD Negeri Linggapura 04 in learning Mathematics of the material Volume of Space Buildings are still low or have not met the KKM, this is because students are less motivated to participate in teacher-centered learning, as well as supporting the learning process such as media and props are insufficient, this causes the learning process to not attract the attention of students, boring, not passionate which in the end learning is not successful or many students have not reached the KKM score. Based on the description above, the researcher tries to improve the activity and learning outcomes of students through the application of the Jigsaw type learning model. The purpose of this study is to improve the activity and learning outcomes of students in learning Mathematics material on the Volume of Space Buildings in class VI SD Negeri Linggapura 04. The method used in this research is classroom action research method carried out in two cycles carried out on grade VI students of SD Negeri Linggapura 04 Each cycle consists of four stages, namely planning, action, observation, and reflection Data collection is done by observation, learning outcomes tests and documentation. data is done by quantitative and skinative analysis. The results of learning improvement show an increase in student learning activities in cycle I and cycle II. Likewise, student learning outcomes also showed an increase, namely in the initial condition only 4 students (26.67%) who completed learning, to 7 students (46.67%) who completed learning in cycle I and completeness to 14 students (93.33%) in cycle II. Keywords : Jigsaw learning model, activity and learning outcomes of Mathematics.
PENERAPAN MODEL PBL METODE DEMONSTRASI DAN LATIHAN SOAL (DRILL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MENENTUKAN SIFAT DAN UNSUR BANGUN RUANG PELAJARAN MATEMΑΤΙΚΑ SD NEGERI JAMASIH 03 SEMESTER 2 KELAS IV KABUPATEN BREBES KECAM Muniroh, Muniroh
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan materi peserta didik pada pelajaran Matematika di SD Negeri Jamasih 03, khususnya pada Kompetensi Dasar "Menentukan sifat dan unsur bangun ruang, menentukan kesimetrian bangun datar serta menggunakannya dalam pemecahan soal." Peningkatan penguasaan, pemanfaatan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan tujuan utama pendidikan nasional. Oleh karena itu, guru di SD Negeri Jamasih 03 berusaha melakukan perbaikan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SD Negeri Jamasih 03 pada kelas VI. Subjek penelitian adalah 15 peserta didik dengan kemampuan beragam. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan penilaian unjuk kerja. Data tersebut dianalisis secara deskriptif komparatif, membandingkan hasil belajar antara kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan pembelajaran melalui dua siklus mampu meningkatkan penguasaan materi peserta didik. Pada siklus I, terjadi peningkatan nilai rata-rata peserta didik sebesar 9,39 poin dan ketuntasan belajar mencapai 72,72%. Siklus II menunjukkan peningkatan lebih lanjut dengan nilai rata-rata peserta didik naik sebesar 3,28 poin dan ketuntasan belajar mencapai 87,88%. Penerapan metode demonstrasi dan kerja kelompok, serta penggunaan alat peraga, mampu meningkatkan keaktifan peserta didik, respon positif terhadap pembelajaran, dan hasil evaluasi yang memuaskan. Meskipun demikian, penelitian ini mengindikasikan bahwa terus diperlukan upaya perbaikan lebih lanjut untuk mencapai ketuntasan belajar 100%. Diperlukan pembelajaran yang konkret dan memadai sesuai dengan tahap perkembangan operasional konkret peserta didik SD, sesuai dengan teori Jean Piaget. Kata kunci: peningkatan prestasi, PTK, metode demostrasi, kompetensi dasar. APPLICATION OF THE PBL MODEL DEMONSTRATION METHOD AND PRACTICE QUESTIONS (DRILL) TO IMPROVE STUDENT ACTIVITIES AND LEARNING OUTCOMES IN DETERMINING THE NATURE AND ELEMENTS OF BUILDING A LESSON ROOM MATEMΑΤΙΚΑ SD NEGERI JAMasih 03 SEMESTER 2 CLASS IV BREBES REGENCY SUB-DISTRICT OF DEPENDENCY ABSTRACT This research is motivated by the low mastery of student material in Mathematics at SD Negeri Jamasih 03, especially in the Basic Competencies "Determining the properties and elements of building spaces, determining the symmetry of flat shapes and using them in problem solving." Improving the mastery, utilization, and development of science and technology is the main goal of national education. Therefore, teachers at SD Negeri Jamasih 03 try to improve learning to improve student achievement. This research was conducted using the Classroom Action Research (PTK) method at SD Negeri Linggapura 04 Tonjong District in class VI. The research subjects were 15 students with diverse abilities. Data collection was done through written tests and performance assessments. The data was analyzed descriptively comparative, comparing learning outcomes between initial conditions, cycle I, and cycle II. The results showed that learning improvement through two cycles was able to improve students' mastery of the material. In cycle I, there was an increase in students' average score by 9.39 points and learning completeness reached 72.72%. Cycle II showed further improvement with the students' average score increasing by 3.28 points and learning completeness reaching 87.88%. The application of the demonstration and group work methods, as well as the use of teaching aids, was able to increase student activeness, positive responses to learning, and satisfactory evaluation results. Nevertheless, this study indicates that further improvement is needed to achieve 100% learning completeness. Concrete and adequate learning is needed according to the concrete operational development stage of elementary school students, in accordance with Jean Piaget's theory. . Keywords: achievement improvement, PTK, demonstration method, basic competencies.
HASIL PERBAIKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SD NEGERI LUWUNGGEDE 01 KECAMATAN TANJUNG Dian Puspita Sari
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penulis mengadakan Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa melalui studi awal pada mata pelajaran Matematika materi konsep bilangan di kelas IV SD Negeri Luwunggede 01 dengan hasil nilai prestasi belajar siswa kurang optimal, yaitu tingkat ketuntasan belajar hanya mencapai 22,7% atau 5 siswa saja yang tuntas dari jumlah 22 siswa dengan nilai rata-rata 55,9 dari KKM 70 yang ditetapkan penulis. Permasalahan dalam Penelitian ini adalah bagaimana menggunakan kartu bilangan pada pembelajaran matematika dengan materi konsep bilangan. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil Penelitian pada siklus I siswa yang belum tuntas belajar 7 siswa atau 31,8% dan yang telah tuntas belajar 15 siswa atau 68,2%, dengan nilai rata-rata kelas 67,3 Hasil Penelitian pada siklus II siswa yang belum tuntas belajar tinggal 2 siswa atau 9 % dan yang telah tuntas belajar 20 siswa atau 80,5%, dengan nilai rata- rata kelas 80,5. Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa aktifitas yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran yang di upayakan dengan baik ternyata menghasilkan prestasi belajar yang baik pula. Terbukti dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan prestasi belajar yang signifikan. Berarti Pembelajaran dengan menggunakan kartu bilangan yang dilengkapi metode bervariasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa,khususnya di kelas IV SD Negeri Dukuhturi 07 pada mata pelajaran matematika dengan materi konsep bilangan. Kata kunci: Matematika, kartu bilangan, PTK, prestasi, meningkat. RESULTS OF IMPROVING GRADE IV MATHEMATICS LEARNING THROUGH CLASSROOM ACTION RESEARCH AT SD NEGERI LUWUNGGEDE 01 TANJUNG DISTRICT ABSTRACT The author conducted this research against the background of low student learning achievement through an initial study of mathematics subjects on number concept material in class IV SD Negeri Luwunggede 01 with the results of less than optimal student learning achievement scores, namely the level of learning completeness only reached 22.7% or 5 students who completed out of 22 students with an average score of 55.9 from the KKM 70 set by the author. The problem in this study is how to use number cards in learning math with number concept material. This research was carried out with two cycles, each cycle consisting of two meetings and four stages, namely planning, action, observation and reflection. Research results in cycle I students who have not completed learning 7 students or 31.8% and who have completed learning 15 students or 68.2%, with an average class score of 67.3 Research results in cycle II students who have not completed learning are only 2 students or 9% and who have completed learning 20 students or 80.5%, with an average class score of 80.5. From the explanation above, it can be concluded that the activities carried out by the teacher in learning that are well attempted turn out to produce good learning achievements as well. Evidently from cycle I and cycle II there was a significant increase in learning achievement. This means that learning by using number cards equipped with varied methods can improve student learning achievement, especially in class IV SD Negeri Dukuhturi 07 in mathematics subjects with number concept material. Keywords: Mathematics, number cards, PTK, achievement, increase.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETRAMPILAN,DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN CONTEXUAL TEACHER LEARNING (CTL) KOMPETENSI DASAR MELAKSANAKAN HAK ANAK DI RUMAH DAN DI SEKOLAH KELAS 1 SEMESTER DUA SD NEGERI WINDUAJI 02 KECAMATAN PAGUYANGAN KABUPATEN BREBES Dian Widiastuti
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Dari hasil penelitian yang berjudul. Meningkatkan aktivitas, ketrampilan,dan hasil belajar siswa melalui pembelajaran contexual teacher learning (CTL) kompetensi dasar melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah Kelas 1 semester dua sd negeri winduaji 02 Kecamatan paguyangan kabupaten brebes didapatkan hasil sebagai berikut Pendekataan  Cotextual Teacher Learning (CTL)  dengan mengguakan Metode Role Playing yang menarik dapat meningkatkan aktivitas, prestasi, dan ketrampilan siswa dengan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dengan bukti nilai rata-rata Pra Siklus 59.60, Siklus I 69,40 dan Siklus II 72,40. Penggunaan media gambar yang menarik  dapat meningkatkan aktivitas, prestasi, dan ketrampilan siswa dengan aktif  dalam belajar dengan bukti aktivitas dalam rentang nilai 0-110 pada Pra Siklus 53, Siklus I 84 dan Siklus II 106. Bermain dalam kelompok yang melibatan siswa secara langsung dapat meningkatkan aktivitas, prestasi, dan ketrampilan siswa dengan aktif dalam rentang nilai 0-40 Pra Siklus 17, Siklus I 31 dan Siklus II 39. Kata kunci: kontektual learning  .role playing, Winduaji.   IMPROVE STUDENT ACTIVITIES, SKILLS, AND LEARNING OUTCOMES THROUGH CONTEXUAL TEACHER LEARNING (CTL) BASIC COMPETENCIES IMPLEMENTING CHILDREN'S RIGHTS AT HOME AND AT SCHOOL CLASS 1 SEMESTER TWO SD STATE WINDUAJI 02 PAGUYANGAN SUB-DISTRICT, BREBES REGENCY   ABSTRACT From the results of research entitled. Improving students' activities, skills and learning outcomes through contextual teacher learning (CTL) basic competencies in implementing children's rights at home and at school Class 1 second semester of SD Negeri Winduaji 02 Paguyangan District, Brebes Regency, obtained the following results. Cotextual Teacher Learning (CTL) Approach by using an interesting Role Play Method, it can increase students' activities, achievements and skills by actively participating in learning activities with evidence of an average score for Pre Cycle 59.60, Cycle I 69.40 and Cycle II 72.40. The use of attractive image media can increase students' activity, achievement and skills in actively learning with evidence of activity in the value range 0-110 in Pre-Cycle 53, Cycle I 84 and Cycle II 106. Playing in groups that involve students directly can improve active student activities, achievements and skills in the value range 0-40 Pre Cycle 17, Cycle I 31 and Cycle II 39. Keywords: contextual learning .role playing, Winduaji.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI BABAKAN 01 Julaiha
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi skala di kelas V SD Negeri Babakan 01. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Pada masing-masing siklus terdapat empat tahapan penelitian yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni siswa kelas V SD Negeri Babakan 01. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Instrumen penelitian ini menggunakan wawancara, lembar kuesioner dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72,78 % yang berada pada kategori sedang. Sedangkan hasil belajar pada siklus II yakni 88, 88 % yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar secara klasikal, sehingga dapat ditarik simpulan bahwa Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN Babakan 01 Tahun Ajaran 2023/2024. Kata kunci: hasil belajar, matematika SD, problem based learning. APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES IN GRADE V STUDENTS OF SD NEGERI BABAKAN 01 ABSTRACT His research aims to improve students' mathematics learning outcomes by using the Problem Based Learning (PBL) learning model on scale material in class V of SD Negeri Babakan 01. This research is classroom action research carried out in two cycles. In each cycle there are four research stages consisting of planning, implementation, observation and reflection stages. The subjects involved in this research were fifth grade students at SD Negeri Babakan 01. Data collection techniques used tests and non-tests. This research instrument uses interviews, questionnaires and observations. The data analysis used is quantitative descriptive analysis. The research results showed that student learning outcomes in cycle I were 72.78%, which was in the medium category. Meanwhile, the learning outcomes in cycle II were 88.88% which was in the high category. Based on these results, it can be seen that there has been an increase in classical learning outcomes, so that it can be concluded that the PBL (Problem Based Learning) Learning Model can improve Mathematics learning outcomes for class V students at SDN Babakan 01. Keywords: learning outcomes, elementary school mathematics, problem based learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III SDN RUNGKANG 02 Kurniasih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika siswa kelas 3 SDN rungkang 02, Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SDN rungkang 02 yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam peneltian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika materi bilangan cacah. Hasil sebelum dilakukan tindakan yaitu pada pra siklus hanya 8 siswa atau 32% yang tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 17 siswa atau 68% yang tuntas belajar matematika dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 23 siswa yang tuntas belajar matematika atau 92%. Penelitian ini dikatakan berhasil karena mencapai indikator kinerja yaitu ≥ 80% dari seluruh siswa dengan KKM ≥ 70. Kata kunci: Hasil Belajar, Matematika, Problem Based Learning. APPLICATION OF PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING ACHIEVEMENT IN GRADE III STUDENTS OF SDN RUNGKANG 02 ABSTRACT The problem behind this research is the low student learning outcomes in mathematics learning for grade 3 students at SDN Rungkang 02, Brebes Regency. This research uses classroom action research carried out in 2 cycles. Each cycle is carried out in 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were 25 grade 3 students at SDN Rungkang 02. The instruments used in this research are tests, observation and documentation. The data analysis technique uses qualitative and quantitative descriptive analysis. Based on the research results, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning model can improve learning outcomes in mathematics subjects involving whole numbers. The results before action was taken were that in the pre-cycle only 8 students or 32% had completed it, in the first cycle it had increased to 17 students or 68% who had completed studying mathematics and in the second cycle it had increased again to 23 students who had completed studying mathematics or 92%. This research was said to be successful because it achieved a performance indicator of ≥ 80% of all students with a KKM ≥ 70. Keywords: Learning Outcomes, Mathematics, Problem Based Learning.
PENGGUNAAN METODE SAS BERBANTU MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI BOJONGSARI 01 BEREBES Kusmiyati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul penggunaan Metode SAS Berbantu Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Pada Siswa Kelas SD Negeri Bojongsari 01 Brebes bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar diantaranya kemampuan membaca dan menulis bagi pemula. Penelitian ini menggunkan penelitian Tindakan Kelas dengan peserta didik berjumlah 16 siswa. Hasil observasi awal rata rata nilai pra Siklus adalah 75 dengan persentase tuntas 50%, siklus 1 rata rata nilai klas 80 dan pemcapaian 75% siswa tuntas sedangkan yang terakhir siklus 2 rata rata nilai membaca dan menulis sebesar 85 dengan ketuntasan 100% melebihi angka Kriteria Ketuntasan Minimum. Kata kunci: SAS, Media, PTK, Sekolah Dasar. THE USE OF THE IMAGE MEDIA-ASSISTED SAS METHOD TO IMPROVE STUDENTS' READING SKILLS IN GRADE 1 STUDENTS SD NEGERI BOJONGSARI 01 BEREBES ABSTRACT The research entitled Using the SAS Method Assisted with Image Media to Improve Students' Reading Ability in Classes at SD Negeri Bojongsari 01 Brebes aims to improve learning outcomes including reading and writing abilities for beginners. This research used Classroom Action research with 16 students. Initial observation results, the average pre-cycle score was 75 with a completion percentage of 50%, cycle 1 had an average class score of 80 and 75% of students had completed, while in the last cycle 2 the average reading and writing score was 85 with 100% completion exceeding the Completion Criteria. Minimum. Keywords: SAS, Media, PTK, Elementary School.

Page 3 of 10 | Total Record : 91