cover
Contact Name
A. Andini Radisya Pratiwi
Contact Email
simteks@usbypkp.ac.id
Phone
+6281342399207
Journal Mail Official
simteks@usbypkp.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Gedung C, Lantai 3, Universitas Sangga Buana, Jl. PHH Mustopa No.68, Cikutra, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40124
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS)
ISSN : 26558149     EISSN : 2807842X     DOI : https://doi.org/10.32897/simteks
Core Subject : Engineering,
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana - YPKP yang memuat hasil-hasil penelitian dan pemikiran para akademisi di bidang Teknik Sipil baik akademisi maupun praktisi, yang diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan September dan Maret. Bidang-bidang jurnal tersebut adalah Teknik Struktur, Manajemen Sumber Daya Air, Geoteknik, dan bidang-bidang lain yang akan berkembang di masa mendatang.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September" : 11 Documents clear
PERENCANAAN PONDASI JALAN LAYANG DI KOTA BANDUNG STRUDI KASUS JALAN LAYANG GATOT SUBROTO – PELAJAR PEJUANG Rangga Jumena; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1061

Abstract

Dalam konteks pengembangan infrastruktur jalan di daerah dengan keterbatasan lahan seperti Bandung, perbaikan jalan seringkali memerlukan solusi alternatif seperti pembangunan simpang susun atau flyover. Analisis kondisi tanah melalui pemboran vertikal mengungkap bahwa tanah di daerah tersebut terdiri dari jenis tanah Clay (lempung) dan Sand (pasir), dengan tanah keras yang terletak pada kedalaman sekitar 10 meter. Data dari hasil pemboran menunjukkan bahwa daya dukung tanah bervariasi tergantung pada diameter pondasi yang digunakan. Sebagai contoh, pondasi dengan diameter 400 mm memiliki daya dukung izin sekitar 48 Ton, sedangkan pondasi 600 mm dapat mendukung beban hingga sekitar 143 Ton. Pondasi 800 mm memiliki daya dukung izin sekitar 217 Ton, sementara pondasi dengan diameter 1000 mm memiliki daya dukung izin sekitar 305 Ton.
IMPLEMENTASI METODE TERZAGHI DAN METODE MEYERHOOF PADA PERENCANAAN PONDASI TELAPAK Serta Denius Daeli; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1062

Abstract

Dalam rangka merenovasi Sekolah MTs Negeri.2 Cicaheum yang berlokasi di Jalan Antapani Nomor 76, Kecamatan  Antapani, Bandung, Jawa Barat, perencanaan struktur telah dilakukan dengan penekanan pada pondasi. Sebagai langkah persiapan, dilakukan penyelidikan geoteknik yang komprehensif di lapangan. Untuk merancang pondasi telapak yang sesuai untuk proyek renovasi sekolah ini, diputuskan menggunakan dimensi B = L, dengan lebar 1,50 m, kedalaman 2,50 m, dan tebal 0,35 m. Hasil perhitungan kapasitas daya dukung menggunakan Metode Terzaghi menghasilkan nilai qall sebesar 117,02 kN/m2, sementara Metode Meyerhoof menghasilkan nilai qall sebesar 113,17 kN/m2. Sementara itu, baik tegangan tanah maksimum (qmax) maupun tegangan tanah minimum (qmin) keduanya sekitar 112,692 kN/m2. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada tegangan tarik pada tanah, mengindikasikan bahwa pondasi ini dinyatakan aman. Dalam perencanaan struktur pondasi, tulangan lentur utama memiliki ukuran dengan 10 batang berdiameter 12 mm (D12) dalam arah x dan 9 batang D12 dalam arah y. Sementara untuk tulangan susut (sengkang), digunakan ukuran Ø10 – 200.
Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Bor (Bored Pile) Berdasarkan Data Penetrasi Standar (SPT) dan Data Sondir (CPT) Nur Asiah Jamil; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1068

Abstract

Fondasi merupakan struktur bawah yang berfungsi untuk meneruskan setiap gaya atau beban yang bekerja pada bangunan ke dalam stuktur tanah keras. Dalam perencanaan fondasi, hasil dari penyelidikan tanah sangat diperlukan sebagai data acuan perancangan fondasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kapasitas daya dukung fondasi tiang bor berdasarkan data SPT dan Sondir/CPT dengan menggunakan variasi diameter dan kedalaman. Perhitungan kapasitas daya dukung berdasarkan data SPT menggunakan metode Mayerhof untuk Qp dan Qs, sedangkan perhitungan kapasitas daya dukung berdasarkan data Sondir/CPT menggunakan metode Mayerhof untuk Qp dan metode Nottingham dan Schmertmann untuk Qs. Hasil perhitungan daya dukung fondasi tiang bor tunggal di titik BH-1 dengan membandingkan daya dukung terhadap diameter 0,5 diperoleh nilai daya dukung optimum ada pada kedalaman 10 m dengan diameter 0,8 m. Pada perhitungan daya dukung fondasi tiang bor tunggal di titik BH-2 diperoleh nilai daya dukung optimum ada pada kedalaman 10 m dengan diameter 0,8 m. Nilai daya dukung optimum fondasi tiang bor tunggal berdasarkan data sondir dengan membandingkan nilai daya dukung terhadap diameter 0,5 adalah terdapat pada diameter 0,8 m dengan kedalaman 15 m untuk S1-S5, dengan nilai persentase kenaikan sebesar 147,69 % untuk S1, S2  sebesar  144,84 %, S3  sebesar  144,47 %, S4 sebesar 143,79 %  dan S5 sebesar 142,79 %.
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN RANCABEUREUM SUNGAI CIMANDE KABUPATEN BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN DYNAMIC FORMULA Nuke Julfah; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1069

Abstract

Fondasi tiang pancang berfungsi menerima dan menyalurkan beban dari struktur atas ke lapisan tanah pada kedalaman tertentu yang mempunyai daya dukung. Untuk menghitung kapasitas daya dukung khususnya dengan cara dinamis terdapat banyak rumus yang dapat digunakan dan menghasilkan nilai yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujan untuk membandingkan hasil perhitungan nilai kapasitas daya dukung dengan menggunakan beberapa formula/metode dinamis, seperti : metode Hiley, metode WIKA, metode Eytelwein, metode Danish, metode ENR, dan metode Navy-Mc Key. Data perhitungan berdasarkan data kalendering pada tiang beton pracetak diameter 40 cm yang diambil dari data sekunder. Kapasitas tiang dihitung dengan menggunakan rumus dinamis menghasilkan variasi nilai yang signifikan, terutama karena adanya variasi dalam faktor keamanan (SF). Nilai kapasitas daya dukung maksimum terdapat di metode Eytelwein dan minimum terdapat di metode Danish. Sedangkan untuk kapasitas ijin tiang maksimum terdapat di metode WIKA dan minimum terdapat di metode ENR. Berdasarkan perbandingan pada penelitian ini bahwa metode Hiley dan Wika lebih banyak melibatkan parameter dari pada metode lainnya, seperti area penampang (AS), panjang tiang (L), kompresi elastis, pantulan, dan tinggi jatuh tiang. Sehingga metode ini merupakan metode dengan rumus paling lengkap. Pada studi ini juga dapat disimpulkan bahwa jika nilai daya dukung yang dihasilkan semakin besar, maka semakin kecil nilai penetrasi.
ANALISIS STRUKTUR GEDUNG BERLANTAI DENGAN SHEAR WALL TUBE TYPE TERHADAP BEBAN GEMPA Muhamad Amin Khairudin; Muhamad Ryanto
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1070

Abstract

Pada penelitian Analisis telah dilakukan terhadap pemanfaatan dinding geser tipe tabung pada sebuah gedung berlantai 15 Dengan penggunaan sistem penahan gaya seismik awal yang mengikuti struktur SRPMK, gedung ini berperan sebagai hotel dengan kategori risiko 2 dan berlokasi di kota Bandung dengan tanah berkelas sedang. Analisis gempa dilakukan dengan metode analisis respons spektral dinamis yang sesuai dengan peraturan gempa SNI 1726:2012. Tujuan dari analisis ini adalah untuk membandingkan perilaku antara struktur SRPMK dan Sistem Ganda. Hasil analisis mengungkapkan perbedaan signifikan dalam beberapa aspek. Periode osilasi struktur SRPMK adalah T=3,2292 detik, sedangkan Sistem Ganda memiliki periode T=3,0333 detik, mengakibatkan penurunan sebesar 6,067%. Gaya geser dasar seismik pada struktur SRPMK adalah 5675,89 kN untuk arah X dan 5674,57 kN untuk arah Y, sementara Sistem Ganda memiliki nilai 5935,54 kN untuk arah X dan 5935,53 kN untuk arah Y, mengalami kenaikan sebesar 4,575% pada arah X dan 4,599% pada arah Y. Simpangan maksimum antar lantai pada SRPMK adalah 65,8851 mm untuk arah X dan 74,1208 mm untuk arah Y. Di sisi lain, Sistem Ganda memiliki simpangan 69,4740 mm untuk arah X dan 43,6854 mm untuk arah Y, dengan kenaikan sebesar 5,447% pada arah X, tetapi mengalami penurunan sebesar 41,062% pada arah Y. Nilai P-Delta pada SRPMK adalah 0,076383 untuk arah X dan 0,086128 untuk arah Y, sementara Sistem Ganda memiliki nilai 0,071118 untuk arah X dan 0,042638 untuk arah Y, dengan penurunan sebesar 6,893% pada arah X dan 50,495% pada arah Y. Lebih lanjut, berat struktur SRPMK adalah 158926 kN, sementara Sistem Ganda memiliki berat 148413 kN. Selisih berat kedua struktur tersebut adalah 10513 kN, sehingga menghasilkan penurunan berat bangunan sebesar 7,084%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Sistem Ganda sebagai sistem penahan gaya seismik lebih efektif karena struktur Ganda tersebut lebih kaku dibandingkan dengan struktur SRPMK.. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Sistem Ganda sebagai sistem penahan gaya seismik lebih efektif karena lebih kaku daripada struktur SRPMK.
PENERAPAN SIMULASI ARUS LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN TIDAK SEBIDANG DI JALAN JAKARTA–JALAN SUPRATMAN KOTA BANDUNG PEMANFAATAN APLIKASI VISSIM 11.03 Novia Widia Astuti; Didin Kusdian; Tia Sugiri
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2723

Abstract

Keberadaan arus lalu lintas di Kota Bandung kini diwarnai oleh kepadatan dan kemacetan tinggi, dimana kapasitas simpang tidak sebanding dengan volume kendaraan yang ada, sehingga kemacetan yang berkepanjangan. Penelitian ini dilakukan pada Jalan Jakarta - Supratman Kota Bandung, dengan melakukan simulasi, analisis kinerja sebelum dan setelah adanya Fly Over, alternatif kecepatan rata - rata ruang, dan pengalihan arus kendaraan. Metode analisis yang digunakan ialah mikrosimulasi menggunakan software perangkat lunak yaitu Vissim, dengan melakukan kalibrasi, validasi model secara trial dan error, mempertimbangkan perilaku pengemudi, melakukan uji GEH terhadap volume kendaraan, serta uji chi - square terhadap panjang antrian kendaraan, dan melakukan analisis kecepatan rata-rata ruang untuk penyeragaman kecepatan kendaraan. Hasil simulasi bahwa parameter kalibrasi untuk setiap periode sangat dipengaruhi faktor volume kendaraan pada waktu puncak maupun tidak puncak di masing-masing pendekat. Hasil analisis berupa panjang antrian terbesar terjadi di lengan pendekat Jalan Jakarta, dan setelah melakukan serangkaian analisis arus lalu lintas pada simpang tidak sebidang maka diperoleh bahwa dengan adanya Fly Over tidak mampu menstabilkan kondisi lalu lintas di Jalan Jakarta - Supratman, hal ini dikarenakan tingkat pelayanan hanya merubah satu tingkatan dari E menjadi D. Pembangunan Fly Over atau adanya Fly Over hanya memindahkan kendaraan dari suatu titik ke titik lainnya, karena transportasi merupakan suatu perpindahan orang bukan perpindahan mobil.
KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN JALAN PADA JALAN AKSES PELABUHAN PATIMBAN DESA PATIMBAN KECAMATAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT(PANTURA) Haris Supriatna
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2816

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi melibatkan penggunaan sumber daya yang terbatas dalam periode waktu tertentu untuk mencapai pembangunan bangunan atau infrastruktur. Namun, terdapat berbagai kendala yang menghambat percepatan proyek pembangunan jalan akses pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, sehingga memperlambat pelaksanaan pekerjaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek konstruksi pada pembangunan jalan akses Pelabuhan Patimban. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner dan angket sebagai alat untuk mengumpulkan data dari responden. Uji hipotesis dan uji statistik dilakukan untuk menganalisis data yang terkumpul. Proses analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS untuk melakukan analisis statistik terhadap data yang dikumpulkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan proyek adalah faktor alam/lingkungan, faktor pengguna jasa (owner), faktor penyedia jasa (kontraktor), dan faktor penyedia jasa (konsultan pengawas). Uji statistik dan analisis verifikatif menunjukkan bahwa faktor alam/lingkungan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keterlambatan pembangunan jalan dengan kontribusi sebesar 0,556. Faktor pengguna jasa (owner) memberikan kontribusi sebesar 0,298, faktor penyedia jasa (kontraktor) memberikan kontribusi sebesar 0,344, dan faktor penyedia jasa (konsultan pengawas ) memberikan kontribusi sebesar 0,295 terhadap keterlambatan proyek. Total kontribusi semua faktor atau sub-variabel terhadap keterlambatan pembangunan jalan akses pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, adalah sebesar 88,40%.
IDENTIFIKASI PRAKTIK KNOWLEDGE MANAGEMENT DI PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI Heri Permana; Tia Sugiri; Agus Rachmat; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2823

Abstract

Manajemen pengetahuan sangat berkembang pesat selama beberapa dekade terakhir sebagai cara yang spesifik dan terancam untuk menangkap, menyusun, dan menggunakan informasi pengetahuan yang terkandung di perusahaan secara efektif dan efisien, dan untuk berbagi pengetahuan. Salah satu faktor yang dapat menimbulkan inovasi adalah manajemen pengetahuan yang diterapkan. Maka dari itu pengetahuan di suatu harus diatur dicatat menggunakan konsep knowledge management. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan praktik knowledge management di perusahaan jasa konsultansi. Menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, analisisnya dengan software NVivo Plus 11. Peneliti melakukan penelitian di tiga perusahaan yaitu PT. Biro Arsitek dan Insinyur Sangkuriang, PT. Penta Rekayasa dan PT. Ciriajasa Cipta Mandiri dengan sembilan orang informan. Hasil analisis praktik knowledge management pada perusahaan jasa konsultansi konstruksi sudah menerapkan knowledge management dengan baik. Adapun kendala dalam praktik Knowledge management dalam proses mengelola organisasi pada perusahaan PT. Biro Arsitek dan Insinyur Sangkuriang, PT. Penta Rekayasa dan PT. Ciriajasa Cipta Mandiri PT. Biro Arsitek yaitu sub indikator: Technological infrastructure dan Organizational culture. Faktor yang dominan pada jenis praktik Knowledge management pada perusahaan jasa konsultansi yaitu sub indikator: Knowledge acquisition (Akuisisi pengetahuan).
KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA CONSTRUCTION PROJECT (STUDI KASUS: KONTRAKTOR PELAKSANA PT. PILAR TEGUH UTAMA PADA PEMBANGUNAN PABRIK SEPATU PT. ADONIA FOOTWARE INDONESIA – LEBAKSIU, TEGAL Ryan Hermawan; Abdul Chalid
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2838

Abstract

Pengadaan dalam proyek bidang konstruksi menempati posisi teratas dengan mendapatkan porsi terbesar dari kumulatif nilai proyek. Lingkup pengadaan proyek ini akan sangat berpengaruh terhadap pembiayaan dan cash flow proyek. Ketidaksesuaian pengadaan dan kesalahan dalam pelaksanaan pengadaan dapat terjadi meningkatnya biaya pelaksanaan proyek jika tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan, terjadi penerimaan bahan baku berlebih yang akan mempengaruhi terhadap biaya penyimpanan, perawatan serta sangat rentan terhadap kerusakan bahan baku. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara dengan membuat variabel-variabel penelitian terlebih dahulu sebelum pernyataan kuesioner dibagikan. Variabel tersebut berdasarkan teori pada kajian pustaka. Hasil dari wawancara tersebut dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas pada setiap pernyataan kuesioner yang telah dijawab oleh responden, baru dibuat sebuah matrik mapping beserta analisa terkait proses Supply Chain Management yang terjadi PT. PTU. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa PT. PTU perlu membuat Material Requirement Planning yang tepat dan benar, menunjuk tim pelaksana supply chain yang mampu berkoordinasi dengan semua pihak pada tingkatan supply chain, schedule pekerjaan proyek yang sesuai dan tepat waktu dan mitra strategis (subkontraktor dan supplier) didukung dengan penggunan sistem informasi yang baik dan mampu memberikan sejumlah informasi kepada PT. PTU terkait manajemen rantai pasok.
BESARNYA PENAWARAN BIAYA PADA TENDER PENGARUHNYA TERHADAP AKTUALISASI MUTU PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI JALAN RAYA Nevi Mulyana
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.2849

Abstract

Dengan adanya fenomena Peserta pada Tender Pekerjaan Konstruksi menyampaikan penawaran di bawah 80% dari nilai Owner Estimate (OE)/Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang berdampak pada aktualisasi mutu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya penawaran biaya (nilai penawaran < 80% nilai OE/HPS) pada Tender terhadap aktualisasi mutu pelaksanaan pekerjaan serta dampak yang ditimbulkan pada Paket Preservasi Jalan Nagreg - Rajapolah - Tasikmalaya – Ciamis Tahun Anggaran 2022. Dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh besarnya penawaran biaya (nilai penawaran < 80% nilai OE/HPS) berpengaruh terhadap aktualisasi mutu pelaksanaan pekerjaan sebesar 35,80%, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,218 yang dipengaruhi oleh observasi/pengamatan dan sebesar 0,228 yang dipengaruhi oleh estimasi penawaran biaya, nilai tersebut bernilai positif sehingga pengaruh besarnya penawaran biaya (nilai penawaran < 80% nilai OE/HPS) ini maka mutu pelaksanaan pekerjaan mengalami penurunan. Adapun dampak besarnya penawaran biaya (nilai penawaran < 80% nilai OE/HPS) adalah banyaknya perbaikan pekerjaan pada saat masa pemeliharaan, Pekerjaan selesai tidak tepat waktu, dan Progres realisasi pekerjaan selalu terlambat (tidak sesuai dengan progres rencana).

Page 1 of 2 | Total Record : 11