cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 613 Documents
RESPON KHALAYAK TERHADAP KONTEN VIDEO YOUTUBE FOOD VLOGGER RIA SW (Survei terhadap penonton channel Youtube Ria Sw)
The Commercium Vol 2 No 2 (2019): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31195

Abstract

Konten video Youtube Food Vlogger Ria Sw merupakan salah satu konten yang ada pada platform Youtube yang membahas kuliner dan tempat kuliner yang ada dalam negeri maupun luar negeri khususnya kawasan asia. Konten video Youtube Ria Sw menarik perhatian karena memiliki konsisten dalam menyediakan konten kuliner dan tidak berpacu pada kuliner yang sedang viral saja. Namun, lebih pada mengulas tentang kuliner yang belum diketahui oleh kebanyakan orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan respon yang diberikan setiap orang terhahap konten video pada tahap kognitif dan afektif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai asymtitic significant adalah sebesar 0,691. Nilai tersebut lebih besar dari nilai α yang ditetapkan yaitu sebesar 5% atau 0,05 (0,691>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan respon yang diberikan setiap responden yang menjadi penonton dalam konten video Youtube Ria.
Strategi Promosi Media Massa Melalui Event (Studi Kasus Event Jazz Traffic Festival Suara Surabaya)
The Commercium Vol 2 No 2 (2019): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31241

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Promosi Media Massa Melalui Event (Studi Kasus Pada Event Jazz Traffic Festival Suara Surabaya)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi radio Suara Surabaya melalui event Jazz Traffic Festival. Melalui event Jazz Traffic Festival (JTF), radio Suara Surabaya ingin menarik pendengar baru dan memperkenalkan dirinya pada khalayak luas serta untuk meningkatkan brand image. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa radio Suara Surabaya mendapatkan dampak dari Jazz Traffic Festival dengan meningkatnya brand image radio Suara Surabaya. Sehingga memudahkan radio Suara Surabaya untuk mendapat sponsor, serta dapat memperkenalkan radio Suara Surabaya pada para remaja yang akan menjadi target untuk pendengar radio Suara Surabaya di masa mendatang atau disebut juga dengan istilah incoming generations.
PROBLEMATIKA PADA LEMBAGA REGULATOR PENYIARAN TELEVISI LOKAL (STUDI KASUS KOMISI PENYIARAN INDONESIA DAERAH JAWA TIMUR)
The Commercium Vol 2 No 2 (2019): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31383

Abstract

AbstrakKehadiran Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran telah melahirkan Komisi Penyiaran Indonesia sebagai regulator penyiaran yang baru. Sebagai bagian dari regulator penyiaran, KPID Jawa Timur memiliki peran yang penting untuk dapat mewujudkan demokratisasi penyiaran di wilayah Jawa Timur. Salah satu indikator penyiaran yang demokratis ditandai dengan adanya keberagaman isi siaran dan keberagaman pemilik media. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus guna mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh KPID Jawa Timur dalam mengupayakan demokratisasi penyiaran televisi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori normatif media massa milik McQuail. Dalam hal ini peneliti memperoleh informasi seputar kelembagaan, kewenangan dan program yang dimiliki oleh KPID Jawa Timur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa KPID Jawa Timur belum maksimal dalam mengupayakan demokratisasi penyiaran karena banyaknya permasalahan mendasar yang dihadapi oleh KPID Jawa Timur. Kata Kunci: Penyiaran Televisi, Demokratisasi, KPID Jawa Timur AbstractThe presence of Broadcasting Law Number 32 of 2002 has presenting ‘Komisi Penyiaran Indonesia’ as the new broadcasting regulator. As part of the broadcasting regulator, ‘KPID Jawa Timur’ has an important role to realizing the democratization of broadcasting in the East Java region. The democratic broadcasting is marked by the diversity of content broadcast and the diversity of media ownership. This study uses a case study method to find out the problems of ‘KPID Jawa Timur’ in seeking democratization of television broadcasting. The theory used in this study is the normative theory of McQuail’s mass media. In this case, researcher obtained information about the instituitions, authorities and programs owned by ‘KPID Jawa Timur’. The result of this study indicate ‘KPID Jawa Timur’ hasn’t maximizing their effort to reach the television broadcasting democracy because of many fundamental problems which faced by the Indonesia Broadcast Commission in East Java region. Keywords: Broadcasting, Television’s Democracy, Indonesia’s Broadcasting Commission
Korelasi Physical Evidence dan Kepuasan Pelanggan di Loop Station Surabaya
The Commercium Vol 2 No 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31483

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama bagi suatu perusahaan. Kepuasan pelanggan dapat diciptakan melalui beberapa strategi, salah satunya yaitu komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran mempunyai beberapa unsur salah satunya yaitu physical evidence, elemen tambahan yang terpenting bagi suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan physical evidence dan kepuasan pelanggan Loop Station Surabaya dengan sampel sebanyak 375 responden. Peneliti menemukan adanya korelasi yang sangat kuat antara physical evidence dan kepuasan pelanggan di Loop Station Surabaya sebagai wadah bagi kalangan anak muda di Surabaya.Kata Kunci: physical evidence, kepuasan pelanggan, Loop Station Surabaya.Customer satisfaction is a main goal for a company. Customer satisfaction can be created through several strategies, one of them is marketing communication. Marketing communication has several elements, one of them is physical evidence, the most important additional element for a company. The purpose of this study is to find out the relationship between physical evidence and customer satisfaction at Loop Station Surabaya with a sample of 375 respondents. This research used a quantitative approach with survey methods as data collection techniques. Researchers found a very strong correlation between physical evidence and customer satisfaction at Surabaya Loop Station as a forum for young people in Surabaya.Keywords: physical evidence, customer satisfaction, Surabaya Loop Station.
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Brand Awareness Pada Followers Instagram Warunk Upnormal
The Commercium Vol 2 No 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31484

Abstract

Abstrak Dalam era pemasaran digital saait ini, perusahaan memerlukan strategi rinci agar dapat menarik perhatian konsumen. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kreatifitas pemasaran dan promosi dengan memanfaatkan media sosial. Salah satu bisnis kuliner yang memanfaatkan media sosial instagram sebagai media promosinya yaitu warunk upnormal. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga eksistensi merek di hadapan khalayak luas dengan melakukan social media marketing sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup khalayak di masa kini. Dalam social media marketing, terdapat beberapa aspek yang dapat dilakukan yaitu attraction dengan menyajikan konten visual, convert dengan menarik minat atau konversi dari khalayak, dan transform dengan menunjukkan bukti sosial. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu demi mengetahui ada tidaknya pengaruh social media marketing terhadap brand awareness pada followers instagram warunk upnormal. Penelitian..ini memiliki jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode survei. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuisioner berbentuk google form yang disebarkan kepada responden yaitu followers instagram warunk upnormal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa followers Instagram warunk upnormal lebih tertarik dengan pemasaran yang mengandalkan konten visual. Selain itu responden juga memiliki minat untuk mengamati jumlah like dan komentar namun masih belum berminat untuk berperan aktif terhadap unggahan interaktif warunk upnormal. Dapat diketahui juga bahwa responden tertarik dengan kategori makanan kekinian serta mampu mengidentifikasi warunk upnormal sebagai kategori makanan kekinian. Kesimpulan dari penelitian ini ialah dapat disebutkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat pada social media marketing terhadap brand awareness followers instagram warunk upnormal. Kata Kunci : Social Media Marketing, Brand Awareness, Instagram Abstract In this digital marketing era, a company must have a detailed strategy so it can attract consumer’s attention, this one can be done by increasing marketing creativity and promotion through social media. One of the culinary business that using social media instagram as a media promotion is warunk upnormal. That strategy is used to maintain the existence of the brand to audiences by building social media marketing according to the needs and the lifestyle of audiences on the past days. There.are.several.aspects that.can.be used in social media Instagram marketing, attraction by showing visual content, convert to attract audiences’ attention, and transform by showing social review. This study is purposed to determine wether there is an effect of social media marketing on brand awareness of warunk upnormal’s intagram followers. A quantitative approach with survey methods is the type of this research. Data was collected using google form that was distributed to respondents, the respondents in this study is warunk upnormal’s instagram followers. The results of this study is warunk upnormal’s Instagram followers are more interesting to visual content. On the other hand, they likes to observed instagram’s post on the number of its likes and read its comments. In this case, we can conclude that respondents has interest in contemporary food and be able to identificated warunk upnormal as the category of itself. The conclusion in this case is there is a strong effect on social media marketing to brand awareness of warunk upnromal’s instagram followers. Keywords: Social Media Marketing, Brand Awareness, Instagram
Strategi Public Relations oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM di Kedai Kopi Cupable Yogyakarta dalam Membentuk Citra “Cafe Ramah Disabilitas”
The Commercium Vol 2 No 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31486

Abstract

Setiap perusahaan memiliki strategi pubic relations yang berbeda-beda, guna menarik pelanggan dan membentuk citra. Dalam penelitian ini membahas strategi public relations dalam membentuk suatu citra yang dilakukan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM pada Kedai Kopi Cupable Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa strategi yang dilakukan adalah dengan aktif mengikuti event-event Komunitas Kopi di Yogyakarta sebagai keefektifan promosi, serta pelatihan yang dilakukan tidak hanya mengadakan pelatihan menyeduh kopi tetapi juga akan mengadakan pelatihan teknik fotografi oleh para barista difabel Kedai Kopi Cupable Yogyakarta.Kata Kunci: strategi public relations, pusat rehabilitasi, citra, kedai kopi, disabilitas.
REPRESENTASI DEMOKRASI NEGARA BERKEMBANG (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film Newton)
The Commercium Vol 2 No 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31621

Abstract

Abstrak Representasi merupakan upaya untuk menghadirkan realitas sosial menjadi lebih dekat. Film Newton merupakan film kritik yang memberikan kritikan terhadap konsep demokrasi di India. Film Newton merepresentasikan realitas tersebut dengan mengkonstruksi ulang kode-kode, konvensi-konvensi dan ideologi budaya kedalam sebuah film. Hasil yang diperoleh adalah demokrasi di India tidak sesuai dengan nilai dasar konsep demokrasi, sehingga mengakibatkan kesenjangan sosial dan tingginya angka kejahatan. Metode yang digunakan dalam menganalisis kode-kode dalam film Newton adalah kualitatif, denan menggunakan teori semiotika milik Roland Barthes. Dengan pemaknaan dua tahap (denotasi, konotasi, mitos). Semiotika Roland Barthes dipilih karena Roland Barthes memberikan kedalaman ketika memaknai sebuah film, dengan berdasarkan penanda, pertanda, gambar atau visual, dan fenomena sosial. Kata Kunci: film Newton, representasi film, demokrasi di India Abstract Representation is an attempt to bring social reality closer. Newton is a movie of criticism which provides criticism of the democracy concept in India. It represents the reality of the concept by reconstructing codes, conventions and cultural ideologies into a film. The results obtained are that democracy in India is not in accordance with the basic values of the basic concept of democracy, resulting in social inequality and high crime rates. The method used in analyzing the codes in Newton movie is qualitative research method, using Roland Barthess semiotic theory with the definition of two stages (denotation, connotation, myth). Roland Barthess semiotics is chosen because he gives depth in interpreting a movie, based on markers, signs, images or visuals, and social phenomena. Keywords: Newton film, film representation, democracy in India
Impression Manangement Beauty Influencer Di Media Sosial Instagram
The Commercium Vol 2 No 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31622

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya fenomena yang terjadi di media sosial Instagram sebagai ajang eksistensi diri. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan kesan yang dilakukan oleh Beauty Influencer di media sosial Instagram. Fokus utama penelitian ini adalah analisis dari aktifitas yang dilakukan objek dalam akun Instagram. Meliputi foto dan video yang diunggah guna meningkatkan citra diri sebagai bentuk dari tampilan Front Stage. Berikut juga dengan persiapan yang dilakukan untuk menunjang penampilan di panggung depan melalui berbagai aktivitasnya di luar kepentingan di Instagram sebagai bentuk dari tampilan Back Stage. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Melalui wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Penentuan informan dilihat dari engagement rate di atas 3% dan jenis beauty influencer yang masuk pada kategori micro influencer. Hasil dari penelitian ini ditemukan berbagai kesan yang ditampilkan pada Instagram beauty influencer untuk menunjang dirinya sebagai public figure. Dari aktifitas tersebut terlihat kesan yang dapat menimbulkan eksistensi sehingga menghasilkan berbagai keuntungan untuk seorang beauty influencer. Tetapi hal tersebut berbanding terbalik dengan kesan yang ditampilkan di belakang media sosial Instagram, yang mana tidak menampakan kesan-kesan seperti halnya tampilan dirinya di depan panggung. Kata Kunci: Pengelolaan Kesan, Beauty Infuencer, Eksistensi.
Seksualitas Dalam Budaya Siber Masyarakat Digital Indonesia ( Studi Netnografi Terhadap Akun Twitter dan Follower @Wariman_)
The Commercium Vol 2 No 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana persepsi warga net pengguna Twitter pengikut akun Wariman terhadap seksualitas. Penelitian ini menggunakan teknik analisis media siber. Metode yang digunakan adalah netnografi dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara wawancara terhadap pemegang akun Wariman dan pengikut akun tersebut, menjalankan observasi secara langsung dan melakukan pengumpulan data yang berupa dokumen pendukung. Hasil dari penelitian ini adalah 1) berdasarkan persepsinya terhadap seksualitas, pengikut akun Twitter Wariman dibagi menjadi beberapa kelompok, 2) bentuk seksualitas menurut pengikut akun Twitter Wariman terdiri dari beberapa macam, 3) motif pengikut akun Twitter Wariman mengunggah unggahan seksualitas adalah berbagi pengalaman seksual dan edukasi seks, 4) konten dewasa yang diunggah oleh Wariman pada akun Twitternya adalah hal sama yang dilakukan di dunia nyata.Kata Kunci: Twitter, Wariman, Warga net, Netnografi, Seksualitas.
PERAN KOMUNIKASI LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI KABUPATEN KEDIRI (Studi Kasus LSM SUAR Indonesia)
The Commercium Vol 2 No 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v2i2.31638

Abstract

Abstrak Pemberdayaan perempuan pekerja seks komersial (PSK) memiliki tantangan pada persepsi dan pemahaman PSK sendiri yang selama ini mendapatkan stigma buruk dan terpinggirkan dalam ruang sosial.Salah satu upaya yang diambil Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suar yang memiliki program pemberdayaan pada kapasitas pelayanan kesehatan reproduksi adalah melakukan strategi komunikasi.Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan strategi komunikasi LSM Suar serta mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung yang mempengaruhi LSM Suar dalam upaya pemberdayaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan sebagai key informan ditetapkan ketua LSM Suar. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan LSM Suar adalah komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok dan komunikasi public.Adapun peran LSM Suar dalam pemberdayaanya adalah sebagai peran kebijakan, peran strategi, peran alat komunikasi dan peran komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk faktor-faktor penghambat yaitu meliputi hambatan sosio-antropologis dan hambatan psikologis,sedangkan faktor pendukung meliputi pemahaman kapasitas nilai kemanusiaan serta penggunaan Bahasa Jawa (daerah) dalam komunikasi yang mudah dimengerti. Kata Kunci: Suar Indonesia, Pemberdayaan Perempuan, Pekerja Seks Komersial

Page 9 of 62 | Total Record : 613