cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 613 Documents
STRATEGI MANAJEMEN MEDIA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL SUARA SIDOARJO 100,9 FM DALAM MEMPERTAHANKAN JUMLAH PENDENGAR
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.33716

Abstract

AbstrakLPPL Radio Suara Sidoarjo merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum yang didirikan oleh Pemerintah Sidoarjo sejak tahun 1971. Suara Sidoarjo memiliki frekuensi 100.9 FM mengawali siarannya sebagai radio hiburan, dimana sebagian besar programnya berisi musik dan promosi. Namun sejak tahun 2017, Suara Sidoarjo mengubah format siarannya menjadi radio news. Pen elitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen media LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Untuk menyelesaikan penelitian ini digunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPPL Radio Suara Sidoarjo menggunakan tiga strategi dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Strategi tersebut yaitu strategi kekuatan content, strategi mendekati audiens, dan strategi capital. Dari hasil tersebut dapat disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar terus melibatkan LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam setiap acara atau kegiatan yang dilakukan, agar dapat memberitakan kepada publik. Dan saran untuk LPPL Radio Suara Sidoarjo agar lebih mengenalkan dan mensosialisasikan program-program baru yang komunikatif secara menyeluruh, agar segmentasi yang dituju lebih luas lagi. Kata Kunci : Strategi Manajemen Media, Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Sidoarjo, Jumlah Pendengar Abstract LPPL Radio Suara Sidoarjo is a broadcasting institution in the form of a legal entity established by the Sidoarjo Government since 1971. Suara Sidoarjo has a frequency at 100.9 FM, starting its broadcast as entertainment radio, where most of its programs contain music and promotions. But since 2017, Suara Sidoarjo has to change its broadcast format to become radio news. This research conducted aiming to find out the media management strategy of LPPL Radio Suara Sidoarjo in maintaining the number of its listeners. To complete this study a qualitative descriptive approach method was used. Techniques that use to collect the data are done by interview, direct observation, and documentation. The results of this research indicate that LPPL Radio Suara Sidoarjo uses three strategies in maintaining the listeners. These strategies are content strength strategy, approaching audience strategy, and capital strategy. From these results it can be suggested to the Sidoarjo Regency Government to continue involve LPPL Radio Suara Sidoarjo on every event or activity carried out, so can inform to the public. And suggestions to LPPL Radio Suara Sidoarjo to better introduce and socialize new communicative programs as a whole, so that the intended segmentation is wider. Keywords: Media Management Strategy, Local Public Broadcasting Institution, Number of Listeners
STRATEGI MANAJEMEN MEDIA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL SUARA SIDOARJO 100,9 FM DALAM MEMPERTAHANKAN JUMLAH PENDENGAR
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.33717

Abstract

AbstrakLPPL Radio Suara Sidoarjo merupakan lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum yang didirikan oleh Pemerintah Sidoarjo sejak tahun 1971. Suara Sidoarjo memiliki frekuensi 100.9 FM mengawali siarannya sebagai radio hiburan, dimana sebagian besar programnya berisi musik dan promosi. Namun sejak tahun 2017, Suara Sidoarjo mengubah format siarannya menjadi radio news. Pen elitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen media LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Untuk menyelesaikan penelitian ini digunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPPL Radio Suara Sidoarjo menggunakan tiga strategi dalam mempertahankan jumlah pendengarnya. Strategi tersebut yaitu strategi kekuatan content, strategi mendekati audiens, dan strategi capital. Dari hasil tersebut dapat disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar terus melibatkan LPPL Radio Suara Sidoarjo dalam setiap acara atau kegiatan yang dilakukan, agar dapat memberitakan kepada publik. Dan saran untuk LPPL Radio Suara Sidoarjo agar lebih mengenalkan dan mensosialisasikan program-program baru yang komunikatif secara menyeluruh, agar segmentasi yang dituju lebih luas lagi. Kata Kunci : Strategi Manajemen Media, Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Sidoarjo, Jumlah Pendengar Abstract LPPL Radio Suara Sidoarjo is a broadcasting institution in the form of a legal entity established by the Sidoarjo Government since 1971. Suara Sidoarjo has a frequency at 100.9 FM, starting its broadcast as entertainment radio, where most of its programs contain music and promotions. But since 2017, Suara Sidoarjo has to change its broadcast format to become radio news. This research conducted aiming to find out the media management strategy of LPPL Radio Suara Sidoarjo in maintaining the number of its listeners. To complete this study a qualitative descriptive approach method was used. Techniques that use to collect the data are done by interview, direct observation, and documentation. The results of this research indicate that LPPL Radio Suara Sidoarjo uses three strategies in maintaining the listeners. These strategies are content strength strategy, approaching audience strategy, and capital strategy. From these results it can be suggested to the Sidoarjo Regency Government to continue involve LPPL Radio Suara Sidoarjo on every event or activity carried out, so can inform to the public. And suggestions to LPPL Radio Suara Sidoarjo to better introduce and socialize new communicative programs as a whole, so that the intended segmentation is wider. Keywords: Media Management Strategy, Local Public Broadcasting Institution, Number of Listeners
STRATEGI KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT PJB UP PAITON (Studi Kasus Community Based Tourism Wisata Bahari “Pantai Bohay” Di Desa Binor Kabupaten Probolinggo)
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.33848

Abstract

Program CSR Wisata Pantai Bohay merupakan perpaduan antara program corporate social responsibility dan community based tourism. Perpaduan tersebut menjadikan program CSR menjadi dapat lebih mengembangkan kemampuan kelompok masyarakat penerima program dan pemberdayaan yang lebih efektif melalui program wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Corporate Social Responsibility PT. PJB UP Paiton dalam Community Based Tourism Wisata Bahari “Pantai Bohay” Di Desa Binor Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan model komunikasi perubahan sosial Figueroa, (2002) yaitu catalyst, community dialogue dan collective action dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi program CSR yang memadukan komunikasi formal dan informal menjadi salah satu poin penting dalam menjalankan program CSR Wisata Pantai Bohay.
Komunikasi Persuasif Butchy Dalam Mengubah Orientasi Seksual Wanita Normal Di Kota Surabaya
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34603

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena keberadaan lesbian yang semakin lama semakin banyak sehingga mudah dijumpai, terutama di kota besar seperti Surabaya. Hal ini dikarenakan adanya komunikasi persuasif yang dilakukan oleh lesbian tipe butchy untuk mengubah orientasi seksual wanita normal menjadi penyuka sesama jenis (homoseksual). Butchy merupakan tipe wanita lesbian yang mengadopsi peran layaknya laki-laki pada hubungan heteroseksual dengan berpenampilan dan berperilaku menyerupai laki-laki. Komunikasi persuasif yang dijalankan oleh butchy dalam upaya mengubah orientasi seksual wanita normal menjadi lesbian dengan berdasarkan komunikasi verbal dan non verbal. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses komunikasi persuasif yang dilakukan butchy dalam upaya mengubah orientasi seksual wanita normal sehingga bersedia menjadi pasangan sesama jenisnya. Subjek penelitian ini berjumlah lima informan dari berbagai latar belakang yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara secara mendalam selama lebih dari 2 bulan dengan intensitas yang cukup tinggi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mempengaruhi wanita normal untuk bersedia menjadi pasangan lesbiannya dan menjadi seorang homoseksual, butchy melalui beberapa tahapan mulai dari orientasi, pertukaran penjajakan afektif, pertukaran afektif, dan pertukaran stabil. Upaya komunikasi persuasif yang dijalankan oleh lesbian tipe butchy baik melalui komunikasi verbal maupun non verbal berhasil mempengaruhi wanita normal untuk mengubah orientasi seksual menjadi penyuka sesama jenis (lesbian) dengan kebersediaan dari calon pasangan wanita untuk menjalin hubungan atau komitmen selayaknya pada hubungan heteroseksual dengan butchy. Untuk mencapai tujuannya tersebut butchy memposisikan dirinya sebagai teman yang baik dan selalu ada saat dibutuhkan oleh calon pasangan wanitanya, memberikan perhatian dengan intens, dan berusaha tidak menolak ajakan wanita sehingga mampu menjadi faktor pendorong timbulnya rasa nyaman untuk menjalin hubungan berkomitmen. Bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti mengenai komunikasi yang dijalankan oleh lesbian, agar meneliti tipe lesbian lain seperti femme dan andro karena setiap tipe lesbian memiliki karakteristik serta keunikan tersendiri sehingga proses maupun pola komunikasi yang terjadi akan berbeda pula.
Studi Kasus Facebook ICB Sebagai Alat Advokasi Kebutuhan Pelayanan Adminduk Masyarakat Kabupaten Blitar Tahun 2018-2020
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34604

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tren advokasi kebijakan digital yang berhasil dilakukan oleh Facebook Info Cegatan Blitar (ICB). Hal ini dikarenakan untuk mencapai perubahan kebijakan publik dibutuhkan serangkaian proses yang sistematis baik secara online maupun offline. ICB merupakan organisasi non politik yang menjalankan fungsi kontrol sosial yang tidak dapat diintervensi lembaga pemerintahan sekalipun. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses advokasi yang dilakukan ICB terhadap kebijakan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) Kabupaten Blitar sejak tahun 2018. Subjek penelitian ini berjumlah lima informan dari berbagai latar belakang yang diwawancarai secara mendalam, selain itu peneliti melakukan observasi pada akun Facebook ICB. Penelitian ini memberi implikasi pada pergeseran kerangka konseptual advokasi media sosial pada teori media sosial tentang advokasi dan perubahan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan, dalam mempengaruhi kebijakan pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar, ICB melalui beberapa tahap strategis mulai dari critical awareness, building relationship, action, policy priorities shift dan controlling. Tindakan pengurus ICB sebagai advokator berhasil mempengaruhi kebijakan pelayanan adminduk yang diwujudkan dengan empat program baru serta upaya perbaikan keterbukaan informasi publik mengenai persyaratan pengurusan adminduk. ICB memiliki kekuatan sekaligus strategi tekanan publik atau disebut people power yang memberikan efek desakan kepada pembuat kebijakan. Untuk peneliti selanjutnya yang ingin meneliti mengenai advokasi kebijakan melalui media sosial, agar meneliti jenis media sosial lain seperti Twitter di lingkup negara Indonesia, karena setiap platform memiliki karakteristik serta keunikan tersendiri disamping itu, proses maupun pola advokasi yang terjadi akan juga berbeda.
Pembentukan Personal Branding Non Celebrity Endorser Surabaya Melalui Media Sosial Instagram
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34872

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang pembentukan personal branding non-celebrity endorser Surabaya melalui media sosial Instagram. Hal ini dikarenakan maraknya persaingan bisnis di media sosial Instagram yang menggunakan personal branding endorser non-celebrity untuk mendukung produk yang ditawarkan agar masyarakat lebih tertarik dan lebih percaya. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Pembentukan personal branding non-celebrity endorser Surabaya terdiri dari spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian,perbedaan, visibilitas, kesatuan, keteguhan, dan nama baik. Hasil dari penelitian mengenai personal branding ditemukan bahwa masing-masing dari non celebrity endorser memiliki makna dalam membentuk personal brand terkait aktivitasnya sebagai pendukung suatu produk. Dari aktivitasnya sebagai endorser terlihat bahwa terdapat ciri khas yang spesifik yang sudah ditentukan, kerelevanan konsep penyampaian pesan dengan endorser, dan adanya konsistensi secara terus menerus untuk memasarkan dirinya di mata publik melalui media sosial Instagram. Kata Kunci: personal branding, endorser, Instagram Abstract This study discusses the formation of personal branding non-celebrity endorser in Surabaya through social media Instagram. This is due to the rise of business competition on social media Instagram that uses personal branding of non-celebrity endorsers to support the products offered so that people are more interested and more trusting. This research uses the phenomenology method. The formation of personal branding non-celebrity endorser Surabaya which consists of specialization, leadership, personality, distictiviness, visibility, unity, persistence, and goodwill. The results of the research based on the personal branding found that each of the non celebrity endorsers has a meaning in forming a personal brand related to its activities as a supporter of a product. From its activities as an endorser, it can be seen that there are specific characteristics that have been determined, the relevance of the concept of delivering messages with endorsers, and the consistency of continuing to market themselves in the public eye through social media Instagram. Keywords: personal branding, endorser, Instagram
Pengaruh E-WOM terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik (Survey Followers Aktif Akun @Jelitacosmetic)
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.34876

Abstract

Penelitianiiini membahas tentang pengaruh ulasan atau Electronic Word Of Mouthii(E-WOM) terhadap keputusaniipembelian produk kosmetik di platform belanja online. E-WOMii(ElectroniciiWord of Mouth) adalah pernyatan positif atau negatif yang dibuat oleh pemakaiiatau mantan pemakai tentang suatu produk, jasa, atau perusahan melalui internet. Objek dalam penelitian ini adalah jelita cosmetic, ia adalah salah satu online shop yang menggunakan akun e-commerce sebagai media penjualnya. Berdiri sejak tahun 2005 dan memiliki tiga offline store (Surabaya, Yogyakarta, Jakarta). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam pemilihan objek, jelita cosmetic menjadi salah satu online shop yang dirujuk oleh masyarakat untuk berbelanja kosmetik secara online. Penelitian ini menggunakan empat variabel E-WOM yaitu intensitas, komentar positif, komentar negatif dan konten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantiatif dengan metode regresi linier berganda. Teknik pengambilan yang digunakan untuk mengambil sample adalah Probability Sampling dan cara untuk mengumpulkan data adalah dengan menggunakan simple random sampling yaitu dengan cara membagikan kuisioner online kepada 400 followers aktif jelita cosmetic. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, secara simultan seluruh variabel E-WOMiiberpengaruh terhadap keputusan pembelian yaitu sebesar 46.6% dan variabel E-WOM iyang paling besar dalam mempengatuhi keputusan pembelian yaitu komentar positif dengan nilai 10.747.
Hubungan Celebrity Endorser Pria Terhadap Keputusan Pembelian Produk Nature Republic pada Pria di Shopee dan Tokopedia
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.35108

Abstract

Iklan merupakan bagian dari strategi pemasaran untuk memperkenalkan produk perusahaan kepada khalayak. Pemasaran melalui iklan yang menggunakan celebrity endorser cenderung akan meningkatkan daya tarik terhadap iklan maupun produk itu sendiri. Terutama pada perusahaan di bidang kecantikan, iklan dengan celebrity endorser merupakan kunci penting untuk memasarkan sebuah produk. Hal ini juga berlaku pada nature republic sebagai brand kecantikan yang menggunakan celebrity endorser pria pada iklannya untuk memperkenalkan produknya ke khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan celebrity endorser pria terhadap keputusan pembelian pada pria di online marketplace Shopee dan Tokopedia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan kuisioner yang digunakan sebagai instrument penelitian untuk mengumpulkan data dari responden. sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pria yang pernah membeli produk nature republic secara online dengan jumlah sampel yang berjumlah 400 responden. metode analisis data yang digunakan adalah spearman rank correlation yang diujikan pada alat uji SPSS. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan positif yang significant pada celebrity endorser pria terhadap keputusan pembelian produk nature republic pada pria di online marketplace.Kata Kunci : iklan, celebrity endorser pria, nature republic, keputusan pembelian
Studi Fenomenologi Terhadap Motif dan Pemaknaan Halal Dalam Produk Kosmetik Pada Perempuan Urban di Kota Surabaya
The Commercium Vol 3 No 1 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i1.35428

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keterkaitan antara konstruksi makna halal dengan motivasi pembelian kosmetik oleh perempuan muslim urban di Kota Surabaya. Landasan dibuatnya penelitian ini adalah fenomena halal lifestyle yang berkembangdi kalangan muslim urban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pola konsumsi pada perempuan muslim urban pengguna kosmetik halal yang kemudian dibagi kedalam emapt kelompok, yaitu unconsious, value oriented, religious unconsius, dan religious value oriented.
commercium STRATEGI PEMBENTUKAN CITRA POSITIF HUMAS BANDARA DI ERA DIGITAL (STUDI DESKRIPTIF PADA MEDIA SOSIAL BANDARA SOEKARNO-HATTA) cita novidianti, Bella shesa
The Commercium Vol. 3 No. 2 (2020): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v3i2.35608

Abstract

Memasuki era digital dimana masyarakat telah bergantung pada internet, media sosial, dan barang elektronik membuat humas perusahaan saat ini harus mengikuti perkembangan zaman dan menghilangkan kekakuan, termasuk humas Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kebutuhan masyarakat dalam menggunakan pesawat terbang di setiap perjalanannya dan sebagai hal pertama yang dilihat dengan pelayanan yang diberikan setelah mendarat membuat bandara wajib memiliki citra positif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus deskriptif kualitatif dengan menggunakan tiga cara yakni, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan media sosial Instagram, Twitter dan Youtube untuk membentuk citra positif sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Cutlip, Center, Broom, yaitu definisikan masalah, perencanaan dan pemrogaman, pengambilan tindakan dan komunikasi, dan evaluasi. Kata Kunci: Humas Bandara, Citra, Media Sosial

Page 11 of 62 | Total Record : 613