cover
Contact Name
Dewi Sholeha
Contact Email
dewisoleha@gmail.com
Phone
+6285361555506
Journal Mail Official
dewisholeha@risetilmiah.ac.id
Editorial Address
Perum Vila Batu Asri Jl. Lap. Golf, Kp. Tengah, Kec. Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20138
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : -     EISSN : 29637333     DOI : https://doi.org/10.59086/jti
Impression accepts articles in the fields of Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Civil Engineering, Marine Technology Industrial Engineering, Marine Fisheries Technology, Agricultural Technology, Informatics Engineering, Information Systems, Computer, Expert systems, Decision Support Systems, Artificial Intelligence systems, Data Mining, Image processing, Genetic Algorithms, Designing Information Systems, Business Intelligence, Internet of Thing Database System, Big Data, Internet of Thing.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024" : 5 Documents clear
Pengujian Sistem Automatic Transfer Switch (ATS) PLN–Inverter Berbasis Timer Delay dengan Fitur Auto Charging Tarjan Ginting, Yahya
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i2.1018

Abstract

Penelitian in bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Automatic Transfer Switch (ATS) yang mampu melakukan perpindahan sumber daya secara otomatis antara PLN dan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis inverter, dengan waktu switching yang cukup cepat agar tidak menyebabkan perangkat melakukan restart. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan rekayasa eksperimental, dimulai dari proses perancangan sistem ATS, implementasi perangkat keras, hingga pengujian pada tiga kondisi beban: tanpa beban, beban lampu pijar, serta kombinasi beban lampu dan komputer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu transfer rata-rata dari PLN ke PLTS adalah 229,333 milidetik dan dari PLTS ke PLN sebesar 271,333 milidetik, dengan nilai maksimum masing-masing 235 milidetik dan 297 milidetik. Waktu switching ini masih dalam batas toleransi untuk menjaga kontinuitas daya pada komputer tanpa menyebabkan gangguan operasional. Namun demikian, ditemukan adanya penurunan faktor daya (cos φ) akibat penggunaan inverter dengan gelombang modifikasi serta adanya switching berulang yang disebabkan oleh kegagalan sensor tegangan dalam membaca kapasitas baterai secara akurat. Penelitian ini menunjukkan bahwa performa sistem ATS sangat dipengaruhi oleh pemilihan jenis inverter dan keandalan sensor, sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk peningkatan kestabilan dan akurasi sistem.   This research aims to design and implement an Automatic Transfer Switch (ATS) system capable of automatically switching power sources between PLN (State Electricity Company) and an inverter-based Solar Power Plant (PLTS) system, with a switching time fast enough to avoid restarting the device. The research method used is an experimental engineering approach, starting from the ATS system design process, hardware implementation, to testing under three load conditions: no load, incandescent lamp load, and a combination of lamp and computer loads. The test results show that the average transfer time from PLN to PLTS is 229.333 milliseconds and from PLTS to PLN is 271.333 milliseconds, with maximum values of 235 milliseconds and 297 milliseconds, respectively. This switching time is still within the tolerance limit to maintain power continuity on the computer without causing operational disruption. However, a decrease in the power factor (cos φ) was found due to the use of a modified wave inverter and repeated switching caused by the failure of the voltage sensor to read the battery capacity accurately. This study shows that the performance of the ATS system is greatly influenced by the selection of the inverter type and the reliability of the sensor, so further development is needed to improve the stability and accuracy of the system.
Analisis dan Perancangan Clustering Siswa Baru Menggunakan Metode K-Means pada SMK Negeri 1 Sarolangun Alhaq, Hawari; Yanto, Widja; Ichsandi, Ichsandi; Sari, Rica Syofiana; Sholid, Rolly Gios; Septiana, Alegriya Windi
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i2.1035

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunukasi digunakan dalam berbagai jenis aktifitas didalam kehidupan saat ini, Teknologi informasi sangat berperan dalam organisasi perusahaan salah satunya Business intelligence. Salah satu penghasil knowledge yaitu data mining. Data mining merupakan suatu teknik pengumpulan data untuk membentuk pengetahuan baru dari data yang ada. Banyak teknik pengelompokan data yang digunakan salah satunya algoritma yang sering digunakan adalah K-Means. Algoritma K-Means adalah algoritma clustering yang paling sederhana dibanding dengan algoritma yang lain. Algoritma ini termasuk salah satu algoritma paling penting dalam data mining. K-Means membagi data kemudian mengelompokkannya kedalam beberapa cluster yang memiliki kemiripan dan memisahkan setiap cluster berdasarkan perbedaan antar masing-masing cluster. Algoritma ini telah dikemukakan oleh beberapa peneliti dari disiplin ilmu yang berbeda. Tujuan penelitian ini dapat menganalisa clustering siswa baru menggunakan metode K-Means pada SMK N 1 Sarolangun serta merancang prototype clusteringnya. Dimana manfaat yang ditemukan nantinya yaitu untuk meningkat akurasi dalam pengelompokan siswa baru. Information and Communication Technology is used in various types of activities in today’s life. Information technology plays a crucial role in organizational operations, one of which is Business Intelligence. One of the key sources of knowledge is data mining. Data mining is a technique for collecting data in order to generate new knowledge from existing data. There are many data clustering techniques used, and one commonly applied algorithm is K-Means. The K-Means algorithm is one of the simplest clustering algorithms compared to others. It is also considered one of the most important algorithms in data mining. K-Means partitions data and groups it into several clusters based on similarities and distinguishes each cluster based on their differences. This algorithm has been proposed by researchers from various academic disciplines. The objective of this study is to analyze the clustering of new students using the K-Means method at SMK N 1 Sarolangun and to design a clustering prototype. The benefit of this study is to improve the accuracy of new student grouping.  
Analisis Termodinamika dan Perpindahan Panas berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk Optimisasi Anneling Furnace Aluminium Foil Widodo, Bagus Setyo; Wahyuono, R. A.
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i2.1009

Abstract

Penelitian ini memecahkan masalah cacat wettability dan adhesi pada aluminium foil 6.5 μm pasca-annealing melalui optimasi berbasis CFD dan eksperimen. Simulasi termofluida 4 Foil Annealing Furnace (FAF) mengungkap distribusi suhu tidak homogen di FAF III (ΔT = 5 K) dan FAF IV (ΔT = 2 K). Analisis beban furnace menunjukkan kelebihan kapasitas pada FAF IIIB (64 roll) dan FAF IV (45 roll), sehingga direkomendasikan reduksi menjadi 52 dan 30 roll (rasio aluminium : udara ≤ 23%). Eksperimen lab menentukan area density minyak pelumas 0.000104 kg/m² dan laju penguapan 0.2431 kg/jam. Hasil integrasi dengan analisis termodinamika merekomendasikan penambahan waktu holding 4–8 jam (FAF I/II) dan 1 jam (FAF III/IV). Implementasi rekomendasi meningkatkan kualitas foil hingga 98% sesuai standt pharmaceutical grade.   This study solves the problem of wettability and adhesion defects in 6.5 μm post-annealing aluminum foil through CFD-based optimization and experimentation. Thermofluid simulations of 4 Foil Annealing Furnace (FAF) revealed inhomogeneous temperature distributions in FAF III (ΔT = 5 K) and FAF IV (ΔT = 2 K). Furnace load analysis showed excess capacity at FAF III (64 rolls) and FAF IV (45 rolls), so it was recommended to reduce it to 52 and 30 rolls (aluminum : air ratio ≤ 23%). Lab experiments determined the area of lubricant density of 0.000104 kg/m² and the evaporation rate of 0.2431 kg/h. The results of the integration with thermodynamic analysis recommended an additional holding time of 4–8 hours (FAF I/II) and 1 hour (FAF III/IV). The implementation of recommendations improves the quality of foil by up to 98% according to the pharmaceutical grade standt.
Pengaruh Rasio Sudu Terpancung Berpenampang Segitiga Terhadap Kinerja Turbin Crossflow Adiwibowo, Priyo Heru; Walianduw, Grummy; Nurjannah, Ika; Purwanto, Aris
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i2.1070

Abstract

Energi merupakan kebutuhan fundamental bagi kehidupan manusia. Salah satu alternatif energi terbarukan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), yaitu sistem pembangkit skala kecil yang memanfaatkan aliran air. Pada PLTMH, turbin crossflow banyak digunakan, namun memiliki keterbatasan dalam menghasilkan daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio sudu terpancung berpenampang segitiga terhadap kinerja turbin crossflow poros horizontal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memvariasikan rasio sudu terpancung  0,2; 0,4; 0,6, dibandingkan dengan sudu v yang tidak terpancung (rasio 1), dan plat datar (rasio 0) pada turbin crossflow poros horizontal. Jumlah sudu yang digunakan adalah 3 yang akan diuji dengan variasi kapasitas air sebesar, 11,024 L/s, 14,322 L/s,  dan 18,113 L/s dengan variasi pembebanan terhadap daya dan efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya maksimum diperoleh pada rasio sudu terpancung 0,4 dengan kapasitas aliran 18,113 L/s dan beban 8000 gram sebesar 4,204 Watt. Efisiensi tertinggi dicapai pada rasio sudu terpancung yang sama, yaitu 0,4, dengan kapasitas 11,024 L/s dan beban 5000 gram sebesar 85,77%. Pencapaian ini disebabkan karena pada rasio sudu terpancung 0,4 aliran dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sehingga menghasilkan putaran (RPM) yang tinggi serta torsi yang lebih besar.   Energy is a fundamental need for human life. One renewable energy alternative is the Microhydro Power Plant (PLTMH), a small-scale power generation system that utilizes water flow. In PLTMH, crossflow turbines are widely used, but have limitations in generating power. This study aims to analyze the effect of the truncated blade ratio with a triangular cross-section on the performance of a horizontal-axis crossflow turbine. This study uses an experimental method by varying the truncated blade ratio of 0.2; 0.4; 0.6, compared to untrimmed v-blades (ratio 1), and flat plates (ratio 0) in a horizontal-axis crossflow turbine. The number of blades used is 3 which will be tested with variations in water capacity of 11,024 L/s, 14,322 L/s, and 18,113 L/s with variations in loading on power and efficiency. The results of the study showed that the maximum power was obtained at a cut-off blade ratio of 0.4 with a flow capacity of 18.113 L/s and a load of 8000 grams of 4.204 Watts. The highest efficiency was achieved at the same cut-off blade ratio, namely 0.4, with a capacity of 11.024 L/s and a load of 5000 grams of 85.77%. This achievement was due to the fact that at a cut-off blade ratio of 0.4 the flow could be utilized more optimally, resulting in high rotation (RPM) and greater torque.  
Perencanaan Lahan Parkir Pada Masjid Agung At-Taqwa Kutacane Harasid , Harun
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i2.1086

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perencanaan kebutuhan lahan parkir untuk Masjid Agung At-Taqwa di Kutacane. Latar belakang penelitian didasari oleh permasalahan umum kurangnya fasilitas parkir di fasilitas umum, yang dapat menyebabkan parkir liar dan mengganggu kinerja lalu lintas di sekitarnya, terutama pada waktu sholat dan hari besar Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data sekunder seperti luas lahan, kapasitas masjid (3.500 jamaah), dan standar Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Analisis dilakukan dengan menghitung kapasitas parkir yang dapat diakomodasi pada lahan eksisting di bagian depan dan samping masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kapasitas parkir yang dapat direncanakan pada lahan eksisting adalah 201,1 SRP (terdiri dari 53,8 SRP untuk mobil dan 165,2 SRP untuk motor). Namun, ketika dibandingkan dengan kebutuhan berdasarkan kapasitas jamaah (menggunakan pendekatan standar parkir tempat olahraga), kebutuhan riil masjid ini diperkirakan lebih dari 790 SRP. Dengan demikian, disimpulkan bahwa lahan parkir yang ada belum memadai untuk menampung kendaraan jamaah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kepada panitia pembangunan masjid untuk mempertimbangkan penambahan lahan parkir guna memenuhi kebutuhan dan mencegah dampak parkir liar di sekitar kawasan masjid.   This research focuses on planning the need for parking space for the Great Mosque of At-Taqwa in Kutacane. The background of the research is based on the general problem of lack of parking facilities in public facilities, which can cause illegal parking and interfere with the performance of traffic around it, especially during prayer times and Islamic holidays. The research method uses a quantitative approach by analyzing secondary data such as land area, mosque capacity (3,500 worshippers), and Parking Space Unit (SRP) standards for two-wheeled and four-wheeled vehicles. The analysis was carried out by calculating the parking capacity that can be accommodated on the existing land in front and side of the mosque. The results of the study show that the total parking capacity that can be planned on existing land is 201.1 SRP (consisting of 53.8 SRP for cars and 165.2 SRP for motorcycles). However, when compared to the needs based on the capacity of worshippers (using the standard approach of parking sports venues), the real needs of this mosque are estimated to be more than 790 SRP. Thus, it was concluded that the existing parking lot was not adequate to accommodate pilgrims' vehicles. Therefore, this study recommends to mosque construction committees to consider adding parking lots to meet the needs and prevent the impact of illegal parking around the mosque area

Page 1 of 1 | Total Record : 5