cover
Contact Name
Thoha Putra
Contact Email
pojokguru711@gmail.com
Phone
+6282227774766
Journal Mail Official
lppm.iaihpare@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kelapa No. 84 Jombangan Pare Kediri, phone: 085715522783. Email: etjartbi@gmail.com
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Pojok Guru
ISSN : -     EISSN : 29864321     DOI : -
Core Subject : Education,
The POJOK GURU journal aims to develop and disseminate knowledge through scientific articles on research results and studies of concepts or theories in an effort to enrich the scientific realm in the field of education and teacher training.
Articles 62 Documents
Analisis Pemikiran Teoritik Kualitas Internal dan Kualitas Eksternal Lembaga Pendidikan nurul qomariyah 610
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i2.1522

Abstract

Kualitas pendidikan merupakan aspek krusial dalam menilai keberhasilan lembaga pendidikan dalam mencapai tujuan akademik dan sosial. Artikel ini menganalisis pemikiran teoritik mengenai kualitas internal dan kualitas eksternal lembaga pendidikan, dengan meninjau konsep-konsep utama yang mendasarinya. indikator, nya dalam kualitas lembaga lendidikan. Melalui pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengungkapkan bahwa urgensi kajian ini terletak pada kebutuhan lembaga pendidikan untuk terus meningkatkan kualitasnya guna menghadapi tantangan global dan tuntutan masyarakat. Indikator kualitas pendidikan dianalisis berdasarkan teori Input-Proses-Output, Total Quality Management (TQM), serta konsep Human Capital Theory yang menekankan pentingnya investasi dalam sumber daya manusia. Selanjutnya, kontribusi dari peningkatan kualitas internal dan eksternal lembaga pendidikan diuraikan dalam konteks peningkatan daya saing, produktivitas lulusan, serta kemajuan sosial dan ekonomi. Melalui kajian ini, ditemukan bahwa kualitas internal dan eksternal memiliki keterkaitan erat, di mana keberhasilan internal akan mempengaruhi reputasi dan keberterimaan lembaga pendidikan di tingkat eksternal. Oleh karena itu, strategi peningkatan mutu harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan kebutuhan internal lembaga pendidikan serta ekspektasi masyarakat dan dunia industri.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DONGENG BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DALAM KETERAMPILAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Salma Destanti, Adinda; Pangestuti, Yusnia; Deva Arianti , Aprilia; Nugraheni, Luthfa
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i2.1693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media pembelajaran dongeng berbasis Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa sekolah dasar melalui pendekatan kajian pustaka sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan data yang dikumpulkan berasal dari artikel dan jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada Google Scholar dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Sumber data dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu, seperti relevansi topik, kualitas publikasi, dan keterkaitan dengan pembelajaran dongeng dan pendekatan PjBL. Teknik analisis data dilakukan dengan proses sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola temuan dan kesimpulan yang dapat ditarik dari berbagai literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi dongeng dalam model PjBL efektif dalam membangun minat baca siswa, meningkatkan pemahaman isi bacaan, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, pembelajaran dongeng berbasis proyek dapat dijadikan strategi yang tepat untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa secara komprehensif.
Implementasi Kegiatan Ekstrakulikuler Muhadhoroh Dalam Meningkatkan Kecerdasan Linguistik Santri Putri Pondok Pesantren Nashrus Sunnah kota Madiun Denok Dyah Pratiwiningtias
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i2.1843

Abstract

Kecerdasan linguistik merupakan kecerdasan tentang mengelola bahasa dalam berkomunikasi sehingga mudah dipahami. Pondok pesantren Nashrus Sunnah Kota Madiun mengadakan kegiatan ektrakulikuler Muhadhoroh yang dilaksanakan setiap pekan, kegiatan ektrakulikuler Muhadhoroh, bertujuan melatih mengembangkan kecerdasan linguistik dalam aspek mendengar, menulis, membaca dan berbicara. ini sesuai dengan teori Howard Gardner tentang kecerdasan linguisti yaitu kemampuan seseorang untuk berfikir dalam kata kata, tulisan, menyampaikan ide, dan memahami bahasa. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian adala para pendidik, tenega pendidik dan santri putri madrasah salafiyah wustho pondok pesantren Nashrus Sunnah yang terlibat langsung dalam kegiatan ekstrakulikuler Muhadoroh. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, kegiatan ekstrakurikuler muhadhoroh di pondok pesantren Nashrus Sunnah memiliki peran dalam meningkatkan kecerdasan linguistik santri putri madrasah salafiyah wustho. Kegiatan ekstrakulikuler Muhadhoroh diwajibkan diikuti oleh seluh santri madrasah salafiyah wustho dan semua santri mendapatkan giliran agar santri putri mampu menulis isi materi Muhadhoroh, berbicara dengan komunikasi yang baik dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dalam penyampaiannya. Adapun Faktor pendukung kegiatan ini pembimbing kegiatan muhadoroh adalah ustdzhnya langsung, isi materi berbahasa indonesia, sedangkan faktor penghambatnya kurangnya waktu persiapan dan tidak hafal materi kareana kurangnya waktu latihan. Kata kunci : Kecerdasan, Linguistik , Muhadhoroh,
ANALISIS STRATEGI MANAJEMEN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DI MADRASAH ALIYAH SUNAN AMPEL DAMPIT MALANG Putra, Thoha; Huda, Nur
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i2.1877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajerial dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Madrasah Aliyah Sunan Ampel Dampit, Kabupaten Malang. PPDB merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen pendidikan yang menentukan keberlangsungan dan perkembangan lembaga pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah aliyah sunan ampel menerapkan strategi PPDB yang terstruktur, meliputi perencanaan program sosialisasi, kerja sama dengan sekolah-sekolah tingkat menengah pertama, optimalisasi peran media sosial, dan peningkatan mutu layanan informasi. Selain itu, keterlibatan seluruh komponen sekolah, termasuk guru dan tenaga kependidikan, menjadi faktor kunci dalam keberhasilan strategi PPDB. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan manajerial yang sistematis dan partisipatif mampu meningkatkan jumlah dan kualitas peserta didik baru yang mendaftar
Pembuatan Kerajinan Tangan Keset Dari Barang Bekas Untuk Meningkatkan Keberhasilan Pengajaran Seni Budaya Dan Prakarya Putra, Thoha
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i2.1211

Abstract

Creativity is an important aspect for every student in making handicrafts, and the level of creativity possessed by students will greatly influence their learning achievement. Arts and Culture and Crafts Education (SBdP) in elementary schools functions to develop students' skills as preparation for creating work as well as developing a sense of beauty and the ability to appreciate the arts and crafts skills in elementary schools and their application in the classroom. The students' skills and creativity depend on the teacher's ability to transfer the knowledge they have to their students. This community service activity aims to provide training to teachers to be able to process used goods into beautiful and useful items. The target of this activity is that teachers are able to create used goods into good handicrafts that have high economic value.
PENERAPAN PSYCHOLOGICAL METHOD UNTUK MENGHILANGKAN MENTAL BLOCK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Angger, Inchinia; Husna, Asmaul
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i2.1906

Abstract

Penerapan metode psikologis merupakan metode yang digunakan dalam setiap kegiatan pembelajaran khususnya pembelajaran bahasa dengan melihat kondisi adanya mental block yang menghambat perkembangan mental dan asosiasi pikiran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui beberapa penerapan metode psikologi,; 2) Untuk mengetahui indikasi hilangnya mental block dengan peningkatan mental siswa, 3) Untuk mengetahui indikasi hilangnya mental block dengan peningkatan asosiasi pikiran siswa dari pembelajaran bahasa Arab kelas III Islamic Primary School Ibnu Sina Bekasi. Penelitian dengan metode eksperimen ini menggunakan desain One Group Pretest- Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III B Islamic Primary School Ibnu Sina Bekasi yang berjumlah 27 siswa yang dijadikan kelas eksperimen. Sebelum pembelajaran kelas eksperimen diberikan angket dan soal pretest. Siswa kelas eksperimen diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode psikologis (psychological method). Kelas eksperimen dikenakan tes akhir berupa tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Pembelajaran bahasa Arab untuk asosiasi mental dan pikiran siswa di Islamic Primary School Ibnu Sina Bekasi menggunakan metode psikologis (psychological method) dengan langkah-langkah pembelajaran; 2) Adanya indikasi hilangnya mental block dengan peningkatan mental siswa kelas eksperimen sebesar 10,88; 3) Adanya indikasi hilangnya mental block dengan peningkatan asosiasi pikiran siswa kelas eksperimen 73,85; 4) Terdapat peningkatan asosiasi pikiran siswa pada kelas eksperimen dengan t hitung = 73,85; < t tabel = 2,064. Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci: Metode Psikologi, Mental Block, Pembelajaran Bahasa Arab
Konsep Dasar Landasan Manajemen Pendidikan Islam Januariani; Nur Efendi
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v1i2.440

Abstract

Konsep dasar landasan Manajemen Pendidikan Islam adalah pengelolaan seluruh sumber daya pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan berlandaskan asas keislaman. Manajemen Pendidikan Islam memuat prinsip dan konsep yang perlu dikuasai oleh seorang pemimpin dalam mengelola lembaga. Prinsip dasar manajemen pendidikan islam meliputi ikhlas, jujur, amanah, adil, dan tanggung jawab. Sementara dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadits Manajemen Pendidikan Islam hendaknya bersifat fleksibel, efektif dan efisien, terbuka, kooperatif dan partisipatif. Tujuan implementasi konsep dasar landasan Manajemen Pendidikan Islam adalah sebagai acuan dalam melaksanakan tahapan-tahapan manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIQH SISWA MI RINGINSARI SANANKULON BLITAR M. Ali Muhson; Ahmad Arif Musyafa’
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v1i2.899

Abstract

Once the researchers conducted research using the method cooperative jigsaw cann finally be concluded that by using cooperative learning jigsaw type can improve students' learning achievement fiqh. The application learn include: The initial phase 1) The teacher divides the 20 grade II in 4 groups of cooperative learning (group home), each group consisted of 5 students, 2) Teacher explains the material in outline only, 3) The teacher divides material into 4 topic. Core Phase 1) Teacher memabagi expert group by counting 1-4, 2) Presentation of the original group, 3) Giving a quiz question. The final stage 1) Provision of post test (test item evaluation). As for increasing student achievement can be seen from the learning process and the value of the final test. In this study, the students showed a positive response to the Jigsaw cooperative learning. It can be known from the results of interviews with representatives of grade II which shows that Jigsaw cooperative learning can enhance students' enthusiasm for learning fiqh lessons
Strategi Membangun Brand Image dalam Meningkatkan Daya Saing di MIN 3 Tulungagung Sri Putrianingsih; Putra, Thoha; Huda, Nur
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): POJOK GURU: Vol. 2 No. 1 2024
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i1.905

Abstract

Peneliti melakukan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan lembaga pendidikan yang semakin ketat dan menuntut lembaga pendidikan untuk bersaing menjadi lebih kompetitif. Sehingga strategi pemasaran untuk suatu lembaga pendidikan berperan penting di dalamnya. Strategi pemasaran berguna untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, mendapatkan citra yang baik dari konsumen dan meningkatkan daya saing lembaga pendidikan. MIN 3 Tulungagung sebagai lembaga penyedia jasa pendidikan perlu belajar dan memiliki inisiatif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan (siswa, wali murid dan masyarakat). Min 3 Tulungagung menerapkan strategi pemasaran untuk membangun brand image lembaga untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menganalisis strategi membangun brand image dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan MIN 3 Tulungagung, (2) untuk menganalisis faktor-faktor pembentuk brand image dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan MIN 3 Tulungagung, (3) untuk mengetahui implikasi membangun brand image dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan MIN 3 Tulungagung.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah studi lapangan (field research). Dengan prosedur pengumpulan data menggunakan: wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi:kegiatan reduksi data, display data, menarik kesimpulan atau verivikasi data Berdasarkan proses pengumpulan dan analisis data, hasil penelitian ini adalah: (1) MIN 3 membangun brand image dalam meningkatakan daya saing lembaga dengan melalui tiga strategi, yaitu positioning, differenting, dan branding. (2) faktor-faktor membangun brand image dalam meningkatkan daya saing lembaga MIN 3 Tulungagung adalah: a) akreditasi kelembagaan, b) tingkah laku siswa yang berbudi, c) prestasi, d) kualitas lulusan, dan e) kegiatan unggulan sekolah. (3) Implikasi pembentukan brand image dalam meningkatkan daya saing sekolah, yakni: a) kualitas pelayanan guru dan karyawan menjadi lebih baik, b) minat masuk masyarakat terhadap sekolah meningkat, c) siswa memiliki akhlak yang baik,d) kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap sekolah.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU DI SMK HASANUDDIN Huda, Nur
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): POJOK GURU: Vol. 2 No. 1 2024
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i1.917

Abstract

This type of research is descriptive qualitative, namely research that is descriptive, narrating and interpreting existing data and produces descriptive data in the form of written/spoken words from people and observable behavior and the data is in the form of statements. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique is descriptive qualitative. Determining the validity of the data, in this study using data triangulation techniques, namely data validity checking techniques that utilize various sources outside the data as comparative material. From the results of the research and discussion, the following conclusions were obtained: The principal's efforts to improve teacher professionalism include: Involving teachers in Subject Teacher Deliberations, Involving them in training, and Attending seminars/discussions. While the teacher's efforts to improve teacher professionalism through: Subject teacher deliberations, educational training, Discussions/seminars on education. The supporting factors are: the suitability between the teacher's educational background and the field of study being taught, Community participation. And the inhibiting factors are the problem of lack of discipline, and inadequate facilities and infrastructure and the problem of funds are still needed. From the description above, the principal should be more responsible in his duties of guiding and directing teachers so that he can raise teacher awareness to further improve the quality of teaching.