cover
Contact Name
Thoha Putra
Contact Email
pojokguru711@gmail.com
Phone
+6282227774766
Journal Mail Official
lppm.iaihpare@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kelapa No. 84 Jombangan Pare Kediri, phone: 085715522783. Email: etjartbi@gmail.com
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Pojok Guru
ISSN : -     EISSN : 29864321     DOI : -
Core Subject : Education,
The POJOK GURU journal aims to develop and disseminate knowledge through scientific articles on research results and studies of concepts or theories in an effort to enrich the scientific realm in the field of education and teacher training.
Articles 62 Documents
INOVASI DALAM PENGEMBANGAN METODE PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA: INNOVATION IN DEVELOPING ISLAMIC EDUCATION METHODS TO IMPROVE STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT Ananta, Nadya
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i2.1065

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu aspek penting sebagai pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik. Akan tetapi, didalam prakteknya, masih ada banyak tantangan yang dihadapi, salah satunya adalah kurangnya pencapaian akademis siswa dalam bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal ini terjadi oleh berbagai faktor, Seperti teknik pengajaran yang kurang menarik, media pembelajaran yang tidak memadai, dan kurangnya motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan inovasi metode pendidikan Islam yang efektif dan juga untuk meningkatkan prestasi proses pembelajaran siswa. Cara yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data,menganalisis, dan menginterpretasi data guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai suatu fenomena atau masalah tertentu. Dari temuan penelitian, beberapa faktor yang dapat meningkatkan kinerja akademis siswa dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yaitu: 1) penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, 2) penciptaan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan, 3) peningkatan motivasi siswa, 4) menghubungkan materi pembelajaran sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Dari hasil penelitian, kesimpulannya inovasi metode pendidikan Islam yang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa harus memperhatikan beberapa aspek, yaitu: 1) Keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, 2) pemanfaatan berbagai sumber belajar, 3) penilaian yang berkelanjutan dan komprehensif. Harapannya, penelitian ini dapat berperan dalam pengembangan metode pembelajaran PAI metode yang lebih efisien dan kreatif, dengan demikian dapat memperbaiki kinerja akademis siswa dan mencapai tujuan pendidikan Islam.
Muhson PENGARUH METODE QUANTUM LEARNING TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI MIN 4 TULUNGAGUNG: PENGARUH METODE QUANTUM LEARNING Ismirotin, M. ALI MUHSON; Lusiana
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): POJOK GURU: Vol. 2 No. 1 2024
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i1.1194

Abstract

Dengan judul “Pengaruh Metode Quantum Learning Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik MIN 4 Tulungagung” ini ditulis oleh M Ali Muhson, NIM. 1725143161, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, IAIN Tulungagung, yang dibimbing oleh Bapak Dr. Agus Purwawidodo, M.Pd. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu, teknik sampling menggunakan teknik pertimbangan (purposive sampling). Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas Vdan VI MIN 4 Tulungagung, sampel yang diambil adalah peserta didik kelas V-A dan V-B MI Negeri 4 Tulungagung sedangkan kelas VI sebagai kelas uji coba. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, angket, dan tes.Wawancara digunakan untuk melengkapi hal-hal yang berhubungan dengan peneliti, seperti mengetauhi pencapean materi kelas, sistem pembelajaran yang sering digunakan.Dokumentasi digunakan untuk menggali data tentang populasi, sampel, sarana, dan prasarana pendidikan, nilai UTS serta dokumentasi madrasah.Angket digunakan untuk memperoleh data tentang keaktifan belajar peserta didik MIN 4 Tulungagung yang digunakan sebagai sampel penelitian.Tes digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar peserta didik MIN 4 Tulungagung yang digunakan sebagai sampel penelitian.Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah Uji t dan Anova 2 jalur (MANOVA), yang sebelumnya diuji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Kata Kunci: Quantum Learning, Keaktifan Belajar, Hasil Belajar.
Media Pembelajaran Teka Teki Silang Pada Mata Pelajaran IPS Kelas V Di MI Islamiyah 1 Surowono Badas – Kediri Sri Putrianingsih
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i2.1209

Abstract

Learning media is an inseparable part of learning activities in schools. Learning media is very important for educators to use in the KBM (Teaching and Learning Activities) process. There are various types of learning media that can be applied in the teaching and learning process, one of the learning media is Crossword Puzzles (TTS). The cooperative learning model with the help of crossword puzzles (TTS) in social studies subjects can make students more active and improve their social life. The Cooperative learning model with the help of Crossword Puzzle (TTS) media can increase the activity of class 5-B students at MI Islamiyah 1 Surowono, namely in the results of the LKPD (Student Worksheet) they work on, they discuss each other with group members and are enthusiastic in doing it.
Pandangan Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Manusia Cindy Alya Maharani
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1092

Abstract

Filsafat pendidikan tentang manusia, menyoroti pemahaman mendalam tentang hakikat manusia, tujuan hidup, dan peran dalam proses pembelajaran. Dengan mempertimbangkan perspektif filosofis islam, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep ini membentuk pendekatan Pendidikan islam yang menekankan pengembangan individu secara menyeluruh, pemberdayaan, dan pemenuhan potensi manusia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana manusia bermoral dan beretika sehingga dapat dipadukan dengan ilmu yang dimilikinya. Penelitian yang diterapkan dalam artikel ini adalah menggunakan jenis studi pustaka dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah manusia merupakan insan yang mulia dalam pandangan Allah SWT karena memiliki fisik sempurna dan potensi yang hebat dibandingkan dengan makhluk lainnya di muka bumi ini. Manusia tidak dapat dikendalikan seperti robot, karena memiliki struktur jasamani dan rohani.
PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Adliyah, Angel Egaliza; Ikhwan, Afiful
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1151

Abstract

Identitas bangsa dipengaruhi besar oleh pendidikan. Selain itu, ajaran Islam memandang pendidikan sebagai fondasi untuk pengembangan manusia yang ideal, sehingga untuk mencapai tujuan ini diperlukan penyelidikan menyeluruh terhadap semua topik yang relevan, terutama yang berkaitan dengan sifat, etika, hak, dan kewajiban siswa dalam konteks filsafat pendidikan Islam. Lebih lanjut, jurnal ini menganalisis tujuan pendidikan Islam untuk siswa. Jurnal ini membahas bagaimana pendidikan Islam berusaha untuk membimbing siswa menuju kesejahteraan spiritual, pengembangan intelektual, dan keunggulan moral. Peran pendidik dalam memfasilitasi perjalanan ini juga dieksplorasi, dengan menekankan kualitas dan pendekatan yang mendorong pembelajaran dan pengembangan siswa yang efektif dalam kerangka kerja pendidikan Islam. Esensi peserta didik dalam pendidikan Islam meliputi potensi seperti hidayah wujdaniyah, hidayah hissyiyah, hidayah aqliah, hidayah dinniyah, dan hidayah taufiqiyah. Dimensi peserta didik mencakup fisik, akal, keberagamaan, akhlak, rohani, seni, dan sosial. Peserta didik juga memiliki sifat-sifat yang harus dimiliki, seperti mentauhidkan Allah, menyiapkan dan mensucikan diri, mengharapkan keridlaan Allah, berdoa kepada Allah, dan aktualisasi pengamalan. Dengan demikian, tujuan dari jurnal ini adalah untuk menjelaskan perilaku siswa dalam filsafat Islam. Data dikumpulkan, diproses, dan dianalisis menggunakan pendekatan filosofis untuk studi pustaka. Baik secara jismiyah maupun ruhiyah, peserta didik didefinisikan sebagai manusia yang sedang menuju al-insan al-kamil di mana mereka harus belajar dan menerapkan apa yang mereka ketahui sesuai dengan filsafat islam agar mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kata Kunci : Peserta Didik, Hak, Kewajiban
EVALUASI PENDIDIKAN MENURUT PERSPEKTIF FILSAFAT ISLAM alya khoirunnisa, alya khoirunnisa; ikhwan, Afiful
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1152

Abstract

Evaluasi pendidikan merupakan kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan sesuatu objek dengan menggunakan instrumen, dengan hasilnya dibandingkan dengan tolak ukur untuk memperoleh kesimpulan. Dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, evaluasi memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran. Sistem evaluasi dalam Islam mengacu pada sistem yang digariskan oleh Allah, Al-Qur’an, dan dijabarkan dalam sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah. Evaluasi diri sendiri (self evaluation) dan evaluasi terhadap orang lain (peserta didik) merupakan dua cara yang digunakan dalam evaluasi pendidikan Islam.Tujuan evaluasi pendidikan Islam adalah untuk menjamin keterlaksanaan proses dan pencapaian tujuan pendidikan yang dilakukan. Evaluasi harus didasarkan pada tujuan yang ditetapkan berdasarkan perencanaan sebelumnya dan kemudian benar-benar diusahakan oleh guru untuk peserta didik. Evaluasi yang baik harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan, kepribadian, dan sikap peserta didik. Jurnal ini di susun dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan kepustakaan berupa penghimpunan teori dari berbagai sumber. Evaluasi menjadi sarana penting untuk memberikan umpan balik pada peserta didik terhadap prestasi mereka dan juga mengukur sejauh mana pengetahuan dan pemahaman yang di dapat selama proses pembelajaran. Hasil evaluasi dalam pendidikan Islam mencakup pemahaman mendalam tentang ajaran Islam. Hasil evaluasi juga dapat menunjukkan sikap, perilaku, integritas, kejujuran, keadilan, kesabaran, dan ketaqwaan siswa Kata kunci: evaluasi, pendidikan, filsafat Islam
PENERAPAN METODE TANYA JAWAB DAN DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN FIQIH MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS III PADA MI ISLAMIYAH SUROWONO KABUPATEN KEDIRI Ziara Sufi Rahmawati; Sri Putrianingsih
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1200

Abstract

ABSTRACT The role of the teacher in learning activities is very important to moivate students, of course regardless of themethods applied. The research “the application of the question and answer and demonstration method in figh learning to increase students’ learning motivation in class III at Mi Islamiyah Surowono, Kediri regency. The problemis whether the question and answer and demonstration method in figh learning can be carried out in 3(three) cycles qualitatively using observation, interview and documentation methods. From cycles 1to 3 it show that applying the question and answermethod can increase student motivation, especiallyin learning figh. This action is inlearning previously, students did not show creativity , instead they were boring. Keywords : question and answer method, demontration method, figh learning
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN: Pengembangan Kurikulum PAI Pada Peningkatan Mutu Pembelajaran rifai, rizal; Indasah
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1289

Abstract

Abstract The curriculum as an educational design has a fairly central position in all learning activities, determining the implementation process and educational outcomes. Considering the important role of the curriculum in education and in the future development of students' lives, curriculum development cannot be done haphazardly, it must be oriented towards clear goals so that it will produce good and perfect results. The curriculum as an educational design has a fairly central position in all learning activities, determining the implementation process and educational outcomes. Considering the important role of the curriculum in education and in the future development of students' lives, curriculum development cannot be done haphazardly, it must be oriented towards clear goals so that it will produce good and perfect results. Meanwhile, the definition of quality is linguistically, quality improvement consists of two words, namely improvement and quality. The word improvement means the process, method, or act of improving (business, activity, etc.). Meanwhile, the word quality means quality or (measurement of) the good and bad of an object, level, level/degree (smartness, intelligence, and so on). The concept of improving quality in education is managed through the school-based quality improvement management process (MPMBS) which is the embryo of school-based management (MBS). In MPMBS, the concept of improving school quality should be programmed, planned and carried out independently by the school based on the school's own needs to achieve success. Keywords: PAI Curriculum Development, Improving the Quality of Learning
FAKTOR-FAKTOR PENDORONG KEBERHASILAN PENANAMAN NILAI KEJUJURAN DAN KETAATAN PADA SISWA DI SDI Fatahuddin; Hidayat, Dafid Fajar; M. ALI MUHSON
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1487

Abstract

Children as a mandate for parents who are born in a state of purity. What they will be made into when they grow up, depends on the pattern of education given in childhood. Especially in childhood is the strongest structural basis for building the physical and spiritual structure of children. Therefore, in order to avoid development errors, especially the spiritual structure of children, parents must instill the values of honesty and obedience to children. SDI NU . Cingkirejo Maduretno Papar Kediri as one of the educational institutions that tries to solve these problems with an educational pattern that prioritizes the cultivation of the values of honesty and obedience. The focus of research in this thesis includes 1) The practice of instilling the value of honesty, 2) Obedience to teachers 3) related to the strategy of PAI teachers in instilling the value of honesty and obedience in their students. The conclusion of the results of this study is 1) Instilling honesty values in students at SDI NU Cingkirejo Maduretno.Papar Kediri by providing good examples, encouraging parents so that their children follow pesantren kilat during school holidays, ordering and involving in religious activities, sending children to madrassas and telling children to participate in reciting at TPA. 2) Instilling the values of obedience in students at SDI NU Cingkirejo Maduretno Papar Kediri includes: teachers bear a great responsibility because children are entrustments / trusts from Allah SWT. and to break the generation. 3) PAI teachers' strategies in instilling vocational values and obedience to students at SDI NU Cingkirejo Maduretno Papar Kediri include: faith values, worship values, promise values, threats, and punishments, as well as moral values. Anak sebagai amanat bagi orang tua. Akan dijadikan apa saat mereka dewasa, tergantung pola pendidikan yang diberikan pada masa kecil. Masa anak-anak adalah dasar struktur terkuat untuk membangun jasmani dan rohani anak. Agar tidak terjadi kesalahan, dalam rohani anak, orang tua harus menanamkan nilai-nilai kejujuran dan ketaatan kepada anak SDI sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berusaha memecahkan masalah tersebut dengan pola pendidikan yang mengutamakan penanaman nilai-nilai kejujuran dan ketaatan. Faktor-faktor pendorong keberhasilan penanaman nilai-nilai kejujuran dan ketaatan pada siswa SDI adalah dengan memberikan ilmu dan contoh teladan yang baik, mengajurkan orang tua agar anaknya mengikuti pesantren kilat pada saat libur sekolah, memperintahkan dan melibatkan dalam kegiatan keagamaan, menyekolahkan anak di madrasah dan menyuruh anak ikut mengaji di TPA sekaligus guru juga memikul tanggung jawab besar karena anak adalah titipan atau amanah dari Allah. Strategi guru PAI dalam pananaman nilai-nilai kejuruan dan ketaatan pada siswa di SDI meliputi: nilai keimanan, nilai ibadah, nilai janji, ancaman, dan hukuman, serta nilai akhlak. Penelitian ini masih memiliki keterbatasan area penelitian, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisikan. Penulis juga menyadari masih banyak kekurangan dan untuk penelitian selanjutnya disarankan bisa meneliti secara lebih spesifik setiap komponen dan mampu memberikan sumbangan signifikan kepada strategi pendidikan agama islam
PROBLEMATIKA KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK YANG BERVARIASI SEBAGAI WAHANA PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG BERSIFAT PROBLEM SOLVING: Pendekatan pembelajaran problem solving mudi, mahmudi
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i2.1285

Abstract

Karakteristik peserta didik yang bervariasi menjadi variable yang menarik untuk dipahami tenaga pendidik. Tenaga pendidik yang mampu memahami karakter peserta didiknya, akan mampu melaksanakan proses pembelajaran dengan efektif dan berkesan bagi peserta didiknya. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi pendekatan pembelajaran berbasis masalah dikaitkan dengan karakteristik peserta didik yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pustaka. Berdasarkan penelitian ini, penulis menemukan bahwa pembelajaran berbasis masalah sangat relevan bila diimplementasikan pada berbagai macam karakteristik peserta didik.