cover
Contact Name
Thoha Putra
Contact Email
pojokguru711@gmail.com
Phone
+6282227774766
Journal Mail Official
lppm.iaihpare@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kelapa No. 84 Jombangan Pare Kediri, phone: 085715522783. Email: etjartbi@gmail.com
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Pojok Guru
ISSN : -     EISSN : 29864321     DOI : -
Core Subject : Education,
The POJOK GURU journal aims to develop and disseminate knowledge through scientific articles on research results and studies of concepts or theories in an effort to enrich the scientific realm in the field of education and teacher training.
Articles 62 Documents
STRATEGII IPEMBELAJARAN IAKIDAH IAKHLAK IMELALUII IMEDIA IWHATSAPP GROUPI IDI IERA IPANDEMI COVID-19 (STUDI IKASUS IDI ISDI IMIFTAHUL IHUDA PLOSOKANDANGI IKEDUNGWARU ITULUNGAGUNG) marsela, ana
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): POJOK GURU: Vol. 2 No. 1 2024
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i1.920

Abstract

AbstrakWhatsapp Group merupakan media pembelajaran daring yang cukup digandrungi oleh siswa dan wali siswa. Oleh karena itu, pemilihan Whatsapp Group sebagai media pembelajaran di SDI Miftahul Huda Plosokandang, terutama pada mata pelajaran Akidah Akhlak dirasa sebagai pilihan yang tepat, mengingat platform digital ini sangat mudah diakses oleh mayoritas siswa. Dimana sekolahan tersebut harus menggunakan pembelajaran daring serta problematika dari srategi pembelajaran dengan menggunakan media WhatsApp Group. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitiannya adalah deskripsi studi kasus. Sumber data yaitu kepala madrasah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi penelitian, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dimulai dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama dengan koordinasi kepala sekolah, melaksanakan rapat, dan membuat RPP. Kedua dengan memberikan materi, penugasan melalui WhatsApp Group, kemudian pengumpulan tugas ke sekolah. Ketiga yaitu dengan menggunakan bukti pembelajaran yang dibutuhkan untuk menyimpulkan kualitas keterampilan siswa adalah bersifat formatif atau sumatif. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, WhatsApp Group, Pandemi Covid-19 AbstractWhatsapp Group is an online learning medium that is quite loved by students and student guardians. Therefore, the selection of Whatsapp Group as a learning medium in SDI Miftahul Huda Plosokandang, especially in Akidah Akhlak subjects was felt to be the right choice, considering that this digital platform is very accessible to the majority of students. Where the school should use online learning as well as problems from the learning strategy using WhatsApp Group media. The study uses a qualitative approach, the type of research is a description of a case study. Data sources are the head of the madrasah, teachers, and students. Data collection techniques are research observation, interviews, and documentation. Data analysis starts from condensation of data, presentation of data, and drawing conclusions. While checking the validity of data by extension of participation, observational persistence, and triangulation. The results of this study show that: First by coordinating the principal, carrying out meetings, and creating an RPP. Second by providing materials, assignment via WhatsApp Group, then assignment collection to schools. Third, using the evidence of learning needed to infer the quality of a student's skills is formative or summative. Keywords : Learning Strategies, WhatsApp Group, Covid-19 Pandemic
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA (STUDI MULTI SITUS DI SD MUHAMMADIYAH 24 KETINTANG SURABAYA DAN SDIT GHILMANI KETINTANG BARAT SURABAYA)”. m.zaini, thohaputra
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): POJOK GURU: Vol. 2 No. 1 2024
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i1.921

Abstract

AbstractIn this research the author used a qualitative approach with a multisite research type. Data collection techniques used include: 1) Participant Observation, 2) Interviews or In-depth Interviews, 3) Documentation. Data collected through these three techniques were analyzed from single sites and cross-site analysis. The results of this research show that: 1) The Islamic Religious Education (PAI) Teacher Program in the formation of students' akhlakul karimah at SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya and SDIT Ghilmani Ketintang Barat Surabaya is a) implementing its vision and mission, b) attending the beginning of the year meeting and preparing strategic plan. c) Preparation of an Islamic Religious Practice Activity Book. d) Involving all stakeholders in planning activities for the formation of students' morals and this is done by: a) Habituation carried out at SDIT Ghilmani Ketintang Barat Surabaya in the formation of morals, namely wearing uniforms that cover the private parts, for both men and women. b) Get into the habit of shaking hands with teachers, c) Bring in teachers to read and write the Qur'an from the nearest Islamic boarding school and include these lessons in 2-3 hours of learning. d) provide a good example for students, for example, before students do it, the teacher does it first, before students are told to maintain cleanliness, the teacher first does it. 3) Evaluation of Islamic Religious Education (PAI) teachers in the formation of students' morals at SD Muhammadiyah 24 Ketintang Surabaya and SDIT Ghilmani Ketintang Barat Surabaya: a) teachers always evaluate the Islamic Religious Education (PAI) teacher program in the formation of students' morals that has been implemented supported by the school principal, b) collaboration between the principal and Islamic Religious Education (PAI) teachers to carry out continuous evaluation of the programs implemented, c) Weekly evaluations are carried out by correcting the religious assignments that have been given to students. d) Semester evaluations are held every semester exam to evaluate the activities of Islamic Religious Education (PAI) teachers in the formation of students' morals carried out by students in that semester. e) Evaluation of the formation of students' morals is also carried out annually, namely that there are special requirements for children who will move up to a higher class, for example to go up to class IV and V children must memorize Asma' al-Husna, 10 types of important prayers and 15 short suras. Religious bills as an annual evaluation are one of the requirements for students' grade promotion. Keywords : Islamic Education Teacher Strategy, Formation of Karimah's morals
MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BESIDE LEARNING BERBANTU MEDIA PUZZLE MATERI PECAHAN KELAS 3 MI ISLAMIYAH 1 SUROWONO Sri Putrianingsih
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): POJOK GURU: Vol. 2 No. 1 2024
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i1.942

Abstract

Model Project Based Learning merupakan pembelajaran yang menyajikan materi pembelajaran yang menghadapkan peserta didik terhadap sebuah permasalahan yang harus dipecahkan melalui suatu proyek / karya. Penerapan model pembelajaran Project Beside Learning dilakukan dengan menghasilkan karya berupa benda konkret yang menggambarkan pecahan yang terbuat dari kertas origami. Penerapan model ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran materi pecahan. Model ini menunjukkan bahwa Model Project Beside Learning berbantuan media puzzle merupakan alternatif yang efektif dalam mengajar materi pecahan kepada siswa kelas 3.
Penerapan Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Di RA Nashrus Sunnah Kota Madiun Denok Dyah Pratiwiningtias; Anwar , Saiful; Saadah
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i2.1054

Abstract

Penelitian ini mencari tahu bagaimana penerapan kurikulum merdeka dalam pandangan filsafat Pendidikan Islam yang dilakukan di lembaga pendidikan RA Nashrus Sunnah, yang penerapan kurikulum merdeka menekankan penggunaan teknologi dan digitalisasi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan potensi, minat, bakat, dan ketrampilan siswa. Karena menekankan penggabungan ilmu Islam dan ilmu umum untuk menumbuhkan keterampilan dan pendidikan karakter pada anak usia dini, karena dalam kurikulum merdeka filsafat pendidikan islam sangat penting agar tercipta tujuan ini. Penelitian ini menggunakakan pendekatann kualitatif dengan metode deskriptif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan, yang dilaksanakan di lembaga RA Nashrus Sunnah kota Madiun dengan cara melihat secara langsung melakukan observasi, menganalisis dan wawancara terhadap para staf pengajar RA Nashrus Sunnah secara berkala, bagaimana penerapan kurikulum merdeka dalam analisis tentang ciri-ciri pendidikan islam dalam filsafat pendidikan, kurikulum pendidikan dalam perspektif pendidikan islam dan sudut pandang kurikulum merdeka filsafat pendidikan islam yang dilaksanakan lembaga RA Nashrus Sunnah. Kurikulum merdeka juga mempertahankan pedoman dasar pendidikan yang sesuai dengan agama islam dengan pembelajaran intrakulikuler dan P5, PPRA RA Nashrus Sunnah, untuk menekankan pengembangan karakter, prinsip moral, dan prinsip etika Islam. berdasarkan pembelajaran dengan penerapan ini para siswa siswi terbiasa melaksanakan ajaran agama islam dengan baik misalnya terbiasa mengucapkan doa sebelum dan sesudah belajar, melakukan sholat dhuha berjama’ah, dan senang dengan kegiatan bakti sosial terhadap sesama saudara dengan cara menyisihkan sebagian dari hartanya. Kegiatan ini sangat lah efisian dalam pembelajaran dan mendapatkan hasil yang dicapai. Kata kunci : Kurikulum Merdeka, Filsafat, Pendidikan Islam
METODE PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT AGAMA ISLAM: Islamic Education Method in the Perspective of Islamic Religious Philoshopy Sahrani, Selvia Fitri Sahrani
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i2.1063

Abstract

Metode Pendidikan Islam dalam Perspektif Filsafat Agama Islam merupakan topik yang penting dalam pengembangan pendidikan Islam. Dengan melaksanakan penelitian ini, diharapkan dapat tercapai tujuan untuk mengetahui metode pendidikan islam dalam perspektif filsafat agama islam. Dalam penelitian ini, metode yang diterapkan ialah dengan metode pustaka. Berdasarkan penelitian ini adalah menghasilkan bahwa metode pendidikan islam tidak hanya didasarkan pada praktik-praktik tradisional namun bisa menggunakan prinsip-prinsip filosofi dalam agama islam.
FILASAFAT PENDIDIDKAN DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIDKAN ISLAM: EDUCATIONAL PHILOSOPHY FROM THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC EDUCATIONAL PHILOSOPHY Yulia, Rena
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i2.1064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep-konsep dalam filsafat pendidikan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur kemudian dianalisis dan diorganisir. Hasil penelitian ini memberikan penjelasan tentang konsep-konsep dalam filsafat pendidikan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan filosofi pendidikan Islam. Sumber data berasal dari beberapa buku akademis yang dijadikan referensi utama. Secara konseptual, filsafat pendidikan mencakup prinsip-prinsip, konsep-konsep, dan nilai-nilai yang menjadi dasar dalam merancang dan melaksanakan pendidikan dalam konteks Islam. Perspektif Islam dalam filsafat pendidikan mengintegrasikan aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial ke dalam proses pembelajaran. Lingkup filsafat pendidikan Islam meliputi berbagai aspek, termasuk lingkungan pendidikan dan berbagai masalah pendidikan. Pendekatan ini mempertimbangkan tidak hanya dimensi spasial atau geografis, tetapi juga dimensi temporal. Oleh karena itu, kajian filsafat pendidikan Islam mencakup pendidikan di rumah, sekolah, dan luar sekolah. Penelitian ini memfokuskan pada berbagai masalah pendidikan, termasuk prasarana pendidikan, struktur lembaga pendidikan, dan manajemen pendidikan. Dengan memahami filsafat pendidikan Islam yang mencakup ontologi, epistemologi, dan aksiomatik, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam dalam merancang system pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
INOVASI DALAM PENGEMBANGAN METODE PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA: INNOVATION IN DEVELOPING ISLAMIC EDUCATION METHODS TO IMPROVE STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT Ananta, Nadya
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v2i2.1065

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu aspek penting sebagai pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik. Akan tetapi, didalam prakteknya, masih ada banyak tantangan yang dihadapi, salah satunya adalah kurangnya pencapaian akademis siswa dalam bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal ini terjadi oleh berbagai faktor, Seperti teknik pengajaran yang kurang menarik, media pembelajaran yang tidak memadai, dan kurangnya motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan inovasi metode pendidikan Islam yang efektif dan juga untuk meningkatkan prestasi proses pembelajaran siswa. Cara yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data,menganalisis, dan menginterpretasi data guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai suatu fenomena atau masalah tertentu. Dari temuan penelitian, beberapa faktor yang dapat meningkatkan kinerja akademis siswa dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yaitu: 1) penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, 2) penciptaan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan, 3) peningkatan motivasi siswa, 4) menghubungkan materi pembelajaran sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Dari hasil penelitian, kesimpulannya inovasi metode pendidikan Islam yang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa harus memperhatikan beberapa aspek, yaitu: 1) Keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, 2) pemanfaatan berbagai sumber belajar, 3) penilaian yang berkelanjutan dan komprehensif. Harapannya, penelitian ini dapat berperan dalam pengembangan metode pembelajaran PAI metode yang lebih efisien dan kreatif, dengan demikian dapat memperbaiki kinerja akademis siswa dan mencapai tujuan pendidikan Islam.
Pandangan Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Manusia Cindy Alya Maharani
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1092

Abstract

Filsafat pendidikan tentang manusia, menyoroti pemahaman mendalam tentang hakikat manusia, tujuan hidup, dan peran dalam proses pembelajaran. Dengan mempertimbangkan perspektif filosofis islam, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konsep-konsep ini membentuk pendekatan Pendidikan islam yang menekankan pengembangan individu secara menyeluruh, pemberdayaan, dan pemenuhan potensi manusia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana manusia bermoral dan beretika sehingga dapat dipadukan dengan ilmu yang dimilikinya. Penelitian yang diterapkan dalam artikel ini adalah menggunakan jenis studi pustaka dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah manusia merupakan insan yang mulia dalam pandangan Allah SWT karena memiliki fisik sempurna dan potensi yang hebat dibandingkan dengan makhluk lainnya di muka bumi ini. Manusia tidak dapat dikendalikan seperti robot, karena memiliki struktur jasamani dan rohani.
PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Adliyah, Angel Egaliza; Ikhwan, Afiful
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1151

Abstract

Identitas bangsa dipengaruhi besar oleh pendidikan. Selain itu, ajaran Islam memandang pendidikan sebagai fondasi untuk pengembangan manusia yang ideal, sehingga untuk mencapai tujuan ini diperlukan penyelidikan menyeluruh terhadap semua topik yang relevan, terutama yang berkaitan dengan sifat, etika, hak, dan kewajiban siswa dalam konteks filsafat pendidikan Islam. Lebih lanjut, jurnal ini menganalisis tujuan pendidikan Islam untuk siswa. Jurnal ini membahas bagaimana pendidikan Islam berusaha untuk membimbing siswa menuju kesejahteraan spiritual, pengembangan intelektual, dan keunggulan moral. Peran pendidik dalam memfasilitasi perjalanan ini juga dieksplorasi, dengan menekankan kualitas dan pendekatan yang mendorong pembelajaran dan pengembangan siswa yang efektif dalam kerangka kerja pendidikan Islam. Esensi peserta didik dalam pendidikan Islam meliputi potensi seperti hidayah wujdaniyah, hidayah hissyiyah, hidayah aqliah, hidayah dinniyah, dan hidayah taufiqiyah. Dimensi peserta didik mencakup fisik, akal, keberagamaan, akhlak, rohani, seni, dan sosial. Peserta didik juga memiliki sifat-sifat yang harus dimiliki, seperti mentauhidkan Allah, menyiapkan dan mensucikan diri, mengharapkan keridlaan Allah, berdoa kepada Allah, dan aktualisasi pengamalan. Dengan demikian, tujuan dari jurnal ini adalah untuk menjelaskan perilaku siswa dalam filsafat Islam. Data dikumpulkan, diproses, dan dianalisis menggunakan pendekatan filosofis untuk studi pustaka. Baik secara jismiyah maupun ruhiyah, peserta didik didefinisikan sebagai manusia yang sedang menuju al-insan al-kamil di mana mereka harus belajar dan menerapkan apa yang mereka ketahui sesuai dengan filsafat islam agar mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kata Kunci : Peserta Didik, Hak, Kewajiban
EVALUASI PENDIDIKAN MENURUT PERSPEKTIF FILSAFAT ISLAM alya khoirunnisa, alya khoirunnisa; ikhwan, Afiful
POJOK GURU: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): POJOK GURU
Publisher : Center for the Research and the Community Service, Islamic Institut of Hasanuddin Pare - Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/pojokguru.v3i1.1152

Abstract

Evaluasi pendidikan merupakan kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan sesuatu objek dengan menggunakan instrumen, dengan hasilnya dibandingkan dengan tolak ukur untuk memperoleh kesimpulan. Dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, evaluasi memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran. Sistem evaluasi dalam Islam mengacu pada sistem yang digariskan oleh Allah, Al-Qur’an, dan dijabarkan dalam sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah. Evaluasi diri sendiri (self evaluation) dan evaluasi terhadap orang lain (peserta didik) merupakan dua cara yang digunakan dalam evaluasi pendidikan Islam.Tujuan evaluasi pendidikan Islam adalah untuk menjamin keterlaksanaan proses dan pencapaian tujuan pendidikan yang dilakukan. Evaluasi harus didasarkan pada tujuan yang ditetapkan berdasarkan perencanaan sebelumnya dan kemudian benar-benar diusahakan oleh guru untuk peserta didik. Evaluasi yang baik harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan, kepribadian, dan sikap peserta didik. Jurnal ini di susun dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan kepustakaan berupa penghimpunan teori dari berbagai sumber. Evaluasi menjadi sarana penting untuk memberikan umpan balik pada peserta didik terhadap prestasi mereka dan juga mengukur sejauh mana pengetahuan dan pemahaman yang di dapat selama proses pembelajaran. Hasil evaluasi dalam pendidikan Islam mencakup pemahaman mendalam tentang ajaran Islam. Hasil evaluasi juga dapat menunjukkan sikap, perilaku, integritas, kejujuran, keadilan, kesabaran, dan ketaqwaan siswa Kata kunci: evaluasi, pendidikan, filsafat Islam