cover
Contact Name
Mulkan Habibi
Contact Email
mulkan.habibi@umj.ac.id
Phone
+6281285780065
Journal Mail Official
jurnal.bincang.komunikasi@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta Kampus B Jl. KH Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bincang Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 29863678     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Bincang Komunikasi is a peer reviewed journal. This national journal aims to disseminate the results of theoretical and applied research and discussions in communication science. The focus and scope of the Jurnal Bincang Komunikasi are Communication science studies in the fields of Public Relations Advertising Broadcasting and Political Communication. Business Communication covering all areas of business communication but not limited to business composition and information systems but also international business communication management communication organizational and corporate communication. Marketing Communications involving all aspects of marketing and corporate communications branding both corporate and product related and promotional management including integrated marketing communications advertising public relations and broadcasting. Development Communication discusses the use of communication to facilitate social development encouraging the exchange of information to create positive social change through sustainable development. Others Social Communication Cultural Communication Intercultural Communication Interpersonal Communication Organizational Communication.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025)" : 5 Documents clear
KOMUNIKASI PEMASARAN MELALUI INSTAGRAM (Studi kasus pada Akun @queen_sc.store) DI KABUPATEN BANGGAI Rahman, Tri Mutiara; Suanti Tunggala; Ken Amasita Saadjad
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.3.2.2025.72-77

Abstract

penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana penggunaan akun instagram @queen.sc.store sebagai komunikasi pemasaran di Kabupaten Banggai. Selanjutnya metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif, dengan teknik mengumpulan data yakni observasi, kuesioner dan dokumentasi. Kemudian untuk jenis dan sumber data yang digunakan yakni data primer dan sekunder sedangkan yang menjadi populasi seluruh followers pada akun @queen_sc.store yang berjumlah 500 orang sehingga sampel yang digunakan melalui teknik sampling jenuh yang ditentukan dengan rumus slovin dengan jumlah sampel 83 followers. Untuk teknik pembobotan mengunakan skala Likert, dimana data penelitian dapat dianalisis melalui tabulasi. Hasil Penelitian menjunjukan bahwa Komunikasi Pemasaran Melalui Intagram ( Studi Kasus Pada Akun @queen_sc.store) sudah menjukan sangat baik dengan rata – rata tanggapan responden 85,41%
MENGATASI PERMASALAHAN KOMUNIKASI PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN MEDIA/TEKNOLOGI DIGITAL Sopian, Sopian
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.3.2.2025.53-71

Abstract

Abstrak: Pembelajaran menggunakan teknologi, media atau platform digital kerap menghadapi beragam permasalahan. Permasalahannya menyangkut proses komunikasi yang menyertainya. Penelitian ini bertujuan mengungkap berbagai permasalahan pada proses komunikasi pembelajaran berbasis digital beserta implementasi solusinya. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan teknik pengambilan data melalui studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan; permasalahan pada proses komunikasi pembelajaran berbasis digital berkenaan dengan berbagai unsur komunikasi yang menyertainya terutama; komunikator (tenaga pendidik), pesan (materi pembelajaran), media (teknologi/platform digital yang digunakan), komunikan (peserta didik), dan atau efek (sesuatu yang terjadi pada peserta didik). Temuan penelitian juga menyebutkan bahwa orang tua peserta didik juga kerap menjadi “unsur” yang mewarnai permasalahan dalam proses pembelajaran terutama ketika dilakukan di rumah para peserta didik. Secara umum upaya mengatasinya diawali dengan mengidentifikasi masalah pada setiap unsur komunikasi tersebut, dilanjutkan dengan perencanaan solusi, implementasi, hingga evaluasi. Hasil penelitian ini merekomendasikan strategi komunikasi pembelajaran berbasis digital yang dianggap efektif. Strategi komunikasi pembelajaran ini merupakan rancangan yang diformulasikan mengacu/menekankan pada kriteria atau kualifikasi tertentu pada unsur-unsur dalam proses komunikasi pembelajaran. Strategi ini secara umum potensial diterapkan oleh pihak penyelenggara pendidikan yang didukung penuh para tenaga pendidiknya. Implementasi strategi bersifat fleksibel tetapi prinsip dasarnya relevan diterapkan; bahwa setiap unsur komunikasi pembelajaran harus memenuhi kriteria tertentu. Fleksibilitas implementasi terjadi karena kesiapan sumber daya, khususnya sumber daya finansial dan sumber daya manusianya. Kata Kunci: Komunikasi pembelajaran; Permasalahan pembelajaran secara digital; Strategi komunikasi pembelajaran; Unsur-unsur komunikasi
ETIKA NEGOSIASI DALAM DUNIA KOMUNIKASI DIGITAL KAJIAN PADA PR, DAN ADVERTISING unasih, febrivsl; Muhammad Nasha Prasetyo; Mohammad Zidan Asyawa; Muhammad Rizki Dwi Yuliyanto; Hari Eko Purwanto
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.3.2.2025.78-83

Abstract

This study examines the significance of ethics in negotiation processes in thedigital communication era, particularly in the context of Public Relations (PR) andadvertising. In an era of rapid technological advancement and transformation of socialinteraction, communication now takes place not only face-to-face but also throughdigital platforms such as social media, email, and various online forums. This situationpresents new ethical challenges, where the distinction between right and wrong isbecoming increasingly complex. Using a Systematic Literature Review (SLR)approach, this study analyzed various scientific literature sources from 2020 to 2025related to the theme of ethics in digital negotiations. The articles analyzed came fromindexed journals that discuss advertising ethics, online communication ethics, and PRpractices in the digital environment. This research shows that various ethical issuespersist, such as the spread of deceptive advertisements, child exploitation inadvertising, the use of technologies such as Artificial Intelligence (AI) without clearguidelines, and unclear support from influencers on social media platforms. Thestudy's findings indicate that ethics is a crucial foundation for maintaining public trust,creating a positive corporate image, and avoiding communication crises. Values suchas candor, social responsibility, and transparency are key aspects of good digitalcommunication practices.
PERAN DAN STRATEGI LOBI DALAM INDUSTRI KOMUNIKASI: STUDI KOMPARATIF PADA PRAKTIK PUBLIC RELATIONS, ADVERTISING, BROADCASTING. suhaimah_; Sheren Regita Cahyani; Ananda Alia Putri; Wildan Wirduna Dinata
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.3.2.2025.91-100

Abstract

Studi ini menganalisis dan membandingkan peran serta strategi advokasi di tiga sektor kunci industri komunikasi: Public Relations (PR), Periklanan, dan Penyiaran. Advokasi didefinisikan sebagai komunikasi strategis untuk memengaruhi pengambilan keputusan melalui pendekatan persuasif kepada pemangku kepentingan. Menggunakan metode studi literatur dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis literatur ilmiah, teori, dan kebijakan terkait. Hasilnya menunjukkan strategi advokasi di PR berfokus pada relasi jangka panjang berbasis kepercayaan dan penyampaian pesan yang relevan. Di sektor Periklanan, advokasi digunakan untuk mendukung regulasi yang mendorong kebebasan beriklan dan keberlanjutan industri melalui berbagai taktik, termasuk lobi langsung, lobi akar rumput, koalisi, dan pendekatan berbasis data. Sementara itu, di Penyiaran, advokasi difokuskan pada regulasi penyiaran, hak siar, dan adaptasi terhadap dinamika media digital melalui pendekatan institusional, advokasi publik, dan negosiasi. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti isu etika, ketidakpastian regulasi, dan kompleksitas jaringan aktor dalam ekosistem komunikasi. Temuan ini menyoroti sifat advokasi yang sektoral dan kontekstual, serta membuka peluang untuk penelitian empiris dan aplikatif lebih lanjut.
ANALISIS KONTEN SERIAL SQUID GAME SEBAGAI ALAT SOFT POWER KOREA SELATAN DI PLATFORM NETFLIX Syahdilla, Mustika; Yusnaini; Akrom, Ulil; Wibison, Dimas Rochim
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.3.2.2025.84-90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten serial Squid Game musim pertama sebagai alat soft power Korea Selatan di platform Netflix. Soft power, yang diperkenalkan oleh Joseph Nye, merupakan kemampuan suatu negara untuk mempengaruhi negara lain tanpa menggunakan kekuatan militer atau ekonomi, melainkan melalui daya tarik budaya dan nilai-nilai. Squid Game menjadi contoh konkret dari penerapan soft power dengan menggunakan unsur diplomasi budaya berupa elemen-elemen budaya tradisional Korea, simbolisme visual, dan kritik sosial untuk memperkenalkan budaya Korea Selatan kepada audiens internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan analisis konten, yang berfokus pada elemen-elemen budaya yang terdapat dalam serial tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Squid Game berhasil memperkuat citra positif Korea Selatan melalui pemanfaatan media populer sebagai alat diplomasi budaya yang efektif. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa media digital, khususnya platform streaming, dapat dimanfaatkan sebagai saluran untuk memperkenalkan budaya suatu negara. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam sumber analisis yang terbatas data sekunder terkait. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang soft power melalui media populer dan melakukan penelitian kualitatif lebih lanjut dengan audiens global.

Page 1 of 1 | Total Record : 5