cover
Contact Name
Khairul Amin
Contact Email
alqonz90@gmail.com
Phone
+6285262127813
Journal Mail Official
admin@jurnalmadaris.org
Editorial Address
Jalan Lapangan Banteng Barat No. 3-4, Jakarta 10710
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Madaris: Jurnal Guru Inovatif
ISSN : 27277656     EISSN : 27164489     DOI : 10.69548
Core Subject : Education,
Madaris: Jurnal Guru Inovatif, with ISSN 2776-5601 (print) and 2716-4489 (online), is a high-quality open-access peer-reviewed journal that is published by Direktorat GTK Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Madaris: Jurnal Guru Inovatif provides a platform that welcomes and acknowledges high-quality empirical original research papers and best practices about education written by teachers, researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Rehabilitasi Residen Narkoba dengan Terapi Meraba di Padepokan Purbo Kayun Bendosewu Blitar Nanik Sulistiani
Madaris: Jurnal Guru Inovatif Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rehabilitation with religious and herbal methods more effective to drug residents, attracting their interest to do rehabilitation at conventional institutions, compared to seeking help from official healthcare institutions where they fear potential criminal punishment. This phenomenon is interesting for research purposes in order to explore information about rehabilitation with religious and herbal used in drug rehabilitation. The research conducted at Padepokan Purbo Kayun Blitar. The research method used is qualitative case study. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. There are 6 research informants, 2 from hermitage therapists, 4 from hermitage residents, 4 from the Blitar BNNK rehabilitation section. The stages of data analysis include data presentation, data reduction, data verification, and drawing conclusions. The results show Padepokan Purbo Kayun implements three therapies MeRaBa (mental therapy, rukyah). Additionally, there are lectures held on Wednesday and Saturday evenings, attracting a large number of visitors (up to 40 people). Among visitors, there are local residents, those from other regions, other provinces, and even other countries. Mr. Abdul stated that drug residents have a strong desire to learn about religion and repent from drug addiction. This indicates that religion and its teachings can be an effective approach in rehabilitating drug residents Abstrak Rehabilitasi spiritual dan herbal dinilai lebih efektif dan lebih dapat menarik minat residen narkoba untuk melakukan rehabilitasi ke lembaga konvensional tersebut, dibandingkan datang ke lembaga resmi kesehatan yang dibarengi perasaan khawatir terkena hukuman pidana. Hal tersebut menarik untuk dilakukan penelitian yang menggali informasi tentang rehabilitasi spiritual dan herbal yang digunakan dalam rehabilitasi residen narkoba. Adapun lokasi penelitian ini adalah Padepokan Purbo Kayun Blitar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdapat 10, yaitu 2 dari terapis padepokan, 4 dari residen padepokan, 4 dari seksi rehabilitasi BNNK Blitar. Tahapan analisis data dalam yaitu penyajian data, reduksi data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menujukkan bahwa Padepokan Purbo Kayun menerapkan 3 terapi, yaitu MeRaBa (mental, rukyah, dan herbal). Selain itu, terdapat kegiatan ceramah hari Rabu dan Sabtu Malam, ramai pengunjung (bisa sampa 40 orang). Di antara pengunjung tersebut ada yang dari lokal, luar daerah, luar provinsi, bahkan luar negara. Pak Abdul menuturkan jika residen narkoba justru keinginan untuk belajar agama dan bertaubat dari narkoba itu tinggi. Hal itu menunjukkan jika agama dan ajarannya dapat menjadi pendekatan efektif dalam merehabilitasi residen narkoba
Pengaruh Body Shaming terhadap Kesehatan Mental para Remaja di MTsN 1 Banda Aceh Fitri Nazila Ulfa; Nurmahni Harahap; Halimatus Sakdiah
Madaris: Jurnal Guru Inovatif Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to recognize the effects of body shaming on adolescent mental health, define character in adolescent respondents, define body shaming treatment in adolescents. Define adolescent mental health and analyze the effects of body shaming on adolescent mental health. This research method uses quantitative method is a method used to solve research problems related to data in the form of numbers, which reviews directly in the field (fieldresearch), namely a study conducted systematically by taking data in the field. In this study, the X variable is body shaming and the Y variable is mental health. This research uses a correlation test with a sampling technique that uses the Slovin formula. This research is intended to obtain data and information regarding the effect of body shaming on the mental health of adolescents of MTsN 1 Banda Aceh. The results of the body shaming test, 000 <0.5 and the Mental Health test, 000 <0.5. states that body shaming has an effect on mental health, The level of data damage is only 0.01, this proves that the data can be trusted 99.9 percent Abstrak Tujuan penelitian ini, agar mengenali akibat body shaming kepada kesehatan mental remaja, mendefinisikan karakter pada responden remaja, mendefinisikan perlakuan body shaming pada remaja. Mendefinisikan kesehatan mental remaja dan Menganalisa akibat body shaming kepada kesehatan mental remaja. Metode Penelitian ini berjenis penelitian yang meninjau ke lapangan atau (field reserch) adalah penelitian yang dilakukan dengan meninjau langsung kelapangan. Pendekatan menggunakan metode kuantitatif, kuantitatif ialah cara memecah masalah penelitian dalam data yang berbentuk angka. Pada penelitian ini, yang menjadi variabeĺ X adalah body shaming dan variabel Y adalah kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan uji korelasi dengan teknik pengambilan sampel yang menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh data dan juga informasi yang berkenaan dengan Pengaruh body shaming Terhadap Kesehatan Mental Remaja MTsN 1 Banda Aceh. Hasil dari pengujian body shaming, 000<0,5 dan pengujian Kesehatan Mental, 000<0,5.menyatakan bahwa body shaming berpengaruh terhadap kesehatan mental, Tingkat kerusakan data hanya 0,01, hal ini membuktikan data dapat dipercaya 99,9 persen
Inovasi Kurikulum (KBK KBM KTSP dan K-13) pada MTsN 10 Bireuen Ilwan Ilwan
Madaris: Jurnal Guru Inovatif Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze curriculum innovations at MTsN 10 Bireuen, which include the Competency-Based Curriculum (KBK), Content-Based Curriculum (KBM), School-Based Curriculum (KTSP), and the 2013 Curriculum (K-13). The research employs a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observations, in-depth interviews with teachers and the school principal, and document analysis related to curriculum implementation. The results indicate that MTsN 10 Bireuen has implemented various curriculum innovations tailored to local needs and the characteristics of the students, including the integration of Islamic values into the learning process. The gradual implementation of K-13 also emphasizes the development of students' competencies in knowledge, skills, and attitudes. In conclusion, the curriculum innovations at MTsN 10 Bireuen have positively impacted the improvement of teaching quality and student comprehension. However, challenges remain regarding teacher readiness and supporting infrastructure that need to be addressed to ensure the sustainability of these innovations Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi kurikulum di MTsN 10 Bireuen, yang mencakup Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Berbasis Muatan (KBM), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan Kurikulum 2013 (K-13). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta analisis dokumen terkait penerapan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 10 Bireuen telah mengimplementasikan berbagai inovasi kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan karakteristik peserta didik, termasuk integrasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Penerapan K-13 secara bertahap juga menekankan pada pengembangan kompetensi siswa dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kesimpulannya, inovasi kurikulum di MTsN 10 Bireuen telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa, namun masih terdapat tantangan dalam hal kesiapan guru dan infrastruktur pendukung yang perlu diperhatikan untuk keberlanjutan inovasi ini
Penerapan Model Pembelajaran Station Rotation Blended Learning Materi dinamika Kependudukan di Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Man Insan Cendekia Jambi Melia Fitri Yani
Madaris: Jurnal Guru Inovatif Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a type of Classroom Action Research (CAR). The research design is based on the model developed by Kemmis and McTaggart. The study was conducted in two cycles, Cycle I and Cycle II, with 44 students, as the target threshold score of 80 was reached. The blended learning model is a learning approach that combines two or more different learning methods, namely online and face-to-face (offline) learning. In the Station Rotation Blended Learning model, students rotate in groups from one station to another according to a regular schedule. Each station offers different types of learning, such as exploring material through online resources, group discussions, presentations, or independent tasks. In the station rotation model, students are divided into several small groups. Each group can learn with the guidance of an instructor, another group can work on individual or group assignments, and another group can learn using the internet or laptops. This kind of learning activity is carried out rotationally in one classroom according to a scheduled timetable. The data analysis technique used SPSS Statistics version 27. If the data distribution is normal, it is followed by a paired sample test. The results of the study in Cycle I showed that the pretest average learning outcome or mean was 79.06, while the posttest score had an average learning outcome of 83.95. Based on the Paired Sample T-test calculation, the t-value was -4.740, with a p-value (Asymp. Sig. 2-tailed) of 0.001. Meanwhile, in Cycle II, the pretest average learning outcome was 83.95, and the posttest score had an average learning outcome of 90.06. Therefore, it can be concluded that there was a significant improvement in students' learning outcomes on the topic of population dynamics in Indonesia through the Station Rotation Blended Learning Model in the XI Social Science class at MAN Insan Cendekia Jambi Abstrak Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian mengacu pada model yang dikembangkan oleh  Kemis dan Mc. Taggart. Penelitian hanya dilaksanakan dengan dua siklus yakni siklus I dan siklus II dengan 44 orang siswa, karena sudah mencapai nilai yang ambang batas nilai yang ditargetkan, yakni 80. Model pembelajaran blended learning adalah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan dua atau lebih metode pembelajaran yang berbeda, yaitu pembelajaran daring (online) dan pembelajaran tatap muka (offline). Dalam model pembelajaran Station Rotation Blended Learning, siswa akan berputar secara berkelompok dari satu stasiun ke stasiun lainnya dalam suatu jadwal yang teratur. Setiap stasiun akan menawarkan jenis pembelajaran yang berbeda, seperti eksplorasi materi melalui sumber daring, diskusi kelompok, presentasi, atau tugas mandiri. Dalam tipe station rotated model, siswa dibagi kedalam beberapa kelompok kecil, dan masing-masing kelompok dapat belajar dengan didampingi oleh pengajar, kelompok lain mengerjakan tugas secara individu/kelompok, dan kelompok berikutnya belajar dengan menggunakan media internet/laptop. Kegiatan belajar seperti ini dilakukan secara rotasi dalam satu ruang kelas dengan terjadwal sesuai dengan jadwal optional. Teknik analisis data menggunakan SPSS Statistics versi 27. Jika data berdistribusi normal, maka dilanjutkan dengan uji paired sample test. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai pretest diperoleh rata-rata hasil belajar atau mean sebesar 79,06. Sedangkan untuk skor postest diperoleh nilai rata-hasil belajar sebesar 83,95. Berdasarkan hasil perhitungan Paired Sample T-test maka nilai t hitung sebesar -4,740 dengan p value (Asymp. Sig. 2 tailed) sebesar 0,001. Sementara pada siklus II, diperoleh nilai pretest diperoleh rata-rata hasil belajar atau mean sebesar 83,95. Sedangkan untuk skor postest diperoleh nilai rata-hasil belajar sebesar 90,06. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan hasil belajar siswa pada materi dinamika kependudukan di Indonesia melalui Model Pembelajaran Station Rotation Blended Learning kelas XI IPS MAN Insan Cendekia Jambi
Pendidikan Sains untuk Pemecahan Masalah dalam Islam Muhammad Jamil. E
Madaris: Jurnal Guru Inovatif Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science education in Islam plays an important role in solving problems faced by mankind. By integrating science and faith values, science education aims to create individuals who are not only knowledgeable, but also have noble character. In Islam, science is considered a means to understand Allah's creation and use it for the good of mankind. Science education helps develop technologies and solutions that improve people's well-being, protect the environment and promote health. The ethics and morals embodied in Islamic teachings ensure that the application of science does not harm people or nature. In addition, science education also encourages the development of the character of honest and responsible scientists, as well as critical and creative attitudes. Thus, science education in Islam is not only about scientific understanding, but also about the application of science to achieve social justice, prosperity and the advancement of global civilization Abstrak Pendidikan sains dalam Islam memainkan peran penting dalam pemecahan masalah yang dihadapi umat manusia. Dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keimanan, pendidikan sains bertujuan untuk menciptakan individu yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia. Dalam Islam, ilmu pengetahuan dianggap sebagai sarana untuk memahami ciptaan Allah dan menggunakannya untuk kebaikan umat manusia. Pendidikan sains membantu mengembangkan teknologi dan solusi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga lingkungan, dan memajukan kesehatan. Etika dan moral yang terkandung dalam ajaran Islam memastikan bahwa penerapan ilmu pengetahuan tidak merugikan manusia atau alam. Selain itu, pendidikan sains juga mendorong pengembangan karakter ilmuwan yang jujur dan bertanggung jawab, serta sikap kritis dan kreatif. Dengan demikian, pendidikan sains dalam Islam bukan hanya tentang pemahaman ilmiah, tetapi juga tentang penerapan ilmu untuk mencapai keadilan sosial, kesejahteraan, dan kemajuan peradaban global

Page 1 of 1 | Total Record : 5