cover
Contact Name
Darul Prayogo
Contact Email
darul@pip-semarang.ac.id
Phone
+6285640691182
Journal Mail Official
ijns@pip-semarang.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.pip-semarang.ac.id/ijns/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Nautical Study
ISSN : -     EISSN : 3063752X     DOI : https://doi.org/10.46484/ijns.v1i2
Core Subject : Science, Education,
The Indonesian Journal of Nautical Study will consider papers which examine advances in nautical study, with a particular emphasis on the Indonesian context and global perspective in the fields of; Navigation systems Manoeuvre and handle a ship in all conditions Cargo handling and stowage Cariage of dangerous goods Control trims, stability and stress Safe navigational watch Marine pollution Safety of life at sea Security and protection of the marine environment Seawothiness of the ship Control and fight fires on board Emergency and damage control plans Emergency situations and handled
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2025): February" : 5 Documents clear
Analisis Pelaksanaan Initial Tank Cooldown untuk Persiapan Muat LNG di kapal Tangguh Batur Rahimi, Afiq Rafie; iskandar; M. Choeroni
Jurnal Navigsi Maritim Vol 2 No 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v2i1.604

Abstract

Penanganan kargo LNG berbeda dengan jenis muatan gas lainnya. Dengan suhu -160°C membuat LNG menjadi kriogenik atau di bawah nol derajat, apabila langsung dimuat ke dalam kapal tanpa penyesuaian suhu maka dapat merusak sistem konstruksi tangki muatan kapal. Konstruksi bangunan tangki muatan didesain sedemikian rupa agar dapat mengangkut muatan gas cair. Proses pendinginan tangki muatan menjadi tahapan penting sebelum proses pemuatan dilakukan. Proses pendinginan tangki muat dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan gas melalui sprinkle yang terpasang pada langit-langit tangki muat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Data yang ada kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menjawab rumusan masalah. Peneliti menggunakan metode triangulasi, dimana metode analisis digunakan untuk menganalisis faktor-faktor seperti seberapa penting proses persiapan, bagaimana melakukan komunikasi antara kapal dan terminal, upaya apa saja yang harus dilakukan saat melakukan cargo cooldown tank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem komunikasi antar pihak sangat penting dalam kelancaran muat karena berpengaruh terhadap proses pemuatan di kapal. Perencanaan proses pemuatan dibantu dengan dokumen-dokumen seperti ship-shore safety checklist, timesheet, dan hanytalkie sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi-informasi penting dalam operasi pemuatan. Kata Kunci: Tangki Pendingin, LNG, Kargo
Optimalisasi Perawatan Sekoci Tipe Freefall Lifeboat Pada Kapal MT. Maritim Khatulistiwa Chairmanudin, Akbar Brillian; Arifin, Moh. Zaenal; Fatimah
Jurnal Navigsi Maritim Vol 2 No 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v2i1.790

Abstract

Pada saat melakukan latihan penurunan sekoci tanggal 3 Februari 2024 terjadi permasalahan yaitu didapati pipa hidrolik pada dewi-dewi sekoci bocor dan meneteskan oli di deck pada saat sekoci sedang dalam proses diturunkan ke air. Rumusan masalahnya adalah faktor apa saja yang menjadi penyebab kurang optimalnya pelaksanaan perawatan sekoci, dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor penyebab kurang optimalnya pelaksanaan perawatan sekoci tipe freefall lifeboat di kapal MT. Maritim Khatulistiwa. Penelitian ini merupakan pendekatan metode kualitatif dengan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk mendapatkan data dilakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan pengujian keabsahan data dengan metode triangulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa apa saja faktor yang menjadi penyebab kurang optimalnya pelaksanaan perawatan sekoci tipe freefall lifeboat di kapal MT. Maritim Khatulistiwa. Selain itu juga untuk menganalisa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi faktor penyebab kurang optimalnya pelaksanaan perawatan sekoci tipe freefall lifeboat di kapal MT. Maritim Khatulistiwa. Keywords: Optimalisasi, sekoci, freefall.
Optimalisasi Penggunaan Personal Protective Equipment (PPE) oleh Awak Kapal saat Pelaksanaan Pemeliharaan Kapal di MV. Red Rock Aditya Amar Mahendra; Arifin, Moh. Zaenal; Saraswati, Indah
Jurnal Navigsi Maritim Vol 2 No 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v2i1.792

Abstract

Permasalahan keselamatan di kapal sangat penting untuk diperhatikan, pasalnya masih terdapat potensi kecelakaan yang terjadi di kapal MV. Red Rock seperti terpeleset, terbentur benda, dan lain-lain. Hal ini disebabkan kurangnya pelaksanaan keselamatan terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) atau disebut juga dengan Personal Protective Equipment (PPE). PPE merupakan alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang dari potensi bahaya yang mengancam keselamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penggunaan Personal Protective Equipment (PPE) oleh awak kapal saat pelaksanaan pemeliharaan kapal di MV. Red Rock dan untuk mengetahui bagaimana cara mengoptimalkan penggunaan PPE tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dimana data yang telah dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pelaksanaan penggunaan Personal Protective Equipment (PPE) oleh awak kapal saat pelaksanaan pemeliharaan kapal di MV. Red Rock masih belum optimal disebabkan masih adanya human error, seperti kurangnya pengetahuan dalam penggunaan PPE, tidak mentaati peraturan, dan kelalaian dari pekerja. Untuk mengatasi optimalisasi penggunaan PPE oleh awak kapal saat pelaksanaan pemeliharaan kapal di MV. Red Rock antara lain familiarisasi dan pelatihan kepada crew, memberikan teguran dan pengawasan kepada crew, saling mengawasi dan mengingatkan satu sama lain antar pekerja. Kata Kunci: Personal Protective Equipment (PPE), pemeliharaan PPE, keselamatan kapal
Analisis Pergeseran Kontainer Pada MV Sinar Sunda Saat Berlayar di South China Sea Fathurridho, Muhamad Akhmal; Iskandar; Sitompul, Ali Muktar
Jurnal Navigsi Maritim Vol 2 No 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v2i1.815

Abstract

Kontainer merupakan wadah untuk menganggkut berbagai macam jenis muatan. Kontainer yang dimuat diatas kapal mempunyai pengikat berupa lashing dan twistlock untuk mengikat dan menghindari adanya pergeseran kontainer. Permasalahan yang sering terjadi pada kontainer adalah pergeseran. Walaupun telah di pasang pengikat, konrainer seringkali mengalami pergeseran pada saat berlayar. Tujuan dari penelitian ini adalah agar mengetahui faktor penyebab pergeseran kontainer di MV Sinar Sunda, mengetahui dampak dari pergeseran kontainer di MV Sinar Sunda, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi pergeseran kontainer yang baik agar dikemudian hari tidak terjadi permasalahan adanya pergeseran kontainer. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pola deskriptif. Sumber data penelitian diperoleh melalui data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data di dapat melalui observasi, dokumentasi yang telah dikumpulkan peneliti selama melaksanakan praktik laut di MV Sinar Sunda, serta wawancara dengan narasumber. Teknik analisis yang digunakan untuk memecahkan masalah adalah metode fishbone analysis untuk mengidentifikasi akar penyebab pergseran kontainer di MV Sinar Sunda. Faktor penyebab pergeseran kontainer adalah cuaca buruk yang dialami kapal MV Sinar Sunda. Tidak adanya lashing yang terpasang pada kontainer yang bergeser. Hal ini disebabkan oleh stevedore yang tidak memasang lashing, pemasangan lashing yang tidak sesuai, serta tidak dilakukannya pengecekan lashing sebelum keberangkatan kapal. Dampak yang diakibatkan dalam pergeseran ini adalah rusaknya muatan yang ada di dalam kontainer. Upaya yang dilakukan dalam mencegah terjadinya pergeseran kontainer adalah melakukan toolbox meeting sebelum melakukan pekerjaan, melakukan perawatan pada twistlock, memastikan bahwa lashing terikat di kontainer dengan baik, serta melakukan lashing sesuai dengan lashing arrangement. Kata Kunci: pergeseran, kontainer, lashing
Optimalisasi Penggunaan Alat Lashing Container Guna Menunjang Keamanan Muatan Di MV. Selili Baru Al Bahari, Fahlevi; Iskandar; Pranyoto; Erliyani, Dian
Jurnal Navigsi Maritim Vol 2 No 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v2i1.605

Abstract

Untuk mengurangi kerusakan fisik pada container dan muatannya, penataan muatan selama proses pemuatan di pelabuhan dan penggunaan tata lashing sesuai standar sangat penting. Khususnya pada kapal peti kemas, lashing yang benar-benar kuat dan aman diperlukan untuk menahan gerakan peti kemas yang dapat terjadi dalam enam jurusan berbeda (rolling, pitching, yawing, heaving, swaying, dan surging) akibat keadaan laut yang tidak stabil selama pelayaran. Keselamatan kapal dan muatannya sangat bergantung pada pelaksanaan pengikatan yang tepat. Pada penelitian ini peneliti merumuskan masalah penelitian meliputi apa saja kendala yang dihadapi pada saat melakukan optimalisasi dari penggunaan alat lashing container di MV. Selili Baru dan bagaimana cara melakukan optimalisasi penggunaan alat lashing container yang aman untuk mencegah kerusakan container di MV. Selili Baru. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer yang didapat melalui catatan hasil wawancara dengan Chief officer dan Boatswain, lalu data sekunder diperoleh dari data dokumentasi, arsip-arsip resmi, serta referensi buku. Teknik pengumpulan data menggunakan gabungan riset lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data kualitatif menggunakan metode reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, selain itu juga digunakan metode Fishbone diagram. Penelitian ini dilaksanakan dan bertempat di MV. Selili Baru sebagai tempat peneliti melaksanakan praktik laut selama 12 bulan. Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam rangka meningkatkan keamanan di kapal MV. Selili Baru, peralatan lashing container yang tidak terawat, ketersediaan alat yang terbatas, perubahan cuaca, kurangnya pemahaman teknik penegikatan, serta kebutuhan optimalisasi penggunaan alat lashing memerlukan pendekatan komprehensif. Rekomendasi termasuk jadwal perawatan rutin, pemisahan alat lashing rusak, briefing kepada crew deck, peningkatan pengawasan selama bongkar muat, pemeriksaan pengikatan pasca-muat, dan pelatihan bagi stevedore. Optimalisasi juga mencakup penggunaan metode pelashing yang tepat, dinas jaga optimal, dan peningkatan pengetahuan stevedore untuk memastikan keamanan di MV Selili Baru. Kata Kunci: Kapal Container, keamanan, Muatan, Lashing

Page 1 of 1 | Total Record : 5