cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 6 (2024)" : 21 Documents clear
Kombinasi Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Aromaterapi Lemon Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Derajat I Kholis Khoirul Huda; Umi Margi Rahayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi disebut sebagai silent killer menjadi masalah kesehatan secara global. Hipertensi merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi cukup tinggi di dunia, sekitar 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mencegah hipertensi yaitu dengan dilakukan terapi pendamping nonfarmakologi seperti pemberian terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi derajat I. Penelitan kuantitatif yang menggunakan desain quasi eksperimen dengan bentuk ancangan desain pre test and post test with control group. Sampel berjumlah 36 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah SOP relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon, stetoskop dan spygnomanometer, dan lilin aromaterapi lemon. Analisis statistik dengan menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil dari uji analisis dapat disimpulkan bahwa pada perbedaan bermakna tekanan darah sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dan menunjukkan perbedaan pengaruh kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon pada penderita hipertensi derajat I antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol terlihat dari p-value sebesar (p<0.05). Kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon berpengaruh pada tekanan darah penderita hipertensi derajat I.
Pengaruh Stimulasi Terapi Bermain Dirumah Terhadap Perkembangan Anak Usia Balita Stunting Diwilayah Kerja Puskesmas Talang Rimbo Lama Misniarti; Fatimah Khoirini; Yossy Utario
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting dapat berdampak negatif pada perkembangan anak. Stimulasi bermain berbasis kunjungan rumah yang secara intensif bisa mengurangi masalah perkembangan pada anak seperti masalah sosial, emosional, komunikasi, bahasa dan kognitif serta meningkatkan perilaku responsif dan kehangatan ibu terhadap anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh stimulasi terapi bermain di rumah terhadap perkembangan anak balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Talang Rimbo Lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi Eksperiment with one-grup pretest-posttest design. Tehnik sampel menggunakan accidental sampling, dan sampel pada penelitian ini berjumlah 24 orang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t dependent. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan terapi bermain di rumah, perkembangan anak sebagian besar (66,2%) memiliki perkembangan sesuai dan setelah dilakukan intervensi bermain di rumah hampir seluruh (83,8%) anak memiliki perkembangan sesuai umur. Rata-rata skor perkembangan anak dari nilai awal 7,96 menjadi 9,42 setelah dilakukan terapi bermain dirumah dengan nilai p value 0,00. Kesimpulan penelitian ini, terdapat perbedaan yang signifikan antara perkembangan anak sebelum dan setelah dilakukan intervensi stimulasi bermain di rumah.
Tindakan Yang Dilakukan Suamidalam Menghadapi Nyeri Persalinan Kala I Di Puskesmas Rambung Binjai 2023 Sabarina Br. Tarigan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran suami disamping istri, membuat istri merasa lebih tenang, lebih siap dalam menghadapi proses persalinan dan dapat membantu istri untuk menghadapi nyeri selama proses persalinan. Untuk menghadapi nyeri persalinan, tindakan yang dapat dilakukan oleh suami adalah berupa tindakan nonfarmakologik misalnya stimulasi kulit atau massage atau pijatan, relaksasi dan imajinasi. Teknik stimulasi kulit atau massage, relaksasi dan imajinasi menjadi suatu alternative dalam pemberian terapi untuk mengurangi nyeri karena mudah dilakukan (tidak memerlukan keahlian khusus) sehingga dapat dilakukan suami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan yang dilakukan suami dalam menghadapi nyeri persalinan kala satu berdasarkan tindakan nonfarmakologik massage, relaksasi, dan imajinasi. Desain dalam penelitian ini adalah deskriftif yang bertujuan untuk menggambarkan Tindakan yang dilakukan suami dalam menghadapi nyeri persalinan kala satu di Puskesmas Rambung Binjai Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah suami yang istrinya menjalani proses persalinan di Puskesmas Rambung Binjai sebanyak 45 orang pada bulan februari sampai april. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutiv sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisa menggunakan analisa univariat dengan menghitung distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 45 orang responden untuk tindakan massage dan relaksasi yang dilakukan suami adalah kategori baik yaitu 21 orang (46,7%), sedangkan 24 orang (53,3%) responden memiliki tindakan kategori yang tidak baik. Dan untuk tindakan imajinasi yang dilakukan suami responden yang memilki kategori baik yaitu 11 orang (24,4%). sedangkan 34 orang (75,6%) responden memiliki tindakan kategori yang tidak baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam peningkatan ilmu pengetahuan dalam bidang kesehatan khususnya Suami bahwa kehadiran suami dalam melakukan tindakan pada istri yang mengalami proses persalinan mempunyai peranan yang sangat penting untuk membantu istri dalam menghadapi nyeri persalinan yang dirasakan.
Edukasi Dan Pendampingan Ketidaknyamanan Pada Ny M G3P2A0 DI PMB Ida Laina Kota Bengkulu Elinda Saputri; Suriyati; Neng Kurniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses perkembangan janin yang menyebabkan ketidaknyamanan diantaranya yaitu nyeri punggung, kram kaki, sering berkemih dan dibutuhkan asuhan yang komprehensif sehingga dilakukan pendampingan ketidaknyamanan pada kehamilan. Saat bersalin ibu mengalami nyeri persalinan dikarenakan kontraksi. Saat masa nifas ibu nyeri abdomen dan luka perineum. Studi kasus bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny M G3P2A0 dengan edukasi dan pendampingan ketidaknyamanan di Praktik Mandiri Bidan Ida Laina Kota Bengkulu. Penulisan studi menggunakan metode deskriptif dengan tehnik observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Hasil asuhan kebidanan saat kehamilan setelah dilakukan massase efflurage dan kompres jahe untuk mengurangi nyeri punggung sudah berkurang, kram kaki menggunakan kompres hangat sudah berkurang. Persalinan menggunakan gymball dan murotal qur’an untuk mempercepat penurunan kepala dan membuat ibu lebih tenang. Masa nifas dengan kompres hangat pada bagian abdomen dan kompres dingin di luka perineum nyeri sudah berkurang. Evaluasi akhir berjalan dengan baik tanpa ada penyulit. Proses edukasi dan pendampingan ketidaknyamanan dari masa kehamilan berjalan baik, persalinan berjalan lancar secara spontan, bayi lahir sehat, masa nifas berjalan normal serta pemberian ASI 2 minggu masa nifas berjalan dengan lancar dan diberikan konseling KB sesuai dengan kriteria kelayakan medis. Simpulan dari asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan yang diberikan sesuai apa yang dibutuhan NY “M” didukung teori dan evidence based dalam kebidanan. Asuhan selama 6 minggu berjalan lancar dan normal.
Hubungan Dukungan Keluarga Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Rheumathoid Artritis Desa Sumberbendo Kediri Sutiyah Heni; Endah Luqmanasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang sering kali mempengaruhi kualitas hidup pasien. Prevalensi Rheumatoid Arthritis (RA) di Indonesia mencapai 11,9% berdasarkan diagnosis dan 24,7% berdasarkan gejala. Keluarga memainkan peran penting dalam mendukung penderita RA, baik dari aspek emosional maupun fisik, yang dapat mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Kompres hangat adalah salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup penderita RA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Pada Rheumatoid Artitis Desa Sumberbendo Kediri. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Populasi sebanyak 175 orang, penentuan menggunakan purposive sampling, sehingga sampel sebanyak 64 responden. Dilakukan pada bulan Maret 2024 Di Desa Sumberbendo Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu Chi_Square. Dukungan keluarga yang kurang baik dengan pemberian kompres hangat sebesar 57,8% dan penurunan nyeri 46,9%, Dukungan keluarga yang cukup baik dengan pemberian kompres hangat sebesar 21,9% dan penurunan nyeri 15,6%, sedangkan Dukungan keluarga yang baik dengan pemberian kompres hangat sebesar 20,3% dan penurunan nyeri 37,5%. Hasil uji statistik menyatakan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada pasien RA Di Desa Sumberbendo Kabupaten Kediri (nilai p = 0,003) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada pasien RA Di Desa Sumberbendo Kabupaten Kediri (nilai p = 0,005)
Determinan Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemberian Pendidikan Seksual Pada Siswa SMA Negeri 16 Padang Tahun 2023 Nurul Prihastita Rizyana; Febriyanti Nursya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan yang berhubungan dengan perilaku pemberian pendidikan seksual pada siswa SMA Negeri 16 Padang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan total 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik ditemukan pada 58 responden (60,4%). Mayoritas responden memiliki tipe keluarga extended family (56,3%), tidak pernah mendapatkan pendidikan kesehatan (59,4%), memiliki persepsi negatif tentang kesehatan reproduksi (52,1%), dan tingkat komunikasi kesehatan reproduksi yang rendah (63,5%). Analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik lebih banyak ditemukan pada responden dengan tipe keluarga extended family (72,2%) dibandingkan dengan tipe keluarga nuclear family (45,2%), dengan nilai p=0,013 (p<0,05). Kedua, responden yang tidak pernah mendapatkan pendidikan kesehatan memiliki proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik sebesar 70,2%, dibandingkan dengan yang pernah mendapatkan pendidikan kesehatan (46,2%), dengan nilai p=0,031 (p<0,05). Ketiga, responden dengan persepsi negatif tentang kesehatan reproduksi menunjukkan proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik sebesar 74,0%, dibandingkan dengan yang memiliki persepsi positif (45,7%), dengan nilai p=0,008 (p<0,05). Terakhir, responden dengan tingkat komunikasi kesehatan reproduksi yang rendah memiliki proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik sebesar 68,9%, dibandingkan dengan yang memiliki tingkat komunikasi tinggi (45,7%), dengan nilai p=0,044 (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tipe keluarga, riwayat pendidikan kesehatan, persepsi tentang kesehatan reproduksi, dan tingkat komunikasi kesehatan reproduksi memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual pada siswa SMA Negeri 16 Padang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program pendidikan kesehatan seksual yang lebih efektif di lingkungan sekolah.
Pengaruh Pemberian Ubi Jalar Ungu Dengan Berat Badan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat Lusia Asih Wulandari; Yayuk
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil yang mengalami KEK mengalami ketidak seimbangan energi protein Pemberian makanan tambahan khususnya bagi Ibu hamil KEK merupakan salah satu upaya mengatasi masalah gizi salah satunya memeberikan ubi jalar ungu. Data Puskesmas Dwikora Jaya tahun 2019 jumlah ibu hamil KEK sebanyak 168 ibu, di tahun 2021 sebanyak 179 ibu dan tahun 2022 sebanyak 215 ibu hamil KEK. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian ubi jalar ungu terhadap berat badan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one grup pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil Wilayah Kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 34 ibu hamil TM II dengan sampel yang digunakan sebanyak 18 orang menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji t-test). Hasil penelitian diketahui berat badan ibu hamil sebelum diberikan ubi jalar ungu adalah 44777.7 dan setelah diberikan ubi jalar ungu adalah 45850.0. Ada pengaruh pemberian ubi jalar ungu terhadap berat badan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (p-value = 0,000). Saran kepada ibu untuk selalu memperoleh informasi tentang pentingnya makanan tambahan seperti ubi jalar ungu untuk pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan, dan Status Kesehatan dengan Kemampuan Fungsi Kognitif Lansia Di UPTD Perlindungan Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten Sumartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaikai diri merupakan suatu proses yang terjadi secera perlahan pada setiap manusia ketika sudah memasuki usia lanjut. Keadaan ini menyebabkan lanjut usia sulit untuk menghindari berbagai kerusakan sel-sel tubuhnya serta berkurangnya kemampuan untuk bertahan terhadap berbagai serangan mikro organisme pathogen yang menyebabkan terjadinya infeksi. Proses menua tidak saja berdampak pada faktor fisik melainkan menimbulkan berbagai masalah kesehatan lain seperti kondisi psikologis, social maupun kemampuan kognitifnya. Semakin lanjut usia seseorang akan semakin mengalami penurunan kemampuan kognitif yang berdampak pada kemunduran terhadap daya fikir dan penalarannya. Kondisi ini bisa bertambah buruk ketika lingkungan sekitar tidak dapat mengupayakan berbagai cara untuk memperlambat proses tersebut. Terkait hal tersebut penulis ingin mengetahui lebih jauh adakah hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan dan status kesehatan terhadap kemampuan kognitif lansia melalui penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional di UPTD Dinas Perlindungan Sosial provinsi Banten. Dari jumlah responden sebanyak 55 lansia, setelah dilakukan uji chi-square di dapatkan nilai p value sebesar 0,024 yang berarti ada hubungan antara jenis kelamin dengan fungsi kognitif. Hubungan antara pendidikan dengan fungsi kognitif didapatkan nilai p value 0,011 yang berarti juga ada hubungan antara pendidikan dengan fungsi kognitif lansia, sementara antara umur dengan fungsi kognitif didapatkan nilai p value sebesar 0.582 yang berarti tidak ada hubungan antara umur dengan fungsi kognitif, sedangkan hubungan status kesehatan dengan fungsi kognotif didapatkan nilai p value 0,98 artinya tidak memiliki hubungan yang bermakna antara status kesehatan dengan fungsi kognitif. Saran untuk peneliti selanjutnya, dapat meneliti lebih jauh keterkaitan status kesehatan terhadap fungsi kognitif agar dapat ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.
Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan Sayyaroh; Agustina Widayati; Yessy Nur Endah Sary
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan usaha untuk menjadikan seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu dengan menyuntikkan vaksin. Vaksin merupakan kuman hidup yang dilemahkan atau kuman mati atau zat yang bila dimasukkan ke tubuh menimbulkan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis adanya Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Di Kelurahan Patokan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian retropektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang lahir pada bulan Januari-Juni tahun 2022 sebanyak 48 bayi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua populasi dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah catatan buku KIA. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan mengikuti posyandu dan melihat catatan buku KIA. Analisis data yang diginakan adalah analisis bivariat dan analisis bivariat. Hasil berdasarkan hasil uji statistik chi-squaredidapatkan p-value sebesar 0.000 dimana hasil p-value<α = 0,05, yang berarti bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap di Kelurahan Patokan. Kesimpulan ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Di Kelurahan Patokan.
Hubungan Dukungan Sosial Caregiver Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Tomi Jepisa; Ririn; Husni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup lansia merupakan aspek penting yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah dukungan sosial dari caregiver. Dukungan sosial yang memadai dari caregiver dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental lansia, sedangkan dukungan yang rendah dapat berdampak negative. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas hidup lansia dan dukungan sosial dari caregiver. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan sampel sebanyak 70 lansia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kualitas hidup dan tingkat dukungan sosial dari caregiver. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dilakukan untuk menentukan hubungan antara kedua variabel tersebut. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa 81% dari lansia dengan kualitas hidup yang buruk melaporkan memiliki dukungan sosial dari caregiver yang rendah, sedangkan hanya 21,4% dari lansia dengan dukungan sosial caregiver tinggi yang melaporkan kualitas hidup yang buruk. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik antara kualitas hidup lansia dan dukungan sosial dari caregiver (p-value = 0,000; p < 0,05). Kesimpulan: Dukungan sosial dari caregiver memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas hidup lansia. Lansia yang menerima dukungan sosial rendah dari caregiver cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih buruk. Temuan ini menunjukkan pentingnya meningkatkan dukungan sosial bagi lansia melalui pelatihan caregiver, program dukungan komunitas, dan kebijakan pemerintah yang mendukung.

Page 1 of 3 | Total Record : 21