cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 7 (2024)" : 38 Documents clear
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Hemoragik Post Craniotomy Dengan Intervensi Fisioterapi Dada Menggunakan Teknik Clapping Dan Vibrasi Terhadap Saturasi Oksigen Di Ruang ICU RS An-Nisa Tangerang Muhamad Qurtusi Yasin; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus atau gangguan fungsi otak akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Craniotomy merupakan prosedur terapi standar otak yang masih merupakan terapi utama dalam penangan stroke hemoragik. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tindakan fisioterapi dada yang efektif untuk mencegah terjadinya bersihan napas tidak efektif. Tujuan: karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas fisioterapi dada terhadap bersihan jalan napas pasien sebagai bentuk pencegahan bersihan napas tidak efektif. Metode: yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan observational melalui studi kasus dengan melakukan intervenai keperawatan Hasil: Didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan fisioterapi dada. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan fisioterapi dada di ruang ICU An-Nisa Tangerang.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Pneumonia Dengan Pemberian Intervensi Tindakan Closed Suction Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Pasien Terpasang Ventilator Di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RS An-Nisa Kota Tangerang Silvia Aprianti Dewi; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit peradangan pada parenkim paru yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah disertai dengan sesak napas dan batuk yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, jamur, mycoplasma (fungi), dan aspirasi substansi asing, berupa radang paru-paru yang disertai eksudasi dan konsolidasi. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tindakan closed suction yang efektif untuk mencegah terjadinya bersihan napas tidak efektif. Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas pemberian closed suction terhadap bersihan jalan napas pasien sebagai bentuk pencegahan bersihan napas tidak efektif. Metode: yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan observational melalui studi kasus dengan melakukan intervensi keperawatan Hasil: Didapatkan setelah pemberian intervensi selama 2 hari menunjukan terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction di ruang ICU An-Nisa Tangerang.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Konsep Diri Anak Putus Sekolah Di Desa Boto Kecamatan Lumbang Probolinggo Alfiatul; Nur Hamim; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orang tua ialah bagaimana cara orang tua mendidik, membimbing, mendisiplinkan anak, juga mengasuh anak supaya anak dapat mencapai kedewasaannya. Setiap keluarga tentunya memiliki pola pengasuhan yang berbeda dengan keluarga lainnya dan tidak bisa disamakan begitu saja. Konsep diri adalah sesuatu yang khas bagi seseorang, suatu kemampuan untuk melihat diri sendiri melalui pengalaman pribadi selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan konsep diri anak putus sekolah. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi anak putus sekolah di desa Boto Kecamatan Lumbang Probolinggo sebanyak 40 responden, penentuan sampling menggunakan Teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner konsep diri . Selanjutnya dianalisis menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa data pola asuh orang tua degan kategori pola asuh otoriter sebanyak 26 responden (65%) dan konsep diri dengan kategori tingkat rendah sebanyak 18 responden (45%). Hasil uji analisis hubungan pola asuh orang tua dengan konsep diri dengan nilai p=0.002 < α=0.05, artinya Ho ditolak dan H1 diterima, sehingga ada Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Konsep Diri Anak Putus Sekolah di Desa Boto Kecamatan Lumbang Probolinggo. Hipotesis dalam penelitian ini diterima dan terbukti secara statistik. Orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter dominan harus mematuhi peraturannya dan tidak boleh melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh orang tua. Anak putus sekolah yang memiliki konsep diri rendah senantiasa memandang dirinya tidak dapat berbuat apa-apa, merasa dirinya gagal, serta selalu berpikir negatif tentang dirinya sendiri. Diharapkan kepada program pemerintah pendidikan memberi kesempatan kepada anak yang putus sekolah untuk bisa kembali mendapat pendidikan.
Dampak Secara Ekonomi Dalam Pembiayaan Gangguan Kebutaan Akibat Katarak di Kabupaten Lombok Barat Raden Gunawan Effendi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutaan dan gangguan penglihatan berat mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kualitas hidup. Hal ini menyebabkan hilangnya produktivitas dan menimbulkan beban perekonomian di Indonesia. Evaluasi ekonomi terhadap gangguan penglihatan merupakan alat penting untuk memberi rekomendasi dalam mengambil keputusan. Dengan menggunakan pendekatan analisis utilitas biaya, penelitian ini memperkirakan dampak ekonomi dari kebutaan dan gangguan penglihatan berat serta menjelaskan betapa berharganya operasi katarak di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk memperkirakan kerugian ekonomi akibat kebutaan dan gangguan penglihatan berat serta untuk menggambarkan analisis utilitas biaya operasi katarak di Indonesia. Prevalensi data dikumpulkan dari survei Indonesia Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) pada tahun 2014-2016, dan biaya operasi katarak diadopsi berdasarkan rata-rata biaya bedah nasional dalam sistem INA-CBGs. Evaluasi ekonomi digambarkan dengan menggunakan pendekatan analisis cost-utility dengan satuan quality customized life year (QALYs). Hasil penelitian menunjukkan: Hilangnya QALYs akibat kebutaan dan gangguan penglihatan berat di Indonesia masing-masing berjumlah 12.478 QALYs dan 7.269 QALYs. Total kerugian ekonomi sebesar Rp 357,82 milyar dalam setahun, dan diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 2,58 triliun dalam lima tahun. Sebagai intervensi yang sangat hemat biaya, operasi katarak akan memberikan keuntungan sekitar 8.708 QALYs atau senilai Rp 157,79 milyar bagi perekonomian di Kabupaten Lombok Barat
Penerapan Rom Cylindrical Grip Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Tangan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di Bangsal Gladiol Bawah RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo Rhido Rhizeky Suroso; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada penerapan ROM dengan cylindrical grip untuk meningkatkan kekuatan otot tangan pada pasien stroke non-hemoragik di Bangsal Gladiol Bawah RSUD Ir. Soekarno, Sukoharjo. Metode penelitian ini adalah studi kasus deskriptif yang melibatkan dua pasien stroke non-hemoragik. Kedua pasien menjalani terapi cylindrical grip dua kali sehari selama empat hari. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kekuatan otot dari skala 3 menjadi skala 4 berdasarkan Manual Muscle Testing (MMT) (Mardiana et al., 2021). Terapi ini efektif dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas dan mencegah kontraktur serta kecacatan (Agusrianto & Rantesigi, 2020). Data dari RSUD Ir. Soekarno menunjukkan bahwa rata-rata 23 pasien per bulan mengalami hemiparese tanpa intervensi non-farmakologis, menunjukkan urgensi implementasi terapi ini. Dengan demikian, penerapan ROM cylindrical grip menunjukkan hasil yang positif dalam rehabilitasi otot tangan pada pasien stroke non-hemoragik
Penerapan Posisi Orthopnea Terhadap Penurunan Frekuensi Nafas Pada Pasien TB Paru Di Ruang Tulip RSUD Dr. Soeratno Gemolong Fiki Hafiya Ulinnuha; Irma Mustika Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang terutama menyerang sistem pernapasan. Indonesia berada di peringkat ketiga tertinggi di dunia untuk jumlah penderita TBC setelah India dan China. Pada tahun 2020, diperkirakan 9,9 juta orang menderita TBC di seluruh dunia. TBC dapat menyebabkan komplikasi serius seperti hemoptosis berat, bronkiektasis, dan pneumotoraks spontan. Berdasarkan studi pendahuluan di ruang Tulip RSUD dr. Soeratno Gemolong, banyak pasien TBC paru mengeluhkan sesak napas yang diatasi dengan posisi semi-Fowler. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas posisi orthopnea dalam mengurangi sesak napas pada pasien TBC paru. Metode: Rancangan penelitian adalah studi kasus deskriptif dengan dua responden yang diukur frekuensi napasnya sebelum dan sesudah penerapan posisi orthopnea. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa frekuensi napas menurun ke rentang normal setelah terapi posisi orthopnea. Terapi ini dianggap efektif dalam mengurangi sesak napas pada pasien TBC paru, meskipun efektivitasnya bisa bervariasi berdasarkan kondisi spesifik pasien. Kesimpulan: terapi posisi orthopnea dapat menjadi salah satu metode yang aman dan efektif untuk membantu pasien dengan masalah pernapasan, asalkan pengukuran dan pemantauan dilakukan secara hati-hati. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan rumah sakit dan berkontribusi pada literatur ilmiah keperawatan.
Gambaran Pemberian MP-Asi Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Desa Kepung Kec. Kepung Kab. Kediri Dewi Taurisiawati Rahayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi berusia diatas 6 bulan sebaiknya mendapatkan MP-ASI dengan tetap meneruskan pemberian ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Desa Kepung. Jenis penelitian merupakan penelitian dekriptif. Variabel penelitian yaitu Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI). Penelitian dilaksanakan di Desa Kepung Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri pada tanggal 1-24 Juni 2024. Populasi penelitian ini adalah 54 ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang diambil berdasarkan tekhnik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner berskala Nominal. Data disajikan dalam tabel distribusi frekuensi Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa sebagian besar responden memberikan MP-ASI tidak sesuai Usia anak (<6 bulan) yaitu 32 responden (59,23 %). Masih banyaknya pemberian MP-ASI yang tidak sesuai disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu bayi dan buadaya daerah setempat yang memberikan makanan atau minuman lain selain ASI karena dipercaya akan membuat badan bayi lebih sehat
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Robekan Jalan Lahir Pada Ibu Bersalin Di Ruang Kebidanan Tria Nopi Herdiani; Anisah Tifani Maulidyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rupture perineum (robekan jalan lahir) biasa dapat berubah menjadi kasus rupture perineum dengan tingkat lebih berat dan penyebab terjadinya kejadian kematian pada ibu bersalin apabila penatalaksanaan tidak dilakukan dengan baik dan tanggap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan robekan jalan lahir pada ibu bersalin di ruang kebidanan RSUD Empat Lawang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 144 responden. Jenis data menggunakan data skunder. Data di diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan analisis chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dari 144 responden terdapat 72 responden dengan robekan jalan lahir, terdapat 74 responden dengan umur <20 tahun atau > 35 tahun, 66 responden dengan paritas primipara atau grandemultipara, 71 responden dengan berat badan bayi lahir < 2500 gr atau >4000 gr, ada hubungan antara usia, paritas dan berat badan bayi dan dengan kejadian robekan jalan lahir pada ibu bersalin kategori sedang. Diharapkan pada pihak rumah sakit untuk lebih meningkatkan pelayanan dalam penanganan ibu bersalin dengan menekankan atau lebih memfokuskan pada asuhan sayang ibu pada proses persalinan sehingga ibu bersalin merasa nyaman dan aman.

Page 4 of 4 | Total Record : 38