cover
Contact Name
Lathifaturrahmah
Contact Email
lathifaturrahmah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281288084740
Journal Mail Official
jpm@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Matematika (PMTK) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Jl. A. Yani Km 4,5 Banjarmasin 70235
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23549645     EISSN : 26210355     DOI : https://doi.org/10.18592/jpm.v1i2.7591
Core Subject : Education,
The focus and scope of JPM: Jurnal Pendidikan Matematika include various aspects of Mathematics Education, such as research and development, quantitative and qualitative studies, experimental research, correlation and regression analysis, application of theory, critical analysis studies, and Islamic studies related to Mathematics Education or Mathematical Science.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014" : 7 Documents clear
Karakter Jujur Dalam Pembelajaran Statistik Muhammad Royani
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i2.46

Abstract

Associated with the philosophy of education, values education goal is to humanize humans, develop human resources and form a perfect human being. Educational value must appear in every process of learning, including learning of mathematics that had only mastery of math-oriented course. Brameld (1975) said that as the education of power that emphasizes the importance of education for the development of value systems so that learners able to think, act. Conversely, when the focus of mathematics learning material substance, then the learning process in favor of knowledge of power. Learning of mathematics as it has the potential to bear the arrogance of science and widened the gap between the intellectual and moral. Mathematics teachers should be held to consider the characteristics of students who learn mathematics and the mathematics itself. Learning math has been less attention to the both characteristics, and more inclined to the same learning patterns, which describe in brief, give examples, exercises, and giving a homework assignment.Ideally, the learning of statistic should develop the cognitive, affective and psychomotor as an essential component. Development of values and ethics in mathematics inappropriate if only positioned as a crucial component or the hidden curriculum (hidden curriculum). Values, morals and ethics should be explicit translated and enriched in every topic of learning. Through such learning, the balance between the ownership of knowledge, technological competence, moral individual and an appreciation of social values and culture can be improved.Conclusion:  (1) currently Learning statistic is as academic, but statistic has honest value as build the honest character personality; (2) ideally statistic learning have to develop cognitive, affective, and psycomotorist as essential component; (3) developing values, moral, and ethic on statitistic learning unexactly whether crucial component, because values, moral, and ethic expose and enrich to each learning.
Meningkatkan Karakter Mandiri Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (Tps) Di Kelas VIII-C SMPN 13 Banjarmasin Chairil Faif Pasani; Mitra Pramita
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i2.48

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang memiliki peranan penting dalam pendidikan. Pendidikan sekarang ini sebaiknya lebih memperhatikan perilaku siswa sehingga siswa dapat mengembangkan karakter yang baik. Usia-usia remaja pada saat menempuh pendidikan di SMP/MTs sangat rentan dengan perilaku yang menyimpang, untuk itu perlu ditanamkan karakter perilaku sejak dini. Mandiri merupakan salah satu nilai pendidikan karakter yang diprogramkan oleh Depdikbud. Diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan karakter mandiri siswa sehingga hasil belajar siswa pun meningkat. Salah satu alternatif model pembelajaran yang di nilai efektif dalam meningkatkan karakter mandiri adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter mandiri dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe TPS.Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebanyak dua siklus. Setiap  siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C SMP Negeri 13 Banjarmasin tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 siswa. Objek penelitian adalah karakter mandiri siswa dan hasil belajar siswa pada materi SPLDV. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi.Pencapaian nilai karakter mandiri dalam proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif tipe TPS cenderung meningkat, dari hasil penelitian menunjukkan pencapaian nilai karakter mandiri selama dua siklus menunjukkan kualifikasi karakter Menjadi Kebiasaan (MK) sebesar 6,67%. Hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran matematika juga meningkat dari siklus I termasuk dalam kualifikasi baik menjadi amat baik pada siklus II.
Representasi dalam Pembelajaran Matematika Muhamad Sabirin
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i2.49

Abstract

Representasi adalah bentuk interpretasi pemikiran siswa terhadap suatu masalah, yang digunakan sebagai alat bantu untuk menemukan solusi dari masalah tersebut. Bentuk interpretasi siswa dapat berupa kata-kata atau verbal, tulisan, gambar, tabel, grafik, benda konkrit, simbol matematika dan lain-lain. Makalah ini membahas tentang representasi matematis dan contoh penggunaannya dalam pembelajaran matematika.
Miskonsepsi Mahasiswa Dalam Menentukan Grup Pada Struktur Aljabar Menggunakan Certainty Of Response Index (Cri) Di Jurusan Pendidikan Matematika IAIN Antasari Analisa Fitria
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i2.50

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika IAIN Antasari  yang mengambil matakuliah struktur aljabar pada semester genap Tahun Akademik 2013/2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase mahasiswa yang mengalami miskonsepsi, tahu konsep, dan tidak tahu konsep pada pembelajaran konsep grup; pada subkonsep apa mahasiswa mengalami miskonsepsi dan apa penyebab terjadinya miskonsepsi.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pada penelitian ini digunakan teknik  Certainty of Response Index  (CRI) untuk mengidentifikasi miskonsepsi mahasiswa. Identifikasi dilakukan dengan menggunakan tes diagnostik esai berstruktur yang dilengkapi indeks keyakinan mahasiswa terhadap jawaban tes. Untuk mengetahui penyebab terjadinya miskonsepsi dilakukan wawancara.Hasil analisis data diagnostik CRI mahasiswa menunjukkan bahwa dari 34 orang mahasiswa yang menjadi objek penelitian, 48,12% mahasiswa mengalami miskonsepsi sedangkan sisanya 26,07% tahu konsep dan 25,81% tidak tahu konsep. Persentase miskonsepsi tertinggi ditemukan pada subkonsep elemen netral dari suatu himpunan terhadap operasi yang ditentukan dan diikuti dengan subkonsep operasi biner. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penyebab terjadinya miskonsepsi antara lain karakter konsep grup yang bersifat abstrak.
Realistic Mathematics Education: Model Alternatif Pembelajaran Matematika Sekolah Seri Ningsih
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i2.97

Abstract

Matematika yang diajarkan pada jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) dan pendidikan menengah (SMU dan SMK) dikenal sebagai matematika sekolah (School Mathematics). Matematika sekolah adalah bagian-bagian matematika yang dipilih atas dasar makna kependidikan yaitu untuk mengembangkan kemampuan dan kepribadian siswa serta tuntunan perkembangan yang nyata dari lingkungan hidup yang senantiasa berkembang seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi. Matematika sekolah dapat diaplikasikan dalam pembelajaran matematika melalui berbagai model pembelajaran. Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) atau Realistic Mathematics Education (RME) adalah model pembelajaran matematika pada matematika sekolah yang berorientasi pada penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Optimasi Masalah Penugasan Siti Maslihah
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i2.100

Abstract

Pemrograman linier merupakan salah satu ilmu matematika terapan yang bertujuan untuk mencari nilai optimum dari suatu permasalahan, yang dirumuskan dalam model matematika. Salah satu aplikasinya adalah adalahmencari nilai optimum masalah penugasan (memaksimalkan penempatan tenaga kerja yang sesuai dengan kemampuannyaatau meminimalkan biaya penempatan tenaga kerja). Penyelesaian masalah penugasan bisa dilakukan denganMetode Hungarian. Selain Metode Hungarian, sudah banyak shoftware yang dapat digunakan untuk mengeksekusi masalahpenugasan, salah satu shoftware tersebut adalah LINGO. Kata kunci: metode penugasan, Hungarian, LINGO.
Design Research Pembelajaran Perbandingan pada Aktivitas Pengukuran Ellen Davita Safaredha
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 1 NOMOR 2 JUNI 2014
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v1i2.1163

Abstract

Beberapa kajian menunjukkan kesulitan siswa dalam memahami konsep perbandingan. Siswa akan lebih memahami suatu konsep jika dilibatkan dalam aktivitas pembelajaran. Hal ini sejalan dengan filosofi Pendidikan Matematika Realistik yang menekankan bahwa matematika merupakan aktivitas manusia. Siswa perlu diberi kesempatan untuk belajar matematika melalui serangkaian ide-ide matematika yang dirancang sejalan dengan alur berpikirnya. Beberapa peneliti menunjukkan bahwa pembelajaran perbandingan dapat dikaitkan dengan aktivitas pengukuran. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan alur belajar perbandingan siswa pada aktivitas pengukuran.Penelitian ini menggunakan metode design research yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I dilaksanakan pada siswa Kelas V SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin dan Siklus II dilaksanakan pada siswa Kelas V MI Al Muhajirin Banjarmasin. Kegiatan penelitian yang dilakukan pada setiap siklus, mengikuti tiga tahap dalam design research, yaitu tahap persiapan eksperimen, tahap pelaksanaan eksperimen, dan tahap analisis retrospektif.Dugaan alur belajar yang telah diujcobakan dan dianalisis dalam dua siklus penelitian menghasilkan deskripsi alur belajar perbandingan pada aktivitas pengukuran yang meliputi kegiatan membandingkan ukuran tinggi badan dan kegiatan membandingkan ukuran objek pada gambar.

Page 1 of 1 | Total Record : 7