cover
Contact Name
-
Contact Email
lkp2m@uin-malang.ac.id
Phone
+6285173116244
Journal Mail Official
lkp2m@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Gedung Jenderal Besar H.Muhammad Soeharto (Sport Center) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Jl. Gajayana No.50, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
LoroNG
ISSN : 26848171     EISSN : 18299245     DOI : https://doi.org/10.18860/lorong.v
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah mahasiswa yang diterbitkan sebagai wadah pengkajian sosial dan budaya. Jurnal ini bertujuan menjadi tempat pengembangan kemampuan kritis dan analitis mahasiswa serta menjadi sarana untuk menggairahkan kembali tradisi menulis di kalangan akademisi. Lorong memuat tulisan ilmiah populer, gagasan orisinal yang kritis dan segar, serta ulasan buku. Jurnal ini diterbitkan secara berkala pada bulan Juni dan Desember setiap tahun oleh UKM LKP2M (Lembaga Kajian Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2021)" : 6 Documents clear
Digitalisasi Organisasi di Masa Pandemi: Studi Kasus di PKPT IPNU-IPPNU UIN Malang Perspektif Teori Humanisme Istifadah, Istifadah
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v10i2.965

Abstract

The Corona Virus Disease – 19 (Covid-19) pandemic provides remarkable changes and extraordinary impacts in various aspects of life. One of the impacts of the pandemic is the changes in interaction within societies. Previous conventional interaction was “forced” to shift to digital bases. This shift does not only occur in relationships between individuals in general but also in the relationships between individuals within an institution/community. This research will examine the shifting forms of interaction and communication due to the pandemic. The research focuses on student organizations namely PKPT IPNU-IPPNU UIN Malang. The researcher will examine about how the implementation of the annual programs at PKPT IPNU-IPPNU UIN Malang during the pandemic. In addition, the researcher will also examine the impacts that occur from the shifting of digitalization to the personal closeness between members and committees through the perspective of humanism. This research is field research with a case study approach. The researcher collects the required data through interview and documentary observation techniques. As a result, the implementation of the annual programs is indeed quite helpful by digital media. However, the level of solidarity and emotional closeness that should become the organization’s most important objectives tend to degrade and not achieved optimally. Pandemi Corona Virus Disease – 19 (Covid-19) memberikan banyak perubahan dan dampak luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu dampak dari adanya pandemi tersebut adalah perubahan bentuk interaksi yang terjadi di dalam masyarakat. Bentuk interaksi masyarakat yang sebelumnya berbasis konvensional “dipaksa” harus bergeser ke interaksi berbasis digital. Pergeseran ini tidak hanya terjadi pada hubungan antar individu secara general, namun juga hubungan antar individu dalam suatu lembaga/komunitas. Penelitian ini akan mengkaji bentuk pergeseran interaksi dan komunikasi masyarakat akibat adanya pandemi. Penelitian memfokuskan pada lembaga atau organisasi mahasiswa yaitu PKPT IPNU-IPPNU UIN Malang. Peneliti akan mengkaji tentang bagaimana pelaksanaan program kerja PKPT IPNU-IPPNU UIN Malang pada masa pandemi. Selain itu, peneliti juga mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh pergeseran bentuk interaksi umanis digital tersebut terhadap kedekatan personal diantara anggota dan pengurus dalam perspektif umanism. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan studi kasus (case study). Peneliti mengumpulkan data-data yang dibutuhkan melalui teknik wawancara serta observasi dokumentasi. Hasilnya, pelaksanaan program kerja dalam organisasi memang cukup banyak terbantu dengan hadirnya media digital. Namun, tingkat solidaritas dan kedekatan emosional yang menjadi tujuan paling utama organisasi PKPT IPNU-IPPNU justru cenderung mengalami degradasi dan tidak tercapai secara maksimal.
Efektivitas Penegakan Hukum Patroli Siber di Media Sosial Suryaningrum, Faradiba
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v10i2.966

Abstract

This study focuses on the study of the presence of cyber patrols on social media. The establishment of the cyber patrol aims to create a healthy, clean and safe digital space. However, the legal instruments used to ensnare perpetrators in cyberspace have legal ambiguity; even law enforcement officers are still repressive. This study aims to examine the effectiveness of cyber patrol law enforcement in internet networks crowded with netizens. This study uses a normative legal research method with a statutory approach and a conceptual approach. This study results show that cyber patrols have not been effective since they were implemented. The presence of cyber patrols has even further curbed the freedom of civil society to express themselves on social media. Penelitian ini berfokus pada kajian tentang kehadiran patroli siber di media sosial. Dibentuknya patroli siber bertujuan untuk membuat ruang digital yang sehat, bersih, dan aman. Tetapi, pada kenyataannya instrumen hukum yang digunakan untuk menjerat pelaku di ruang siber memiliki kesamaran hukum, pun aparat penegak hukum masih bersifat represif. Tujuan penelitian ini adalah menelaah efektifitas penegakan hukum patroli siber di jejaring internet yang dipadati warganet. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini adalah untuk menunjukkan jika patroli siber masih belum efektif sejak diberlakukan. Kehadiran patroli siber justru semakin mengekang kebabasan masyarakat sipil untuk berekspresi di media sosial.
Penerapan Peradilan Elektronik di Masa Pandemi Dalam Tinjauan Teori Hukum Responsif Dan Teori Keadilan John Rawls Akbar, Ridho
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v10i2.967

Abstract

The judiciary is one of the essential instruments in law enforcement. The court is required to consistently innovate as a form of effort in following the development of society so that the law is not outdated. Among the breakthroughs in the judicial process is the implementation of an electronic court (e-court). This is marked by Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Number 1 of 2019. The PERMA is the response of the judiciary to the development of information technology. In practice, the performance of electronic trials faces its obstacles and challenges, especially during the pandemic. This study tries to observe the application of e-court in terms of responsive legal theory. This study also wants to see the application of electronic justice in the pandemic period from John Rawls’ theory of justice. This research is normative legal research with a statutory and conceptual approach. This study found that the application of electronic justice, when viewed with responsive legal theory, has not responded optimally to the community’s needs. In addition, if viewed from John Rawls’ theory of justice, the application of e-court during the pandemic has not provided access to justice for the entire community. Peradilan merupakan salah satu instrumen penting dalam penegakan hukum. Peradilan dituntut untuk senantiasa melakukan inovasi dalam merespon perkembangan masyarakat sehingga hukum tidak ketinggalan zaman. Di antara terobosan dalam proses peradilan adalah pemberlakuan peradilan secara elektronik (e-court). Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2019. PERMA tersebut merupakan respon lembaga peradilan terhadap perkembangan teknologi informasi. Dalam prakteknya, penerapan persidangan secara elektronik menghadapi kendala dan tantangan tersendiri, terlebih di masa pandemi. Penelitian ini mencoba meneropong penerapan e-court ditinjau dari teori hukum responsif. Penelitian ini juga ingin melihat penerapan peradilan secara elektronik di masa pandemi perspektif teori keadilan John Rawls. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan peradilan secara elektronik jika ditinjau dengan teori hukum responsif belum merespon secara maksimal kebutuhan masyarakat. Selain itu, jika ditinjau dari teori keadilan John Rawls, penerapan e-court di masa pandemi ternyata belum mampu memberikan akses keadilan kepada seluruh masyarakat.
Re-strategi Layanan Perpustakaan sebagai Media Komunikasi Ilmiah di Masa Pandemi Covid-19: Studi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Misbah Wadih, Alvani
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v10i2.968

Abstract

Since the COVID-19 pandemic emergency hit various regions in Indonesia, many public services were hampered due to the impact of the implementation of strict social distancing rules. One of the public services affected is the library as a medium of information in the community. As a result, as an information provider agency, libraries are required to adapt in dealing with these regulations, so that libraries can be accessed flexibly under any conditions. On this basis, the researchers conducted more in-depth research related to the re-strategy of library services during the pandemic. The research method used in this study is a phenomenological approach. From the results of this study, the researchers revealed that the Central Library of UIN Malang as a medium of information among academics has formulated several strategies, including innovation initiatives in the library service system. For example, the innovation of electronic journals as an alternative service for digital literature access media in providing easy open access to electronic journals. And the innovation of the UIN Malang Library telegram group as a medium for the latest information about library services. As a result, it shows that the two services are quite effective and efficient to be applied during the critical period of the COVID-19 pandemic. Semenjak pandemi COVID-19 melanda berbagai daerah di Indonesia, banyak layanan publik yang terhambat akibat dampak dari pemberlakuan aturan ketat social distancing. Salah satu layanan publik yang terkena imbasnya ialah perpustakaan sebagai media informasi di masyarakat. Akibatnya, sebagai instansi penyedia informasi, perpustakaan diharuskan beradaptasi dalam menyiasati adanya aturan tersebut, sehingga perpustakaan secara fleksibel dapat diakses dalam kondisi apapun. Dengan dasar inilah, peneliti melakukan riset mendalam terkait re-strategi pelayanan perpustakaan di masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan fenomenologi. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa Perpustkaan Pusat UIN Malang sebagai media informasi di kalangan akademisi, telah memformulasikan beberapa strategi, termasuk inisiatif untuk berinovasi pada sistem layanan perpustakaan. Misalnya, inovasi jurnal elektronik e-journal sebagai layanan alternatif media akses literatur digital dalam memberikan kemudahan open access jurnal elektornik. Serta inovasi group telegram UIN Malang Library sebagai media informasi terkini tentang pelayanan perpustakaan. Alhasil, menunjukkan bahwa kedua layanan tersebut terbilang cukup efektif dan efisien untuk diterapkan pada masa genting pandemi COVID-19.
Tingkat Subjective Well-Being dan Tingkat Stres Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pada Mahasiswa Organisasi Intra Kampus di UIN Malang) Jiharudin, Jiharudin
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v10i2.969

Abstract

There is a virus outbreak COVID-19 which has attacked almost the entire world has caused changes in various sectors, one of which is in the education sector. One of the people who feel the impact of this condition is students. Several research results found that the mental condition of students during the COVID-19 pandemic was not good, as evidenced by high levels of stress. In general, online learning, social distancing, PPKM, and others due to the COVID-19 pandemic have disrupted student activities, especially activities carried out on campus such as intra-campus organizational activities. This has an impact on the mental condition of students. This study aims to determine how the mental health picture is manifested in the level of subjective well-being and stress levels of students who participate in intra-campus organizations during the COVID-19 pandemic. This research takes the locus at UIN Malang. The method used in this research is a descriptive quantitative method using PANAS and SWLS measuring instruments for subjective well-being and K10 for stress. Everything was distributed via google form and the results were analyzed by univariate analysis using SPSS 22.00. The results showed that the subjective well-being level of students who participated in intra-campus organizations during the COVID-19 pandemic was at a moderate level, while the stress level was at a high level. Adanya wabah virus COVID-19 yang menyerbu hampir seluruh dunia mengakibatkan perubahan di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pendidikan. Salah satu yang merasakan dampak dari kondisi ini ialah mahasiswa. Beberapa hasil penelitian menemukan bahwa kondisi mental mahasiswa di masa pandemi COVID-19 kurang baik, dibuktikan dengan tingkat stress yang tinggi. Secara umum, belajar daring, social distancing, PPKM, dan lain-lain akibat pandemi COVID-19 menyebabkan kegiatan mahasiswa terganggu, terutama kegiatan yang dilakukan di lingkungan kampus seperti kegiatan organisasi intra kampus. Hal ini, berdampak pada kondisi mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran kesehatan mental yang terwujud dalam tingkat subjective well-being dan tingkat stress mahasiswa yang mengikuti organisasi intra kampus pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini mengambil locus di UIN Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan penggunaan alat ukur PANAS dan SWLS untuk subjective well-being dan K10 untuk stress. Semuanya disebarkan melalui google form dan hasilnya dianalisis dengan analisis univariat menggunakan bantuan SPSS 22.00. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat subjective well-being mahasiswa yang mengikuti organisasi intra kampus pada masa pandemi.
Nilai-Nilai Kosmopolitanisme Islam dalam Budaya Literasi Digital di Kalangan Santri Mahad IAIN Kediri Prastyo, Angga Teguh
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v10i2.1458

Abstract

Nilai-nilai kosmopolitanisme Islam yang diterapkan pada Ma'had IAIN Kediri dengan media literasi digital telah memperkuat relasi keilmuan Santri sehingga pengembangan keilmuan Islam kontemporer dapat dilihat dengan jelas. Dampak budaya literasi digital pada santri Mahad IAIN Kediri semakin mengakar dan menjadi instrumen yang sangat penting untuk meningkatkan khazanah keislaman santri serta mareka bersemangat tinggi belajar mendiseminasikan hasil kajian keislaman di ruang digital. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Pemilihan informan dilakukan melalui teknik sampel purposif. Metode pengumpulan data melalui wawancara,observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data diperoleh dari triangulasi dan focus group discussion dengan narasumber terpilih. Metode analisis data dilakukan melalui: (1) reduksi data, (2) disolay data dan (3) verifikasi dan kesimpulan. Penerapan nilai-nilai kosmopolitanisme Islam melalui budaya literasi digital pada santri Mahad IAIN Kediri merupakan sebuah tradisi baru untuk mengembangkan sistem pendidikan keislaman yang lebih progresif di pondok pesantren berbasis perguruan tinggi. Budaya literasi digital membangun sarana pembelajaran dan karakter adaptif pada santri sehingga mampu mengintegrasikan nilai-nilai kosmopolitanisme Islam dalam penguatan karakter Islami santri di pondok pesantren berbasis perguruan tinggi seperti Mahad IAIN Kediri.

Page 1 of 1 | Total Record : 6