cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/buana/Vol8-iss3
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 952 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN DAN SEBARAN FASILITAS PENDIDIKAN TINGKAT SMP DAN SMA DI KABUPATEN SOLOK SELATAN Widia Lolina Fidani; Widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.614

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui evaluasi ketersediaan fasilitas pendidikan tingkat SMP dan SMA di kabupaten Solok Selatan, 2) mengetahui berapa kebutuhan fasilitas pendidikan tingkat SMP dan SMA masa sekarang dan 20 tahun mendatang, 3) mengetahui sebaran dan jangkauan pelayanan fasilitias pendidikan kabupaten Solok Selatan. Pada penelitian ini untuk mencapai tujuan pertama digunakan analisis tingkat pelayanan fasilitas pendidikan dengan mengukur tingkat kebutuhan dan tingkat keterisian. Tujuan ke-2 menggunakan metode proyeksi penduduk, dan tujuan ke-3 menggunakan metode buffer. Hasil penelitian menunjukkan 1) evaluasi ketersediaan fasilitias pendidikan eksisting tingkat SMP dari pemenuhan kebutuhan semua kecamatan masuk kedalam kategiri cukup, sementara untuk tingkat SMA lima kecamatan berkategori cukup, dua kecamatan berkategori kurang. Tingkat keterisian pada tingkat SMP semua kecamatan masuk kategori kurang begitupun hal nya untuk tingkat SMA. 2) Kabupaten Solok Selatan saat sekarang membutuhkan 43 SMP dan 15 SMA. Sementara untuk 20 tahun yang akan datang membutuhkan 127 SMP dan 41 SMA. 3) Hasil sebaran serta jangkauan pelayanan tingkat SMP setelah di buffer masih ada permukiman penduduk yang berada di luar jangkauan pelayanan sehingga pelayanan sekolah yang ada yaitu berada di kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, Sangir Jujuan, Sangir Batang Hari, dan Sangir Balai Janggo.
analisis kebutuhan dan kontribusi air bersih unit PDAM kabupaten Solok Analisis kebutuhan dan kontribusi air bersih unit PDAM kabupaten Solok Nia Deswita Andari; Widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis prediksi jumlah penduduk, besarnya total kebutuhan air bersih, dan apakah ketersediaan debit air produksi sekarang dapat mencukupi kebutuhan air bersih Unit Kubung tahun 2018-2027. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitaf. Metode analisis data adalah metode geometrik dengan menghitung prediksi jumlah penduduk dan metode analisis kebutuhan air bersih untuk menghitung prediksi kebutuhan air bersih wilayah pelayanan Unit Kubung tahun 2018-2027. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Prediksi jumlah penduduk daerah pelayanan Unit Kubung tahun 2018 sebanyak 36.321 jiwa dengan jumlah pelanggan pelanggan rumah tangga 2.429 SR, niaga 58 unit, kantor 58 unit, sosial 28 unit, dan kran umum 7 unit. Sedangkan untuk tahun 2027 diprediksikan jumlah penduduk sebanyak 39.512 jiwa dengan jumlah pelanggan rumah tangga 4.493 SR, niaga 531 unit, kantor 61 unit, sosial 90 unit, kran umum 17 unit. 2) Total kebutuhan air bersih Unit Kubung tahun 2018 untuk jumlah penduduk sebesar 53,16 L/d dan jenis pelanggan sebesar 19,91 L/d. Sedangkan tahun 2027 untuk jumlah penduduk sebesar 57,84 L/d, dan jenis pelanggan sebesar 45,14 L/d. 3) Debit air produksi pada tahun 2018 hingga 2023 masih mencukupi untuk seluruh pelanggan. Apabila dengan debit yang sama pada tahun 2024-2027 sudah tidak mencukupi untuk seluruh pelanggan sesuai prediksi.
ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS LINGKUNGAN PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP nurhayati nurhayati; Khairani Khairani
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.618

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kesenjangan antara kurikulum berbasis lingkungan yang diterapkan di SMA Pembangunan Laboratorium UNP dengan kesadaran lingkungan siswa yang minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan: 1) pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan pada mata pelajaran geografi; 2) faktor pendukung dan penghambat; dan 3) upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif. Pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kurikulum berbasis lingkungan yang diterapkan pada mata pelajaran geografi berupa penerapan pendekatan, strategi, metode, teknik pembelajaran, dan pengalaman belajar berbasis lingkungan hidup yang telah dirancang oleh guru geografi. Faktor pendukung dalam pelaksanaannya yaitu sarana prasarana sekolah yang lengkap, kerja sama antara pihak sekolah dengan pihak lingkungan, dan dukungan dari kepala sekolah. Faktor penghambatnya kebiasaan belajar siswa dan kurangnya kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan. Upaya yang telah dilakukan antara lain memotivasi siswa untuk menyadari pentingnya menjaga lingkungan hidup. Kata kunci: kurikulum berbasis lingkungan; geografi; guru
FISIBILITAS PEMBELAJARAN HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI DINAMIKA ATMOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN Zulfikar Zulfikar; Nofrion nofrion
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i5.619

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui fisibilitas atau keterlaksanaan pembelajaran higher order thinking skill (keterampilan berfikir tingkat tinggi) pada materi dinamika atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan studi di SMA Negeri 1 Padang dan SMA Negeri 7 Padang dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi yaitu seluruh siswa kelas X iis di SMA Negeri 1 Padang dan SMA Negeri 7 Padang didalam penelitian ini. Penentuan sampel dilakukan dengan cara teknik Random Sampling. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini adalah di SMA Negeri 1 Padang kelas X iis dan di SMA Negeri 7 Padang kelas X IPS 1. Penelitian ini memperlihatkan bahwa (1) ditinjau dari aspek perencanaan pembelajaran , kedua sekolah sudah termasuk kedalam kategori sangat baik dengan persentase SMA Negeri 1 Padang 95,83 % sedangkan SMA Negeri 7 Padang 91,66 %. (2) Ditinjau dari aspek pelaksanaan pembelajaran, pada kegiatan ABD kedua sekolah termasuk kedalam kategori baik dengan persentase antara 74%-82%. Sedangkan pada kegiatan ABL SMA Negeri 1 Padang memperoleh persentase antara 81% - 89% termasuk kedalam kategori baik dan sangat baik, di SMA Negeri 7 Padang mendapatkan kategori tidak baik dan kurang baik dengan persentase antara 60% - 66%. (3). Ditinjau dari aspek penilaian pembelajaran (lembar Kerja Peserta Didik) kedua sekolah sama-sama mendapatkan kategori baik dan sangat baik dengan persentase antara 75 %-100%. Kata Kunci: Fisibilitas,HOTS, Pembelajaran Geografi, Aktivitas Belajar Dasar, Aktivitas Belajar lanjut ABSTRACT This is article is written to know the fisibility or enforceability of HOTS learning is reviewed from the planning, implementation and assessment aspects of atmospheric dynamics and its impact on life. This type of research is descriptive with a quantitative approach. The population in this study the whole class of X IIS in SMA Negeri 1 Padang and SMA Negeri 7 Padang. Sampling is done by a Random Sampling technique. The result of the study showed (1) a review of the learning planning aspects, both school belonging to the category very well in SMA Negeri 1 Padang persentages 95,83 % and SMA Negeri 7 Padang persentages 91,66 %. .(2)is reviewed from the implementation aspects of learning basic learning akctivities (ABD) both school get a good category persentages 74%-82%.while for the advanced learning activities (ABL), SMA Negeri 1 Padang gets a different good category persentages 81% - 89% with SMA Negeri 7 Padang who get the category is not good and less good persentages 60% - 66%. (3) Review of the learning Assessment (LKPD) both school get a good category and very good persentages 75 %-100%. Keywords: Feasibility, HOTS, Geography Learning Basic Learning Activities (ABD), Advanced Learning Activities (ABL) PENDAHULUAN Berfikir merupakan suatu proses untuk menyelesaikan masalah. Biasanya terdapat banyak perbedaan yang sangat jauh antara orang yang sudah biasa memecahkan masalah dengan orang yang belum sama sekali memecahkan masalah yang ada (Kohl dan Finkelstein, 2008, 11-12) Kegiatan berfikir dibagi menjadi dua kategori, yaitu berfikir tingkat rendah dan berfikir tingkat tinggi (LOT dan HOT). Berbicara mengenai ini, taksonomi Bloom dianggap sebagai dasar untuk berfikir. Ada tiga aspek dalam ranah kognitif yang menjadi bagian dari kemampuan berfikir tingkat tinggi (HOT). Ketiga aspek itu adalah aspek menganalisis ,mengevaluasi termasuk kedalam (C5), dan mencipta termasuk kedalam (C6)( Anderson dan Karthwohl, 2010) Kemudian tiga aspek lain yang termasuk kedalam tingkat berfikir tingkat rendah yaitu mengingat termasuk kedalam C1), memahami termasuk kedalam (C2), dan menerapkan termasuk kedalam (C3). Pertanyaan yang biasanya menggunakan kata kerja C1-C3 adalah termasuk kedalam kemampuan berfikir tingkat rendah/kemampuan peserta didik masih rendah (Istiyono, Mardapi dan Suparno, 2014 ). Kemampuan berfikir tingkat tinggi merupakan kemampuan bagaimana cara kita menghubungkan, memanipulasi, dan mentransformasi pengetahuan serta pengalaman yang sudah ada didala
Dampak Limbah Industri PTP Nusantara VI Terhadap Kualitas Air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Devi Ratnasari; Deded Chandra
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.621

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui dampak limbah industri PTP. Nusantara VI terhadap kualitas air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat dilihat dari parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Sungai Batang Tareh. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Sampel air Sungai Batang Tareh yang dipilih dalam penelitian ini adalah dengan menetapkan 3 stasiun yakni stasiun 1 sebelum perusahaan (kontrol), stasiun 2 terdapat aktivitas perusahan (PTP. Nusantara VI), stasiun 3 terdapat aktivitas domestik (permukiman penduduk). Pengolahan data dilakukan dengan membaca hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel air Sungai Batang Tareh, di laboratorium Kabupaten Agam Lubuk Basung, kemudian membandingkan dengan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2008 serta menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa air Sungai Batang Tareh jika dilihat dari parameter fisik telah tercemar yang disebabkan karena adanya bau busuk atau amis, warna air sungai coklat agak kehitam-hitaman, serta rasa air sungai sedikit asam. Namun jika dilihat dari parameter kimia (pH, BOD5, COD, Phosfat dan Nitrat) seperti BOD5, COD, dan Phosfat belum memenuhi syarat karena melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan, sedangkan untuk pH dan Nitrat sudah memenuhi syarat karena kurang dari baku mutu yang telah ditetapkan. Selanjutnya jika dilihat dari parameter mikrobiologi (Fecal Coliform dan Total Coliform) jauh melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan.
Penggunaan MCK Komunal dan MCK Pribadi oleh Masyarakat Nagari Limau Lunggo Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Fajar Sarli; Deded Chandra
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i5.622

Abstract

This article was written to discover: the used and behavior of the people in using personal MCK and communal MCK in Nagari Limau Lunggo, Lembang Jaya Subdistrict, Solok Regency. This research is a descriptive with qualitative inquiry. Primary data in this research was interview with the society, and the secondary data was the archives in Limau Lunggo office. The sampling method was purposive sampling, the data was collected by interview and documentary. The data analyzed by display data, and . The result show that from 673 KK, 210 had MCK Pribadi with percentage 31,20%. A total of 463 KK used Communal MCK with a percentage of 68.80%. The number of Communal MCKs in 21 Nagari Limau Lunggo , which are scattered as many as; 12 in Jorong Banda Balai, 6 in Jorong Banda Panai, 2 in Jorong Banto, and 1 in Jorong Karatau.
ANALISIS SEBARAN BANJIR ROB DAN DAMPAKNYA TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT KECAMATAN SUTERA DAN KECAMATAN BATANG KAPAS KABUPATEN PESISIR SELATAN Yulia Armi Pitri; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.623

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana sebaran banjir rob berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisa data spasial sebaran banjir rob dan least squareuntuk analisis data pasang surut.Hasil penelitian menunjukkan penggunaan lahan yang paling banyak tergenang banjir rob dengan kenaikan 1m – 3m adalah kawasan perkebunan seluas 15,72 ha – 30,51 ha. Sedangkan jarak terjauh yang digenangi oleh banjir rob dengan kenaikan 1m – 3m yaitu 796,35m – 895,44m yaitu berada di Nagari Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Kemudian, banjir rob juga menyebabkan adanya pengaruh perubahan pendapatan masyarakat yaitu sebesar 64% dari total responden. Masyarakat yang paling terdampak oleh banjir rob adalah masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan, petani, dan pedagang yaitu berupa menurunnya pendapatan, kerusakan bangunan, kerusakan lahan pertanian, kerusakan lahan perkebunan, kerusakan lahan sawah, dan kerusakan tanah. Kata Kunci : banjir rob; dampak ekonomi
PEMETAAN JANGKAUAN PELAYANAN OJEK DI KOTA SOLOK Rama Laicha; Yurni Suasti; endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 4 No 4 (2020)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v4i4.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mendapatkan informasi dan mendeskripsikan tentang 1) mengetahui pola persebaran pangkalan ojek di Kota Solok, 2) menganalisa jangkauan pelayanan ojek di Kota Solok. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menerangkan, menggambarkan gejala-gejala dan fakta-fakta. Populasi penelitian ini adalah seluruh tukang ojek di Kota Solok. Sampel dalam peneltian ini Proposional Random Sampling dimana dari seluruh jumlah tukang ojek di Kota Solok hanya di ambil 20% dari jumlah populasi, yang berjumlah 114 orang. Analisis data yang digunakan yaitu Network Analyst yang akan digunkan untuk menentukan jangkauan pelayanan ojek. Hasil penelitian ini menemukan 1) Pola persebaran pangkalan ojek di kota Solok cendrung random atau acak. 2) jangkauan pelayanan ojek di Kota Solok yaitu jangkauan 3 km, 5 km dan 6 km yang mana hampir seluruh wilayah Kota Solok terlayani oleh ojek.
PENENTUAN BATAS DESA MELALUI PENDEKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI DUSUN SENAMAT ULU KECAMATAN BATHIN III ULU KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI muhammad arfan latanza; Yurni Suasti; endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i5.631

Abstract

This study aims to know : (1) The process and stages of determining village boundaries through a community participation approach in the Senamat Ulu village, Bathin III Ulu District. (2) Creating administration map for Senamat Ulu village, Bathin III Ulu District. This type of research is classified into a descriptive study with a qualitative approach. This study uses Participatory Rural Appraisal method with participatory mapping techniques and Focus Discussions Group to gather information about the Senamat Ulu village boundaries and involve direct community participation in the stages and process of determining Senamat Ulu village boundaries. From this research, the results of the study are as follows: (1) the process and stages of determining village boundaries through the community participation approach in the Senamat Ulu village are divided into 3 processes and stages, namely a. stage of determining village boundaries, b. search stage and village boundary data collection survey, and c. the stage of processing village boundary survey data. (2) From the 3 stages of determining village boundaries through the community participation approach the results are Administration Map of Senamat Ulu village.
COMMUNITY PARTICIPATION IN COVERING THE BEACH ABRASION IN NAGARI MANGGOPOH PALAK GADANG, DISTRICT OF TAPAKIS Hakiki Mulyani; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i5.633

Abstract

Abstrack This study aims to 1) find out the role of the community in overcoming abrasion on the coast of Ulakan Nagari Manggopoh Palak Gadang, 2) knowing the creation of abrasion emergency dikes made by the community. This study uses a quantitative descriptive approach. Analysis techniques using percentages are collected through data collection techniques through observation, interviews, documentation and questionnaires. The population of 915KK and the 46KK sample taken by random sampling was 5%. The results of this study are 1) Community participation in overcoming abrasion on the Ulakan coast is relatively moderate, only 52%. 2) Community participation in the making of abrasion emergency dikes by the community on the Ulakan coast is relatively moderate, at only 46%.