cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/buana/Vol8-iss3
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 952 Documents
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BATANG KENAIKAN BAGIAN HILIR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2006 – 2016 Nel Afrila; Paus Iskarni; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 3 No 5 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i5.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan, dimana potensi lahan yang ada menunjang kehidupan masyarakat pertanian dan perkebunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Data yang digunakan adalah Citra Satelit Landsat TM 5 perekaman tahun 2005 dan OLI/TIRS 8 perekaman tahun 2016 dengan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut : perkebunan selalu mengalami peningkatan setiap tahun yaitu sebesar 150.000 ha, perkebunan campuran sebesar 32.411,87 ha, semak belukar sebesar 30.000 ha, pertanian campuran sebesar 24.017 ha, permukiman sebesar 5.522,8 ha, tanah terbuka sebesar 1.748,12 ha, sawah berkurang sebesar 1.921,22 ha, hutan sekunder berkurang sebesar 64.984,73 ha, dan hutan primer berkurang sebesar 86.070,79 ha. Kabupaten Pasaman Barat merupakan salah satu wilayah pertanian dan perkebunan di Sumatera Barat. Komoditas unggulan Pasaman Barat adalah kelapa sawit, jeruk, jagung, padi, pisang dan ubi jalar.
PEMODELAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN CLUSTER ANALYSIS (Studi Kasus Jalan Arteri Primer di Kota Padang) Izzatul Mujahidah; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v4i2.637

Abstract

ABSTRAK Meningkatnya angka jumlah kecelakaan yang cukup tinggi secara tidak langsung dapat memperbesar risiko tumbuhnya permasalahan lalu lintas, salah satu masalah yang paling disorot ialah mengenai masalah keselamatan lalu lintas atau bisa disebut dengan safety life (Husni, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap daerah rawan kecelakaan dalam membuat pemodelan daerah rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Padang berbasis SIG. Metode yang digunakan adalah cluster analysis yaitu dengan menggunakan Kernel Density. Metode ini dilakukan pengelompokan untuk menentukan tingkat kerawanan suatu daerah serta menggunakan metode tumpang susun (Overlay). Berdasarkan hasil pengelompokan cluster yang telah terbentuk maka hasil penelitian menyatakan tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan Jln. Adinegoro, Jln. Prof. Dr. Hamka, Jln. Padang By Pass, Jln. Teluk Bayur, Jln. Raya Indarung, Jln. Padang-Painan, Jln. Dr. Sutomo, dan Jln. Simpang Haru (Arteri Primer) yang melewati wilayah Kota Padang dimana angka tingkat kesesuaian model kecelakaan lalu lintas berdasarkan waktu yang terbentuk sebesar 96,96%, berdasarkan jenis korban kecelakaan yang terbentuk sebesar 97,77%, dan berdasarkan jenis kecelakaan yang terbentuk sebesar 98,88% . Kata Kunci: Cluster Analysis, Kecelakaan, Pemodelan. ABSTRACT The increasing number of accidents which is quite high can indirectly increase the risk of growing traffic problems, one of the most highlighted problems is regarding the issue of traffic safety or can be called safety life (Husni, 2014). This study aims to conduct an analysis of accident-prone areas in making modeling of traffic accident-prone areas in the city of Padang based on GIS. The method used is cluster analysis using Kernel Density. This method is carried out by grouping to determine the level of vulnerability of an area and using the Overlay method. Based on the results of clustering that has been formed, the results of the study stated the level of traffic accident vulnerability that occurred on the Jl. Adinegoro, Jln. Prof. Dr. Hamka, Jln. Padang By Pass, Jln. Teluk Bayur, Jln. Raya Indarung, Jln. Padang-Painan, Jln. Dr. Sutomo, and Jln. The Haru intersection (Primary Artery) that passes through the Padang City area where the suitability rate of the traffic accident model based on the time formed was 96.96%, based on the type of accident victims that were formed at 97.77%, and based on the type of accident formed at 98, 88%. Keywords: Accidents, Cluster Analysis, Modelling.
PENGARUH SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TONGKOL DI WILAYAH LAUT KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN ardanda manjuto; Triyatno Triyatno; widya Prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 4 No 4 (2020)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v4i4.650

Abstract

Sumber daya perikanan sangat potensial mengingat sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut, wilayah pesisir seperti Kecamatan Koto XI Tarusan perlu adanya penelitian tentang pengaruh suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap hasil tangkapan ikan supaya bisa melihat daerah potensial ikan, khususnya ikan tongkol. Pada penelitian ini dibagi dari 3 parameter, kesesuaian suhu permukaan laut, klorofil-a,serta hubungan keduanya terhadap hasil tangkapan Ikan Tongkol. Hasil dari tingkat kesesuaian pada masing-masing musim pertahun menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Suhu permukaan laut tahun 2015 musim barat 2,32% dari seluruh wilayah sangat sesuai, musim peralihan barat 0,34% sangat sesuai, musim timur tidak ada yang sesuai, dan musim peralihan timur sebanyak 0,08% sesuai dan 54,50% sangat sesuai. Klorofil-a tahun 2015 musim barat 1,67% sesuai, peralihan musim barat tidak sesuai, musim timur 1,53% sesuai dan 1.63% sangat sesuai, dan pada musim peralihan timur 5,63% sesuai. Suhu permukaan laut 2016 musim barat tidak sesuai, musim peralihan barat tidak sesuai, musim timur tidak sesuai, musim peralihan timur 15,60% sesuai dan 33,48% sangat sesuai. Klorofil-a tahun 2016 musim barat 0,05% sesuai, musim peralihan barat 0,86% sesuai dan 1,07 sangat sesuai, musim timur tidak sesuai, musim peralihan timur 11,56% sesuai.
ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH (APS) DI KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2015-2018 YUDA WAHYU RAMADANI; Sri Mariya
JURNAL BUANA Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v4i1.702

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan : 1) Angka partisipasi sekolah (APS), 2) Angka partisipasi kasar (APK), 3) Angka partisipasi murni (APM) dan 4) Keterkaitan jumlah prasarana pendidikan dengan angka partisipasi sekolah (APS, APK, APM) setiap kecamatan di Kabupaten Sijunjung tahun 2015-2018. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder (ADS). Sumber data dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari (BPS) dan (Kemendikbud) Kabupaten Sijunjung. Hasil penelitian ini adalah : 1) Rata-rata APS SD 99,13%, APS SLTP 90,53% dan APS SLTA 70,77% setiap kecamatan di Kabupaten Sijunjung tahun 2015-2018. 2) Rata-rata APK SD 107,79%, APK SLTP 82,32% dan APK SLTA 73,52% setiap kecamatan di Kabupaten Sijunjung tahun 2015-2018. 3) Rata-rata APM SD 96,46%, APM SLTP 79,11% dan AMP SLTA 55,87% setiap kecamatan di Kabupaten Sijunjung tahun 2015-2018. 4) Keterkaitan jumlah prasarana pendidikan dengan angka partisipasi sekolah (APS, APK, APM) setiap kecamatan di Kabupaten Sijunjung tahun 2015-2018 yaitu jumlah prasrana pendidikan berkurang semakin tinggi tingkat jenjang pendidikan dan APS, APK, APM juga akan berkurang semakin tinggi tingkat jenjang.
KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENUNJANG RUTE BARU LINGKAR NIPAH KOTA PADANG reyhan hadiansyah; Rery Novio
JURNAL BUANA Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v4i1.703

Abstract

Rute Baru Lingkar Nipah ( Bukit Gado-Gado) terletak pada kawasan Gunung Padang yang mana jalan tersebut menjadi akses cepat menuju pantai air manis dari rute Pantai Padang melewati jembatan Siti Nurbaya. Lingkar Nipah terletak di Kecamatan Padang Selatan, topografi yang berlereng 0-15 % di atas permukaan laut. ini bertujuan menganalisis; 1) sarana pendudukung aksebilitas di kawasan Rute Baru Lingkar Nipah, 2) prasarana pendukung aksesibilitas di kawasan Rute Baru Lingkar Nipah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu menganalisis ketersedian aksesbilitas serta sarana dan prasarana penunjang rute baru Lingkar Nipah. Teknik pengumpulan informan adalah dimana dinas terkait yang berhubungan langsung dengan rute baru Lingkar Nipah. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan observasi ke lapangan. Hasil penelitian 1) Sarana pendukung aksesbilitas di kawasan rute baru Lingkar Nipah dalam beberapa bagian telah memadai akan tetapi belum lengkap seperti drainase yang terdapat dibeberapa titik, bahu jalan dan area berhenti sementara yang hanya memakai bahu jalan yang memiliki ukuran yang seharusnya sedangkan, sarana pendukung yang belum ada pada kawasan Rute Baru Lingkar Nipah adalah alat pemberi isyarat (Lampu Trafik Light), cermin tikungan, pagar pembatas antara bahu jalan dan jurang, jalan untuk pejalan kaki (trotoar) dan garis pengejut.2) Prasarana pendukung aksesbilitas di kawasan rute baru Lingkar Nipah dalam beberapa bagian telah memadai yaitu rambu peringatan dan garis jalan adapun, prasarana pendukung yang belum memadai yaitu lampu penerangan jalan, rambu petunjuk, rambu perintah dan bola kaca penanda jalan. Kata Kunci : Sarana, Prasarana, Lingkar Nipah
potensi pengembngan objek wisata di kabupaten kuantan singingi provinsi riau. rahayu putri ningsy; Ahyuni ahyuni
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui potensi internal objek wisata di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, (2) mengetahui potensi eksternal objek wisata di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, (3) mengetahui potensi pengembangan objek wisata di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Sampel pada penelitian ini adalah total sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Teknik analisis yang digunakan adalah scoring dan analisis tipologi. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Objek wisata di Kabupaten Kuantan Singingi ini memiliki empat perioritas utama dalam potensi pengembangannya. Objek wisata yang menjadi perioritas utama dalam potensi pengembangannya yaitu objek wisata Waterpark. (2) Empat objek wisata yang menjadi perioritas kedua dalam potensi pengembangannya. Objek wisata tersebut Adalah Air Terjun Guruh Gemurai, Danau Seroja, Danau Sei Soriak, Dan Danau Baru. (3) Tujuh objek wisata yang menjadi perioritas ke tiga dalam potensi pengmebangnnya. Objek wisata tersebut adalah Ngarai Batang Ogan, Panorama Bukik Cokiak, Pesona Rawang Bonto, Danau Cekdam, Danau Sikuran, Danau Panjang, Dan Tabijo Sei Tepi. (4) Satu objek wisata yang menjadi perioritas keempat dalam potensipengembangannya yaitu objek wisata Sungai Jernih.
MITIGASI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KAWASAN ZONA MERAH KOTA PADANG Devy Delvisha Resha; Ernawati ernawati
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.705

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Mitigasi non struktural bencana gempa dan tsunami pada kawasan zona merah Kota Padang, (2) Nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam masyarakat pada kawasan zona merah Kota Padang dalam mitigasi bencana gempa dan tsunami, (3) Pengaruh kearifan lokal yang ada dalam masyarakat pada kawasan zona merah Kota Padang dalam mengahadapi bencana gempa dan tsunami. Metode penelitian ini ialah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian ini adalah masyarakat yang berada pada kawasan zona merah Kota Padang. Penentuan informan dilakukan dengan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Mitigasi non struktural yang ada dalam masyarakat pada kawasan zona merah Kota Padang ialah adanya sosialisasi dan simulasi mengenai bencana gempa dan tsunami. (2) Kearifan lokal yang ada dalam masyarakat pada kawasan zona merah kota padang ialah menjadikan gejala alam sebagai isyarat akan terjadi bencana, adanya tradisi tolak bala dan persiapan bekal mengungsi. (3) Pengaruh kearifan lokal yang ada dalam masyarakat pada kawasan zona merah Kota Padang dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami adalah masyarakat merasa tenang, aman dan bijak.
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN PERTANIAN PANGAN DI KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2002-2018 Elma liana; iswandi U
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.706

Abstract

The purpose of this research is to know the dynamics of changes in paddy fields and carrying capacity of agricultural land in Tanah Datar District in 2002 - 2018. It is a quantitative descriptive study. Using the supervised classification method, and the formula for comparing the area of harvest of food crops per capita with the area of land for food self-sufficiency. Results: 1) The area of paddy fields in the Tanah Datar districts in 2002 - 2018 was reduced by 4189 Ha. 2) Class I self-sufficiency areas in Tanah Datar District were eight sub-districts in 2002, namely Batipuh, Batipuh Selatan, , Pariangan, Tanjung Emas, Lintau Buo, Salimpaung and Tajung Baru Districts. In 2010 there were 3 additional districts of Lintau Buo Utara, Sugayang and Padang Ganting, in 2018 an increase in 1 Rambatan District. Regional food self-sufficiency classes II, namely Lintau Buo District, Lima Kaum and X Koto.
KONDISI SOSIAL EKONOMI PEKERJA PADA TAMBANG MINERAL NON LOGAM JENIS CLAY DI KELURAHAN GUNUNG SARIK KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG rosa sri wahyuni; Paus Iskarni
JURNAL BUANA Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v4i1.708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi mengenai 1) tingkat pendapatan 2) kondisi pendidikan 3) kondisi tempat tinggal 4) kondisi kesehatan Pada tambang Mineral Non Logam Jenis Clay di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Method), yaitu metode yang memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah pekerja tambang Mineral Non Logam Jenis Clay di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kota Padang. Sampel penelitian kuantitatif adalah 66 pekerja. Teknik pengumpulan data kualitatif mengunakan observasi dan penyebaran angket. Sedangkan untuk Sampel penelitian kualitatif. penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat penghasilan pekerja pada tambang Rp 2.500.000- RP 3.500.000 per bulan (92,5,1%) (2). kondisi pendidikan pekerja tambang tergolong rendah dengan sebagian besar tamatan SMP (39,3%.). (3) status rumah yang di tempati pekerja tambang hampir semua milik sendri (50%), hampir setiap rumah sudah dilengkapi dengan listrik PLN. (4) Kondisi kesehatan pekerja tambang sangat baik dalam beraktivitas kerja (48,5%).
pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber belajar oleh guru geografi di sma negeri 3 kota padang panjang jamila marito; Surtani Surtani
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber belajar oleh guru geografi di SMAN 3 Kota Padang Panjang pada pembelajaran kelas XI semester I tentang ketersediaan dan relevansinya dengan KD kelas XI semester I, pemanfataan lingkungan alam sebagai sumber belajar dalam pembelajaran geografi kelas XI semester I, hambatan dan upaya guru geografi kedepannya dalam memanfaatkan lingkungan alam sebagai sumber belajar pada kelas XI semester I. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah guru geografi SMAN Kota Padang Panjang, yang menggunakan KTSP. Jumlah informan diperoleh 2 orang guru geografi kelas XI dan informan pelengkap. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, analisis dokumentasi dan observasi. Peneliti menemukan bahwa : Pemanfaatan Lingkungan Alam Sebagai Sumber Belajar oleh Guru Geografi Kelas XI semester I di SMA Negeri Kota Padang Panjang Pada KD 1.1 Siswa mampu menjelaskan fenomena biosfer, 1.2 Siswa mampu menganalisis sebaran hewan dan tumbuhan, 2.1 Siswa mampu menjelaskan pengertian Sumber Daya Alam, 2.2 Siswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis Sumber Daya Alam, 2.3 Siswa mampu menjelaskan pemanfaatan sumber daya alam secara arif adalah sebagai berikut : (1) pada aspek ketersediaan lingkungan alam pada lapisan biosfer sebagai sumber belajar berupa lembah anai, batang anai, bukit-bukit, hutan, tumbuhan, tanah, hewan, energy, matahari, dan angin relevan dengan KD kelas XI semester I; (2) Pada aspek pemanfaatan, bentuk pemanfaatan lingkungan alam yang tersedia disekitar wilayah Kota Padang Panjang belum dimanfaatkan oleh guru geografi kelas XI semester I; (3) Pada aspek hambatan, bentuk hambatan berupa terbatasnya waktu jam pelajaran, akses, izin dari orang tua, rekan kerja dalam membantu untuk mengkoordinir siswa ; (4) Pada aspek upaya kedepannya dalam pemanfaatan lingkungan alam oleh guru geografi kelas XI semester I berupa memprogramkan pembelajaran diluar sekolah pada waktu libur diluar PBM dan membuat siswa aktif dalam pembelajaran dengan pemberian system reward.