cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
+6282259191984
Journal Mail Official
erniyanierni.19@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Blok L, No. 2, Makassar, South Sulawesi Provice, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering Innovation
Published by CV. Insight Publisher
ISSN : -     EISSN : 29885582     DOI : https://doi.org/10.58227/jiei.v1i1
Core Subject : Engineering,
JIEI merupakan publikasi ilmiah yang mengkaji dan mempublikasikan penelitian-penelitian inovatif dibidang teknik industri baik dari dalam maupun luar negeri yang memiliki ISSN 2988-5582. JIEI bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa untuk berbagi ide dan penemuan dalam mencapai keunggulan kompetitif di sektor industri. Melalui artikel-artikel ilmiah, jurnal ini mengulas tentang pengembangan teknologi baru, metode produksi efisien, desain produk yang inovatif, serta penggunaan material dan energi yang berkelanjutan. JIEI menerapkan kebijakan penerimaan artikel yang ditinjau menggunakan perangkat lunak Turnitin untuk memastikan integritas akademik dan menghindari plagiarisme dengan sumber-sumber yang ada. Hal ini bertujuan untuk menjaga keaslian dan orisinalitas setiap artikel yang diterbitkan dalam jurnal tersebut. Naskah ditinjau oleh dua ahli independent untuk menilai kualitas akademik dan ilmiah dari naskah. Keputusan penerimaan dan penolakan naskah, dibuat oleh Dewan Redaksi JIEI berdasarkan rekomendasi dari peer-reviewer. Keputusan Dewan Redaksi JIEI bersifat final. Jurnal ini pertama kali didirikan pada tahun 2023 pada CV Insight Publisher di Makassar, Sulawesi Selatan.
Articles 30 Documents
Identifikasi Jalur Evakuasi Institut Teknologi Dan Bisnis Nobel Indonesia Fole, Asrul; Mujaddid
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.56

Abstract

Prosedur keselamatan dan kesehatan kerja sangat penting di setiap gedung tetapi lebih penting di gedung bertingkat tinggi karena menimbulkan ancaman yang tidak terduga seperti kebakaran atau gempa bumi. Menghadapi bahaya tersebut diperlukan jalur evakuasi untuk menjaga keamanan dan keselamatan. Adanya jalur evakuasi di dalam gedung dapat memudahkan akses penghuni gedung menuju lokasi evakuasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur evakuasi pada gedung terdiri dari peta jalur evakuasi dan rambu-rambu keselamatan yang terdiri dari simbol arah jalur evakuasi, simbol exit, dan titik berkumpul yang ditempatkan sesuai dengan standar yang berlaku.
Implementasi Lean Manufacturing Untuk Mengurangi Waste Pada Proses Produksi Sirup Markisa Fole, Asrul; Januar Kulsaputro
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.59

Abstract

Peningkatan kualitas proses produksi merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh suatu industri. Namun, hal tersebut tidak akan terjadi jika masih terdapat pemborosan (waste) dalam proses produksinya. Dengan strategi lean manufacturing, perusahaan mampu mengidentifikasi jenis waste yang terjadi dalam proses produksi sehingga waste yang terjadi dapat dihilangkan. Waste diidentifikasi dengan seven waste menggunakan Waste Assessment Model (WAM), kemudian dilakukan pemetaan secara detail dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan dianalisa akar penyebab masalah dengan Fishbone. Hasil penelitian menunjukan waste pada proses produksi adalah waste defect sebesar 16,49%, peringkat kedua yaitu waste transportation sebesar 16,36%, dan peringkat ketiga yaitu waste process sebesar 14,82%. Setalah dilakukan analisis Fishbone maka didapatkan ususlan perbaikan dari masing-masing waste yang dapat mengurangi waste pada proses produksi dari waktu normal 484 menit untuk sekali proses produksi dapat berkurang sebanyak 69 menit.
Analisis Pengendalian Kualitas Paving Block Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) Erniyani, Erniyani; Raodah, Raodah
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.66

Abstract

Perkembangan dunia industri yang semakin kompetitif menjadikan perusahaan untuk berinovatif serta memperhatikan kualitas produk yang diproduksi. CV. ABS merupakan perusahaan yang memproduksi bahan pelengkap kontruksi dalam sebuah pembuatan bangunan. Penelitian bertujuan untuk mengurangi tingkat kerusakan paving block menggunakan metode Statistical Quality Control yang menghasilkan nilai Central Line (CL) = 0,313, Upper Control Limit (UCL) = 0,409, dan Lower Control Limit (LCL) = 0,217. Hasil data grafik P-Chart menunjukkan bahwa terdapat rata-rata ketidaksesuaian atau dinyatakan dalam keadaan tidak terkendali pada empat titik dibawah dari LCL (0,217) yaitu pada hari kedua (0,13), ketujuh (0,18), kesembilan (0,43), dan kesebelas (0,50). Salah satu faktor penyebab produk cacat yaitu kurangnya pengalaman yang dimiliki pekerja, penggunaan material dengan kualitas rendah, metode pencampuran bahan tidak sesuai standar dan alat cetak yang digunakan dalam kondisi tua.
Identifikasi Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) Pada Tukang Jahit Erniyani, Erniyani; Astutik, Widi
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.77

Abstract

Tukang jahit merupakan kegiatan kerja yang dilakukan secara berulang dengan posisi statis serta memiliki kaidah tidak ergonomi sehingga menyebabkan keluhan musculoskeletal disorders berupa leher kaku, sakit pinggang, sakit otot pada daerah bahu dan betis. Keluhan yang dirasakan penjahit dapat menyebabkan produktivitas kerja menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keluhan musculoskeletal disorders yang sering dialami oleh penjahit sejahtera. Pengukuran Musculoskeletal disorders menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa bagian badan yang sering mengalami keluhan yaitu leher atas, leher bawah, bahu kiri, bahu kanan, punggung, pinggang, pantat, betis kiri dan betis kanan. Keluhan bagian badan agak sakit paling dominan terdapat pada bahu kiri dengan persentase 14%, leher bawah paling sering dirasakan sakit oleh penjahit dengan persentase 17%, sedangkan bagian badan sangat sakit dirasakan oleh penjahit adalah bagian punggung dengan nilai persentase sebesar 20%.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan ISR Bone Menggunakan Metode Servqual Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.78

Abstract

ISR Bone merupakan bisnis online shop (olshop) yang memiliki berbagai macam jenis jualan produk seperti kosmetik, makanan, perabotan alat rumah tangga maupun kerajinan khas daerah bone. Olshop tersebut memiliki tujuan untuk memenuhi kepentingan umum maupun perorangan dengan kualitas pelayanan terbaik pada pelanggan. Peningkatan pelayanan kualitas dilakukan dengan mengindentifikasi faktor-faktor yang dapat ditingkatkan menggunakan metode Servqual melalui bantuan instrumen kuesioner tertutup. Analisis mengenai ekspektasi dan harapan pelanggan menggunakan analisis gap berdasarkan lima dimensi yaitu nilai bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian dari analisis ekspektasi dan harapan mengenai pelayanan ISR Bone menunjukkan bahwa kualitas pelayanan ISR Bone memiliki nilai Gap negatif artinya kualitas pelayanan belum memenuhi ekspektasi pelanggan. Berdasarkan perhitungan Gap score dan ASC diperoleh nilai atribut yang terkecil yaitu C1, B1, D1, C2, E1, D2, A3, E2, A2, dan A1.
Sistem Informasi Pelayanan Jasa Laundry Berbasis Aplikasi Android Pada Citra Bersih Laundry Hidayat, Rahmad; Nidya Wisudawati; Masayu Rosyidah; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i02.84

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih serta penerapan sistem informasi pelayanan dapat memudahkan pelaku usaha dalam mengelola bisnis dengan baik serta dapat mengefisienkan waktu. Seperti bisnis laundry yang saat ini banyak dikembangkan oleh pelaku usaha salah satunya yaitu PT. Citra Bersih Cemerlang. Namun, perusahaan tersebut memiliki masalah pada bagian proses pemesanan yang masih menggunakan sistem manual. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancang sistem informasi manajemen berbasis aplikasi android menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan aplikasi android mampu melakukan pencatatan sistem perusahaan secara otomatis sehingga dapat mengefisienkan waktu dan meringankan beban kerja pegawai serta pemilik usaha.
Perhitungan Volume Produksi Menggunakan Break Even Point (UMKM Tahu XYZ) Alan Roso Dewanto; David Mulyana; Leo Deby Eko Saputra; Joko Sutopo
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i02.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Break Even Point (BEP) sebagai alat perhitungan yang diperlukan untuk menentukan volume penjualan yang harus dicapai oleh UMKM Produksi Tahu XYZ. BEP merupakan titik impas di mana total biaya sama dengan total pendapatan, di mana laba bersihnya adalah nol. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pemilik UMKM Tahu XYZ dalam mengetahui titik di mana usaha mereka mencapai titik impas dan mulai mencapai keuntungan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan mempertimbangkan biaya tetap sebesar Rp 90.450, biaya variable sebesar Rp 279.000, dan harga jual per unit tahu kuning sebesar Rp 200.000 sedangkan untuk tahu putih Rp 170.000. Data yang digunakan untuk analisis BEP dikumpulkan dengan cara wawancara dan juga dari catatan keuangan dan laporan penjualan UMKM Produksi Tahu XYZ. Tujuan penerapan teknologi informasi khususnya POM for Windows untuk memaksimalkan pendapatan produksi UMKM XYZ adalah untuk memperkirakan keuntungan maksimal yang dapat diperoleh dari setiap produksi tahu dalam satu hari dengan lebih tepat sehingga perhitungannya lebih tepat. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan metode BEP.
Faktor Determinan Yang Berpengaruh Terhadap Kelelahan Pekerja Batu Bata Di UD. Suka Maju Sulawesi Barat Rezki Amelia Aminuddin A.P.; Hakim
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i02.86

Abstract

Abstrak Kelelahan merupakan masalah serius di lingkungan kerja, dapat memengaruhi kesejahteraan pekerja dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berperan dalam memengaruhi tingkat kelelahan pekerja batu bata di UD. Suka Maju Sulawesi Barat. Data dikumpulkan dari 47 pekerja yang mewakili berbagai jenis pekerjaan dalam produksi batu bata. Responden diminta untuk mengisi kuesioner yang mencakup pertanyaan tentang tingkat kelelahan, jenis pekerjaan, penggunaan alat bantu, jadwal kerja, dan persepsi tentang faktor-faktor risiko yang mungkin mempengaruhi kelelahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelelahan pekerja di UD. Suka Maju memiliki tingkat yang cukup tinggi. Pekerja yang terlibat dalam pemindahan batu bata cenderung mengalami tingkat kelelahan yang lebih tinggi. Jadwal kerja, seperti shift malam, juga berkontribusi pada kelelahan yang lebih tinggi. Penggunaan alat bantu ergonomis dan persepsi positif tentang faktor risiko dapat mengurangi tingkat kelelahan. Kelelahan merupakan masalah yang signifikan di antara pekerja batu bata di UD. Suka Maju Sulawesi Barat. Jenis pekerjaan, jadwal kerja, penggunaan alat bantu, dan persepsi tentang faktor risiko memiliki peran penting dalam tingkat kelelahan. Langkah-langkah perbaikan yang mencakup penyesuaian jadwal kerja, penggunaan alat bantu yang ergonomis, dan peningkatan kesadaran tentang faktor risiko dapat membantu mengurangi kelelahan pekerja dan meningkatkan kesejahteraan mereka.  
Analisa Pengendalaian Persediaan Bahan Baku Kedelai Tempe Pada Pabrik Bintang Salma Nur Kayatun, Siti; Putri Ifa Febriyanti; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i01.94

Abstract

Persediaan bahan baku merupakan hal penting dalam suatu proses produksi agar dapat menentukan besarnya persediaan bahan baku yang dibutuhkan secara optimum untuk menekan biaya persediaan agar keseluruhan proses produksi dapat berjalan lancar. Pabrik Tahu Tempe Bintang Salma adalah pabrik di Kota Sorong yang menjadi salah satu penghasil olahan produk tempe. Usaha tempe kini memiliki pesaing yang cukup ketat diantara perusahaan penghasil tempe di kota Sorong. Produk unggulan di pabrik ini adalah tempe yang mempunyai rata-rata total produksi perhari 700 -750 kemasan tempe yang berisi 160 gram. Selama ini metode yang digunakan di Pabrik Tahu Tempe Bintang Salma hanya berdasarkan data penjualan sebelumnya tanpa ada pengolahan data lebih lanjut. Seperti yang pernah terjadi pada Oktober 2022 stok yang disediakan pabrik ini sebanyak 24 ton dalam dua bulan. Stok yang terlalu banyak dan lama tersimpan akan mengakibatkan gudang menjadi penuh. Oleh karena itu, perkiraan yang tidak sesuai dapat menimbulkan beberapa masalah seperti penumpukan persediaan dan biaya penyimpanan tinggi, sehingga diperlukan peramalan dalam persediaan bahan baku perusahaan agar dapat mencegah kerugian ataupun penumpukkan bahan baku. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengendalian persediaan adalah Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah total biaya persediaan bahan baku utama Pabrik Tahu Tempe Bintang Salma adalah Rp. 240.000.000, sedangkan total biaya persediaan bila dihitung menggunakan metode EOQ adalah Rp 68.498.200.
Perancangan Strategi Mitigasi Risiko Pada Proses Bisnis CV. JAT Mengunakan Metode House of Risk Fole, Asrul
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i02.109

Abstract

Dalam bisnis yang kompetitif, kehandalan rantai pasok menjadi kunci. Manajemen rantai pasok yang baik melibatkan perencanaan, manufaktur, dan pengiriman produk berkualitas tinggi kepada pelanggan. Perusahaan harus bekerja sama dengan pemasok dan mitra distribusi untuk mencapai tujuan ini. Dengan mengelola rantai pasok dengan baik, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, kepuasan pelanggan, dan tetap bersaing di pasar yang sengit. CV JAT, sebagai penyedia mesin dan peralatan dengan teknologi tepat guna, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan tetap bersaing. Untuk mencapai tujuan ini, perencanaan strategi rantai pasok yang efektif dan identifikasi risiko yang berpotensi berdampak sangat penting. Pengelolaan risiko yang berkelanjutan menjadi kunci dalam proses ini. Dalam penelitian ini, digunakan metode House of Risk (HOR) untuk menetapkan prioritas strategi mitigasi. Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) digunakan untuk mengidentifikasi risiko pada setiap aktivitas bisnis. Hasil penelitian mengidentifikasi 13 risk event dan 25 risk agents. Dengan menerapkan prinsip Pareto 80/20, dipilih 8 risk agents prioritas untuk merancang strategi mitigasi. Terdapat 8 usulan strategi penanganan yang dapat diimplementasikan guna mengurangi kemungkinan munculnya risiko dalam rantai pasok perusahaan.

Page 1 of 3 | Total Record : 30