Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Influence of Workload and Stress on Employee Performance in PT X Palm Oil Mill Nidya Wisudawati; Dodi Aprianto Pratama
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 2 No. 6 (2021): November 2021
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v2i6.374

Abstract

The aim of this study was to determine the effect of employee workload and stress on the production process at PT X palm oil mill with a capacity of 600 tons/day. The process in this palm oil mill are broadly divided into 6 parts through several processing stations namely reception, treshing, stirring and pressing, clarification and nut and kernel stations. Work activities carried out with a standing attitude for a long time, monotonous, exposed to noise from production machines and the number of extra hours will have an impact on workload and work stress felt by employees. This study uses multiple linear regression analysis with 32 respondents. The results showed that workload and work stress simultaneously had a positive and significant effect on employee performance. Partially the workload has a positive and significant effect, while work stress does not significantly influence the performance of employee.
Effects of Calcination Temperatures on The Catalytic Activities of Alumina Supported Cobalt and Chromium Catalysts Mardwita Mardwita; Eka Sri Yusmartini; Nidya Wisudawati
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2019: BCREC Volume 14 Issue 3 Year 2019 (December 2019)
Publisher : Department of Chemical Engineering - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.221 KB) | DOI: 10.9767/bcrec.14.3.4673.654-659

Abstract

Catalysts properties are important for catalytic reactions. The interaction between support and metal in a catalyst is resulted from catalyst preparation. In this study, gamma-alumina (Al2O3) supported cobalt (Co) and chromium (Cr) catalysts were prepared by impregnation method and calcined at two different temperatures, they are 400 °C for 4 hours and 800 °C for 4 hours. The resulted catalysts contained 10 wt.% of metal and denoted as Co/Al2O3(400), Co/Al2O33(800), Cr/Al2O3(400), and Cr/Al2O3(800) catalysts. The surface and state of the catalysts were examined by using x-ray diffraction (XRD), x-ray photoelectron spectrometer (XPS) and transmission electron microscopy (TEM). The XRD result reveals that strong interaction between Co and Al2O3 due to a formation of higher cobalt oxide. The XRD result further indicates aggregation and strong support metal interaction between Co and Al2O3 during calcination. On the other hand, TEM result showed that large Co particle was observed on Al2O3. The Cr/Al2O3 catalysts were characterized by using XPS. The XPS results showed that Cr/Al2O3(800) catalyst was dominated by Cr6+ species at binding energy 579.04 eV, indicating high dispersion of Cr on Al2O3. Moreover, Cr metal particle was not observed on XRD and TEM image. All the characterization results provide information that the impregnated metal on Al2O3 showed different properties. Co metal particle tends to be more oxidized and formed large particle, however it was not observed on Cr metal particle. 
Effects of Cobalt and Chromium Loadings to The Catalytic Activities of Supported Metal Catalysts in Methane Oxidation Mardwita Mardwita; Eka Sri Yusmartini; Nidya Wisudawati
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2020: BCREC Volume 15 Issue 1 Year 2020 (April 2020)
Publisher : Department of Chemical Engineering - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.15.1.6320.213-220

Abstract

A series of alumina supported cobalt and chromium catalysts with different metal loadings were prepared by impregnation method. Six types of alumina supported cobalt and chromium catalysts contained 5 wt%, 10 wt%, and 15 wt% loadings were produced and tested in methane oxidation. The catalysts were characterized by using x-ray diffraction (XRD) and carbon monoxide chemisorption (CO chemisorption). The XRD results do not confirmed any features of cobalt and chromium metal. The metal sizes for both catalysts were larger in high loading as shown by CO chemisorption results. Methane conversion results showed that the conversion increases with increasing the metal loading, however supported chromium catalysts were higher in activities compared to supported cobalt catalysts. Thermal stability tests on 15 wt% Co/Al and 15 wt% Cr/Al catalyst showed that supported chromium catalyst is more stable and maintain the particle size due to its strong interaction with support, while supported cobalt catalyst decrease in methane conversion due to deactivation of the catalyst. Copyright © 2020 by Authors, Published by BCREC Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0). 
Usulan Perbaikan Rute Pengangkutan Sampah Menggunakan Metode Branch And Bound Dan Nearest Neighbour Untuk Meminimalkan Biaya Transportasi Nidya Wisudawati; Ananda Valentine; Rurry Patradhiani
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.20100

Abstract

             Penelitian ini bertujuan untuk memilih rute optimal pengangkutan sampah pada UKM Kelompok Usaha Bersama Peduli Sampah Kecamatan Tanah Abang sehingga dapat meminimalkan biaya transportasi. Metode Branch and Bound dan Nearest Neighbour dipilih dalam menyelesaikan masalah pada penelitian ini. Metode Branch and Bound adalah metode pencarian di dalam ruang solusi secara sistematis. Sedangkan metode Nearest Neighbour adalah sebuah teknik menyelesaikan permasalahan rute dengan menentukan titik terdekat dengan jarak terpendek. Hasil perhitungan untuk rute awal pengangkutan sampah didapatkan jarak tempuh per tahun sebesar 5.356,8Km, waktu tempuh per tahun sebesar 12.480 Menit dan biaya transportasi per tahun sebesar Rp.11.584.793,6. Dari hasil penelitian menggunakan metode Branch and Bound didapat jarak tempuh per tahun sebesar 4.454,4 Km, waktu tempuh per tahun sebesar 10.560 Menit dan biaya transportasi per tahun sebesar Rp.9.641.548,8. Dengan metode Nearest Neighbor didapat jarak tempuh per tahun sebesar 4.454,4  Km, waktu tempuh per tahun sebesar 10.368 Menit dan biaya transportasi per tahun sebesar Rp.9.641.548,8. Perbandiangan antara kedua metode tersebut menghasilkan jarak tempuh dan biaya transportasi yang sama, tetapi terdapat perbedaan pada waktu tempuh. Metode Nearest Neighbour memiliki waktu tempuh yang lebih cepat sehingga metode ini terpilih untuk mencapai tujuan penelitian.
PENGARUH NUTRISI (GULA, UREA, NPK) DALAM PROSES SEMI BATCH ANAEROB TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS PRODUK BIOGAS Wisudawati, Nidya
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 1, No 2 (2016): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v1i2.995

Abstract

Hasil penelitian membuktikan bahwa limbah ternak berupa kotoran sapi dapat menjadi alternatif bahan bakarminyak yang sudah sangat langka dan mahal. Hal ini juga diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesianomor 5 tahun 2006 tentang kebijakan energi nasional untuk mengembangkan sumber energi alternatif sebagaipengganti bahan bakar minyak. Mengingat Indonesia memiliki banyak peternakan, maka limbah ternak yangbanyak terbuang dapat digunakan sebagai bahan alternatif yang memberikan nilai ekonomi lebih. Penggunaannutrisi pada pembuatan biogas ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas biogas. Sertadiharapkan dapat memperpanjang usia bahan baku biogas sehingga yang bukan peternak pun dapatmemanfaatkannya tanpa harus menyediakan limbah ternak yang banyak. Pada penelitian ini,kualitas biogas yangterbaik adalah biogas yang dihasilkan dari pemberian nutrisi berupa urea dan gula sebanyak 1% dari bahan baku,dengan konsentrasi CH4 sebesar 53.8% pada hari ke-18. Kuantitas biogas yang terbaik adalah pada hari ke-8dengan tekanan reaktor mencapai nilai 39 lb/inch2 yaitu tekanan yang dicapai dengan penambahan gulasebanyak 1%.
Penggunaan Metode Importance-Performance Analysis (IPA) Untuk Menganalisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Administrasi Kependudukan Wisudawati, Nidya; Irfani, Muhammad Ghozi; Hastarina, Merisha; Santoso, Budi
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 8, No 1 (2023): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v8i1.5969

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat di Kecamatan Lengkiti, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Adapun pelayanan yang diberikan yaitu administrasi kependudukan dan lainnya yang  berkaitan dengan pemerintahan ditingkat Kecamatan. Namun masih terdapat beberapa keluhan yang dirasakan oleh masyarakat antara lain yaitu birokrasi yang berbelit-belit, informasi yang diberikan petugas sulit dipahami masyrakat, dan petugas sering datang terlambat. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan 86 kuesioner dan pengolahan data dilakukan dengan metode Importance Performance Analysis (IPA). Metode Importance Performance Analysis (IPA) bertujuan untuk mengetahui nilai tingkat kesesuaian antara tingkat ekspektasi dan persepsi yang kemudian dilakukan plotting dengan menggunakan diagram kartesius. Dari hasil perhitungan Importance Performance Analysis (IPA) memiliki nilai tingkat kesesuaian 91% dan pada diagram kartesius dari 25 atribut, terdapat 8 atribut yang memerlukan perbaikan dan peningkatan yaitu atribut nomor 2,7,9,12,15,16,18,21. Akan tetapi perlu adanya perbaikan di beberapa atribut pernyataan karena dirasa masih terdapat kekurangan terutama penyampaian informasi lebih mudah dipahami dan adanya standar pelayanan yang baik. This study was aimed to determine the level of community satisfaction in Lengkiti District, Ogan Komering Ulu, South Sumatra. The services provided are population administration and others related to the Government at the sub-district level. However, there are still some complaints that are felt by the community. These complaints include convoluted bureaucracy, information provided by officials is difficult for the public to understand, and officers often arrive late. This research was conducted by distributing 86 questionnaires and calculations were carried out using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The Importance Performance Analysis (IPA) method aims to determine the value of the level of concordance between the level of expectations and perceptions which is then plotted using a Cartesian diagram. From the results of the Importance Performance Analysis (IPA) calculation, it has a suitability level of 91% and on the Cartesian diagram of 25 attributes, there are 8 attributes that require repair and improvement, namely attribute numbers 2,7,9,12,15,16,18,21. However, it is necessary to improve some of the statement attributes because it is felt that there are still shortcomings, especially in conveying information that is easier to understand and there is a good service standard.
Pengukuran Tingkat Kelelahan Subjektifitas Pengrajin Karawo IKM X di Gorontalo Erniyani, Erniyani; Imran, Muh. Takdir; Wisudawati, Nidya
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 8, No 2 (2023): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v8i2.7070

Abstract

IKM X merupakan salah satu IKM bergerak dibidang kerajinan karawo yang  terletak di daerah Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelelahan dan keluhan yang dirasakan oleh pengrajin karawo menggunakan metode SOFI dan NBM. Pengukuran tingkat kelelahan dan keluhan dilakukan secara subjektif yaitu penyebaran kuesioner SOFI dan NBM kepada responden atau pengrajin karawo. Hasil pengukuran kelelahan pengrajin karawo menggunakan SOFI diperoleh skor rata-rata dari lima dimensi sebesar 2,43 yang diartikan masuk kedalam kategori sedang. Pengkategorian lima dimensi tersebut terdapat satu dimensi dengan skor rata-rata paling tinggi yaitu lack of energy. Lack of energy (kekurangan energi) dirasakan oleh pekerja karawo, hal tersebut dikarenakan pada saat menyulam karawo membutuhkan ketelitian, kesabaran, ketekunan, kejelian dan kepekaan pada saat proses berlangsung tanpa menggunakan alat teknologi. Selain itu, pekerja merasa terbebani tanggung jawab untuk menyelesaikan sulaman sesuai dengan target yang ditentukan. Sedangkan untuk pengukuran keluhan pengrajin karawo menggunakan instrumen NBM terdapat beberapa bagian tubuh yang memiliki risiko keluhan sangat sakit yaitu leher, tengkuk, bahu kiri, bahu kanan, punggung, pinggang, pinggul, pantat, tangan kiri, kaki kiri, dan kaki kanan. Hal tersebut dikarenakan pada saat bekerja berada pada posisi  duduk, sedikit membungkuk dan menunduk dengan waktu yang cukup lama.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Metode Hazard Analysis (Studi Kasus pada Proyek Pembangunan Perumahan) Wisudawati, Nidya; Patradhiani, Rurry
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 1 (2020): Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v5i1.2971

Abstract

Risiko kecelakaan kerja merupahal hal yang tak dapat dihindari dari kegiatan proyek pembangunan. PT Gran Anugerah Wijaya merupakan pengusaha pengembang perumahan yang sedang mengerjakan proyek pembangunanan 58 unit rumah tipe 36 yang berlokasi di daerah Palembang. Dari hasil pengamatan lapangan, alur proses pembangunan rumah yang dikerjakan meliputi pemasangan pondasi, pemasangan dinding, pemasangan kusen kayu, pemasangan rangka atap dan finishing. Hazard Identification, Risk Assessment dan Risk Control telah dilakukan dlaam penelitian ini. Hasil yang didapat bahwa terdapat 27 potensi risiko dengan risk level diantara rendah hinggi tinggi. Pengendalian risiko yang bisa dilakaukan untuk mengurangi bahaya kerja terhadap karyawan bangunan diantaranya substitusi, administrasi dan Alat Pelindung Diri (APD).
ANALISIS POSISI KERJA PADA PROSES PENCETAKAN KERAJINAN TEMBIKAR MENGGUNAKAN METODE NIOSH Wisudawati, Nidya; Djana, Miftahul
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 1 (2018): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v3i1.1214

Abstract

Ergonomi dapat disebut juga human factor karena membahas studi tentang sistem manusia, fasilitas kerja dan lingkungan yang saling berinteraksi dengan tujuan utama yaitu menyesuaikan suasana kerja dengan manusia. Ergonomi berkenaan pula dengan optimasi, efisiensi, kesehatan, keselamatan dan kenyamanan manusia ditempat kerja, dirumah, dan tempat rekreasi. Inti dari ergonomi adalah suatu prinsip fitting the task/the job to the man, yang artinya pekerjaan harus disesuaikan dengan kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki oleh manusia. Hasil penilaian keluhan dan skor aktivitas operator menggunakan tabel NBM adalah sebagai berikut operator 1 dengan total skor 60 yang termasuk dalam tingkat resiko sedang dimana keluhan yang dirasakan operator yaitu pada leher bagian atas, bahu kiri, bahu kanan, pinggang, bokong, pergelangan tangan kiri, pergelangan tangan kanan, lutut kiri, lutut kanan, betis kiri, betis kanan, pergelangan kaki kiri, dan pergelangan kaki kanan. Hasil penelitian diketahui bahwa peralatan kerja yang digunakan selama ini berpengaruh terhadap postur kerja operator, sehingga perlu dilakukan redesain peralatan kerja.
Analisis Penerapan Manajemen Risiko Berdasarkan ISO 31000:2009 (Studi Kasus: Jasmini Laundry) Erniyani, Erniyani; Wisudawati, Nidya; Pratiwi, Nurham Elok
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 1 (2020): Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v5i1.2972

Abstract

Usaha laundry merupakan bisnis yang berkaitan dengan pelayanan jasa pencucian dengan bantuan mesin cuci. Bisnis ini sangat diminati oleh masyarakat sebagai peluang untuk mencari pendapatan. Meningkatnya dunia persaingan dan tantangan dibidang bisnis saat ini menjadikan jasmini laundry perlu mengatur strategi perencanaan dalam menjalankan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengelola risiko terhadap jasmini laundry dengan menggunakan pendekatan manajemen risiko ISO 31000:2009. ISO 31000 ‘’Risk Management-Principle and Guidelines on Implementation’’ adalah standar internasioanal pedoman penerapan manajemen risiko yang diterbitkan oleh International Organization for Standadzitation (ISO) yang dimulai dari kegiatan komunikasi dan konsultasi, membangun konteks, mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, merawat, memantau dan meninjau risiko. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada empat risiko yang harus dimitigasikan karena memiliki risiko tinggi dan sedang yang terdiri dari banyaknya jenis usaha laundry disekitaran jasmini laundry, bau tidak sedap pada pakaian saat musim hujan, keterlambatan proses laundry akibat mesin rusak, tangan terkena setrika saat menyetrika, adapun penanganannya yaitu meberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, memberikan bonus kepada pelanggan yang paling sering melakukan pencucian pakaian, menggunakan mesin pengering sehingga membantu pakaian cepat kering, melakukan maintenance pada mesin, dan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri).