cover
Contact Name
Angga Hendharsa
Contact Email
angga.hendharsa@upb.ac.id
Phone
+6281253800811
Journal Mail Official
jemfebupb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kom. Yos Soedarso 78113 Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia.
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JEM : Jurnal Equilibrium Manajemen
ISSN : 16935233     EISSN : 24602299     DOI : https://doi.org/10.54035/jem.v10i1
Jurnal Equilibrium Manajemen adalah jurnal terbitan khusus Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti yang diperuntukkan bagi dosen dan Mahasiswa yang berkepentingan untuk mempublikasi penelitiannya yang bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam informasi hasil riset dibidang manajemen. Publikasi Jurnal Equilibrium Manajemen mencakup, tapi tidak terbatas pada: - Area manajemen Fungsional: Keuangan, Pemasaran, Operasi, dan Manajemen Sumber Daya Manusia - Kewiraswastaan - Etika bisnis - Manajemen Pengetahuan dan Organisasi Pembelajaran - Digital Bisnis
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository" : 7 Documents clear
Analisis Tingkat Kesejahteraan Keluarga Petani Kebun Plasma Kelapa Sawit Pada PT. Agronusa Investama Di Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak Adrianus Victor; Hery Medianto Kurniawan; Rudy Triadi Yuliarto
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat suatu kesejahteraan terhadap keluarga petani di Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Penelitian dilaksanakan selama 6 (enam) bulan yakni pada bulan Juli 2018 sampai dengan bulan Desember 2018, dengan lokasi penelitian di Desa Sebatih, Tolong, Kepayang, Keranji Bira, Nilas Tapis, Pa Upat, dan Ipaan. Di Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Provinsi Kalimantan Barat. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah semua petani kebun PT. Agronusa Investama yang terdapat di Desa Sebatih Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Populasi penelitian ini yaitu seluruh kepala keluarga petani perkebunan kelapa sawit yang bekerja di PT. Agronusa Investama Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak yang berjumlah 531 Petani kebun yang bekerja di perkebunan kelapa sawit PT. Agronusa Investama. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 84 kepala keluarga yang bermata pencarian sebagai petani kelapa sawit PT. Agronusa Investama, daimana penentuan sampel purposive. Alat analisis yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan secara ekonomi dan sosial adalah penilaian lima tahap keluarga sejahtera yang terdiri dari 21 indikator penilaian. lima tahapan tersebut yaitu keluarga Pra Sejahtera (tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup minimum dan indikator poin a – f), keluarga Sejahtera tahap I (memenuhi indikator a – f), keluarga sejahtera tahap II (memenuhi indikator poin g – n), keluarga sejahtera tahap III (memenuhi indikator poin o – s), sejahtera tahap III plus (memenuhi indikator poin t – u). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa: Petani kelapa sawit kebun plasma PT. Agronusa Investama Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak termasuk dalam keadaan sejahtera. Tingkat kesejahteraan petani kelapa sawit kebun plasma PT. Agronusa Investama Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak terdiri dari Keluarga Sejahtera Tahap I sebesar 6%, Keluarga Sejahtera Tahap II sebesar 18%, Keluarga Sejahtera Tahap III sebesar 48%, keluarga Sejahtera Tahap III + sebesar 28%.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS Chromolaena odorata DAN LIMBAH JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN BEBERAPAKULTIVAR KUBIS BUNGA (Brassica oleraceae L.) PADATANAH PODSOLIK MERAH KUNING DI POLYBAG Setiawan
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kol bunga putih merupakan tanaman sayur famili Brassicaceae (jenis kol dengan bunga putih kecil) berupa tumbuhan berbatang lunak. Masyarakat di Indonesia menyebut kubis bunga sebagai kol kembang atau blumkol (berasal dari bahasa Belanda Bloemkool). Tanaman ini berasal dari Eropa sub-tropis di daerah Mediterania. Kubis bunga yang berwarna putih dengan masa bunga yang kompak seperti yang ditemukaan saat ini dikembangkan tahun 1866 oleh Mc.Mohan ahli benih dari Amerika. Diduga kubis bunga masuk ke Indonesia dari India pada abad ke XIX. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi pemberian Kompos Chromolaena odorata dan limbah jagung terhadap pertumbuhan beberapa kultivar kubis bunga pada tanah podsolik merah kuning di polybag. Penelitian dilaksanakan selama ± 4 bulan yaitu dari bulan Juli sampai bulan Oktober 2014, dan dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama berupa jenis kultivar yang digunakan dengan kode (K) yang terdiri dari tiga kultivar yaitu : = White Shot; = Profita; = Snow White. Faktor kedua merupakan kombinasi Chromolaena odorata (O), kompos limbah jagung (J) dan pupuk NPK dengan kode (C). Faktor kedua terdiri dari enam taraf perlakuan yaitu: = Kontrol (Tanpa perlakuan) ; = 100 NPK% (Urea = 3.6 gr, SP-36 = 2 gr dan KCL = 2.5 gr/polybag) ; = 200 gram/polybag O + 400 gram/polybag J + 0 % NPK (tanpa NPK) ; = 200 gram/polybag O + 200 gram/polybag J + 50 % NPK (Urea = 1.8 gram/polybag, SP-36 = 1 gram/polybag dan KCL = 1.25 gram/polybag) ; = 100 gram/polybag O + 400 gram/polybag J + 50 % NPK (Urea = 1.8 gram/polybag, SP-36 = 1 gram/polybag dan KCL = 1.25 gram/polybag) ; = 200 gram/polybag O + 400 gram/polybag J + 50 % NPK (Urea = 1.8 gram/polybag, SP-36 = 1 gram/polybag dan KCL = 1.25 gram/polybag). Kombinasi perlakuan adalah : ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; . Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali dengan 2 sampel tanaman , sehingga diperoleh 3x6x3x2 = 108 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini, yaitu pada pertumbuhan tanaman yang terdiri dari tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), bobot kering bagian atas (gram) dan pengamatan faktor lingkungan sebagai data penunjang berupa suhu udara, dan kelembaban udara. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi perlakuan kompos Chromolaena odorata, Limbah tanaman jagung, dan beberapa kultivar kubis bunga berpengaruh sangat nyata secara statistik terhadap bobot kering bagian atas (gram), sedangkan pada variabel tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) berpengaruh tidak nyata. Interaksi antara perperlakuan kultivar dan kompos yang memberikan rerata tertinggi pada variabel bobot kering bagian atas (gram) yaitu pada perlakuan (kompos Chromolaena odorata 200 gram/polybag, limbah jagung 200 gram/polybag dan NPK : Urea 1.8 gram/polybag, SP-36 1 gram/polybag dan KCL 1.25 gram/polybag). Dengan rerata 45.75 gram. Dan berbeda nyata dengan perlakuan , , dan tetapi tidak berbeda nyata dengan . Pada tinggi tanaman berpengaruh nyata terhadap perlakuan kompos, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap perlakuan kultivar. Pada taraf perlakuan kompos yang menunjukan rerata tertinggi terhadap tinggi tanaman (cm) yaitu pada taraf perlakuan (kompos Chromolaena odorata 200 gram/polybag, limbah jagung 400 gram/polybag, dan NPK, dimana Ureanya 1.8 gram/polybag, SP-36 1 gram/polybag dan KCL 1.25 gram/polybag) berbeda nyata dengan , dan tetapi tidak berbeda nyata dengan dan dengan rerata tinggi tanaman 21.29 cm. Dan pada jumlah daun berpengaruh nyata baik terhadap kultivar maupun kompos. Sedangkan pada perlakuan kultivar yang menunjukan rerata tertinggi pada jumlah daun yaitu pada kultivar (Kultivar Snow White) dengan rerata jumlah daun 19.69 helai, berbeda nyata dengan (Kultivar White Shot) dan (Kultivar Profita). (Kultivar Profita) dengan rerata jumlah daun 17.53 helai, berbeda nyata dengan (Kultivar Snow White) dan (Kultivar White Shot), dan (kutivar Snow White) dengan rerata jumlah daun 13.70 helai. Berbeda nyata dengan (Kultivar Profita) dan (Kultivar White Shot). Selanjutnya untuk perlakuan kompos yang menunjukan hasil rerata tertinggi terhadap jumlah daun yaitu pada perlakuan (kompos Chromolaena odorata 200 gram/polybag, limbah jagung 400 gram/polybag dan NPK 0 %) dengan rerata jumlah daun 20.06 helai. Serta berbeda sangat nyata terhadap , , , dan .
KONFIGURASI POLITIK DAN KEBERPIHAKAN REGULASI DAERAH BIDANG HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA PADA MASYARAKAT MARJINAL DI KALIMANTAN BARAT Rahmad Satria
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menjelaskan konfigurasi politik pemerintahan daerah dankeberpihakan regulasi daerah yang mengatur pemenuhan hak ekosob pada masyarakat marjinal di KalimantanBarat. Melalui pendekatan sosio-legal, penelitian ini menemukan fakta konfigurasi politik Pemerintahan DaerahKalimantan Barat yang tergolong demokratis, tidak serta merta melahirkan regulasi daerah yang berpihak (responsif)terhadap pemenuhan hak-hak ekosob pada masyarakat marjinal. Indentifikasi faktor penyebabnya adalahproblematika regulasi akibat belum adanya kesatuan regulasi yang sinkron dan konsisten, rendahnya persepsipemerintah daerah maupun masyarakat terhadap eksistensi pemenuhan hak ekosob serta faktor tidak adanyakemauan politik membuat regulasi daerah yang dilandasi oleh keberpihakan pada masyarakat marjinal. Idealnyadalam membangun regulasi daerah tidak dilakukan secara diskriminatif dan senantiasa mengakomodasi basisnormatif hak asasi manusia.
PENERAPAN METODE REGULATORY IMPACT ASSESSMENT (RIA) DALAM PENYUSUNAN REGULASI DAERAH Rahmad Satria
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan regulasi daerah setingkat peraturan daerah selama ini lebih bersifat legal drafting menekankan kepada kesesuaian dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, namun belum memandang panting aspirasi dan peran pemangku kebyakan serta partisipasi publik RIA (Regulatory Impact Assessment) dapat dipergunakan sebagai piranti evaluasi secara sistematis terhadap regulasi daerah sehingga menjadi lebih kontekstual, aspiratif, responsif, berkualitas efektif dan efisien.
PENYUSUNAN PERATURAN DAERAH DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN BERBASIS HAK ASASI MANUSIA Rahmad Satria
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan berbasis HAM merupakan konsepsi pembangunan manusia yang didasarkan pada standar HAM yang lahir dari kepribadiaan akibat maraknya ketidakadilan dan kemiskinan yang merendahkan martabat kemanusiann. Negara yang direpresentamirian pemerintah dan pemerintah daerah memikul tanggung jawab utama untuk mewujudkan pemenuitan hak ekonomi, social dan budaya terhadap warganya, Indacator pemenuhan hak tersebut dapat dilakukan melalui produk regulasi dan ketersediaan anggaran.
ANALISIS PENERAPAN SIPKD TERHADAP KINERJA BENDAHARA PADA SKPD-SKPD DI KOTA PONTIANAK Endang Kristiawati; Risal
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Penerapan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Kinerja Bendahara pada SKPD-SKPD di Kota Pontianak” merupakan penelitian yang diambil dari adanya perubahan Sistem akuntansi yang digunakan yaitu basis kas ke basis akrual, maka disetiap pemerintahan baik pusat maupun daerah telah diberikan aplikasi untuk menunjang kinerja dalam hal pengelolaan keuangan yang disebut Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). SIPKD adalah aplikasi terpadu yang dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah daerah yang digunakan untuk meningkatkan implementasi dari berbagai regulasi bidang pengelolaan keuangan daerah yang berdasarkan pada asas efisiensi, ekonomis, efektif, transparan, akuntabel dan auditable. Maka peneliti ingin mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan dari sistem informasi dalam pengelolaan keuangan berbasis akrual di kota Pontianak terhadap kinerja bendahara SKPD nya. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah SKPD – SKPD yang ada di kota Pontianak berjumlah 29 SKPD. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer diperoleh dengan menggunakan daftar pertanyaan yang terstruktur berbentuk kuisioner dengan tujuan mencari informasi langsung dari pihak yang bersangkutan yakni Bendahara. Variabel penelitian yang mempengaruhi (X) dalam penelitian ini adalah sebagai penerapan SIPKD adalah pemahaman SDM dan perangkat pendukung yang digunakan, sedangkan variabel yang dipengaruhi (Y) adalah kinerja bendahara dengan model regresi sederhana. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Pemahaman SDM dan Perangkat Pendukung diterima, maka dapat disimpulkan bahwa setiap terjadi perubahan perlu yang namanya pelatihan untuk meningkatkan pemahaman SDM serta didukung dengan perangkat yang nantinya dapat mempermudah dan membantu kinerja bendahara. Setiap perubahan yang terjadi dalam sistem akuntansi pemerintahan akan membawa dampak yang baik dalam hal efisiensi dan ektifitas dari kinerja bendahara serta meghasilkan kualitas dari laporan keuangan pemerintahan daerah (LKPD) yang dihasilkan.
PENGUNGKAPAN RISIKO KEUANGAN PADA BANK SYARIAH Renny Wulandari; Risal
Jurnal Equilibrium Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Bhakti Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Repository
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus bank bermasalah di Indonesia sudah sering terjadi yaitu praktik perbankan yang tidak sehat terkait dengan kredit macet yang menyebabkan likuidasi bank pada tahun 1992 dan menjadi salah satu potret kelam industri perbankan di Indonesia (Suhardjanto dan Dewi, 2011). Fenomena tersebut merupakan hal yang mengkhawatirkan para investor karena risiko yang melekat pada bank juga berarti risiko yang harus ditanggung para investor. Oleh karena itu, pengungkapan risiko dalam laporan keuangan menjadi penting karena dapat menyebabkan berkurangnya asymetri information yang menyebabkan kerugian bagi stakeholder terutama investor dan nasabah (Suhardjanto dan Dewi, 2011). Tujuan dari pengungkapan risiko menurut PSAK adalah untuk menyediakan informasi guna mengingkatkan pemahaman mengenai signifikansi instrumen keuangan terhadap posisi keuangan, kinerja, dan arus kas entitas serta membantu penilaian jumlah, waktu dan tingkat kepastian arus kas masa depan yang terkait dengan instrumen keuangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh NPF dan FDR terhadap pengungkapan risiko keuangan pada perbankan syariah. Untuk mencapai tujuan tersebut dilaksanakan metode penelitian asosiatif dengan sumber data berupa data sekunder yaitu data laporan tahunan dengan periode 2013-2016. Populasi dalam penelitian ini adalah industri perbankan syariah yang ada di Indonesia dan yang mengeluarkan laporan keuangan tahunan. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi yaitu mengumpulkan data sekunder dari berbagai sumber. Analisa data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi berganda. Type of Paper: Studi Kasus Bank Syariah di Indonesia Keywords: Bank Syariah, Pengungkapan Risiko Keuangan, NPF, FDR, BOPO dan NET

Page 1 of 1 | Total Record : 7