cover
Contact Name
Sisko
Contact Email
siskochiko@gmail.com
Phone
+6287854261279
Journal Mail Official
sttborneo1@gmail.com
Editorial Address
Jl.Prof. M.Yamin No. 3 Kota Baru, Pontianak Selatan
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
ISSN : 27751740     EISSN : 27751759     DOI : -
Core Subject : Religion,
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani adalah jurnal yang menerbitkan artikel ilmiah yang berkualitas tentang Teologi dan Pendidikan Kristiani yang diterbikan oleh. Semua naskah melalui proses peer-review dan pemeriksaan plagiarisme. Hanya Naskah yang original yang akan diterima untuk diterbitkan. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun oleh Sekolah Tinggi Teologi Borneo yaitu Bulan Mei dan Desember. Adapun ruang lingkup dari Jurnal ICHTUS: 1. Teologi Biblika (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru) 2. Teologi Sistematika 3. Teologi Praktika 4. Misiologi 5. Pendidikan Kristiani di Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2021): Mei" : 4 Documents clear
Urgensi Pendidikan Agama Kristen kepada Anak-anak dalam Keluarga Simatauw, Marfy
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 1 (2021): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63830/g0xfjh73

Abstract

Abstract: The importance of Christian religious education for children in the family so that they can guide children in the growth of faith in the Lord Jesus Christ, and have strong faith, and also has the value of a life attitude that emulates the life of Jesus Christ, and teaches his child to be able to have a good impact on his friends in the environment where he is because, with the fact that the interaction of children of the millennial generation is increasingly day-to-day, the more free and easily accessible with the sophistication of existing technology that has grown rapidly making children easily build positive and negative relationships with anyone, through existing social media, therefore the need for special attention and good guidance given by parents to their children so that they do not easily fall into the free association that is in the environment.Keywords: Christian education; children; Christian family; relationshipAbstrak: Sangat pentingnya pendidikan agama Kristen bagi anak-anak dalam keluarga supaya dapat membimbing anak dalam pertumbuhan iman kepada Tuhan Yesus Kristus, dan memiliki iman yang kuat, dan juga memiliki nilai sikap hidup yang meneladani kehidupan Yesus kristus, serta mengajari anaknya untuk dapat membawa dampak yang baik kepada teman-temanya dilingkungan dimana dia berada karena, dengan kenyataan yang ada bahwa pergaulan anak-anak generasi milenial sekarang ini semakin hari, semakin bebas dan mudah terjangkau dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini yang telah berkembang pesat membuat anak-anak dengan mudah membangun pergaulan yang positif dan negatif dengan siapa aja, melalui media sosial yang ada, maka dari pada itu perlunya perhatian khusus dan membimbing secara baik yang diberikan orang tua kepada anaknya agar mereka tidak mudah terjerumus kedalam pergaulan bebas yang ada di lingkungan sekitar.Kata kunci: anak-anak; keluarga Kristen; pendidikan Kristen; pergaulan
Misi Lintas Budaya dalam Perspektif Perjanjian Lama Hinadaka, Jon Jusuf
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 1 (2021): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63830/dyqxj078

Abstract

Abstract: After His resurrection and before He taken up into heaven, Jesus gave a command which knowen as The Great Commission in Matthew 28:18, to His disciples to go, make disciples of all nations, biptizing them, and teaching them to obay everything Jesus has commanded. That command also an order to the believer in this time and to the future as Jesus witness. Therefore, Christian Mission is not just focusing in the Gospel Matthew 28:18-20 only. But it is focusing to all Bible, sometimes implicitly and explicitly with one central theme as Jessus Christ which is the core from the news itself. Without Bible, the evangelism to the whole world not just imposible but it cannot be imagined. The Bible gives us a responsibility to world evangelization, gives us Gosple to spread it, gives us the way how to spread it, and promeses us that Gosple as the power of God to save every one who believe in it. Even, the fact of history, in the past time and this time, show us that the level of church commitment for world evangelization match with the level of conviction to the Bible. If Christian has lost the hope to the Bible, they are not determined to do world evangelizatio.Keywords: covenant; protoevangelium; sinAbstrak: Setelah kebangkitan-Nya sebelum Ia naik ke surga, Yesus memberikan perintah yang dikenal sebagai Amanat Agung dalam Matius 28:18-20, kepada murid-murid-Nya untuk pergi, menjadikan semua bangsa murid-Nya, membaptis, dan mengajarkan mereka untuk melakukan segala sesuatu yang Yesus perintahkan. Perintah ini juga merupakan mandat bagi orang percaya masa kini maupun di masa yang akan datang sebagai saksi-saksi Kristus. Namun, Misi Kristen bukan hanya bertitik tolak pada Injil Matius 28:18-20 saja. Tetapi dari keseluruhan Alkitab, terkandung secara implisit maupun eksplisit satu tema sentral yaitu Yesus Krsitus yang merupakan isi atau inti dari berita itu sendiri. Tanpa Alkitab penginjilan dunia bukan saja tidak mungkin tapi sungguh tidak dapat dibayangkan. Alkitab memberikan kita tanggung jawab untuk menginjili dunia, memberi kita Injil untuk diberitakan, memberitahukan kita bagaimana memberitakannya, dan menjanjikan bahwa Injil adalah kekuatan Allah untuk keselamatan setiap orang percaya. Bahkan fakta sejarah, baik pada masa lalu maupun masa kini, memperlihatkan bahwa tingkat komitmen gereja terhadap penginjilan dunia sepadan dengan tingkat keyakinannya terhadap otoritas Alkitab. Bila orang Kristen kehilangan keyakinannya pada Alkitab, mereka tidak berketetapan hati untuk melakukan penginjilan.Kata kunci: dosa; perjanjian; proto evangelium
Kerajaan Tertunda: Refleksi Teologis-Sistematis terhadap Pengajaran Kerajaan Allah Benjamin, Yoel
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 1 (2021): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63830/78yhgw55

Abstract

Abstract: This paper presents an answer to the question of the royal kingdom of the various interpretations of the Bible. The positive thing from this article is to reveal three aspects of God's kingdom, which have different characteristics from one another. Also has a purpose, patterns, and different ways. These three aspects can not be mixed-mortar understanding, so as to avoid errors in interpretation of various patterns will be the kingdom of God.Keywords: Israel; political; royal; spiritual; the body of Christ; universalAbstrak: Tulisan ini menghadirkan jawaban bagi pertanyaan tentang kerajaan dari berbagai pemahaman kerajaan dalam Alkitab. Hal yang positif dari tulisan ini ialah mengungkapkan tiga aspek kerajaan Allah, yang memiliki sifat berbeda satu dengan yang lainnya. Juga memiliki tujuan, pola, dan cara yang berbeda. Tiga aspek ini tidak dapat dicampur-adukan pemahamannya, sehingga tidak menimbulkan kekeliruan pada berbagai pola penafsiran akan kerajaan Allah.Kata kunci: Israel; kerajaan; politis; rohani; tubuh Kristus universal
Konsep Kepemimpinan Tuhan Yesus Sunardi, Agus
ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 1 (2021): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63830/442py698

Abstract

Abstract: Leadership becomes an issue or very interesting conversation to talk about. Various kinds of ideas that arise try to discuss and solve problems that are developing. One idea to discuss the issue of Leadership in general is discussed in various sources of books that are being circulated written by leadership figures both in Indonesia and from abroad. And the ideas suggested by them are good enough to help in knowing the problems that are developing. Involving discussions that were interesting to discuss, it turned out that the Apostles Paul, Peter, and Prophet Moses had also taken an important role in this warm discussion about leadership. Each of them has strong enough arguments to answer leadership problems according to the standards of inspired truths through the power of the Holy Spirit. Discussing further about some theologists agree on Jesus Christ as a figure of centralization in spiritual leadership. The texts that will be discussed in explaining some very important things about students as the forerunner of a spiritual leader will one day lead, have an ambition to be who is the greatest in the kingdom of God. The ambition or desire is so strong that it needs to involve the great teacher in helping the debate. So that this debate becomes an interesting issue in the Gospel of Matthew and needs to be written through the inspiration of the Holy Spirit so that readers are expected to understand the problem of leadership. The relevance of Jesus Christ's words about leadership will be very useful for us in the present and also still in future.Keywords: Jesus Christ; leadership; theologicalAbstrak: Kepemimpinan menjadi isu atau pembicaraan yang sangat menarik untuk dibicarakan. Berbagai macam ide yang muncul berusaha untuk membahas dan memecahkan masalah yang sedang berkembang. Salah satu ide untuk membahas masalah kepemimpinan secara umum tersebut dibahas dalam berbagai macam sumber buku yang sedang beredar ditulis oleh tokoh kepemimpinan baik di Indonesia maupun dari manca negara. Dan gagasan-gagasan yang disarankan oleh mereka cukup baik untuk menolong dalam mengetahui permasalahan yang sedang berkembang. Melibatkan diskusi yang sedang menarik dibicarakan, ternyata Rasul Paulus, Petrus, dan Nabi Musa juga telah ikut mengambil peranan penting dalam pembahasan yang hangat tentang kepemimpinan ini. Masing- masing dari mereka telah memiliki argumentasi yang cukup kuat menjawab problema kepemimpinan menurut standar dari kebenaran yang telah diinspirasi melalui kuasa Roh Kudus. Mendiskusikan kepemimpinan lebih lanjut beberapa ahli theologi sepakat Yesus Kristus sebagai tokoh sentralisasi dalam kepemimpinan rohani. Teks-teks yang akan dibahas dalam menjelaskan beberapa hal yang sangat penting tentang murid-murid sebagai cikal bakal pemimpin rohani suatu saat akan memimpin, telah memiliki sebuah ambisi untuk menjadi siapakah yang terbesar dalam kerajaan Allah. Ambisi atau keinginan itu begitu kuat sehingga perlu melibatkan sang guru Agung dalam menolong perdebatan. Akibatnya perdebatan ini menjadi isu yang menarik dalam Injil Matius dan perlu ditulis melalui ilham Roh Kudus agar para pembaca diharapkan dapat mengerti tentang masalah kepemimpinan tersebut. Relevansi dari perkataan Yesus Kristus tentang kepemimpinan itu akan sangat bergruna bagi kita di masa sekarang dan juga masih berlaku di masa yang akan datang.Kata kunci: kepemimpinan; teologis; Tuhan Yesus

Page 1 of 1 | Total Record : 4