cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
lppm.undar1965@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
dimas.undar1965@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gus Dur No.29A, Mojongapitindah, Mojongapit, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ulum
Published by Universitas Darul Ulum
ISSN : 28100816     EISSN : 28100085     DOI : 10.32492/dimas-undar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ulum (DIMAS-UNDAR) is a multidisciplinary scientific journal published by Darul Ulum University. This journal focuses on articles on the results of community service in handling, and managing various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in the community. Implementation of service activities also involves community and partner participation. Service activities are organized into activities that aim to improve the welfare of the community, as well as the utilization of regional resources. The related fields of science in this focus include (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment. This journal is published twice a year (May and November). ISSN: 2810-0085 (Online) ISSN: 2810-0816 (Print)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2025): DIMAS-UNDAR" : 5 Documents clear
Psikoedukasi Parenting Bagi Ibu Muda Tentang Bahaya Gadget Pada Anak Usia Dini Di Desa Kedungotok Muhammad Vicky Ferdiansah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 4 No 1 (2025): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v4i1.4102

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan dampak bagi setiap elemen individu, baik secara komunikasi, pengembangan informasi, serta hiburan. Di masa sekarang, Ibu yang tidak memiliki waktu lebih kepada anak karena disibukkan dengan pekerjaan memilih untuk memberikan gadget kepada anak sebagai pengalihan perhatian pada anak. Hal ini menyebabkan berbagai dampak positif maupun negatif bagi anak-anak. Dampak positif meliputi pemenuhan informasi yang lebih mudah, sedangkan untuk dampak negatif meliputi kecanduan, gangguan konsentrasi, sulit menerima nasihat. Bahaya gadget pada anak usia dini merupakan hal yang perlu harus dipahami oleh orang tua yang ingin memiliki anak dengan tumbuh kembang yang optimal. Peran orang tua sangat utama dalam mencegah dampak negatif tersebut dengan memberikan beberapa metode seperti membangun komunikasi yang baik dengan anak, memberikan batasan dalam menggunakan gadget, membuat kedekatan emosi dengan anak. Psikoedukasi parenting diharapkan memberikan pemahaman secara detail terkait dampak secara sosial maupun klinis. Pemahaman tersebut dapat dijadikan pedoman bagi ibu untuk lebih aktif mengawasi anak dengan gadget yang digunakan, sebagai salah satu cara menjaga tumbuh kembang anak.
Peningkatan Budaya Living The Holy Qur’an Di Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Nila Chusbyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 4 No 1 (2025): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v4i1.4103

Abstract

Peningkatan intelektualitas dan spiritualitas di era industry 5.0 kiranya sangat penting. Living The Holy Qur'an merupakan suatu upaya untuk membuat seorang hamba lebih dekat dengan penciptanya, Allah SWT. Ada banyak metode yang digunakan dalam Living The Holy Qur’an. Living The Holy Qur’an di desa Kedungotok sendiri menggunakan tiga metode yakni Tahsin Al-Qur’an, ceramah, dan habituasi. Metode Tahsin Qur’an diaplikasikan kepada peserta didik yang ada pada 3 TPQ di desa Kedungotok dengan cara menekankan ketepatan tajwid dalam membaca Al-Qur’an. Adapun metode ceramah dan habituasi diaplikasikan kepada masyarakat desa Kedungotok secara Umum. Metode ceramah dilakukan dengan penyelenggaraan Pengajian umum yang dihadiri warga desa kedungotok, sedangkan metode habituasi dilakukan dengan membagikan dan menempelkan stiker di depan rumah warga. Tiga metode yang telah di lakukan diharapkan mampu meningkatkan budaya Living The Holy Qur’an di desa Kedungotok sehingga prosentase hablun minallah masyarakat sekitar menjadi lebih baik serta sebagai upaya mencetak Generasi Qur’ani menuju Indonesia Emas 2045.
Transformasi Rasa Jamu Menjadi Puding Inovasi Pengurangan Stigma Pangan Tradisional Azzayatul Rahma Mumtazah; Garneta Nur Ramadhina; Hanif Hidayat; Lilik Asmawati; Imam Sopingi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 4 No 1 (2025): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v4i1.4101

Abstract

Jamu sebagai minuman herbal tradisional Indonesia sering dipandang kurang menarik oleh generasi muda karena rasa yang pahit dan stigma sebagai minuman kuno. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi rasa jamu menjadi produk puding yang lebih diterima secara organoleptik, serta mengurangi stigma negatif terhadap pangan tradisional khususnya jamu di kalangan masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu studi literatur formulasi jamu, eksperimen pembuatan puding jamu dengan berbagai varian rasa, dan evaluasi penerimaan produk. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa transformasi jamu menjadi puding dapat meningkatkan penerimaan konsumen dengan tingkat kesukaan mencapai 87% dibandingkan jamu konvensional. Masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 78% tentang nilai ekonomi dan kesehatan dari produk inovatif berbasis jamu. Transformasi ini berhasil mengubah persepsi masyarakat terhadap jamu dari minuman tradisional yang kurang diminati menjadi makanan penutup modern yang menarik, sekaligus melestarikan kearifan lokal dalam bentuk yang lebih kontemporer.
Situs Watugaluh Identitas dan Bukti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Devit Alfariski; Khudrotun Nafisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 4 No 1 (2025): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v4i1.4104

Abstract

Penelitian ini mengkaji Situs Watugaluh sebagai bukti peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, dengan tujuan mengidentifikasi aset historis dan budaya di sekitar situs, merumuskan visi pelestarian komunitas, serta menghasilkan rekomendasi pelestarian yang berkelanjutan. Hasil identifikasi mengungkap keberadaan “Batu Mbah-Mbeh” sebagai aset utama masyarakat sekaligus peninggalan kerajaan Mataram Kuno. Sebagaimana dibuktikan melalui Prasasti Anjukladang tahun 937 M. Berdasarkan konsensus komunitas, disepakati langkah-langkah strategis seperti pemasangan signboard dan pendaftaran situs di Google Maps untuk meningkatkan kesadaran dan aksesibilitas publik. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat lokal melalui partisipasi aktif mampu memperkuat komitmen pelestarian dan menyediakan model replikasi bagi upaya pelestarian situs sejarah lainnya. This study examines the Watugaluh Site as evidence of the legacy of the Ancient Mataram Kingdom, with the aim of identifying historical and cultural assets around the site, formulating a community preservation vision, and producing recommendations for sustainable preservation. The identification results reveal the existence of “Batu Mbah-Mbeh” as the main asset of the community as well as a legacy of the Ancient Mataram Kingdom. As evidenced by the Anjukladang Inscription dated 937 AD. Based on community consensus, strategic steps were agreed upon such as installing signboards and registering the site on Google Maps to increase public awareness and accessibility. These findings indicate that empowering local communities through active participation can strengthen the commitment to preservation and provide a replication model for efforts to preserve other historical sites.
Pembentukan dan Penguatan Nilai Ukhuwah Islamiyah dalam Kehidupan Bermasyarakat Melalui Tradisi Keagamaan Yasinan di Bagorwetan-Nganjuk Mia Indriyati; Intan Rosdiana Arinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 4 No 1 (2025): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v4i1.4105

Abstract

Tradisi Yasinan dan Tahlilan merupakan praktik keagamaan yang mengakar kuat di masyarakat Muslim Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Yasinan dalam pembentukan serta penguatan nilai ukhuwah islamiyah dan solidaritas sosial di Desa Bagorwetan, Nganjuk. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui pengamatan langsung terhadap interaksi sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yasinan bukan sekadar ritual keagamaan melainkan juga berfungsi sebagai media dakwah, sarana silaturahmi, dan wadah untuk mengingat kematian serta mendoakan orang meninggal. Praktik Yasinan di Desa Bagorwetan dilakukan secara rutin diselenggarakan di rumah warga secara bergiliran. Selain itu, Yasinan juga dilakukan pada peringatan setelah meninggalnya seseorang atau saat akan bepergian jauh. Meskipun terdapat kendala seperti kelelahan masyarakat setelah beraktivitas atau benturan dengan kegiatan keagamaan lain, Yasinan tetap kental dan relevan di era milenial.

Page 1 of 1 | Total Record : 5