cover
Contact Name
Ahmad Shafwan S. Pulungan
Contact Email
pulungan.shafwan@gmail.com
Phone
+6281370329288
Journal Mail Official
biosains@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences)
ISSN : 24431230     EISSN : 24606804     DOI : https://doi.org/10.24114/jbio.v6i1
Jurnal Biosains (JBIO) features works of exceptional significance, originality, and relevance in all areas of biological science, from molecules to ecosystems, (ie genetic, microbiology, ecology, biosystematic, biostatistic) including works at the interface of other disciplines, such as chemistry, medicine,physic and mathematics. We also welcome data-driven meta-research articles that evaluate and aim to improve the standards of research in the life sciences and beyond. Our audience is the international scientific community as well as educators, policy makers, patient advocacy groups, and interested members of the public around the world.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013): Bio" : 8 Documents clear
STUDI EKOLOGI WERENG (HOMOPTERA) PADA TANAMAN PADI SAWAH DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Devy Fristanty Manurung; Binari Manurung
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks kelimpahan,indeks dominansi, dan waktu reproduksi wereng betina di tiga kecamatan di kabupaten Serdang Bedagai. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan di areal persawahan padi di kecamatan Sei Bamban (Desa Gempolan), kecamatan Sei Rampah (Desa Penggalangan), kecamatan Teluk Mengkudu (Desa Pekan Sialang Buah). Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan menggunakan jala serangga (insecting net). Pada dua periode yaitu masa tanaman padi dan singgang-singgang padi (setelah panen). Pengambilan serangga wereng dilakukan dengan mengayunkan jala serangga sebanyak 50 kali menyentuh bagian atas tanaman padi dan singgang-singgang padi, yang dilakukan pada bagian Utara, Selatan, Tengah, Barat, dan Timur sehingga setiap sampling berjumlah 250 kali ayunan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 4 kali baik pada masa tanaman padi dan singgang-singgang padi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kabupaten Serdang Bedagai terdapat 14 jenis serangga wereng (Homoptera) pada tanaman padi sawah yakni terdiri atas wereng daun (Leaf hopper) : Recilia dorsalis, Nephottetix nigropictus, Nephottetic virescens, Cicadulina sp., Cofana spectra, Cofana sp.,Cicadella viridis, Empoascaanara sp., Thaia sp., dan wereng batang (Plant hopper) adalah Nilaparvata lugens, Sogatela furcifera, Oliarus sp, Nisia sp., dan Tagosedes sp. Dari hasil penelitian indeks keanekaragaman tertinggi pada masa tanaman padi dan singgang-singgang padi di kecamatan Sei Rampah yaitu 0,17 dan 0,10. Indeks kelimpahan wereng homoptera pada masa tanaman padi yang berada di kecamatan Sei Bamban 694 individu, Sei Rampah 357 individu, dan Teluk Mengkudu 601 individu. Sedangkan pada singgang-singgang padi di lokasi kecamatan Sei Bamban, Sei Rampah dan Teluk Mengkudu yaitu 691, 295, dan 695 individu. Berdasarkan indeks dominansi spesies Recilia dorsalis memiliki tingkat dominansi baik pada masa tanaman padi dan singgang-singgang padi yaitu 1,84 dan 1,47. Puncak waktu reproduksi spesies Recilia dorsalis berlangsung pada bulan Maret. Faktor fisika lingkungan pada masa tanaman padi dan singgang-singgang padi, suhu udara pada setiap kecamatan berkisar antara 27-28 c, dengan kelembaban berkisar antara 81,75-83,00 %, dan kecepatan angin berkisar antara 1,16-1,39 m/detik. 
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS AIR DENGAN KEBIASAAN MAKANAN IKAN BATAK (Neolissochilus sumatranus) DI SUNGAI ASAHAN, SUMATERA UTARA Mesrawati Purba; Ternala Alexander Barus; Syafruddin Ilyas
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12729

Abstract

The study of the water quality relationship and food habits of batak fish (Neolissochilus sumatranus) in Asahan river, North Sumatra was conducted. Aims of this research are to undesrtand the food habits of batak fish , the water quality of Asahan river and relationship between water quality and food habits of batak fish. Fish samples were caught by electrofishing and casnet and stomach content was analysis using volumetric method. Results showed that the batak fish  have allometric growth patten. Based on the data of stomach content shown that 38 organism, the major food of batak fish  based on index preponderance are Cymbella (42,56%), Navicula (56,90%) and Nitschia (47,09 %). Cymbella positively correlated with light penetration, light intensity, DO and BOD5 and negatively correlated with temperature,water current, pH, NO3 and PO4. Navicula positively correlated with water current, pH, DO, BOD5, NO3 and PO4 and negatively correlated with temperature, light penetration and light intensity. Nitzschia positively correlated with light intensity,   temperature, light penetration, pH and PO4 and negatively correlated with water current, DO, BOD5 and NO3. Indicating the condition of Asahan river is relatively in good condition and support fish growth as well
IKAN BATAK (Neolissochillus sumatranus) SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN CADMIUM (Cd) DI PERAIRAN SUNGAI ASAHAN SUMATERA UTARA Rina Marintan Sitorus; Ternala Alexander Barus; Syafruddin Ilyas
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12735

Abstract

Penelitian ikan batak (Neolissochillus sumatranus) sebagai bioindikator pencemaran logam berat Pb dan Cd di sungai Asahan. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan  Januari 2013 di 5 stasiun pengamatan. Sampel yang diambil adalah ikan dan air. Parameter yang diamati adalah logam berat (Pb dan Cd), kualitas air (temperatur, arus, kecerahan dan intensitas cahaya) dan unsur hara (nitrat dan posfat). Kandungan logam berat Pb  di air (<0,01 mg/L) dan pada ikan (<0,054 mg/L)  masih di diluar batas baca untuk deteksi limit. Kandungan Cd di air berkisar antara 0,002-0,007 mg/L, nilai ini masih dibawah baku mutu air golongan I (Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2001), dan di air nilai Cd diluar batas baca untuk deteksi limit yaitu <0,003 mg/L. Konsentrasi logam (Pb dan Cd) di air dan ikan masih memenuhi standar baku mutu. Klasifikasi mutu air kelas IIL dengan metode storet disimpulkan bahwa setiap stasiun tergolong kualitas air kelas A kategori perairan baik sekali.  
VARIASI BENTUK DAUN LATERAL PADA MARGA SELAGINELLA DI SUMATERA UTARA Wina Dyah Puspita Sari
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12731

Abstract

Selaginella merupakan marga tunggal dari suku Selaginellaceae yang terdiri dari kurang lebih 750 jenis di seluruh dunia. Informasi taksonomi mengenai keberadaan Selaginella di Sumatera Utara masih belum lengkap, sehingga diperlukan penelitian yang lebih mendalam mengenai jenis tersebut di daerah ini. Penelitian menggunakan metode taksonomi dengan 87 koleksi spesimen dari Herbarium Bogoriense. Salah satu karakter yang digunakan untuk mengidentifikasi Selaginella adalah daun lateral. Dari karakter daun lateral diperoleh beberapa variasi bentuk yang dapat digunakan untuk proses identifikasi Selaginella lebih lanjut.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS AIR DENGAN KEBIASAAN MAKANAN IKAN BATAK (Tor soro) DI PERAIRAN SUNGAI ASAHAN SUMATERA UTARA Budianto Siregar; Ternala Alexander Barus; Syafruddin Ilyas
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12508

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang hubungan antara kualitas air dengan kebiasaan makanan ikan batak (Tor soro) di perairan Sungai Asahan Sumatera Utara pada bulan November 2012-Januari 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan makanan ikan batak (Tor soro), kualitas air Sungai Asahan, serta hubungan antara kualitas air dengan kebiasaan makanan ikan batak (Tor soro). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan electrofishing dan jala serta isi lambung dianalisis dengan menggunakan metode volumetrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan batak (Tor soro)  memiliki pola pertumbuhan alometrik. Makanan utama ikan batak (Tor soro) berdasarkan Index of Preponderance: Cladophora (47,01%, 62,29%, 71,11%) pada stasiun 1, 4, dan 5. Cymbella (47,57%) pada stasiun 2, Vaucheria (51,46%) pada stasiun 3. Temperatur, Intensitas cahaya, kecerahan dan pH berkorelasi kuat terhadap Cladophora. Nitrat dan posfat berkorelasi kuat terhadap Cymbella. Nitrat berkorelasi kuat terhadap Vaucheria. Kondisi Sungai Asahan secara relatif dalam keadaan baik dan mendukung pertumbuhan ikan batak (Tor soro).
PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus musculus) YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK AIR DAGING BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) Atika Saptaniari Sinaga; Tri Harsono
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) yang diberi ekstrak etanol dan ekstrak air daging buah mahkota dewa. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Hewan dan Laboratorium Kimia Universitas Negeri Medan, pada bulan Mei sampai Juni 2012. Metode dan desain penelitian ini adalah metode eksperimental, menggunakan 24 ekor mencit jantan dengan dosis pemberian ekstrak etanol dan ekstrak air daging buah mahkota dewa pada kelompok perlakuan masing-masing 1ml yang diberikan secara oral menggunakan sonde. Kadar glukosa darah setelah pemberian ekstrak etanol dan ekstrak air daging buah mahkota dewa diukur pada menit ke 240 setelah diberi glukosa 50%. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t (uji test). Hasil penelitian menunjukkan mencit bahwa ekstrak etanol dan ekstrak air daging buah mahkota dewa berpengaruh nyata terhadap kadar glukosa darah. Dimana kadar glukosa darah pada menit ke 240 kelompok kontrol sebesar 122,25 mg/dl. Kelompok mencit yang diberi ekstrak etanol kadar glukosa darah pada menit ke 240 menurun sebesar 83,62 mg/dl (turun 44,25%) dari kadar glukosa darah yang telah diberi glukosa 50%. Kelompok mencit yang diberi ekstrak air, kadar glukosa darah menurun sebesar 89 mg/dl (turun 43,10%) dari kadar glukosa yang diberi glukosa 50%. Hasil uji test menunjukkan bahwa t hitung (3,07) lebih besar dibandingkan dengan t tabel (1,761) maka (H0) menyatakan tidak ada perbandingan kadar glukosa darah mencit yang diberi ekstrak etanol dan ekstrak air daging buah mahkota dewa sehingga (Ha) menyatakan ada perbandingan kadar glukosa darah mencit yang diberi ekstrak etanol dan ekstrak air daging buah mahkota dewa diterima.
PENGARUH PEMBERIAN AMPAS TEH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Atri Gustiana Gultom; Rosita Tarigan
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas teh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang dan untuk mengetahui dosis ampas teh yang paling berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 11 Juni- 30 juli 2012 di Screen House Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Sumatera Utara Jl. Jenderal A. H. Nasution No, 6 Gedung Johor Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 konsentrasi (0 gr, 10 gr, 20 gr, 30 gr, dan 40 gr) dan lima ulangan, sehingga penelitian ini menggunakan 25 unit percobaan. Parameter yang diukur yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat jual buah, jumlah buah dan panjang buah. Dari hasil analisis data penelitian ini diperoleh tanaman dengan perlakan X4 memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS AIR DENGAN KEBIASAAN MAKANAN IKAN BATAK (Tor douronensis) DI PERAIRAN SUNGAI ASAHAN SUMATERA UTARA Ria Lumbantoruan; Ternala Alexander Barus; Syafruddin Ilyas
JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 1, No 2 (2013): Bio
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v1i2.12728

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang hubungan antara kualitas air dengan kebiasaan makanan ikan batak (Tor douronensis) di Perairan Sungai Asahan Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air Sungai Asahan, kebiasaan makanan ikan batak (Tor douronensis) serta hubungan antara kualitas air dengan kebiasaan makanan ikan batak (Tor douronensis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan batak memiliki pola pertumbuhan alometrik. Makanan utama ikan batak berdasarkan indeks prepoderannya adalah Cymbella (56,32%), Navicula (46,65%), Thiothrix (44,25%), dan Ulothrix (76,21%). Temperatur berkorelasi kuat terhadap Thiothrix. Kecerahan berkorelasi kuat terhadap Thiothrix. Intensitas Cahaya berkorelasi sangat kuat terhadap Navicula. Arus berkorelasi kuat terhadap Navicula. Parameter pH berkorelasi sangat kuat terhadap Cymbella. DO berkorelasi kuat terhadap Navicula. BOD 5 berkorelasi kuat terhadap Navicula. NO3 berkorelasi kuat terhadap Thiothrix. PO4 berkorelasi berkorelasi kuat terhadap Thiothrix. Kondisi Sungai Asahan mengindikasikan secara relatif dalam keadaan baik dan mendukung pertumbuhan ikan batak (Tor douronensis).

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL BIOSAINS Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL BIOSAINS Vol. 10 No. 3 (2024): JBIO : JURNAL BIOSAINS (THE JOURNAL OF BIOSCIENCES) Vol 10, No 2 (2024): JBIO : JURNAL BIOSAINS (THE JOURNAL OF BIOSCIENCES) Vol. 10 No. 2 (2024): JBIO : JURNAL BIOSAINS (THE JOURNAL OF BIOSCIENCES) Vol 10, No 1 (2024): JBIO : JURNAL BIOSAINS (THE JOURNAL OF BIOSCIENCES) Vol. 10 No. 1 (2024): JBIO : JURNAL BIOSAINS (THE JOURNAL OF BIOSCIENCES) Vol. 9 No. 3 (2023): JBIO : Jurnal Biosains (The Journal of Biosciences) Vol 9, No 3 (2023): JBIO : Jurnal Biosains (The Journal of Biosciences) Vol 9, No 2 (2023): JBIO : Jurnal Biosains (The Journal of Biosciences) Vol 9, No 1 (2023): JBIO : Jurnal Biosains (The Journal of Biosciences) Vol 8, No 3 (2022): JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 8, No 2 (2022): JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 8, No 1 (2022): JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Biosains Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Biosains Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Biosains Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Biosains Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Biosains Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Biosains Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Biosains Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Biosains Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Biosains Vol 4, No 3 (2018): Jurnal Biosains Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Biosains Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Biosains Vol 3, No 3 (2017): Jurnal Biosains Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Biosains Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Biosains Vol 2, No 3 (2016): Jurnal Biosains Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Biosains Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Biosains Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Biosains Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Biosains Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Biosains Vol 1, No 2 (2013): Bio Hasil Review Fauziyah Harahap More Issue