cover
Contact Name
Mokh. Yahya
Contact Email
myahyaiainska@gmail.com
Phone
+6285726965279
Journal Mail Official
tabasajurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta Jl. Pandawa, Pucangan, Kartasura Sukoharjo 57168, Jawa Tengah Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya
ISSN : 27460789     EISSN : 27460770     DOI : https://doi.org/10.22515/tabasa
Core Subject : Education,
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya facilitates and disseminates scientific articles from academics, teachers, and observers of Indonesian language and literature which includes the following focus and scope. 1. Indonesian language and its development 2. Indonesian literature and its development 3. Teaching Indonesian 4. Teaching Indonesian literature 5. Teaching Indonesian to Foreign Speakers (BIPA) 6. Malay Language and Literature
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 02 (2023)" : 5 Documents clear
Penggunaan Lirik Lagu “Bertaut” Karya Nadin Amizah dalam Keterampilan Menulis Puisi Bertemakan Ibu Iqbal, Muhamad Nur
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v4i02.6213

Abstract

This research aims to determine the use of the lyrics of the song "Bertaut" by Nadin Amizah in the skills of writing mother-themed poetry in class X MIPA 2 SMA Negeri 1 Ciseeng Bogor academic year 2021/2022. The method used in this research is a qualitative descriptive method. Data collection techniques in this research are observation, interviews, tests and documentation. The aspects assessed in poetry writing skills are suitability of theme and meaning, strength of imagination, accuracy of diction, and use of figures of speech and imagery. The results of this research show that the use of the lyrics of the song "Bertaut" by Nadin Amizah in poetry writing skills with the theme of students' mothers at SMA Negeri 1 Ciseeng Bogor for the 2021/2022 academic year received a good response from teachers and students because it was able to become a learning innovation and was able to stimulate students in Learning Activities. This can be proven by the fact that 10 or 28% of students obtained grades in the very good category. The results of the recapitulation of post-test scores show that students obtained an average score of 79.71. Meanwhile, before using song lyrics media, it showed that students only got an average score of 59.85.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan lirik lagu “Bertaut” karya Nadin Amizah dalam keterampilan menulis puisi bertemakan ibu pada siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Ciseeng Bogor Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Aspek yang dinilai dalam keterampilan menulis puisi adalah kesesuaian tema dan makna, kekuatan imajinasi, ketepatan diksi, dan pendayaan majas dan citraan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan lirik lagu “Bertaut” Karya Nadin Amizah dalam keterampilan menulis puisi bertemakan ibu siswa pada SMA Negeri 1 Ciseeng Bogor Tahun Pelajaran 2021/2022 mendapat respons yang baik bagi guru dan siswa karena mampu menjadi inovasi pembelajaran dan mampu menstimulus siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terdapatnya 10 atau 28% siswa memperoleh nilai dengan kategori baik sekali. Hasil rekapitulasi nilai post-test menunjukan peserta didik memperoleh nilai dengan rata-rata 79,71. Sementara sebelum menggunakan media lirik lagu, menunjukan peserta didik hanya memperoleh nilai dengan rata-rata 59,85.
Pola Komunikasi Politik Gibran Rakabuming Raka dalam Perspektif Sosiolinguistik di Media Sosial Twitter Eltikka Nur Sinta; Nanda Fauzi Septiana
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v4i02.6290

Abstract

Political communication is an inseparable part of conveying political actors to society. The purpose of this study was to analyze communication patterns in political communication on Twitter social media used by Gibran Rakabuming Raka the mayor of Surakarta with his Twitter account, namely @gibran_tweet. Data was collected by a listening technique using a note-taking technique. Data analysis was performed using the matching method. Based on the results of data analysis, the form of the choice of speech code used by Gibran Rakabuming Raka varies. The choice of the speech code used is also to the communication needs and the function of the speech. Based on the pattern of choice of speech code used by Gibran Rakabuming Raka as mayor of Surakarta in political communication on Twitter social media, it is classified into two parts, namely based on the relationship between participants and the surrounding situation. In selecting speech codes, Gibran Rakabuming Raka has various patterns with the dominant pattern appearing based on the participant's relationship, there are vertica. while based on the surrounding situation, there are formal and informal patterns.   Komunikasi politik merupakan bagian yang tidak terlepas dari penyampaian pelaku politik terhadap masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola komunikasi dalam komunikasi politik di media sosial twitter yang digunakan oleh Gibran Rakabuming Raka sebagai wali kota Surakarta dengan akun twitternya yaitu @gibran_tweet. Data dikumpulkan dengan teknik simak dengan menggunakan teknik simak-catat. Analisis data dilakukan dengan metode padan. Berdasarkan hasil analisis data, wujud pilihan kode tutur yang digunakan Gibran Rakabuming Raka bervariasi. Pilihan kode tutur yang digunakan juga sesuai kebutuhan komunikasi dan fungsi tuturannya. Berdasarkan pola pilihan kode tutur yang digunakan Gibran Rakabuming Raka sebagai walikota Surakarta dalam komunikasi politik di media sosial twitter diklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu berdasarkan hubungan antar partisipan dan situasi yang melingkupi. Dalam melakukan pilihan kode tutur, Gibran Rakabuming Raka mempunyai pola komunikasi yang menarik dan dominan muncul pola komunikasi hubungan partisipan yaitu pola vertikal. Sedangkan berdasarkan situasi yang melingkupi pola komunikasi formal dan informal.
Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Sintaksis pada Makalah Prodi Perbankan Syariah Risa Nabila; Aizzatur Rifqoh; Azizah Rachmayani
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v4i02.6910

Abstract

One deviation from the rules of language use is language error. Conversational or written language that deviates from the rules includes language errors. Language errors often occur anywhere, anytime, including in professional settings and when writing scientific articles. This is evidenced by research involving the reading of papers from the Islamic Banking study program at UIN Raden Mas Said Surakarta. The paper contains several grammatical errors. To analyze and evaluate language errors at the syntactic level in the fields of phrases and sentences in various student papers of the Islamic Banking study program UIN Raden Mas Said Surakarta, the authors conducted a study. This research utilizes a qualitative approach method. Techniques for collecting data that involve reading and taking notes. The study information comes from a number of papers written by students of the Islamic Banking study program at UIN Raden Mas Said Surakarta. Language problems at the syntactic level can be found in a collection of papers written by students of UIN Raden Mas Said Surakarta in the Islamic Banking study program. According to research findings, there are errors in the field of phrases that occur due to the use of redundant words. In addition, a statement that does not have a subject or predicate, is illogical, contains unnecessary question words, or is not a subject is also a syntax error in a sentence.   Salah satu penyimpangan dari kaidah penggunaan bahasa adalah kesalahan bahasa. Bahasa percakapan atau tertulis yang menyimpang dari aturan termasuk kesalahan bahasa. Kesalahan bahasa sering terjadi di mana saja, kapan saja, termasuk di lingkungan profesional dan saat menulis artikel ilmiah. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang melibatkan pembacaan makalah dari prodi Perbankan Syariah di UIN Raden Mas Said Surakarta. Makalah tersebut mengandung beberapa kesalahan tata bahasa. Untuk menganalisis dan mengevaluasi kesalahan bahasa pada tataran sintaksis pada bidang frasa dan kalimat dalam berbagai makalah mahasiswa prodi Perbankan Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta maka penulis melakukan penelitian. Penelitian ini memanfaatkan metode  pendekatan kualitatif. Teknik untuk mengumpulkan data yang melibatkan membaca dan mencatat. Informasi kajian tersebut berasal dari sejumlah makalah yang ditulis oleh mahasiswa prodi Perbankan Islam UIN Raden Mas Said Surakarta. Masalah bahasa pada tataran sintaksis dapat ditemukan pada kumpulan makalah yang ditulis oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta di prodi Perbankan Islam. Menurut temuan penelitian, ada kesalahan bidang frasa terjadi akibat penggunaan kata yang mubazir. Selain itu, pernyataan yang tidak memiliki subjek atau predikat, tidak logis, mengandung kata tanya yang tidak perlu, atau bukan subjek juga merupakan menjadi kesalahan sintaksis dalam kalimat.
Kesantunan Berbahasa dalam Animasi Adit & Sopo Jarwo episode Festival Tumpeng Meriah Sayyidah Khoizuronah; Muhammad Hasbi Annasiri; Eka Amara Su’da Salsabila; Muhammad Alfa Choirul Murtadho; Muhammad Thoriqussuud
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v4i02.7277

Abstract

Language politeness exits with the aim of realizing effective communication and building interpersonal relationshipsh and minimizing potential conflicts. The form of language politeness can be seen from various points of view and can be learned at the same time, one of which is the animated television show adit sopo jarwo. This study describes politeness in the animated episodes of Adit & Sopo Jarwo Festival Tumpeng Meriah using qualitative methods. This data collection uses recording techniques (listen) and note-taking techniques to find out politeness in language sourced from Adit & Sopo Jarwo's animation. This study focuses on using Leech's theory which contains 6 politeness maxims, namely: (1) wisdom maxim, (2) generosity maxim, (3) appreciation maxim, (4) moderation maxim, (5) agreement maxim, (6) sympathy maxim. The results of this study are 7 data obtained from compliance with politeness in language, namely 1 data each in the maxim of wisdom, the maxim of generosity, the maxim of modesty, the maxim of agreement, the maxim of sympathy, and 2 data of the maxim of appreciation. As for language politeness violations, 4 data were obtained, namely 1 data each on violations of the maxim of generosity, violations of the maxim of appreciation, violations of the maxim of agreement, and violations of the maxim of sympathy.   Kesantunan berbahasa hadir dengan tujuan untuk mewujudkan komunikasi efektif dan membangun hubungan interpersonal dalam interaksi serta memperkecil potensi konflik. Wujud kesantunan berbahasa dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan dapat dipelajari pada saat itu juga salah satunya adalah acara televisi animasi adit sopo jarwo.  Penelitian ini mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam animasi Adit & Sopo Jarwo episode Festival Tumpeng Meriah dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data ini menggunakan teknik rekam (simak) dan teknik catat untuk mengetahui berbagai kesantunan berbahasa yang bersumber dari animasi Adit & Sopo Jarwo. Penelitian ini berfokus menggunakan teori Leech yang terdapat 6 maksim kesantunan, yaitu: (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim kedermawanan, (3) maksim penghargaan, (4) maksim kesederhanaan, (5) maksim pemufakatan, (6) maksim simpati. Hasil penelitian ini terdapat 7 data yang diperoleh dari pematuhan kesantunan berbahasa, yaitu masing-masing terdapat 1 data dalam maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, maksim simpati, serta 2 data pada maksim penghargaan. Adapun pada pelanggaran kesantunan berbahasa diperoleh 4 data, yaitu masing-masing terdapat 1 data pada pelanggaran maksim kedermawanan, pelanggaran maksim penghargaan, pelanggaran maksim pemufakatan, dan pelanggaran maksim simpati.
Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Islam Surakarta: Analisis Wacana pada Materi Khotbah Jumat Arif Bowo, Sigit
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v4i02.9738

Abstract

Religious moderation is a national strategic issue that must be continuously guarded. Religious moderation is vital for all levels of society to create harmony in religion and as a nation. This study aims to describe the results of discourse analysis on the form of religious moderation in Friday sermon material at Islamic universities in Surakarta. The data of this research are words, phrases, clauses, sentences, and discourse in Friday sermon materials at universities in Surakarta. Data collection techniques using record, read, and record techniques. The data analysis technique uses the arithmetic technique. The study results show that the form of religious moderation in Friday sermon material at Islamic universities in Surakarta is divided into the scope and indicators of religious moderation. The scope of religious moderation includes moderation among fellow Muslims, moderation between religions, and moderation within the state. Indicators of religious moderation include national commitment, tolerance, non-violence, and radicalism. Based on the study results, it was concluded that Friday sermon material is a strategic and influential medium in increasing understanding of religious moderation. Moderasi beragama merupakan isu strategis nasional yang harus terus dikawal. Moderasi beragama sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan kerukunan beragama dan berbangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk moderasi beragama pada materi khotbah Jumat di perguruan tinggi Islam di Surakarta. Data penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana dalam materi khotbah Jumat di tiga Perguruan Tinggi Islam di Surakarta, yaitu UIN Raden Mas Said Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Nahdhatul Ulama Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik rekam, baca, dan catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk moderasi beragama pada materi khotbah Jumat di perguruan tinggi Islam di Surakarta terbagi dalam ruang lingkup dan indikator moderasi beragama. Ruang lingkup moderasi beragama meliputi moderasi antar sesama muslim, moderasi antarumat beragama, dan moderasi dalam bernegara. Sementara itu, indikator moderasi beragama meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan dan radikalisme. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa materi khotbah Jumat merupakan media yang strategis dan berpengaruh dalam penguatan moderasi beragama.

Page 1 of 1 | Total Record : 5