cover
Contact Name
Juitania
Contact Email
dedikasi@unpam.ac.id
Phone
+6287873950662
Journal Mail Official
dedikasi@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Suryakencana No.1, Pamulang Bar., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 27989259     DOI : -
Prosiding Dedikasi is a proceeding that publishes the results of community service activities by students. The writings contained are the results of analysis, implementation of science and technology or reflections on community service activities that can solve problems that exist in the community and can be used more broadly by the community. The Dedication Proceedings is published regularly twice a year in March and October. The Dedication Proceedings contains various PKM activities carried out by Accounting Undergraduate Study Program students in overcoming and dealing with various problems that occur in society by applying science and technology that can be useful to improve public welfare. Writers who will submit manuscripts to this Journal of Community Service and Development are requested to be able to read the manuscript writing instructions listed on this page. If the manuscript is not in accordance with the available scriptwriting instructions, the manuscript will be rejected or returned to the author for adjustments to the available manuscript writing instructions.
Articles 103 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI" : 103 Documents clear
SOSIALISASI PENTINGNYA MENGELOLA UANG SAKU SEJAK DINI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN RASA TANGGUNG JAWAB Firmansah Wadani; M Aldi Nugraha; Thariq Muhammad Naser
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengenai pentingnya pengelolaan uang saku sejak dini. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain rendahnya pemahaman siswa dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, kurangnya kebiasaan mencatat pengeluaran, serta belum tumbuhnya sikap tanggung jawab dalam mengelola keuangan pribadi. Kondisi tersebut dapat memicu perilaku konsumtif apabila tidak diberikan edukasi keuangan sejak awal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan materi dasar pengelolaan keuangan, sosialisasi pentingnya perencanaan uang saku, diskusi interaktif, serta simulasi pembuatan anggaran sederhana yang mudah diterapkan oleh siswa. Seluruh kegiatan dirancang secara partisipatif agar siswa dapat memahami materi dengan baik dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar pengelolaan uang, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mulai terbentuknya kebiasaan mencatat pengeluaran secara sederhana. Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang saku. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran siswa untuk mengelola keuangan secara bijak, sehingga diperlukan pendampingan lanjutan agar kebiasaan baik tersebut dapat diterapkan secara konsisten.
MENGELOLA UANG SAKU DENGAN BIJAK SUPAYA BELAJAR HEMAT DAN BERTANGGUNG JAWAB Aissyah Maulida; Hotma Maringan Dame Manalu; Alifia Awanda Putri; Almeda Meiyanti Saputri
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Al-Kamilah dalam mengelola uang saku secara bijak. Permasalahan mitra yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman anak-anak dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, penggunaan uang saku yang belum terencana, serta belum terbentuknya kebiasaan menabung secara konsisten. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi pembentukan perilaku keuangan anak di masa mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan anakanak sehingga terbentuk perilaku hidup hemat dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan literasi keuangan, simulasi pengelolaan uang saku, serta permainan edukatif yang bersifat partisipatif dengan melibatkan 35 anak panti. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mulai mampu memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, memiliki kesadaran untuk menabung, serta lebih bijak dalam menggunakan uang saku dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Sebagai saran, kegiatan edukasi literasi keuangan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan pihak panti asuhan agar kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik dapat terus diterapkan dan berkembang secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PRAKARYA CELENGAN KERTAS UNTUK MENINGKATKAN KEBIASAAN MENABUNG Yahel Efrat Immanuel; Pang Pang Juliyantib; Sulis Amelia; Muhammad Azka Winarno
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan menabung merupakan karakter penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas kegiatan prakarya berupa pembuatan celengan kertas sebagai sarana pemberdayaan kreativitas sekaligus peningkatan kebiasaan menabung pada anak. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Sosial Tangan Kasih, Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada 17 Oktober 2025, dengan melibatkan 20 anak dan pengurus yayasan. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya kesadaran anak dalam menyisihkan uang jajan serta minimnya pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas yang mendukung pembiasaan menabung. Program dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi, pemaparan cara pembuatan celengan kertas, dan pendampingan pembiasaan menabung sejak dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kreativitas anak dalam membuat celengan kertas serta tumbuhnya motivasi dan kebiasaan menabung secara mandiri. Selain itu, anak-anak menjadi lebih antusias mengikuti kegiatan yang bersifat praktik langsung. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembiasaan menabung yang sederhana, menyenangkan, dan mudah diterapkan di lingkungan pendidikan maupun komunitas sebagai upaya pembentukan karakter positif sejak dini.
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN MELALUI EDUKASI MENABUNG BAGI ANAK SMP DI PANTI ASUHAN Dewi Maila Putri Pambayun; Damai Saputra Waruwu; Elva Mifthahul Husna A A; Yeni Darmawan
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat dengan tema “Peningkatan Literasi Keuangan melalui Edukasi Menabung bagi anak SMP di Panti Asuhan” dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang secara bijak sejak usia sekolah tingkat SMP. Pemahaman mengenai cara pengelolaan uang, membedakan kebutuan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung menjadi fondasi dalam membentuk perilaku finansial yang bijak di masa depan. Namun pada kenyataannya, literasi keuangan anak di Indonesia masih tergolong rendah, terutama pada anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Anak panti menghadapi tantangan tersendiri seperti keterbatasan uang saku dan kurangnya edukasi keuangan yang diberikan secara terstruktur. Tidak adanya fasilitas seperti celengan, program menabung rutin, maupun bimbingan dari pengasuh menyebabkan anak kesulitan membangun kebiasaan menabung. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan literasi keuangan, mengajarkan konsep dasar pengelolaan uang, termasuk uang masuk dan uang keluar, melatih anak untuk lebih memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, membentuk kebiasaan menabung melalui metode sederhana seperti metode 50:50, dan menumbuhkan perilaku finansial yang bijak untuk masa depan yang baik. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, kuis edukatif, latihan pencatatan keuangan, dan simulasi menabung. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar keuangan, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta meningkatkan motivasi untuk menyisihkan uang saku secara rutin. Program edukasi menabung bagi anak SMP di panti asuhan mampu meningkatkan literasi keuangan, membangun kebiasaan menabung, serta memperkuat kemampuan siswa dalam mengelola uang secara bijak. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang efektif untuk membentuk karakter finansial yang bertanggung jawab sejak usia remaja. Program edukasi keuangan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar kebiasaan menabung anak semakin terbentuk. Panti asuhan di sarankan membuat program menabung rutin dan mendorong anak untuk membuat catatan keuangan pribadi, hal ini dapat membantu anak mengelola uang lebih bijak.
SOSIALISASI MANAJEMEN KEUANGAN SEDERHANA PADA SISWA SMP ISLAM ASYSYAKIRIN “REMAJA SIAP FINANSIAL: MEMBANGUN KEBIASAAN MENGELOLA KEUANGAN DENGAN BIJAK” Merisa Afrilya Maharani; Rizkia Amelia; Siti Mulia; Raissa Raffa Aurelia
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya mengelola keuangan dengan baik dikalangan pelajar. Perkembangan era digital dan budaya konsumtif di kalangan remaja saat ini menimbulkan tantangan serius terhadap pengelolaan keuangan pribadi sejak dini. Literasi finansial yang rendah dapat berdampak pada kesulitan perencanaan masa depan. Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan kelompok usia krusial yang mulai membentuk kebiasaan finansial jangan panjang, sehingga memerlukan intervensi edukatif yang terstruktur, khususnya mengenai kebiasaan menabung. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi finansial siswa-siswi SMP Islam Asysyakirin dan menanamkan kesadaran akan pentingnya menabung sebagai langkah awal perencanaan keuangan masa depan. Tujuan spesifiknya adalah memberikan pemahaman praktis mengenai konsep menabung, menyusun anggaran sederhana, dan mengidentifikasi tujuan finansial pribadi. PKM dilaksanakan melalui pelatihan dan lokakarya interaktif yang melibatkan materi presentasi, ice breaking untuk melatih konsentrasi siswa, studi kasus kehidupan seharihari, dan simulasi perhitungan menabung. Sasaran utama adalah siswa-siswi SMP Asysyakirin kelas VII. Diharapkan kegiatan ini menunjukan peningkatan signifikan pada skor pemahaman siswa tentang konsep menabung dengan metode 50-30-20. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah terbentuknya remaja siap finansial dengan menumbuhkan kebiasaan menabung yang konsisten pada siswa siswi SMP Asysyakirin, yang akan menjadi pondasi kuat bagi kemandirian dan perencanaan keuangan mereka di masa depan.
MEMBUAT KEMASAN DAN LEBEL PRODUK MINI UNTUK MENGAJARKAN KREATIVITAS DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK Dini; Akbar Ilham Alamin; Deas Zahra Nurhalisa; Surya Arijal Fikri
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Membuat Kemasan dan Label Produk Mini untuk Mengajarkan Kreativitas dalam Mengembangkan Produk” dilaksanakan di SDIT Al-Ikhlas Serpong dengan tujuan meningkatkan kreativitas, pemahaman desain, serta keterampilan dasar pengembangan produk pada siswa kelas 2–4. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra berupa keterbatasan pembelajaran berbasis praktik kreatif, rendahnya pemahaman siswa mengenai fungsi kemasan dan label sebagai identitas produk, serta minimnya media pendukung pembelajaran yang mampu melatih kreativitas, keterampilan motorik halus, dan keberanian siswa dalam menyampaikan gagasan. Kegiatan PKM ini meliputi penyuluhan mengenai fungsi kemasan dan label, demonstrasi penggunaan plastik hologram siap pakai, serta praktik langsung dalam membuat kemasan dan menempelkan label produk. Metode yang digunakan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis praktik yang aplikatif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami peran penting kemasan dan label sebagai identitas produk, serta dapat menerapkan konsep desain sederhana melalui pemilihan ukuran plastik, penempatan label, dan dekorasi visual. Kreativitas siswa meningkat, terlihat dari variasi desain kemasan yang dihasilkan. Kegiatan ini juga berkontribusi pada perkembangan keterampilan motorik halus serta meningkatkan keberanian siswa dalam menyampaikan ide dan berdiskusi. Secara keseluruhan, program PKM ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif terhadap aspek pendidikan, sosial, kreativitas, serta motorik siswa. Meskipun demikian, keterbatasan waktu pelaksanaan menjadi kendala dalam eksplorasi desain secara maksimal, sehingga disarankan adanya program lanjutan atau workshop yang lebih mendalam. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pembelajaran kreatif di sekolah dasar untuk menumbuhkan jiwa inovatif, keterampilan desain sederhana, dan semangat kewirausahaan sejak dini melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung.
SENI, BUDAYA, DAN EKONOMI BERKELANJUTAN: MEMBANGUN EKOSISTEM KREATIF UNTUK GENERASI MENDATANG Afif Fadhila; Syiella Felisa; Fara Diba Maulida; Putri Anastasya
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan konsep dan pentingnya seni budaya dan ekonomi berkelanjutan untuk generasi mendatang di SD Negeri Cibeuteung Muara 03, mengingat pentingnya menanamkan diusia dini. Mitra pengabdian menghadapi beberapa permasalahan yaitu, kekurangan pengetahuan mengenai seni budaya lebih luas. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai seni budaya dalam kerajinan tangan. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi yang menggunakan animasi, praktek membuat kerajinan tangan, dan permainan edukatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan pemahaman meningkat terkait pentingnya serta konsep dalam seni budaya dalam mendaur ulang plastik menjadi gantungan. Dengan menggunakan bahan alami atau daur ulang, siswa/i mampu membuat kerajinan yang unik dan ramah lingkungan. Produk seperti ini memiliki nilai jual lebih tinggi karena semakin banyak konsumen yang peduli pada keberlanjutan. Dari sini siswa belajar bahwa menjaga lingkungan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan keuntungan dan kualitas produk. Program PKM ini sebaiknya dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memperluas jangkauan ke kelas lain dan memperkuat aspek praktik pembuatan kerajinan. Penguatan nilai budaya lokal, pemanfaatan teknologi digital, dan sistem monitoring yang terstruktur juga penting untuk mengukur dampak jangka panjang. Program ini sebaiknya didokumentasikan dalam modul yang dapat direplikasi sebagai model pemberdayaan untuk menanamkan jiwa kewirausahaan dan apresiasi seni budaya pada generasi muda.
MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT AKSI NYATA: POTRET PENGABDIAN PADA YAYASAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT SEJAHTERA (YPMS) Aulia Rahmawati; Fernanda Sefy Atasya; Lutfiani Dwi Aprilia; Nyimas Suci Maharotul Widhi Astuti
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital memberikan dampak signifikan terhadap pola belajar dan perilaku anak usia sekolah dasar. Di satu sisi, kemajuan teknologi membuka akses informasi yang luas, namun di sisi lain juga menimbulkan risiko terhadap pembentukan karakter, seperti menurunnya interaksi sosial, rendahnya disiplin, serta paparan konten negatif. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak, khususnya bagi anak-anak yang berada di lingkungan panti asuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai karakter anak melalui pendekatan pembelajaran interaktif dan berbasis pengalaman di Panti Asuhan Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (YPMS), Tangerang Selatan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi menggunakan media audiovisual, pemutaran video edukatif animasi Nussa, permainan cerdas cermat, serta kegiatan reflektif berupa pohon harapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap nilai kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan sikap saling menghormati. Anak-anak juga menunjukkan antusiasme, keberanian berpendapat, serta kemampuan mengaitkan nilai karakter dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, kegiatan ini memiliki keterbatasan pada durasi pelaksanaan dan evaluasi yang masih bersifat jangka pendek. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter anak melalui pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna, serta berpotensi menjadi model penguatan pendidikan karakter yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
PENDIDIKAN SENI BUDAYA LOKAL SEBAGAI UAPAYA PENGUATAN EKONOMI KREATIF SEJAK DINI Muhamad Fatih Hasiblia; Muhammad Rizky Shabir; Ozi Maratua Ihksan
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMkM) yang dilaksanakan di SDN Cibeuteung Muara 03 merupakan bentuk program edukatif yang mengintegrasikan unsur pembelajaran dan nilai komersial guna memberikan pengalaman praktis kepada peserta didik. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya UMKM sebagai bagian dari persiapan memasuki ekosistem ekonomi kreatif, sekaligus menanamkan kesadaran akan pelestarian seni dan budaya lokal. Proses pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi sederhana pembuatan produk, serta pemutaran media video edukatif yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa memperoleh pemahaman tentang konsep dasar UMKM, potensi usaha yang bersumber dari budaya lokal, teknik pemasaran kreatif, serta cara mengolah sumber daya lingkungan sekitar menjadi produk bernilai ekonomi. Selain meningkatkan wawasan kewirausahaan, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk berpikir kreatif, berani mengemukakan gagasan, dan bekerja sama dalam kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme yang tinggi dari peserta didik, meningkatnya kemampuan dalam mengenali peluang usaha sederhana, berkembangnya kreativitas dalam mengemas unsur budaya sebagai nilai jual, serta tumbuhnya rasa percaya diri dalam merancang ide bisnis. Capaian tersebut menunjukkan bahwa program ini memiliki prospek untuk dikembangkan dan diterapkan di sekolah lain sebagai model pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan ekonomi kreatif di masa mendatang.
MENANAMKAN NILAI KELESTARIAN SENI BUDAYA MELALUI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF SEJAK USIA DINI Bintang Perwira; Fathur Rohman Al Farizi; Muhamad Angga Wijaya
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital perlu diperkenalkan sejak usia dini untuk mendukung peningkatan literasi kreatif dan pelestarian seni budaya. Namun, siswa sekolah dasar masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai cara membuat media promosi yang sederhana, menarik, dan relevan dengan perkembangan digital saat ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi penggunaan Canva sebagai media promosi kreatif dalam mengenalkan seni budaya lokal melalui desain poster, pamflet, dan konten visual digital. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Oktober 2025 di SDN Cibeuteung Muara 03 dengan metode edukasi visual, tutorial langsung, dan demonstrasi penggunaan Canva melalui smartboard di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam membuat desain digital sederhana serta pemahaman elemen visual seperti warna, tipografi, dan keseimbangan tata letak desain. Program ini membuktikan bahwa Canva efektif digunakan sebagai media pembelajaran kreatif sekaligus sarana memperkenalkan seni budaya kepada generasi muda secara menarik dan kontekstual. Kegiatan ini juga mendorong kreativitas, kolaborasi, serta minat belajar siswa sekolah dasar.

Page 7 of 11 | Total Record : 103