cover
Contact Name
Juitania
Contact Email
dedikasi@unpam.ac.id
Phone
+6287873950662
Journal Mail Official
dedikasi@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Suryakencana No.1, Pamulang Bar., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 27989259     DOI : -
Prosiding Dedikasi is a proceeding that publishes the results of community service activities by students. The writings contained are the results of analysis, implementation of science and technology or reflections on community service activities that can solve problems that exist in the community and can be used more broadly by the community. The Dedication Proceedings is published regularly twice a year in March and October. The Dedication Proceedings contains various PKM activities carried out by Accounting Undergraduate Study Program students in overcoming and dealing with various problems that occur in society by applying science and technology that can be useful to improve public welfare. Writers who will submit manuscripts to this Journal of Community Service and Development are requested to be able to read the manuscript writing instructions listed on this page. If the manuscript is not in accordance with the available scriptwriting instructions, the manuscript will be rejected or returned to the author for adjustments to the available manuscript writing instructions.
Articles 511 Documents
MENGENAL DUNIA KERJA AKUNTANSI: DARI SEKOLAH KE PROFESI Nanang Sukoco; Rayhan Putra Setiadi
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman siswa mengenai dunia kerja akuntansi sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan tinggi maupun dunia profesi. Mitra dalam kegiatan ini adalah siswa sekolah menengah yang masih memiliki keterbatasan pengetahuan tentang peran akuntansi, alur pekerjaan akuntan, serta peluang karier di bidang tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan wawasan komprehensif mengenai profesi akuntansi, meningkatkan literasi dasar akuntansi, serta menumbuhkan motivasi siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, simulasi pencatatan transaksi, studi kasus sederhana, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar akuntansi, alur kerja akuntan, serta bidang-bidang profesi seperti auditor, akuntan pajak, dan akuntan manajemen. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri dalam merencanakan pilihan studi dan karier. Dapat disimpulkan bahwa program ini efektif dalam memperkenalkan dunia kerja akuntansi kepada siswa. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah penambahan sesi praktik aplikasi software akuntansi dan pendampingan lanjutan untuk mematangkan keterampilan dasar siswa.
Peningkatan Kreativitas dan Jiwa Wirausaha yang Membentuk Kemandirian Ekonomi Melalui Kegiatan Workshop Kerajinan dan Simulasi Jual Beli Cindy Ameliawati Ichwan; Okta Lia Sari; Aliya Maharani Cahyono; Melly Susanti
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Panti Asuhan Bukit Karmel sebagai upaya meningkatkan kreativitas anak asuh serta memperkenalkan nilai-nilai dasar kewirausahaan sejak dini. Latar belakang kegiatan ini adalah keterbatasan keterampilan praktis dan minimnya pengalaman anak-anak panti dalam aktivitas ekonomi sederhana yang dapat menunjang kemandirian mereka. Permasalahan tersebut mendorong perlunya program pembinaan yang bersifat edukatif dan aplikatif. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung kepada anak asuh dalam mengolah kreativitas menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan kewirausahaan dasar, workshop kerajinan tangan, pendampingan penentuan harga, serta simulasi kegiatan jual beli. Kegiatan dilaksanakan secara interaktif melalui praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kreativitas, kepercayaan diri, pemahaman awal mengenai konsep penentuan harga, serta keterampilan komunikasi peserta dalam proses transaksi sederhana. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai langkah awal dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi anak panti. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan pengembangan materi yang lebih variatif.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PROMOSI DI ERA TEKNOLOGI Firda Aulia Ramadani; Jessica Larasati; Salma Awalia Sa’idah; Talitha Hasna Afifah
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa pengaruh yang sangat besar terutama di generasi muda saat ini. Tetapi, penggunaan media sosial ini tidak diiringi dengan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi secara produktif. Sebagian siswa hanya menjadi konsumen konten dibandingkan menjadi pengguna media digital yang kreatif dan sebagai alat untuk pengembangan diri. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMPN 110 Jakarta dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai digital marketing dan mengarahkan siswa agar mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana untuk promosi, kreativitas dan produktif. Metode pelaksanaan terdiri atas penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab dengan para siswa kelas IX SMPN 110 Jakarta. Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan adanya peningkatan para siswa mengenai konsep dasar digital marketing, strategi promosi sederhana, serta peluang penggunaan media sosial secara produktif. Antusiasme dan respons aktif siswa selama kegiatan menandakan bahwa edukasi digital ini sangat relevan dengan kebutuhan para siswa di era teknologi saat ini. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan keterampilan pemasaran sederhana dan kesadaran para siswa menggunakan teknologi dengan bijak. Pada kegiatan serupa disarankan adanya praktik langsung, seperti latihan membuat konten promosi, simulasi pemasaran melalui media sosial, dan praktik menentukan strategi promosi sederhana. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami konsep dasar digital marketing, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata.
NEXTGEN FINANCE: CARA BARU ATUR UANG DI ERA DIGITAL Muhammad Faiz Zuhdi Supandi; Tustianah; Wahida Nuraini; Angietha Rahmadhanti Putri
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMKM) ini dilaksanakan pada 15 Oktober di SMP Islamiyah Ciputat dengan 50 siswa-siswi SMP Islamiyah Ciputat sebagai partisipan. Rendahnya literasi keuangan di antara para siswa adalah alasan diadakannya program ini. Para siswa kini memegang uang saku yang lebih besar dan memiliki lebih banyak akses untuk berbelanja, tetapi pemahaman mereka tentang cara mengelola keuangan belum berkembang sejalan dengan itu. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman manajemen keuangan siswa, serta cara siswa bisa dengan mudah mengelola keuangannya lewat smartphone mereka. Program dilakukan lewat metode penyuluhan materi dasar, praktik, dan diskusi tanya jawab untuk evaluasi akhir. Antusiasme siswa selama program, disertai keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mereka mengenai pengelolaan keuangan yang tepat. Program ini membantu siswa meningkatkan literasi keuangan digital siswa SMP Islamiyah Ciputat dan memudahkan mereka mempraktikkan pengelolaan uang melalui aplikasi keuangan di smartphone, sehingga pemahaman dan perilaku finansial mereka menjadi lebih baik dan sesuai dengan tuntutan era digital. Sebagai saran, edukasi keuangan digital perlu diteruskan secara rutin dengan program yang terarah dan melibatkan praktik langsung serta dukungan guru dan orang tua, sehingga kebiasaan finansial siswa dapat terbentuk dengan lebih baik.
PEMBERDAYAAN LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI UNTUK MENGEMBANGKAN TALENTA EKONOMI KREATIF DI TK AR RIZQY Evi Febriyanty; Risky Aulia; Tasya Nur Kamila
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains dan teknologi pada anak usia dini sebagai dasar pengembangan bakat ekonomi kreatif di TK Ar-Rizqy, Tangerang. Pelaksanaan kegiatan ditemukan dari hasil observasi yang menunjukkan bahwa peserta didik masih memiliki keterbatasan dalam mengakses pembelajaran berbasis teknologi dan belum mendapatkan pengalaman belajar langsung yang membantu memahami konsep sains serta perilaku ekonomi sederhana, seperti kebiasaan menabung. Pihak sekolah juga menyampaikan bahwa motivasi serta kreativitas anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis inovasi masih rendah. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat literasi sains dan teknologi melalui aktivitas praktik yang memadukan penggunaan media digital dan kegiatan kreatif sebagai sarana eksplorasi peserta didik. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan experiential learning, melalui pemutaran video animasi edukatif, diskusi interaktif tentang nilai uang serta manfaat menabung, dan workshop pembuatan celengan kreatif sebagai produk sederhana dalam pengembangan ekonomi kreatif anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keaktifan dan pemahaman anak terhadap konsep menabung serta kemampuan menghasilkan karya kreatif yang dapat digunakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak mulai membangun kebiasaan menabung menggunakan celengan hasil kreasi mereka sendiri. Keseluruhan kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis teknologi yang dipadukan dengan aktivitas kreatif mampu meningkatkan literasi sains dan keterampilan ekonomi kreatif pada anak usia dini. Sebagai tindak lanjut program, sekolah disarankan merencanakan kegiatan pameran karya dan mini market anak sebagai bentuk implementasi langsung ekonomi kreatif pada tahap berikutnya.
DARI MIMPI JADI REALITA: PROGRAM EDUKASI MENABUNG DAN AKUNTANSI DASAR BAGI ANAK PANTI ASUHAN Ahmad Syamsul Maarif; Vito Kareliansyah Ramadhan; Taqqiya Ayu Shima; Tri Wahyuni
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi keuangan dan kebiasaan menabung pada anak panti asuhan, sehingga mereka berisiko kesulitan mengelola uang ketika harus hidup mandiri di masa depan. Mitra dalam kegiatan ini adalah Panti Asuhan Intifa Cinta Yatim & Dhuafa Al-Ikhwaniyah yang mayoritas anak asuhnya belum bisa membedakan kebutuhan dan keinginan serta belum memiliki kebiasaan mencatat uang masuk dan keluar. Tujuan program ini adalah meningkatkan pemahaman anak tentang konsep menabung dan akuntansi dasar, melatih keterampilan sederhana dalam menyusun prioritas pengeluaran, serta menumbuhkan motivasi menabung untuk mewujudkan cita-cita. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif mengenai fungsi akuntansi dan konsep debit–kredit, latihan pencatatan transaksi dalam bentuk ayat jurnal, diskusi dan tanya jawab, serta kegiatan kreatif menempelkan stiker nama dan cita-cita pada celengan pribadi sebagai media praktik menabung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengklasifikasikan transaksi dan mencatat debit–kredit, dengan persentase ketepatan jawaban individu berada pada kisaran 70% hingga 100% dan rata-rata nilai sebesar 83%. Selain itu, anak terlihat lebih percaya diri, antusias mengikuti latihan, serta menunjukkan motivasi baru untuk menabung melalui penggunaan celengan impian yang dikaitkan dengan cita-cita masing-masing. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan disertai media kreatif efektif untuk meningkatkan pemahaman akuntansi dasar sekaligus mendorong perilaku menabung pada anak panti asuhan. Saran ke depan adalah pengembangan program pendampingan berkelanjutan dan penambahan sesi latihan agar kebiasaan menabung dan keterampilan pencatatan keuangan dapat semakin menguat.
EDUKASI UNTUK GENERASI ANTI BOROS SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER HEMAT PADA SISWA SMP Nuraini Ramadani; Darra Juniar
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berjudul “Generasi Anti Boros” dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan manajemen keuangan pada remaja yang kerap mengalami masalah pengeluaran tidak terkendali akibat minimnya literasi finansial. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok remaja di lingkungan sekolah yang menunjukkan rendahnya kemampuan dalam merencanakan anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengatur prioritas keuangan harian. Tujuan kegiatan ini adalah membentuk perilaku bijak dalam mengelola uang sejak usia dini sehingga tercipta generasi yang mampu mengambil keputusan finansial secara rasional dan bertanggumg jawab. Metode pengabdian menggunakan pendekatan sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan praktis melalui simulasi anggaran, permainan edukasi keuangan, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai konsep literasi finansial dasar, termasuk cara menyusun anggaran sederhana, menentukan prioritas belanja, serta menghindari pola konsumtif. Peserta juga mampu mempraktikan strategi hemat melalui pencatatan pengeluaran dan perencanaan mingguan yang lebih terstruktur. Kegiatan ini disimpulkam efektif dalam menumbuhkan pola pikir anti boros serta memberikan dampak positif terhadap kemampuan peserta dalam menerapkan kebiasaan finansial yang sehat. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan lanjutan agar perilaku hemat dapat terus dipertahankan serta perluasan program ke sekolah untuk meningkatkan jangkauan manfaat.
PENGENALAN LITERASI KEUANGAN DASAR DAN SIMULASI USAHA SEDERHANA BAGI ANAK PANTI ASUHAN Puji Tri Astuti; Asti Widya Zailanti; Audia Prihartini; Zuriama Gea
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman literasi keuangan dasar bagi anak-anak panti asuhan, khususnya mereka yang berada pada jenjang pendidikan SD dan SMP. Mitra kegiatan, yaitu Yayasan Sahabat Yatim Mandiri di Pamulang, memiliki permasalahan kurangnya pemahaman anak terkait pengelolaan keuangan dan juga dalam berwirausaha anak. Oleh karena itu, kami bermaksud memperkenalkan konsep dasar pengelolaan uang serta menumbuhkan keterampilan anak melalui simulasi usaha sederhana yang asyik dan menarik. Metode yang di terapkan meliputi interaksi interaktif, permainan edukatif, diskusi kelompok, dan praktik simulasi usaha. Peserta diarahkan untuk menentukan harga jual, mencatat transaksi, serta menghitung keuntungan atau kerugian dari aktivitas jual beli yang mereka lakukan secara langsung. Hal ini dirancang agar pembelajaran terasa menyenangkan dan dekat dengan situasi nyata yang sering mereka temui, seperti aktivitas jual beli makanan ringan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak mengenai konsep kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung sejak dini, serta cara mengelola uang agar lebih teratur. Selain itu, simulasi usaha terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri, kerja sama, dan kreativitas peserta. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan pemahaman awal peserta tentang literasi keuangan dan memotivasi peserta untuk mulai menerapkan prinsip sederhana kewirausahaan dan menabung dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai saran, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan dikembangkan dengan materi yang lebih variatif agar dampak peningkatan literasi keuangan dan jiwa kewirausahaan anak dapat berlangsung secara optimal dan berkesinambungan.
SOSIALISASI PENTINGNYA MENGELOLA UANG SAKU SEJAK DINI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN RASA TANGGUNG JAWAB Firmansah Wadani; M Aldi Nugraha; Thariq Muhammad Naser
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengenai pentingnya pengelolaan uang saku sejak dini. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain rendahnya pemahaman siswa dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, kurangnya kebiasaan mencatat pengeluaran, serta belum tumbuhnya sikap tanggung jawab dalam mengelola keuangan pribadi. Kondisi tersebut dapat memicu perilaku konsumtif apabila tidak diberikan edukasi keuangan sejak awal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan materi dasar pengelolaan keuangan, sosialisasi pentingnya perencanaan uang saku, diskusi interaktif, serta simulasi pembuatan anggaran sederhana yang mudah diterapkan oleh siswa. Seluruh kegiatan dirancang secara partisipatif agar siswa dapat memahami materi dengan baik dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar pengelolaan uang, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mulai terbentuknya kebiasaan mencatat pengeluaran secara sederhana. Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang saku. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran siswa untuk mengelola keuangan secara bijak, sehingga diperlukan pendampingan lanjutan agar kebiasaan baik tersebut dapat diterapkan secara konsisten.
MENGELOLA UANG SAKU DENGAN BIJAK SUPAYA BELAJAR HEMAT DAN BERTANGGUNG JAWAB Aissyah Maulida; Hotma Maringan Dame Manalu; Alifia Awanda Putri; Almeda Meiyanti Saputri
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Al-Kamilah dalam mengelola uang saku secara bijak. Permasalahan mitra yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman anak-anak dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, penggunaan uang saku yang belum terencana, serta belum terbentuknya kebiasaan menabung secara konsisten. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi pembentukan perilaku keuangan anak di masa mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan anakanak sehingga terbentuk perilaku hidup hemat dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan literasi keuangan, simulasi pengelolaan uang saku, serta permainan edukatif yang bersifat partisipatif dengan melibatkan 35 anak panti. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mulai mampu memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, memiliki kesadaran untuk menabung, serta lebih bijak dalam menggunakan uang saku dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Sebagai saran, kegiatan edukasi literasi keuangan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan pihak panti asuhan agar kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik dapat terus diterapkan dan berkembang secara berkelanjutan.