cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
gigih@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27220192     EISSN : 27220184     DOI : https://doi.org/10.23960/jtii.v5i2.92
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri merupakan jurnal ilmiah online yang dibuat untuk wadah publikasi artikel-artikel ilmiah dari para peneliti, perekayasa dan akademisi, sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah mengenai publikasi ilmiah. Dalam jurnal ini akan dimuat artikel ilmiah dalam bentuk artikel review, hasil penelitian, hasil pengembangan teknologi dan inovasi hasil produk sebagai bentuk penerapan metode. Dewan redaksi diisi oleh Dosen, Peneliti dan Praktisi berbagai bidang ilmu Teknik dan beberapa mitra bestari yang direkrut dari luar.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023)" : 6 Documents clear
Pengaruh Konsentrasi H2SO4 Dan Waktu Fermentasi Terhadap Proses Pembuatan Bioetanol Berbahan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Wulandari, Putri Andini; Fatimura, Muhrinsyah; Fitriyanti, Reno
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.75

Abstract

Eceng gondok atau Eichhornia crassipes merupakan tumbuhan yang banyak mengandung selulosa yaitu 64,51%, pentosa 15,611 % dan 7,69 % lignin. Jumlah selulosa yang sangat tinggi ini memungkinkan eceng gondok dapat diolah menjadi bioetanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam sulfat sebagai katalis dalam proses hidrolisis terhadap kadar glukosa yang dihasilkan dan lamanya fermentasi terhadap banyaknya jumlah bioetanol yang diperoleh dari eceng gondok sebagai bahan bakunya. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan beberapa tahapan meliputi preatreatment, delignifikasi, hidrolisis, fermentasi, destilasi, dan pengujian kadar bioetanol menggunakan alkoholmeter. Larutan NaOH 5% digunakan selama proses delignifikasi untuk menghilangkan lignin. Hasil dari proses delignifikasi akan dilakukan proses hidrolisis menggunakan larutan H2SO4 dengan variasi konsentrasi 3 %, 5 %, 6 %, dan 7 %, sedangkan waktu fermentasi yang dilakukan selama 72 jam, 96 jam, dan 120 jam. Pada proses fermentasi, ragi yang digunakan adalah ragi tape (Saccharomyces cerevisiae). Berdasarkan hasil penelitian ini, pada proses hidolisis menggunakan asam sulfat konsentrasi 6 % diperoleh kadar glukosa tertinggi sebesar 17,17 %  dan kadar bioetanol tertinggi sebesar 10,096 % dengan waktu fermentasi selama 72 jam. 
Ekstraksi Likopen dari Buah Tomat (Solanum lycopersicum) Menggunakan Pelarut Etil Asetat dengan Metode Ultrasonik Lismeri, Lia; Oktapia, Sri; Utami, Herti; Darni, Yuli; Azhar, Azhar
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.76

Abstract

Warna merah yang cerah pada tomat berasal dari senyawa karotenoid terutama likopen. Buah tomat yang kaya akan likopen dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan dan mencegah kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yield likopen yang dihasilkan dari ekstraksi tomat. Proses ekstraksi ini menggunakan metode ultrasonik untuk meningkatkan yield likopen dan waktu ekstraksi yang lebih cepat dari pada metode konvensional. Ekstraksi dilakukan dengan pelarut semi polar berupa etil asetat 98% (v/v). Variabel yang digunakan yakni rasio bahan dengan pelarut yaitu 1:3, 1:4 dan 1:5 (b/v) serta waktu ekstraksi selama 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 menit. Ektrak tomat yang dihasilkan dianalisa menggunakan  spektrofotometri dan FTIR (Fourier Transform Infrared). Hasil terbaik pada proses ekstraksi ini ialah pada rasio bahan dengan pelarut yakni 1:5 (b/v) dengan waktu ekstraksi 60 menit diperoleh total hasil likopen yaitu 0,139 mg/ g bubuk tomat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likopen yang terekstrak sudah sesuai standar pada penelitian terdahulu dan terjadi peningkatan yield likopen yang diekstraksi menggunakan metode ultrasonik yakni sebesar 83% dari metode konvensional. 
Pengaruh Fly Ash Batubara Sebagai Adsorben Pada Limbah Cair Kain Jumputan Palembang Novitasari, Chicha; Sefentry, Aan; Fatimura, Muhrinsyah
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.77

Abstract

Permasalahan lingkungan saat ini banyak sekali didominasi oleh pencemaran limbah cair terhadap lingkungan perairan salah satunya limbah cair tekstil rumahan seperti limbah cair kain jumputan. Adsorpsi dapat dijadikan alternatif  pengolahan limbah tersebut. Jenis adsorben yang dapat digunakan diantaranya fly ash batubara. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan % penurunan pH, COD, BOD dan TSS serta mengetahui berat massa adsorben yang optimum pada limbah cair kain jumputan Palembang. Komponen yang dipakai di penelitian ini ialah berat fly ash 2 gram dan 5 gram, dengan variasi waktu pengadukan 90 dan 150 menit. Dan kecepatan putaran 150 rpm. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah massa adsorben 5 gram dan waktu pengadukan 150 menit dengan penurunan pH 9,3%,COD sebesar 63%, BOD sebesar 85%, dan TSS sebesar 28% dengan penurunan awal 7,5 menjadi 6,8 untuk pH, 330 mg/L menjadi 120 mg/L untuk COD, 245 mg/L menjadi 35 mg/L untuk BOD, dan 66 mg/L menjadi 47 mg/L untuk TSS. Hasil dari penelitian ini memenuhi syarat Baku Mutu yang ditetapkan oleh  Keputusan Gubernur Sumatera Selatan No 08 Tahun 2012 yaitu 6,0-9,0 untuk pH, 150 mg/L untuk COD, 60 mg/L untuk BO D, dan 50 mg/L untuk TSS.
Pengaruh Temperatur Gelatinisasi dan Penguat Selulosa Batang Sorgum Terhadap karakteristik Fisik dan Mekanik Bioplastik Darni, Yuli; Utama, Swarna Dharma; Haviz, Muhammad; Lismeri, Lia; Utami, Herti
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu gelatinisasi campuran pati sorgum dengan gliserol, kitosan, dan batang sorgum terhadap karakteristik bioplastik sehingga dihasilkan bioplastik yang memiliki sifat mekanik dan sifat fisik yang menyerupai plastic komersial LDPE. Pada penelitian ini bioplastik dibuat dengan mencampurkan pati sorgum yang ditepungkan, kitosan sebagai biopolimer dan penguat menggunakan batang sorgum dengan variasi konsentrasi penguat (0,4, 0,6, 0,8, dan 1 gram), ukuran pati dan kitosan lolos ayakan 200 mesh dan waktu pengadukan 30 menit. Pada penelitian ini juga dilakukan variasi temperatur gelatinisasi pada 80 ˚C, 85 ˚C, dan 90 ˚C, konsentrasi plasticizer gliserol yang digunakan 20% berat dari berat total. Hasil penelitian yang terbaik diperoleh yaitu kuat tarik 8,34 MPa, pemanjangan 25,87%, dan modulus young 32,22 MPa, Penyerapan air 47%, densitas 1,57 g/ml, spectrum FTIR terdapat gugus O-H, C-H, C≡C dan N-H
Pengaruh Temperatur Terhadap Karakteristik Zeolit Sintesis Daun Bambu (Gigantochloa Atter) Menggunakan Metode Hidrotermal dan AplikasinyPengaruh Temperatur Terhadap Karakteristik Zeolit Sintesis Daun Bambu (Gigantochloa Atter) Menggunakan Metode Hidrotermal dan Aplikasinya Terhadap Penyerapan Ion Logam Mn2+a Terhadap Penyerapan Ion Logam Mn2+ Merza, Ulfa; Muis, Lince; Suryadi, Hadistya
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.81

Abstract

Daun bambu merupakan limbah dari tumbuhan bambu yang dapat mencemari lingkungan sehingga perlu dilakukan pemanfaatan untuk meningkatkan nilai ekonomisnya serta mengurangi dampak buruknya terhadap lingkungan salah satunya yaitu dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk pembuatan zeolit. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah daun bambu sebagai bahan dasar pembuatan zeolit yang digunakan sebagai adsorben. Metode pembuatan zeolit yang umum dan banyak digunakan adalah metode alkali hidrotermal. Dalam penelitian ini proses sintesis zeolit dari daun bambu menggunakan metode alkali hidrotermal dengan waktu 6 jam dan variasi temperatur hidrotermal 90oC, 120 oC dan 150 oC. Zeolit sintesis yang diperoleh dari metode alkali hidrotermal tersebut dikarakterisasi dengan menggunakan Difraksi Sinar-X. Hasilnya adalah zeolit sodalit yang dihasilkan dari variasi temperatur hidrotermal 150 oC dengan bentuk kristal kubik berukuran kecil saling berikatan membentuk geometri memanjang. Kemampuan adsorpsi dari zeolit sintetis yang dihasilkan diuji dengan menggunakan ion logam Mn2+. Kapasitas adsorpsi yang dihasilkan adalah 24,92 mg/g dan efisiensi adsorpsi adalah sebesar 99,69%. 
Delineasi Struktur Geologi Daerah Panasbumi Berdasarkan Analisis Derivatif Metode Gayaberat Halim, Muhammad Rizqi; Sarkowi, Muh; Wibowo, Rahmat Catur; Indragiri, N Muhammad
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.74

Abstract

Potensi panas bumi di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar seperti yang ada pada daerah Sulawesi tepatnya pada Lembar Pangkajene dan Watampone Barat. Potensi panas bumi pada daerah ini diperkirakan berkaitan dengan struktur geologi. Pada penelitian ini dilakukan analisis struktur geologi dengan menggunakan metode gaya berat dengan tujuan untuk memperoleh pola Anomali Bouguer gaya berat, mengestimasi kedalaman zona anomali regional dan anomali residual gaya berat menggunakan analisis spektral, serta mengidentifikasi struktur geologi pada daerah penelitian. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data digitalisasi pengukuran oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi pada tahun 1990. Pengolahan yang dilakukan yaitu meliputi analisis spektrum kemudian pemisahan anomali regional dan residual lalu dilakukan identifikasi struktur geologi dengan menggunakan filter Second Vertical Derivative (SVD). Hasil analisis spektrum didapatkan kedalaman anomali regional daerah penelitian adalah 4620,9 m dan kedalaman anomali residual adalah 378,0 meter. Dari hasil analisis derivatif diidentifikasi terdapat struktur SVD berarah Utara-Selatan, Utara-Barat Daya, Timur Laut-Barat Daya, Barat Laut-Selatan dan juga Barat Laut-Tenggara selain itu juga struktur SVD ini memiliki korelasi dengan struktur pada peta geologi regional daerah penelitian. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6