cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA" : 24 Documents clear
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI SUPERVISI EDUKATIF KOLABORATIF SECARA PERIODIK Endang Titik Lestari, Endang Titik Lestari
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Endang Titik LestariABSTRAKPenelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di SDN Candisari KecamatanBanyuurip kabupaten Purworejo. Jenis tindakan dalam penelitian ini adalahberupa tindakan nyata yaitu membimbing guru dalam melaksanakankegiatan pembelajaran melalui supervisi Akademik. Penelitian dilakukanpada semester I, tepatnya pada bulan Juli-Nopember 2018. Subjekpenelitian tindakan sekolah ini adalah guru kelas di SDN Candisari yangberjumlah 6 orang guru. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebutdapat disimpulkan bahwa kompetensi guru meningkat dalam menyusunrencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasibelajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Untukitu, peneliti menyarankan agar supervisi edukatif kolaboratif dapatdilaksanakan di sekolah-sekolah secara periodik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kompetensi guru meningkat setelah dilakukantindakan yang berupa supervisi edukatif kolaboratif secara periodik darisiklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalammenyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilaiprestasi belajar, dan melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajarsiswa. Berdasarkan hasil supervisi edukatif siklus I dan siklus IIkompetensi guru meningkat, yaitu siklus I kompetensi guru dalammenyusun rencana pembelajaran siklus I mencapai 71,88% sedangkansiklus II 100%. Kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran siklusI mencapai 72,18% sedangkan siklus II mencapai 93,90%. Kompetensiguru dalam menilai prestasi belajar siklus I mencapai 81,11% sedangkansiklus II 85,11%. Kompetensi guru dalam melaksanakan tindak lanjutpenilaian prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai 59,80% sedangkansiklus II 79,60 %. Dengan demikian tindakan siklus II rata-rata sudahmencapai 89,65%. Di mana rata rata pada siklus I mencapai 71,24%. Jadikenaikan antara rata-rata siklus I dan siklus II adalah mencapai rata rata18,41%.Kata kunci: kompetensi guru, supervisi edukatif, kolaboratifThis Classroom Action Research took place in State Elementary School(SDN) Candisari Bayuurip District, Purworejo Regency. The type of actionin this research is real action i.e. guiding teachers in teaching sessionsthrough academic supervision. This research took place during semester I,between July-November 2018. Research subjects are teachers at SDNCandisari as many 6 people. According to he result from the research it canbe concluded that teachers’ competence improved in formatting studyplans, providing teaching sessions, evaluating students’ achievement, and Endang Titik Lestari adalah Kepala SD Negeri Candisari Kecamatan Banyuurip KabupatenPurworejo.Jurnal Sosialita, Vol. 12, No.2, November 2019 Endang Titik, Peningkatan Kompetensi…326giving follow up to the result. Therefore, the researcher advises to holdeducational-collaborative supervision periodically at schools. The resultfrom the research indicates that teachers’ competence rose after receivingthe provision of educational-collaborative supervision periodically romcycle I until cycle II. The improvement included rise in ability to formatstudy plans, providing teaching sessions, evaluating students’ academicachievement and giving follow up to the result. Based on he result fromeducational-collaborative supervision in cycle I and cycle II, teachers’competence improved i.e. in cycle I reached 71,88% and culminated incycle II to 100%. Teachers’ competence in providing teaching session incycle I reached 72,18% and rose to 93,90% in cycle II. Teachers’competence in evaluating students’ academic achievement in cycle Ireached 81,11% and rose to 85,11% in cycle II. Teachers competence ingiving follow up to students’ academic achievement in cycle I reached59,80% and rose to79,60 % in cycle II. Therefore action in cycle IIaveraged 89,65% compared to 71,24% in cycle I. The conclusion isbetween cycles I and II there was 18,41% averaged improvement.Keywords: teachers’ competence, educational supervision collaborative
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) MATA PELAJARAN IPS Puji Sujati, Puji Sujati
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puji SujatiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan keaktifandan hasil belajar IPS dengan menggunakan metode bermain peran ( RolePlaying) pada siswa Kelas V SD Negeri Klegung 1 Tempel SlemanYogyakarta, Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini dilakukan di SDNegeri Klegung 1 Tempel Sleman pada Siswa kelas V dengan jumlah siswa28 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi,observasi, dan catatan hasil observasi. Teknik analisis data dilakukan secarakualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denganmenggunakan metode bermain peran (role playing), maka hasil belajarsiswa setiap siklusnya mengalami peningkatan dari rerata 74.10 denganketuntasan belajar 39.28% pada pra siklus meningkat menjadi 76.64 denganketuntasan 64.28% pada siklus I, dan meningkat menjadi 78.42 denganketuntasan belajar 92.85% pada siklus II. Keaktifan siswa mengalamipeningkatan dari rerata skor 69,28 pada pra tindakan, meningkat menjadi73,35 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 76,5 pada 76,5. Hal iniberarti pula bahwa penerapan pembelajaran IPS dengan metode bermainperan (role playing) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswakelas V di SD Negeri Klegung 1 Tempel, Sleman, Yogyakarta tahun2011/2012.Kata Kunci : hasil belajar, keaktifan, metode bermain peranThis research aimed to identify effort to improve student’s social studieslearning activeness and learning achievement through role playing methodin the Grade V of Klegung I state Elementary School, Tempel, Sleman,Yogyakarta in 2011/2012 School Year. The present research was conductedin the grade V of Klegung I State Elementary Schol, Tempel with 28students as subjects. Data collection method adopted were documentation,observation, and observation result recording. Qualitative and quantitativedata analysis were conducted. The result showed that through role playingmethod, student’s learning achievement increased in each cycle, i.e. fromthe averages of 74,10 to be 76,64 and 78,42 with learning mastery of39.28% to be 64.28%and 92.85%in pre-, first-, and second-cycles,respectively. In the activeness studies increased in each cycle from 69.28 tobe 76.5 in pre-, first, and second cycles. This also indicated that roleplayingmethod in social Studies learning was able to improve theactiveness and student’s learning achievement in the grade V of Klegung IState elementary school, temple, sleman, Yogyakarta in 2011/2012 schoolyear.Keywords : learning achievement, activeness, role playing method
PENINGKATAN KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH MELALUI PEMBIMBINGAN DENGAN TEKNIK SUPERVISI INTEL Santoso, Santoso
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SantosoABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi supervisikepala sekolah melalui pembimbingan dengan teknik supervisi Intel. Dalampenelitian ini dilaksanakan 2 (dua) siklus. Setiap siklus terdiri empatlangkah yakni perencanaan, tindakan, pengamatan atau observasi danrefleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbingan olehpengawas dan kompetensi supervisi kepala sekolah sebelum dilakukanpembimbingan dengan teknik supervisi Intel masih rendah. Hasil evaluasidiri proses pembimbingan memperoleh skor nilai 2,00 sedangkankompetensi supervisi kepala sekolah dengan nilai rerata 63,08. Setelahdilakukan pembimbingan dengan teknik supervisi Intel terdapatpeningkatan, hasil pengamatan pembimbingan oeh pengawas mencapai3,10 pada siklus I, dan pada siklus II mencapai 3,20 dengan kategori AmatBaik. Kompetensi Supervisi kepala sekolah mencapai rerata 75,88 padasiklus I, dan pada siklus II rerata nilai kompetensi supervisi kepala sekolahadalah 84,12. Total kenaikan dari kondisi awal ke kondisi akhir adalah21,04 atau 33,35 %Kata Kunci : Pembimbingan, Supervisi Intel, Kompetensi Supervisi KepalaSekolah.This research purports to improve headmasters’ supervisory competenceusing intel supervision technique guidance. This research was conducted in2 (two) cycles. Each cycle consisted of four stage i.e. planning, action,observation and reflection. The result of the research indicates thatguidance by supervisors and headmasters’ supervisory competence prior tothe provision of intel supervision technique guidance were low. Selfevaluationresulted in supervision score 2,00 while headmasters’supervisory competence averaged 63,08. After the implementation of intelsupervision technique guidance there was improvement i.e. result fromsupervision evaluation by observers reached 3,10 in cycle I, and in cycle IIimprove further to 3,20 and falls within Very Good category. Headmasters’supervisory competence averaged 75,88 in cycle I, and in cycle II theirsupervisory competence rose to 84,12. Total improvement from originalstate to final state is 21,04 atau 33,35 %Keywords: Guidance, Intel Supervision, Headmasters’ supervisorycompetence
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG LUAS DAN VOLUME KUBUS, BALOK, PRISMA DAN LIMAS DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING PESERTA DIDIK Sri Asih, Sri Asih
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sri AsihABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dengan tujuan Meningkatkan Hasil Belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing Peserta Didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Spiral dari Kemmis dan Taggart (1988). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 1 Tempel, Sleman Sejumlah 32 peseta didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan tes hasil belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing Data yang terkumpul dianalisis dengan metode diskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam pembelajaran Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing ini apabila tercapai ketuntasan belajar klasikal >85%, dan dengan ketuntasan individu >75 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing peserta didik sebesar 87.50% (baik sekali), hal ini dapat dilihat bahwa pembelajaran Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing perolehan pada siklus I adalah 12,50% sedangkan pada siklus II mencapai 87,50%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran Problem Posing dapat meningkatkan hasil belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 1 Tempel, Sleman.Kata Kunci : hasil belajar, problem posing.This research was conducted during April – May 2017 aiming to improve the students’ learning outcomes in calculating the areas and volumes of Cube, Block, prism, and pyramid using Problem Posing approach. This was a classroom action research with Kemmis and Taggart’s Spiral model (1988). Subjects involved 32 students of Class VIIID at SMP Negeri 1 Tempel, Sleman. Data were collected through the use of observation and learning outcomes test of calculating cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach. The data gathered were analyzed on descriptive-quantitative basis. The criteria of success in calculating cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach refers to the classical and individual learning mastery of > 85% and of > 75%, respectively. The result of this research indicated that the learning outcomes in calculating the area of cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach of students as 87.50% (very good); this was indicated by the students’ learning outcomes of calculating the area of Sri Asih adalah Guru SMP Negeri 1 Tempel.Jurnal Sosialita, Vol. 12, No.2, November 2019 Sri Asih, Upaya Meningkatkan…384cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach in cycle I and II were 12.50% and 87.50%, respectively. Based on the data, it is concluded that the use of Problem Posing approach has been able to improve the students’ learning outcomes of calculating the area of cube, block, prism, and pyramid at Class VIII D of SMP Negeri 1 Tempel, Sleman.Keywords: learning outcomes, problem posing

Page 3 of 3 | Total Record : 24