cover
Contact Name
Maman Lesmana
Contact Email
maman.lesmana@ui.ac.id
Phone
+628159095175
Journal Mail Official
maman.lesmana@ui.ac.id
Editorial Address
Building 7, Faculty of Humanities, Kampus UI Depok, Indonesia 16424Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Multikultura
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 29634199     EISSN : 29634199     DOI : -
MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review process.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3, No. 2" : 7 Documents clear
PENGARUH PEMIKIRAN MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB TERHADAP KAUM PADERI DI MINANGKABAU Maulana, Muhammad Afief; Letmiros, Letmiros
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara pemikiran Muhammad bin Abdul Wahhab dari Arab Saudi dengan kaum Paderi di Minangkabau. Pemikiran sang tokoh ini, akhirnya disebut dengan pemikiran Wahabi yang diterapkan kaum Paderi, terlihat dalam upaya kaum Paderi membasmi pemahaman TBC (tahayul, bid’ah dan churafat); usaha mengakhiri perang Paderi; serta dampak positif dari peristiwa tersebut terhadap masyarakat Minangkabau berdasarkan analisis teori kebudayaan C.A.Van Peursen. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif yang menggabungkan antara teori penelitian sejarah dan teori penelitian kebudayaan. Peneliti mengumpulkan data, menganalisis data, melakukan interpretasi data, dan mengakhirinya dengan kesimpulan.. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa adanya keterkaitan yang kuat antara gerakan kaum Paderi dengan pemikiran Wahabi, di antaranya adalah pemikiran Wahabi telah berhasil menghilangkan secara signikan paham TBC (tahayul, bid’ah dan churafat) yang sebelumnya telah merasuk ke dalam pemahaman keislaman masyarakat Minangkabau; terjadinya perdamaian antara kaum Paderi dan kaum Adat dengan menghasilkan konsensus ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah) yang menjadi filosofi hidup masyarakat Minangkabau sampai saat ini. Kemudian, berdasarkan teori kebudayaan C.A Van Peursen (1988), gerakan Paderi yang dilhami oleh pemikiran Wahabi secara bertahap berhasil mengubah kebudayaan masyarakat Minangkabau dari tingkat mitis kepada tingkat kebudayaan ontologis, hingga masyarakat Minangkabau mengenal ungkapan, “Alam Takambang Jadikan Guru.”
ETNIS TIONGHOA DAN DINAMIKANYA DALAM KESUKSESAN BULU TANGKIS INDONESIA Naftali, Michelle Ladykia; Roring, Albert P. J.
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran etnis Tionghoa dalam perjalanan kesuksesan bulu tangkis Indonesia pada tahun 1966-1998. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan etnis Tionghoa dari berbagai bidang dan dinamikanya dalam kesuksesan bulu tangkis Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah. Dalam pengumpulan data akan menggunakan teknik studi pustaka dan wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sekalipun di tengah dinamika sosial dan politik pada masa Orde Baru (1966-1998) yang diskriminatif seperti kewajiban memiliki SBKRI dan adanya kekerasan rasial, tetapi etnis Tionghoa dari berbagai bidang tetap melakukan perannya masing-masing dalam kesuksesan bulu tangkis Indonesia sebagai bentuk rasa nasionalisme untuk menanggapi keadaan yang dialami tersebut. Hal ini dapat diperhatikan dari berbagai bidang, mulai dari atlet yang mengharumkan nama Indonesia di dunia melalui perjuangan prestasi sebagai bentuk menunjukkan identitas nasional, pelatih yang berjuang melatih guna menghasilkan atlet yang berprestasi, organisator yang rela bergerak di bidang politik organisasi bulu tangkis demi kepentingan Indonesia, hingga sebagai pengusaha membantu pembinaan bulu tangkis Indonesia melalui pendanaan. Lalu, kesuksesan bulu tangkis Indonesia ini berdampak positif terhadap respon yang diberikan oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia yaitu berupa dukungan, sambutan, dan apresiasi yang tinggi kepada para kontingen bulu tangkis Indonesia.
KENAKALAN REMAJA DALAM FILM WIJ (2018) KARYA RENE ELLER: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Pardede, Godeliva J. R.; Pesulima, Barbara Elisabeth Lucia
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film adalah salah satu jenis karya sastra yang digunakan sebagai media untuk memberi gambaran fenomena di masyarakat. Remaja merupakan bagian dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisahkan. Kehidupan remaja di Belanda dituangkan dalam sebuah film berdurasi 100 menit berjudul Wij karya Rene Eller yang dirilis pada tahun 2018. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah penggambaran kenakalan remaja dalam film Wij (2108) dan representasinya di masyarakat Belanda. Tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan bentuk-bentuk kenakalan remaja dalam film Wij (2018) serta perbandingan penggambarannya dalam film dengan realita di masyarakat Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori sosiologi sastra Sapardi Djoko Damono serta Wellek dan Warren. Penelitian ini juga menggunakan pendapat dan pemikiran dari beberapa peneliti sosial Belanda antara lain; Van der Laan dalam penelitiannya mengenai penurunan kenakalan remaja di Belanda, serta Grasmeijer yang meneliti pengaruh keluarga terhadap perilaku antisosial remaja. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, ditemukan bentuk-bentuk kenakalan remaja dalam film Wij (2018) yaitu; mabuk minuman beralkohol, penganiayaan, prostitusi remaja, dan kejahatan properti. Analisa yang dilakukan membuktikan bahwa film Wij (2018) merepresentasikan kehidupan remaja di masyarakat Belanda. Film sebagai ceriman kehidupan sosial masyarakat tidak hanya menampilakan sisi baik, tetapi juga sisi buruk dalam bentuk kenakalan remaja.
NARASI TENTANG QATAR SEBAGAI TUAN RUMAH PIALA DUNIA 2022 DI SURAT KABAR BILD.DE Yulianto, Bayu Trian; Suganda, Sonya Puspasari
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dua teks mengenai pemberitaan Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022, yang terbit di surat kabar Bild.de. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan narasi yang dibuat penulis berita atau wartawan pada surat kabar Bild.de dalam memberitakan Qatar. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana kritis dari Teun van Dijk (1988; dan dalam Eriyanto, 2001) dan ditunjang oleh teori dari bidang ilmu tekslinguistik dari Brinker (2010). Teori Brinker digunakan untuk menganalisis tataran bahasa pada teks berita. Ancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah negara tuan rumah Qatar dinarasikan dengan kebencian dan ketidaksukaan. Dalam pemberitaannya, Bild.de secara lugas melontarkan isu-isu negatif terhadap Qatar, yang dibuktikan dengan penggunaan diksi yang bernada negatif pada berita. Hal itu disebabkan karena Qatar mempunyai nilai dan ideologi yang berbeda dari Jerman, atau setidaknya yang direpresentasikan oleh surat kabar Bild.de.
RESPON WARGANET INDONESIA TERHADAP PELANGGARAN TURIS RUSIA DI BALI: INTERPRETASI SAKRAL DAN PROFAN Apriola, Arini; Elfira, Mina
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas respon warganet Indonesia terhadap pelanggaran turis Rusia di Bali. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana warganet Indonesia memberikan respon dalam menanggapi pelanggaran Yuri Chilikin, yaitu unggahannya menurunkan celana di atas Gunung Agung, Bali. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep, yaitu Sakral dan Profan, Pancasila sebagai ideologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough melalui tiga aspek, analisis teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon-respon warganet Indonesia merupakan kekecewaan terhadap pelanggaran yang terjadi oleh Yuri Chilikin, namun tetap mencerminkan nilai-nilai kelima sila Pancasila. Berdasarkan hasil penelitian pula ditemukan bahwa adanya perbedaan interpretasi yang sakral dan yang profan pada Gunung Agung antara warganet Indonesia dengan turis Rusia, Yuri Chilikin.
DISKUSI TREN WISATA HALAL DAN NEW SOUTHERN POLICY DI KOREA SELATAN: PROMOSI, PROSPEK, DAN KONSUMERISME AGAMA Burhan, Ph.D, Amelia
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata halal menjadi peluang bisnis menjanjikan yang tidak bisa luput dari perhatian para pelaku industri pariwisata. Baik negara-negara Muslim maupun negara-negara non-Muslim berusaha menawarkan layanan dan produk wisata halal untuk memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim dan menjadi ‘tujuan wisata ramah Muslim’. Tak ingin melawan arus tren, Korea Selatan (selanjutnya Korea) ikut memberikan perhatian besar terhadap wisata halal. Dikarenakan kelompok wisatawan Muslim terbanyak yang datang ke Korea berasal dari Indonesia dan Malaysia, Korea telah memfokuskan wisata halalnya khususnya kepada wisatawan Muslim dari Asia Tenggara. Mengingat tujuan New Southern Policy (NSP - Kebijakan Baru ke Arah Selatan) untuk meningkatkan hubungan Korea dengan negara-negara ASEAN dan antusiasme Korea untuk mempromosikan wisata halalnya terutama pada Muslim dari Asia Tenggara, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prospek wisata halal di Korea. Mengingat konsumerisme agama, perkembangan wisata halal Korea di masa lalu, dan penargetan wisatawan Muslim Asia Tenggara, pemberlakuan NSP berprospek dapat menyambut lebih banyak wisatawan Muslim Indonesia dan Malaysia yang dapat meningkatkan perkembangan wisata halal di Korea.
WANITA SURIAH PASCA ARAB SPRING DALAM FILM YOM AD’ATOU ZOULI KARYA SOUDADE KAADAN Ineza, Elmaira
Multikultura Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas gambaran wanita Suriah pada masa Arab Spring di Suriah dalam film يوم أضعت ظلي /Yom Ad’atou Zouli/ ‘The Day I Lost My Shadow’ tahun 2018 karya Sutradara Suriah kelahiran Prancis oudade Kaadan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui perubahan wanita Suriah dalam film Yom Ad’atou Zouli setelah terjadinya Arab Spring. Penelitian diawali dengan melakukan observasi yang kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan dan reduksi data. Peneliti juga memperoleh data melalui studi pustaka dengan menelusuri informasi yang relevan dari sumber-sumber literatur seperti buku dan jurnal artikel, dan kemudian data dianalisis dengan pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan hasil penelitian, film Yom Ad’atou Zouli menunjukkan gambaran perubahan wanita Suriah setelah terjadinya konflik di Suriah pada masa Arab Spring dari sudut pandang Saudade Kaadan, termasuk perubahan peran wanita sebelumnya hanya bertanggung jawab dalam urusan rumah tangga berubah menjadi pencari nafkah dan tulang punggung keluarga.

Page 1 of 1 | Total Record : 7