cover
Contact Name
Wartoyo
Contact Email
wartoyo10@gmail.com
Phone
+6283838421909
Journal Mail Official
jurnalalamwal@gmail.com
Editorial Address
Gedung FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah
ISSN : 23031573     EISSN : 25273876     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah is a peer-reviewed journal published by the Department of Islamic Banking Syariah Faculty of Islamic Economics and Business of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The journal publishes papers in the accounting and finance field that contribute significantly to the development of the economic and sharia banking profession in Indonesia. Al-Amwal is published twice a year, the first edition was published in July and the second edition was published in December.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2018)" : 10 Documents clear
Pengembangan Ekonomi Kreatif Bidang Fashion Melalui Bauran Pemasaran Alvien Septian Haerisma
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2831

Abstract

AbstrakKebijakan pengembangan ekonomi kreatif yakni pengembangan kegiatan ekonomi berdasarkan pada kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Indonesia. Tahun 2015 presiden membentuk badan ekonomi kreatif (bekraf) yakni lembaga pemerintah nonkementerian yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Presiden melalui menteri yang membidangi urusan pemerintah di bidang pariwisata. Ekonomi kreatif khususnya di Cirebon menampilkan kreatifitas bidang fashion menawarkan produk batik yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Perumusan permasalahan sebagai berikut: bagaimana pengembangan ekonomi kreatif bidang fashion dan apa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan ekonomi kreatif bidang fashion melalui bauran pemasaran (studi kasus batik EB Traditional Cirebon)?. Hasil penelitian ini sebagai berikut: adanya ekonomi kreatif berbasis industri batik Trusmi Cirebon ini cukup membantu tingkat kesejateraan masyarakat desa Trusmi dan sekitarnya. Bauran pemasaran menjadi batasan strategi pengembangan ekonomi kreatif yang dilakukan oleh batik EB Traditional Cirebon  yaitu: produk, harga, promosi dan tempat/saluran distribusi. Terdapat faktor pendukung: desa Trusmi adalah pusat industri batik yang berada di Cirebon, dan lainnya juga faktor penghambat: pengolahan limbah batik atau pewarna yang berbahaya, rendahnya minat masyarakat untuk belajar membatik dan lainnya. Kata kunci: ekonomi kreatif, marketing mix, batik trusmi AbstractCreative economic development policy is the development of economic activities based on individual creativity, skill, and talent to create creative and creative power of individuals with economic value and influence on the welfare of Indonesian society. In 2015, the president established a creative economic body (bekraf), a non-ministerial government institution which is under and responsible to the President through a minister in charge of government affairs in the field of tourism. Creative economy especially in Cirebon showcase the creativity of fashion field offering batik product that has high artistic value and has become part of Indonesian culture. The formulation of the problem as follows: how the development of creative economy in the field of fashion and what are the supporting and inhibiting factors in the development of creative economy in the field of fashion through the marketing mix (batik case study EB Traditional Cirebon) ?. The results of this study as follows: the existence of creative economy-based batik industry Trusmi Cirebon is enough to help the level of community welfare Trusmi and surrounding villages. Marketing mix becomes the limitation of creative economic development strategy done by batik EB Traditional Cirebon that is: product, price, promotion and place / distribution channel. There are supporting factors: Trusmi village is the center of batik industry located in Cirebon, and others are also inhibiting factors: the processing of batik waste or harmful dyes, the low interest of the community to learn batik and others. Keywords: creative economy, marketing mix, batik trusmi
Determinan Pembiayaan UMKM di Indonesia Tahun 2011-2015: Pendekatan Generalized Method Of Moment (GMM) Sagitaria Saputri; Muhammad Ghafur Wibowo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2809

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengidentifikasikan mengenai faktor pembiayaan yang menjadi isu penting pertumbuhan UMKM. Pembiayaan yang disalurkan setiap provinsi belum merata dan masih adanya gap. Sedangkan permodalan UMKM begitu penting dalam mengatasi kemiskinan, mengurangi pengangguran serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis generalized method of moment (GMM) Arellano Bond dengan periode penelitian dari Januari 2011 hingga Juni 2015. Dari hasil analisis GMM Arellano Bond dapat disimpulkan bahwa variabel internal perbankan syariah DPK dan NPF memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap pembiayaan UMKM. Sedangkan FDR memberi dampak positif signifikan terhadap pembiayaan UMKM. Kemudian variabel makroekonomi berupa IPI memberikan dampak positif signifikan terhadap pembiayaan UMKM. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan proporsi pembiayaan UMKM dengan mengoptimalkan dana pihak ketiga untuk ditempatkan pada sektor riil. Kata Kunci: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perbankan syariah, GMM Arellano-Bond Abstract This research identifies the financing factor that is still an important issue of SMEs survival. The financing distributed by each province is not evenly distributed and there is existing gap. While the capital of SMEs is so important in overcome poverty and unemploymentas well as in increasing theeconomic growth. The  purpose of this research is to know the impact of internal variables of Islamic banking in the form of Third Party Fund (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR) and Non Performing Financing (NPF) and external variable of Islamic banking from Industrial Production Index (IPI) to SMEs financing. The method reference is Arellano Bond's generalized method of moment (GMM) analysis with the research period from January 2011 to June 2015. The objects of the research are five provinces with the largest SMEs financing in Indonesia. From the analysis of GMM Arellano Bond, it can be concluded those internal variables of Islamic bankingare NPF and DPK have a negative significant impact on SMEs financing. While the FDR gives a positive significant impact on the SMEs financing. Then macroeconomic variable in the form of IPI give positive significant impact to SMEs financing. This study recommends the importance of increasing the proportion of SMEs financing by optimizing third party funds to be placed on the real sector. Keywords:Small and Medium entreprises (SMEs), islamic banking, GMM Arellano Bond
Tingkat Literasi Keuangan Syariah Di Kalangan UMKM Dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Usaha Diana Djuwita; Ayus Ahmad Yusuf
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2837

Abstract

Abstrak Rendahnya kinerja UMKM di Indonesia salah satunya disebabkan oleh kurangnya akses pemodalan. Hal ini dapat disebabkan oleh minimnya pengetahuan dan pemahaman UMKM terhadap keberadaan lembaga keuangan, yang dikenal dengan sebutan literasi keuangan. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Otorisasi Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2013 bahwa tingkat literasi keuangan penduduk Indonesia terbagi menjadi empat kategori, yaitu well literate (21,84%), sufficient literate (75,69%), less literate (2,06%), dan not literate (0,41%). Saat ini keuangan syariah makin berkembang pesat dengan banyaknya lembaga-lembaga keuangan syariah yang menawarkan produk dan jasa keuangan berlandaskan syariat Islam. Tetapi faktanya keuangan syariah hingga saat ini masih memiliki pangsa pasar yang rendah di negara Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat literasi keuangan syariah di kalangan UMKM khususnya pedagang kaki lima di kawasan Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat literasi keuangan syariah di kalangan UMKM di kawasan Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon, dan untuk mengetahui dampak tingkat literasi keuangan syariah terhadap perkembangan usaha UMKM di kawasan Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah descriptive survey dan explanatory surve.  Jumlah responden 31 UMKM, yang 87 persen adalah pedagang kaki lima. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data hasil kuesioner diuji asumsi klasik (uji normalitas, heterokedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi). Analisis deskriptif dilakukan terhadap data hasil penelitian, kemudian dilakukan uji regresi berganda untuk mengetahui hubungan antar variabel yang diteliti.Hasil penelitian yang diperoleh adalah hanya variabel lama usaha dan jumlah karyawan yang berpengaruh signifikan terhadap financial knowledge. Seluruh variabel demografi (lokasi, usia, jenis kelamin, pendidikan, jenis usaha, lama usaha, modal awal, sumber modal, pendapatan, dan jumlah karyawan) tidak mempengaruhi financial behaviour dan financial attitude para pedagang kaki lima. Hanya financial behaviour saja yang mempengaruhi perkembangan usaha para pedagang kaki lima, sementara financial knowledge dan financial attitude tidak mempengaruhi perkembangan usaha. Kata Kunci:  Literasi Keuangan Syariah, UMKM, Pedagang Kaki Lima, Perkembangan Usaha AbstractThe low performance of MSMEs in Indonesia is caused by the lack of access to capital. This can be caused by the lack of knowledge and understanding of MSMEs on the existence of financial institutions, known as financial literacy. Based on the results of a survey conducted by the Financial Services Authority (OJK) in 2013 that the level of financial lteracy of Indonesian population is divided into four categories, namely well literate (21,84%), sufficient literate (75,69%), less literate (2,06%), and not literate (0,41%). Currently sharia finance is growing rapidly with the number of Islamic financial institutions that offer products and financial services based on Islamic Sharia. But the fact that Islamic finance to date still has a low market share in the majority moeslem country of Indonesia. The purpose of this study is to determine the level of Islamic financial literacy among SMEs, especially street vendors in the area of At-Taqwa Mosque Cirebon City, to determine the factors that affect the level of Sharia financial literacy among MSMEs in the area At-Taqwa Mosque Cirebon City, and to know the impact of the level of sharia financial literacy on the development of SMEs in the area of At-Taqwa Mosque Cirebon City.    The research methode used in this descriptive survey and explanatory survey. Number of respondents 31 SMEs, of which 87% are street vendors. Data collection using research instruments in the form of questionnaires that have been tested for validity and reliability. The results of the questionnaires tested the classical assumptions (test of normality, heterocedasticity, multicollinearity, and autocorrelation). Descriptive analysis conducted on the data of research results, then multiple regression test to determine the relationship between variables studied.The result of the research is only the old variable of business and the number of employees that have significant effect on the financial knowledge. All demographic variables (location, age, gender, education, type of business, length of business, initial capital, source of capital, income, and number of employees) do not affect the financial behaviour and financial attitude of street traders. Only financial behaviour alone affects the business development of street traders, while financial knowledge and financial attitude does not affect business development. Keywords: Sharia Financial Literacy, SMEs, Street Traders, Business Development
Pengaruh Religiusitas dan Persepsi Nasabah terhadap Keputusan Memilih Bank Syariah Muhammad Zuhirsyan; Nurlinda Nurlinda
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2812

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas dan persepsi para nasabah Perbankan Syariah dalam menentukan pilihan menjadi nasabah di BRI Syariah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh religiusitas dan persepsi terhadap keputusan memilih perbankan syariah di PT. BRI Syariah di Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal dengan metode pengumpulan data menggunakan metode survey dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuisioner serta sampel dipilih secara random sampling. Pengolahan data akan dibantu dengan alat analisis data untuk menjawab apakah terdapat pengaruh yang signifikan tingkat religiusitas terhadap keputusan memilih bank syariah pada PT. BRI Syariah KC. S. Parman serta Apakah terdapat pengaruh yang signifikan persepsi terhadap keputusan memilih bank syariah pada PT. BRI Syariah KC. S. Parman. Hasil penelitian menunjukkan, secara simultan religiusitas dan persepsi nasabah berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan memilih bank syariah. Sementara secara parsial, hanya variable religiusitas yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan memilih bank syariah. Kata Kunci: Religiusitas, Persepsi Calon Nasabah, Keputusan Memilih, Bank Syariah Abstract The purpose of this research is to determine the influence of religiosity and perceptions of sharia banking customers in determining the choice of becoming a customer at BRI Syariah. This research was conducted to measure the influence of religiosity and perceptions on the decision of choosing sharia banking in PT. BRI Syariah in Medan. The type of this research is causal research with data collection method using survey method and data collection technique using questionnaire technique and sample is choosen by random sampling. Data processing using data analysis tool to answer whether there is a significant influence the level of religiosity to the decision of choosing Islamic banks at PT. BRI Syariah KC. S. Parman and is there any significant influence perception on decision of choosing sharia bank at PT BRI Syariah KC. S. Parman. The results showed, simltaneously the religiosity and perception of customers significantly influence the decision to choose Islamic banks. While partially, only variable religiosity has a positive and significant influence on the decision to choose Islamic banks.  Keywords: Religiosity, perception of Prospective Customers, Decision of Choosing, Sharia Bank
Sistem Anggaran Berbasis Kinerja Pada APBN Di Indonesia Perspektif Ekonomi Islam Aan Jaelani
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2871

Abstract

Sistem Anggaran Berbasis Kinerja pada APBN di Indonesia Perspektif Ekonomi IslamAan JaelaniFakultas Syariah & Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati CirebonEmail: iainanjal@gmail.comAbstrakArtikel ini mengkaji anggaran negara dengan sistem keuangan berbasis kinerja di Indonesia, yang sebelumnya menerapkan sistem keuangan berimbang. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan content analysis dalam memahami teori dan dokumen sistem keuangan di Indonesia. Tulisan ini menyimpulkan bahwa sistem keuangan berbasis kinerja di Indonesia memberikan arah baru dalam pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel untuk kegiatan pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.AbstractThis article reviews the state budget with a performance-based financial system in Indonesia, which previously implemented a balanced financial system. By using qualitative method and content analysis approach in understanding the theory and document of the financial system in Indonesia. This paper concludes that performance-based financial system in Indonesia provides a new direction in more transparent and accountable financial management for development activities in realizing community welfare.Kata Kunci: reformasi anggaran, keuangan berbasis kinerja, APBN, ekonomi Islam
Inklusi Keuangan Perbankan Syariah Berbasis Digital-Banking: Optimalisasi dan Tantangan Abdus Salam Dz.
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2813

Abstract

AbstrakKehadiran dan praktik bank syari’ah di Indonesia hampir tiga dekade, tetapi perkembangan bisnisnya tidak sebanding dengan waktu yang telah dilaluinya. Pada akhir tahun 2016, perkembangan bank syariah mencapai 19,67 persen, dengan pangsa pasar 5,12 persen. Pencapaian ini jelas tidak seimbang dengan potensi negara ini. Beberapa penyebabnya adalah produk dan jasa syariah yang diterima oleh nasabah, jarak ke lokasi bank terdekat, biaya yang tinggi untuk transaksi dengan volume kecil, informasi yang terbatas, tingkat pengetahuan syariah yang rendah, pendapatan yang rendah, dan antrian yang panjang ketika bertransaksi secara langsung. Ini adalah bukti dari rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah, masing-masing 8,11 persen dan 11,06 persen. Penting untuk mengoptimalkan inovasi untuk menyelesaikan kesenjangan layanan dengan menempatkan teknologi informasi dan komunikasi melalui digitalisasi layanan sehingga hubungan antar bank dengan masyarakat menjadi lebih dekat, hemat, efisien, cepat, dan murah. Kata Kunci: Inklusi Keuangan, Perbankan Syariah, Digital Banking     AbstractThe presence and practice of sharia banks in Indonesia has been almost three decades, but the development of its business is still not comparable with the time that has been passed. By the end of 2016, the growth of sharia banking has reached 19.67 percent, with the market share of sharia banking at 5.12 percent. This achievement is clearly not comparable with the potential of this nation. Some of the causes are Sharia products and services are perceived by the people, the distance to the nearest bank office location, the high cost for small volume transactions, limited information, low level of sharia knowledge, the low-income, plus the long queue when the transaction is direct. This is evident from the low level of literacy and inclusion of Islamic finance, each of only 8.11 percent and 11.06 percent. It is necessary to optimize innovation to solve the service gap by placing information and communication technology through service digitization so that the inter-bank relationship with the community becomes closer, thrifty, efficient, quick and cheap. Keywords: Financial Inclusion, Sharia Banking, Digital Banking 
Minat Mahasiswa Dalam Investasi Di Pasar Modal Syaeful Bakhri
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2846

Abstract

Abstrak  Merujuk data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal Indonesia sampai dengan Maret 2018 mencapai 1,21 juta single investor identification (SID), naik 36 persen dari realisasi 2016 sebanyak 894.116 SID. Kenaikan dua digit tidak membuat jumlah investor dinilai signifikan bila dibandingkan dengan jumlah 260 juta penduduk Indonesia.   Mahasiswa sebagai agent of change memiliki peran yang sangat strategis dalam melakukan sosialisasi informasi mengenai investasi di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon dan mengukur minat mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam melakukan investasi di pasar modal. Beberapa hal yang bisa dilihat dan mempengaruhi minat mahasiswa dalam melakukan investasi adalah manfaat investasi, nilai tambah investasi dan kondisi ekonomi. Sampel dari penelitian ini adalah 96 mahasiswa Fakultas syariah dan ekonomi Islam  IAIN Syekh Nurjati Cirebon.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara manfaat investasi dengan minat berinvestasi pada mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dibuktikan dengan nilai (p = 0,336 > 0.05). Hasil analisis juga menggambarkan bahwa tidak ada hubungan antara nilai tambah dan minat berinvestasi pada mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sebagaimana dibuktikan berdasarkan nilai  (p = 0.574 > 0.05). Variabel kondisi ekonomi mahasiswa dengan minat investasi pada mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon ternyata juga tidak memiliki hubungan, dibuktikan berdasarkan hasil (p = 0,619 > 0.05).Investasi bagi mahasiswa adalah sebuah proses pembelajaran dalam rangka mempersiapkan diri dalam membangun kehidupan ekonomi baik secara pribadi maupun. keluarga. Upaya peningkatan sosialisasi yang terus menerus harus tetap dilakukan, karena bagaimanapun pasar modal merupakan salah satu pintu bagi proses belajar mahasiswa tentang ekonomi dan investasi.  Kata kunci : Manfaat Investasi, Nilai Tambah, Kondisi Ekonomi dan Minat Investasi dan Pasar Modal Abstract                Referring to the data of Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), the number of Indonesian capital market investors up to March 2018 reached 1.21 million single investor identification (SID), up 36 percent from 2016's realized 894,116 SID. A double-digit increase does not make our investors significant when compared to 260 million Indonesians. Students as agent of change have a very strategic role in disseminating information about investment in capital market. This study aims to see the response and measure the interest of students of the Faculty of Sharia and Islamic Economics IAIN Syekh Nurjati Cirebon in investing in the capital market. Some things that can be seen and affect the interest of students in making investments are the benefits of investment, value added investment and economic conditions. The sample of this research is 96 students of Sharia Faculty and Islamic Economics IAIN Syekh Nurjati Cirebon.               The results of this study indicate that there is no relationship between the benefits of investment with the interest of investing in IAIN student Sheikh Nurjati Cirebon, evidenced by the value (p = 0.336> 0.05). The results of the analysis also illustrates that there is no relationship between the added value and interest in investing in IAIN students Sheikh Nurjati Cirebon, as evidenced by value (p = 0.574> 0.05). The variable of economic condition of student with investment interest in IAIN student Sheikh Nurjati Cirebon was also not related, proven based on the result (p = 0,619> 0,05).               Investment for students is a learning process in order to prepare themselves in building economic life both personally and. The continuous improvement of socialization must continue to be done, because after all the capital market is one of the doors for students' learning process about economy and investment. Keywords: Investment Benefits, Value Added, Economic Condition and Investment Interest and Capital Market 
Analisa Kinerja Perbankan Syariah Indonesia Ditinjau Dari Maqasyid Syariah Mohammad Taufik Azis
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2808

Abstract

AbstrakKinerja perbankan syariah tidak hanya terdiri dari aspek keuangan , tetapi juga dilihat dari aspek syariah atau muqasyid syariah. Sehingga pengukuran kinerja bank syariah dari aspek syariah merupakan sesuatu yang penting dan diperlukan dalam mengukur kinerja perbankan syariah. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisa kinerja perbankan syariah di Indonesia dilihat dari aspek muqosyd syariah dengan menggunakan Index Muqasyid Syariah ( IMS ). Objek penelitan  yang di gunakan adalah 11 bank dari 12 bank syariah di Indonesia. Data yang digunakan berdasarkan laporan tahunan kesebelas bank tersebut dari periode 2011 – 2015.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengukuran kinerja keuangan dapat dilakukan dengan pendekatan model IMS. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa Bank Panin Syariah berada di tingkat pertama dan Bank Mega Syariah berada di tingkat kesebelas dalam model Index Muqasyid Syariah.Kata kunci : Perbankan Syariah, Muqasyid Syariah AbstractSharia banking performance not only consists of financial aspects, but also seen from the aspect of sharia or muqasyid sharia. So that the measurement of Islamic banking performance from the aspect of sharia is something that is important and necessary in measuring the performance of sharia banking.This research aims to analyze the performance of Islamic banking in Indonesia viewed from the aspect of muqosyd syariah using Index Muqasyid Syariah (IMS). The research object used is 11 banks from 12 sharia banks in Indonesia. The data used is based on the eleventh annual bank report from the period 2011 - 2015.The results of this study indicate that the measurement of financial performance can be done with the IMS model approach. The results of this research show that Bank Panin Syariah is at the first level and Bank Mega Syariah is at the eleventh level in Index Muqasyid Syariah model. Keywords: Sharia Banking, Muqasyid Syariah
Analisis Pengaruh Margin Dan Personal Selling Terhadap Minat Nasabah Layaman Layaman; Pritha Nilamsari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.1694

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena Lembaga keuangan yang tidak dapat menjangkau lapisan masyarakat dari golongan ekonomi ke bawah. Akibatnya 70 % s/d 90 % kekosongan ini diisioleh lembaga keuangan non formal, termasuk yang ikut beroperasi adalah para rentenir dengan mengenakan suku bunga yang sangat tinggi. Untuk menanggulangi kejadian-kejadian seperti ini perlu adanya usaha dari lembaga keuangan untuk meningkatkan minat masyarakat membeli produk-produk yang dikeluarkan oleh Bank, yaitu dengan prinsip bagi hasil atau margin pembiayaan dengan melakukan strategi promosi yang handal. Maka dari itu diadakan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh margin dan personal selling terhadap minat nasabah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner. Responden yang digunakan 71 orang, yaitu nasabah yang menggunakan produk warung mikro BSM di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Majalengka. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan alat bantu program SPSS versi 21.Hasil uji menunjukkan bahwa tingkat margin berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah dan personal selling berpengaruh signifikan terhadap minat nasabah membeli produk-produk yang dikeluarkan oleh Bank. Kata Kunci : Margin, Promosi, dan Minat Nasabah        AbstractThis research is motivated by the phenomenon of financial institutions that can not reach the layers of society from economic class down. As a result, 70% to 90% of vacancies are filled by non-formal financial institutions, including those involved in moneylenders who wear very high interest rates. To cope with such occurrences, it is necessary for the business of financial institutions to increase the public interest in purchasing products issued by the Bank, ie by the principle of profit sharing or financing margin by conducting a reliable promotional strategy. Therefore, this study aims to find out how the influence of margin and personal selling on the interests of customers.The method used in this study is to collect primary data with data collection techniques through questionnaire distribution. Respondents are used 71 people, namely customers who use products BSM micro shop in Bank Syariah Mandiri Majalengka Branch Office. Data analysis using multiple linear regression using SPSS program tool version 21.The test results indicate that the margin level significantly influence the interest of customers and personal selling significantly influence the interest of customers to buy products issued by the Bank. Keywords: Margin, Promotion, and Interest of Customer
Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Return on Asset (ROA) Bank Syariah di Indonesia Nisa Friskana Yundi; Heri Sudarsono
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2759

Abstract

This study aims to analyze the effect of financial performance on profitability measured using Return On Assets (ROA) on Islamic Banking in Indonesia in the period 2010 to 2016 and prove the hypothesis. This study uses secondary data consisting of 7 years, from 2010 to 2016 obtained from Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and Bank Indonesia (BI). The method of analysis used for this research is Vector Error Correction Model (VECM) consisting of stationary test, optimal lag test, cointegration test, stabilization test, impulse response function analysis, and variance decomposition. The analysis result of this research in long term CAR, FDR, NPG and BOPO have negative effect, while DPK have positive effect to ROA. While in short term CAR has no effect, while FDR, BOPO and DPK have negative effect and NPF have positive effect to ROA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap ROA yang diukur menggunakan Return On Asset (ROA) pada Perbankan Syariah yang ada di Indonesia dalam kurun waktu 2010 sampai dengan 2016 dan membuktikan hipotesis.  Penelitian ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari 7 tahun, mulai tahun 2010 sampai dengan 2016 yang di peroleh dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia (BI), Metode analisis yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan Vector Error Correction Model (VECM), yang terdiri dari uji stasioneritas, uji lag optimal, uji kointegrasi, uji stabilisasi, analisis impulse respons function, dan variance decomposition. Hasil analisis dari penelitian ini dalam jangka panjang CAR, FDR, NPG dan BOPO berpengaruh negative, sedangkan DPK berpengaruh positif terhadap ROA. Sedangkan dalam jangka pendek CAR tidak berpengaruh, sedangkan  FDR, BOPO dan DPK berpengaruh negative dan NPF berpengaruh  positif terhadap ROA

Page 1 of 1 | Total Record : 10